Manfaat Keluarga Berencana Bagi Kesejahteraan Ibu, Anak, dan Keluarga

5 min. membaca Oleh Estrin Vanadianti Lestari on

Sudah ada sejak tahun 1970, program Keluarga Berencana (KB) yang didirikan Pemerintah Indonesia ini, ternyata sudah menginjak usia setengah abad, tepatnya pada 29 Juni 2020 nanti. Adapun berbagai manfaat Keluarga Berencana, telah membuat banyak keluarga di Indonesia, bisa merasakan kesejahteraan di keluarga kecilnya.

manfaat keluarga berencana bagi kesejahteraan ibu, anak, dan keluarga

Apa Itu Program Keluarga Berencana?

Sebelum membahas tentang manfaat Keluarga Berencana, yang sangat berpengaruh, yuk simak dlu sekilas informasi tentang program Keluarga Berencana itu sendiri.

Program Keluarga Berencana merupakan sebuah program yang dibuat Pemerintah Indonesia, di mana berfungsi untuk membatasi jumlah anak, yakni dua setiap keluarga. Pasalnya, salah satu masalah kependudukan yang cukup besar di Indonesia ini adalah, jumlah kepadatan penduduk yang sangat besar.

Bayangkan saja, Indonesia masuk urutan ke empat, dengan penduduk terbanyak di dunia yakni mencapai 267 juta jiwa, setelah China, India, dan Amerika Serikat. Dengan padatnya penduduk Indonesia, hal tersebut tentu menimbulkan berbagai macam masalah, hingga akhirnya pemerintah mencanangkan program tersebut.

Orang Tua Zaman Hobi Punya Banyak Anak

Hal tersebut pun juga sering dikaitkan dengan kehidupan orang zaman dulu, yang memiliki pemikiran bahwa, “banyak anak banyak rejeki”. Mungkin nenek dan kakekmu juga menjadi salah satu keluarga, yang punya banyak anak, benar tidak?

Jika dipikir-pikir, bukankah punya banyak anak juga harus punya kemampuan ekonomi yang cukup baik? Nyatanya, orang zaman dulu tidak terlalu memikirkan hal tersebut, sehingga banyak anak mereka yang juga ikut terjun mencari uang, demi menghidupkan keluarga.

Tidak hanya itu, pada zaman dulu semuanya memang serba keterbatasan, mulai dari informasi, media, listrik, hiburan dan lain-lain. Jangankan belajar parenting bagi para orang tua, hiburan saja tidak ada, jadi orang tua zaman dulu, mau ngapain lagi kalau bukan ‘berhubungan intim’ sebagai hiburan?

(Baca Juga: Pilih Tabungan atau Asuransi dalam Mempersiapkan Persalinan?)

Kesehatan Mental Orang Tua Zaman Dulu Belum Jadi Isu Penting

Untuk para ibu milenialis, mungkin sangat merasakan bagaimana rasanya stres, karena baru pertama kali punya anak, apalagi anaknya banyak dan usianya berdekatan. Disitulah kesehatan mental ternyata penting, baik bagi ibu dan anaknya.

Namun, sepertinya tidak untuk para orang tua zaman dulu. Karena, mana ada yang peduli dengan capeknya sang ibu mengurus anak, dengan usia yang berdekatan sekaligus. Bahkan, dengan hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan fisik ibu, seperti kesehatan reproduksinya, dan lain-lain.

Tidak ada juga yang peduli dengan persaingan antara kakak adik, yang jika dibiarkan bisa jadi dendam seumur hidup, dan hal tersebut adalah hal yang diremehkan orang zaman dulu, dengan alasan “namanya juga kakak adik”.

Nah, di sini Keluarga Berencana bisa membantu para orang tua untuk membatasi jumlah kelahirannya, guna menciptakan keluarga kecil yang sejahtera dan bahagia, sebagai tujuan umumnya.

Sedangkan tujuan khususnya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan khususnya untuk ibu dan anak, dengan membatasi jumlah kelahiran bayi menggunakan alat kontrasepsi. 

Tidak hanya berguna untuk mengatur jumlah kelahiran anak, adapun manfaat Keluarga Berencana lainnya, juga perlu diketahui, yakni sebagai berikut.

Manfaat Keluarga Berencana Bagi Ibu, Anak, dan Keluarga

1. Menghindari Risiko Terkena Kanker Rahim dan Serviks Bagi Ibu

kanker rahim dan serviks

Manfaat Keluarga Berencana yang pertama adalah bisa menghindari ibu dari risiko terkena kanker rahim dan serviks. Kok bisa? Program Keluarga Berencana, menyarankan kamu untuk menggunakan kontrasepsi untuk membatasi kelahiran anak.

Nah, menurut hasil sebuah penelitian yang pernah dilakukan, menyatakan bahwa seorang perempuan yang menggunakan alat kontrasepsi seperti IUD, bisa memberikan penurunan terhadap risiko penyakit kanker rahim dan serviks.

Hal tersebut bisa terjadi karena IUD yang ditanam dalam rahim, bisa menimbulkan respon terhadap terjadinya peradangan. Sehingga, bisa menghilangkan virus Human Papillomavirus (virus HPV), yang dikenal sebagai penyebab utama kanker serviks.

2. Membantu Menurunkan Angka Kematian Maternal serta Peningkatan IPM

menurunkan angka kematian maternal

Tidak semua ibu memiliki kondisi fisik yang kuat, terlebih jika terus-terusan bereproduksi. Di sini manfaat Keluarga Berencana juga sangat memengaruhi tingkat kematian maternal, karena kematian pada ibu hamil dan anak, pada saat proses melahirkan, pasca melahirkan, hingga hari-hari pertama kehidupan bayi, masih sering dijumpai.

Dengan adanya program Keluarga Berencana, tentunya bisa membuat ibu memiliki banyak waktu yang cukup, dan bisa diatur untuk memiliki anak. Ibu pun bisa mempersiapkan mental, fisik, hingga finansial, sebelum mantap untuk memiliki anak.

Keluarga Berencana juga menjadi salah satu solusi, dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM Indonesia sendiri, saat ini menunjukkan penurunan ke peringkat 124 dari 187 negara.

3. Bisa Menghindari Kehamilan yang Tidak Diinginkan

alat KB

Sampai saat ini, kasus kehamilan yang tidak diinginkan, masih kerap terjadi. Nah, dengan KB, kamu bisa merasakan manfaat Keluarga Berencana, dalam merencanakan kehamilan.

Biasanya, kasus kehamilan yang tidak diinginkan terjadi akibat sebuah kecerobohan, dan faktor-faktor lain. Kehamilan yang tidak diinginkan, biasanya karena orang tua belum siap untuk memiliki anak, dari segi mental, ekonomi, hingga, kondisi fisik yang belum pulih setelah belum lama melahirkan.

Nah, dengan ikut program Keluarga Berencana, kamu bisa menghindari masalah tersebut, dan bisa meminimalisir.

4. Lebih Meningkatkan Kesehatan Ibu Hamil dan Anak

Meningkatkan Kesehatan Ibu Hamil

Manfaat Keluarga Berencana yang selanjutnya adalah lebih bisa meningkatkan kesehatan ibu hamil dan anak. Dengan banyaknya kasus kehamilan yang tidak diinginkan, membuat ibu dan anak tumbuh dengan keterpaksaan, tanpa persiapan.

Dengan KB, ibu jadi bisa mempersiapkan kehamilan dengan baik, mulai dari menyiapkan mental, fisik, mengonsumsi makanan sehat, dan lain-lain, yang bisa meningkatkan kesehatan ibu hamil dan bayi yang dikandungnya.

5. Mencegah Penularan Penyakit Berbahaya

HIV AIDS

Alat kontrasepsi yang dicanangkan dalam program Keluarga Berencana juga bisa bermanfaat untuk mencegah penularan penyakit berbahaya, seperti HIV/AIDS.

Sebut saja seperti alat kontrasepsi kondom, yang digunakan sebelum hubungan intim. Di mana bisa mencegah penyebaran atau penularan virus-virus.

6. Ibu dan Orang Tua Bisa Lebih Menjamin dan Fokus Terhadap Tumbuh Kembang si Kecil

Keluarga KB

Dengan KB, ibu pasti sudah menyiapkan segalanya untuk masa kehamilan hingga kehidupan barunya dengan si kecil. Dengan persiapan yang matang, ibu dan orang tua jadi lebih bisa menjamin dan fokus terhadap tumbuh kembang si kecil.

Itu artinya, kamu tidak perlu memikirkan masalah finansial, mental, kondisi yang kurang fit, dan lain-lain. Karena, hal tersebut akan memengaruhi kehidupan anak kelak.

Ibu yang bahagia, akan melahirkan anak yang penuh dengan kasih sayang dan perhatian. Bayangkan, jika dalam rentan 2 tahun, kamu telah memiliki dua anak. Jangankan untuk mengurusi dua anak, diri sendiri saja terbengkalai. 

Selain itu, pastikan kamu juga adil terhadap keduanya dan tidak ada rasa iri di antara mereka.

(Baca Juga: Si Kecil Sudah Mulai Sekolah? Yuk Intip Persiapan Dana Pendidikan SD)

7. Pendidikan Anak Lebih Terjamin

Pendidikan Anak Lebih Terjamin

Tidak hanya kebahagiaan si kecil di masa sekarang, pendidikan hingga jenjang tertinggi, juga penting diberikan kepada mereka. Di sini, manfaat Keluarga Berencana juga bisa sangat dirasakan.

Orang tua jadi memiliki persiapan finansial yang matang, khusus untuk si kecil dan pendidikannya. Jangan sampai, anak kamu harus meninggalkan bangku sekolah, hanya karena finansial keluarga yang berantakan, dan harus membantu orang tua mencari uang.

Dalam hal berkeluarga, kebahagiaan anak memang menjadi salah satu hal penting, mulai dari tumbuh kembang, kesehatan, termasuk pendidikannya. Tidak mau bukan, anak tumbuh menjadi anak yang kurang dalam hal pendidikan?

Sehingga, penting bagi para orang tua untuk mempersiapkan dana pendidikan anak, sedini mungkin. Sambil menabung untuk masa depan anak, Anda juga bisa dibantu oleh produk pinjaman dana untuk pendidikan anak, yang sangat mudah didapatkan melalui situs CekAja.com.

Dengan pinjaman dana pendidikan untuk anak, Anda jadi lebih bisa fokus untuk memberikan jaminan yang lebih baik untuk si kecil. Mulai ia masuk TK, SD, SMP, SMA, hingga ke jenjang perguruan tinggi.

Yuk, segera ajukan produk pinjaman dana pendidikan terbaik untuk anak, hanya di CekAja.com. Biaya pendidikan mencukupi, anak bisa dengan mudah meraih mimpi!