Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Melawan Polusi Udara di Rumah yang Gak Kalah Bahaya dengan di Luar

by Tisyrin N. T on 27 Agustus, 2019

Belakangan, topik tentang polusi udara di Jakarta tengah ramai jadi bahan perbincangan. Karena akhir-akhir ini Jakarta sering menduduki urutan pertama pada daftar kota dengan kualitas udara terburuk alias jadi negara paling terpolusi sedunia. Nah, selain polusi udara di luar ruangan, kita juga musti waspada terhadap polusi udara di rumah.

polusi udara di rumah

Polusi udara di dalam rumah gak kalah lho bahayanya dengan polusi udara di luar ruangan. Polusi udara di rumah juga dapat memicu penyakit serius. Salah satunya adalah dampak pada organ pernapasan, termasuk infeksi saluran pernapasan, asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), dan kanker paru.

Nah, tentu saja kamu tidak mau kan kalau keluargamu terus-terusan menghirup udara yang kotor? Apalagi anak-anak dan bayi banyak menghabiskan waktu di dalam rumah. Jadi, sudahkah kamu melakukan hal-hal berikut ini untuk melawan polusi udara di rumah?

  • Rajin bersih-bersih

Bersih-bersih yang dimaksud bukan cuma perkara menyapu dan mengepel saja lho. Kalau mau udara di rumah bersih, kamu kudu rajin bersih-bersih furnitur, karpet, dan pajangan yang ada di rumah. Karena kalau benda-benda tersebut terlalu lama gak dibersihkan, bisa jadi sarang debu dan kuman.

Pakai lap basah untuk membersihkan furnitur biar debunya terangkat. Untuk alat-alat elektronik, cukup pakai lap kering. Sedangkan untuk karpet dan furnitur yang menggunakan busa pakailah vacuum cleaner. Kalau tak punya alatnya, bisa memanggil jasa vacuum cleaner.

(Baca juga: Jakarta Kota Terpolusi di Dunia, Apa Dampaknya Bagi Kesehatan?)
  • Ciptakan rumah yang hijau

Tanaman bisa jadi alat yang ampuh untuk menjernihkan udara. Maka dari itu, cobalah untuk menghijaukan rumahmu. Kalau gak punya taman atau halaman, kamu bisa cari sudut-sudut lain di dalam rumah untuk diubah menjadi lebih hijau. Misalnya dengan menaruh pot berisi tanaman di sudut ruang tamu.

Kalau bingung memilih jenis tanamannya, kamu bisa pilih tanaman yang dipercaya mampu membantu mengatasi polusi udara. Misalnya saja sirih gading dan tanaman pakis yang dapat menghilangkan racun tertentu. Atau, kamu bisa pilih palem bambu dan lili paris yang mampu membersihkan udara.

  • Meningkatkan pertukaran udara

Kamu harus memperhatikan pertukaran udara dalam rumahmu. Karena itu, penting sekali keberadaan ventilasi udara agar udara kotor bisa keluar dan tergantikan dengan udara yang lebih bersih. Dengan begitu, tidak terjadi penumpukan bakteri dan virus di ruangan.

Rajinlah membuka ventilasi dan jendela agar udara di dalam rumah senantiasa segar. Pagi hari adalah waktu yang pas karena udaranya masih segar. Kalau rumahmu minim ventilasi atau jendela, cobalah untuk menambahkannya demi kesehatan ya.

  • Membersihkan AC secara teratur

Tinggal di kota yang berhawa panas seperti Jakarta tentunya tidak bisa jauh dari air conditioner (AC). AC sudah jadi sahabat sehari-hari bagi masyarakat perkotaan, baik di rumah maupun di kantor.

Jangan lupa untuk membersihkan AC secara teratur. Manfaat membersihkan AC yaitu menghilangkan debu dan kotoran yang sudah menumpuk yang dapat menganggu kinerja mesin. AC juga harus rajin dibersihkan agar tidak cepat rusak. Yang pasti, dengan AC yang bersih, sirkulasi udara juga terjaga.

  • Jangan merokok dalam rumah

Hindari untuk merokok di dalam rumah. Rokok bisa mengotori udara serta menganggu kesehatan. Selain itu, rokok juga dapat meninggalkan aroma yang tidak sedap. Namun, berhenti merokok secara total mungkin saja terasa sulit dan perlu waktu lama bagi sebagian orang.

Jadi, kalau kamu sayang keluarga, jangan coba-coba merokok dalam rumah. Perokok pasif juga dihantui risiko penyakit seperti bronkitis, pneumonia, sinusitis, dan asma.

  • Mengurangi pemakaian pengharum ruangan

Pernah gak kamu pusing saat mencium bau pengharum ruangan? Hal ini merupakan efek dari bahan kimia yang terkandung dalam pengharum ruangan. Efek lain yang bisa ditimbulkan yaitu asma, ruam, hingga migrain. Nah, cobalah untuk mengurangi pemakaian produk pengharum ruangan dari sekarang.

Meski tujuanmu untuk membuat ruangan lebih wangi, produk pengharum ruangan akan menyumbang polusi udara di dalam rumahmu. Gunakan pengharum ruangan ketika benar-benar diperlukan saja.

(Baca juga: Awas, Polusi Bisa Sebabkan Kejahatan!)
  • Menggunakan air purifier

Kalau semua cara di atas sudah kamu lakukan tapi belum yakin kalau udara di rumahmu sudah bebas polusi, kamu bisa membeli air purifier. Air purifier bermanfaat menyaring partikel berbahaya di udara. Cara kerjanya yaitu, air purifier akan menyedot udara yang kemudian ditangkap oleh filter. Udara akan disaring oleh filter, dengan begitu udara yang dikeluarkan akan jadi lebih segar.

Nah, air purifier ini dapat dibiarkan bekerja selama 24 jam non stop agar dapat menjaga kualitas udara lebih optimal. Kamu bisa manfaatkan kartu kredit untuk membeli air purifier agar dapat menikmati fasilitas cicilan. Belum punya kartu kredit? Cek pilihannya di CekAja.com!

Tentang Penulis

Tisyrin N. T

Penulis konten yang pernah mencicipi profesi sebagai jurnalis bidang finansial, kesehatan, seni, dan lifestyle.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami