Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

6 menit waktu bacaan

Mau Tahu Jenis Kredit yang Cocok untuk Karyawan? Cek di Sini

by Tisyrin N. T on 8 August, 2017

tips bisnis _ pinjaman usaha - CekAja.com

Dalam memenuhi aneka kebutuhan, karyawan dapat memanfaatkan berbagai kredit dari lembaga keuangan. Memiliki rumah serta kendaraan kini juga mudah.

Seorang pekerja khususnya yang berstatus tetap punya kesempatan yang besar untuk memperoleh kucuran kredit karyawan dari bank, karena memiliki pemasukan pasti. Apalagi, penghasilan seorang karyawan bahkan mengalami peningkatan setiap tahun.

Berbeda dengan pengusaha yang penghasilannya cenderung tak menentu. Namun, pengusaha berpotensi mengantongi penghasilan lebih besar dari karyawan setiap bulannya sehingga terbilang mudah bagi mereka membeli sesuatu secara tunai. Meskipun ada kalanya pengusaha menorehkan penghasilan yang minus bahkan berisiko mengalami kebangkrutan.

Sementara itu, karyawan biasanya butuh waktu lebih lama untuk menabung agar dapat membeli sesuatu secara tunai. Oleh karena itu, aneka kredit karyawan dari bank menjadi salah satu jalan bagi pekerja untuk memenuhi kebutuhan lebih cepat.

Aneka kredit dari bank yang cocok untuk karyawan

Ada beberapa jenis kredit dari bank yang cocok untuk karyawan yaitu Kredit Tanpa Agunan (KTA), kredit multiguna dengan jaminan SK pegawai, Kredit Pemilikan Rumah (KPR), hingga Kredit Kendaraan Bermotor.

Namun, bukan berarti kalangan profesional atau pengusaha tidak bisa mengakses semua kredit di atas. Beberapa jenis kredit di atas juga diperuntukan bagi kalangan profesional dan pengusaha. Hanya saja, karyawan punya kesempatan besar mengingat terdapat penghasilan tetap. Berikut ini penjelasannya aneka kredit karyawan yang akan sangat bermanfaat :

Kredit tanpa agunan (KTA) menjadi pinjaman bank untuk karyawan swasta

Kredit tanpa agunan adalah pinjaman mudah yang dapat digunakan berbagai kebutuhan mulai dari biaya pernikahan, modal bisnis sampingan, dan sebagainya. Sesuai namanya, calon debitur tak perlu memberikan agunan. Karena itu, jenis kredit ini sangat cocol bagi karyawan yang belum memiliki aset memadai untuk diagunkan.

Lalu, kenapa tidak memakai agunan? Sebab dengan adanya penghasilan tetap bahkan meningkat dari seorang karyawan khususnya yang telah memiliki status karyawan tetap, bank memiliki kepastian sehingga risiko kredit macet tidak terlalu besar. Penghasilan tetap akan menunjang calon debitur berperilaku lebih disiplin dalam membayar cicilan kredit nantinya.

Sementara pemasukan seorang pengusaha bergantung pada kinerja bisnisnya dan berpotensi merugi. Bank pun lebih berhati-hati dalam mencairkan KTA untuk pengusaha. Pengusaha lebih cocok mengajukan kredit dengan agunan atau kredit usaha, sehingga bank memiliki jaminan jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Syarat umum KTA
  • Umur minimal 21 tahun & maksimal 55 tahun (ketika kredit lunas)
  • Memiliki pekerjaan atau penghasilan tetap per bulan minimal Rp2,5 juta (berbeda untuk wilayah di luar Jabodetabek)
Dokumen yang diperlukan
  • Identitas diri: fotokopi KTP, fotokopi kartu keluarga, fotokopi surat nikah (apabila sudah berkeluarga)
  • Salinan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) pribadi/SPT PPh 21
  • Salinan rekening tabungan 3 bulan terakhir
  • Asli surat keterangan kerja dan slip gaji (untuk karyawan dan profesional)
  • Tagihan kartu kredit terakhir (jika memiliki)
  • Salinan SIUP, TDP, dan NPWP perusahaan (untuk perusahaan/wiraswasta)
  • Salinan izin praktik profesional (dokter, pengacara, atau profesional lain)
  • Salinan laporan keuangan (untuk perusahaan/wiraswasta)

Pinjaman BFI agunan plafon & bunga kecil

Kredit multiguna dengan jaminan SK

Kredit multiguna pada dasarnya merupakan kredit dengan agunan. Tak hanya tanah, bangunan, atau kendaraan bermotor saja yang dapat dijadikan agunan, SK pegawai bisa. Pekerja yang belum memiliki aset tetapi membutuhkan dana dalam jumlah cukup besar tentu dapat memanfaatkan kredit karyawan yang satu ini.

Beberapa bank menawarkan kredit multiguna dengan jaminan SK pegawai untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), karyawan BUMN/BUMD, anggota TNI/Polri hingga pegawai swasta. Jadi, tidak hanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dapat menjaminkan SK pegawai ke bank untuk memperoleh pinjaman dana segar.

Syarat umum kredit multiguna dengan jaminan SK :

  • Usia 21 tahun atau telah menikah
  • Karyawan dengan status pegawai tetap minimal 1 (satu) tahun

Dokumen yang diperlukan :

  • Form aplikasi kredit
  • Fotokopi KTP, Kartu Keluarga, Surat Nikah/Cerai
  • Pas photo terbaru pemohon dan pasangan
  • Asli slip gaji terakhir atau Surat Pegawai tetap
  • Fotokopi SK Pengangkatan Pegawai Tetap
  • Fotokopi mutasi rekening tabungan/giro minimal 3 bulan terakhir
  • Fotokopi SPT Pph Ps. 21 untuk kredit lebih dari Rp50 juta – Rp100 juta
Kartu kredit

Berbeda dengan jenis kredit lainnya yang memberikan dana segar, kartu kredit berupa kartu yang diterbitkan bank tertentu. Nasabah dapat menggunakannya untuk transaksi belanja hingga tarik tunai kapan saja tergantung kebutuhan dengan limit tertentu.

Dengan kemudahan cara penggunaannya, seorang karyawan bisa menggunakan kartu kredit untuk memudahkan berbagai transaksi belanja dan membayar tagihannya dengan cara mencicil.

Syarat umum pengajuan kartu kredit :

Berdasarkan usia

  • Pemegang kartu utama : minimal 21 tahun, maksimal 65 tahun
  • Pemegang kartu tambahan : minimal 17 tahun, maksimal 65 tahun

Berdasarkan penghasilan

  • Silver : Rp 36 juta/tahun
  • Gold : Rp 45 juta/tahun
  • Platinum : Rp 120 juta/tahun
  • Infinite : Rp 600 juta/tahun
Dokumen yang diperlukan
  • Kartu identitas (KTP/SIM/Paspor)
  • Fotokopi keterangan penghasilan/slip gaji
  • Tagihan kartu kredit 3 bulan terakhir (untuk yang sudah memiliki)
  • Fotokopi rekening koran 3 bulan terakhir (untuk pengusaha)
  • Fotokopi akte pendirian perusahaan (TDP) & SIUP (untuk pengusaha)
  • Fotokopi keterangan izin praktik (untuk profesional)
Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

Bukan tidak mungkin seorang karyawan membeli rumah secara tunai. Namun, butuh waktu lama untuk mengumpulkan dananya. Belum lagi harus berkejaran dengan inflasi harga properti yang bisa mencapai 10% – 20% per tahun. KPR menjadi solusi jitu untuk kondisi tersebut.

Saat mengajukan kredit yang satu ini, karyawan punya nilai plus di mata lembaga keuangan karena adanya penghasilan tetap sehingga akan lancar membayar cicilan.

Karyawan yang berstatus tetap lebih mudah mendapatkan persetujuan KPR dari bank daripada karyawan kontrak. Untuk karyawan kontrak, bank akan lebih ketat dalam menentukan persyaratan. Tujuannya untuk mengurangi risiko kredit macet, misalnya karyawan kontrak wajib memiliki gaji di atas Upah Minimum Regional (UMR).

Syarat umum pengajuan KPR
  • Umur Minimal 21 tahun, pada saat kredit berakhir maksimal 55 tahun (pegawai) dan maksimal 60 tahun (profesional/wiraswasta)
  • Memiliki pekerjaan dan penghasilan sebagai pegawai/wiraswasta/profesional dengan masa kerja/usaha minimal 1 tahun (pegawai) atau 2 tahun
  • Penghasilan tetap minimal Rp2,5 juta per bulan (berbeda untuk wilayah di luar Jabodetabek)
Dokumen yang diperlukan
  • Identitas diri yang masih berlaku berupa KTP/SIM/PASPOR
  • Kartu Keluarga
  • Surat Nikah atau Surat Cerai (bila sudah menikah atau bercerai)
  • NPWP Pribadi
  • NPWP Perusahaan (untuk wiraswasta)
  • Rekening tabungan 3 bulan terakhir (bila bekerja) atau Rekening Koran 3 bulan terakhir (bila wiraswasta)
Kredit Kendaraan Bermotor

Karyawan tentu memerlukan kendaraan bermotor baik berupa sepeda motor atau mobil untuk menunjang aktivitas kerja sehari-hari. Meskipun banyak pilihan kendaraan umum, tetapi dalam situasi tertentu akan lebih efektif menggunakan kendaraan pribadi.

Tak hanya untuk keperluan pekerjaan, kendaraan pribadi juga dapat digunakan saat akhir pekan untuk berjalan-jalan bersama keluarga. Ketika belum memiliki dana yang cukup untuk membeli secara tunai, karyawan dapat mengajukan Kredit Kendaraan Bermotor.

Syarat umum mengajukan kredit kendaraan bermotor :
  • Umur minimal 21 tahun & maksimal 55 tahun (pada saat kredit lunas)
  • Memiliki pekerjaan & penghasilan tetap per bulan minimal Rp2,5 juta (berbeda untuk wilayah diluar Jabodetabek)
Dokumen yang diperlukan :
  • Kartu identitas (KTP/SIM/Paspor)
  • Fotokopi keterangan penghasilan/Slip gaji
  • Fotokopi Pajak Bumi Bangunan (PBB) atau Bukti Rekening Listrik/ PDAM
  • Tagihan kartu kredit 3 bulan terakhir (untuk yang memiliki)
  • Fotokopi rekening koran 3 bulan terakhir (untuk pengusaha)
  • Fotokopi akte pendirian perusahaan (TDP) & SIUP (untuk pengusaha)
  • Fotokopi keterangan izin praktik (untuk profesional)
  • Fotokopi NPWP, SIUP, TDP, dan syarat lainnya
  • Surat-surat kendaraan (untuk pembelian kendaraan bekas)

Tentang Penulis

Penulis konten yang pernah mencicipi profesi sebagai jurnalis bidang finansial, kesehatan, seni, dan lifestyle.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami