Memilih Pinjaman yang Tepat Untuk Usaha Sampingan

8 min. membaca Oleh Gesti Weningtyas on

Setelah mendapatkan pekerjaan dan gaji tetap, bukan tak mungkin kita memiliki usaha sampingan. Usaha sampingan ini bisa menjadi bagian dari investasi kita di masa mendatang. Misalnya, ketika fisik tak lagi kuat bekerja, kita kemudian bisa fokus pada usaha yang tadinya menjadi usaha sampingan, menjadi usaha utama dalam mencari nafkah untuk keluarga.

Memilih Pinjaman yang Tepat Untuk Usaha Sampingan

Meski demikian, tak hanya karyawan saja yang memiliki usaha sampingan. Beberapa pebisnis juga memiliki usaha sampingan untuk mendukung usaha utamanya.

Contohnya, Andi seorang pebisnis jual-beli barang online memiliki usaha sampingan pengiriman paket. Bisnis pengiriman paket Andi ini awalnya dibangun untuk mendukung pengiriman barang pesanan.

Akan tetapi di kemudian hari, bisnis kiriman paket Andi ini justru bisa menjadi penyokong utama saat usaha jual-beli online nya tengah mengalami pasang surut.

Nah, usaha sampingan ini walaupun bukan bisnis utama, tetaplah memerlukan modal. Untuk memilih pinjaman yang tepat bagi usaha sampingan kita perlu mempersiapkan beberapa pertimbangan, dari jenis pinjaman yang akan dipilih hingga lembaga jasa keuangannya.

Pasalnya, saat ini tak hanya perbankan saja yang memberikan pinjaman bagi masyarakat. Ada pilihan lainnya seperti fintech peer to peer lending, leasing, hingga pegadaian.

Oleh karena itu, berikut ini beberapa pilihan pinjaman yang mungkin tepat untuk usaha sampingan. Jangan lupa untuk selalu membandingkan jumlah angsuran dengan pinjaman yang akan Anda ajukan ya.

Rekomendasi Pinjaman untuk Usaha Sampingan

1. Kredit Modal BCA

Bagi yang ingin mengembangkan usaha sampingan menjadi lebih maju, maka bisa memilih kredit modal kerja. Satu diantara bank yang memberikan pinjaman kredit modal kerja itu yakni BCA.

Kredit modal kerja BCA ini merupakan pinjaman modal usaha untuk bisnis. Kredit Modal Kerja BCA menawarkan beberapa alternatif pembiayaan, yang bisa dipilih oleh pengusaha sesuai kebutuhan.

Sehingga, pastikan kebutuhan sebelum mengajukan kredit modal kerja. Perlu diketahui juga, pinjaman modal dari BCA ini ditawarkan dalam skema, yaitu:

  • Kredit Lokal

Solusi buat yang membutuhkan pembiayaan usaha yang bersifat liquid. Dimana penarikan dan pelunasannya dapat dilakukan sewaktu-waktu selama jangka waktu fasilitas kredit melalui rekening giro

  • Installment Loan

Solusi untuk usaha yang membutuhkan pembiayaan modal kerja yang penarikannya dapat dilakukan sekaligus atau bertahap dan pelunasannya dapat dilakukan dengan cara mengangsur

  • Time Loan

Solusi untuk usaha yang membutuhkan pembiayaan bersifat liquid atau musiman. Dimana penarikan dan pelunasannya dapat dilakukan sewaktu-waktu.

  • Kredit Ekspor

Solusi untuk usaha Anda yang membutuhkan pembiayaan kegiatan produksi, pengumpulan, dan penyiapan barang dalam rangka ekspor.

Meskipun adalah kredit usaha, namun BCA memberikan kredit modal kerja ini kepada perorangan selama untuk pembiayaan yang bersifat produktif.

2. Kredit Modalku

Modalku adalah fintech P2P online terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang fokus ke pinjaman untuk usaha.

Pinjaman di Modalku adalah modal kerja untuk usaha kecil dan menengah. Modalku menawarkan kredit pinjaman modal usaha online tanpa jaminan.

Dengan wilayah cakupan operasional Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, dan Surabaya, Modalku menawarkan dua jenis pinjaman modal usaha secara online, yaitu:

  • Modal Usaha

Pinjaman dari Rp50 juta hingga Rp2 miliar dengan tenor dari 3 – 24 bulan; tanpa jaminan serta proses singkat, kurang lebih 4 hari kerja.

  • Pembiayaan Invoice

Plafon pinjaman sampai Rp 2 miliar dengan tenor 15 sd 90 hari; tanpa jaminan.

Persyaratan utama pinjaman uang di Modalku adalah: usaha telah berjalan minimal 1 tahun; berdomisili di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Bandung dan Surabaya; berusia 21 s/d 60 tahun; bisa berbentuk PT, CV atau perorangan; memiliki omzet bisnis tercatat di rekening Bank.

3. KUR

Kredit Usaha Rakyat bisa kamu pilih jika membutuhkan pinjaman untuk usaha sampingan dengan jumlah yang cukup besar.

Kamu bisa mengajukan KUR atau kredit usaha rakyat yang bisa memberikan pinjaman modal kepada pelaku usaha mikro dan menengah.

KUR bisa kamu dapatkan di bank-bank yang sudah ditunjuk oleh pemerintah, seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, Bank Bukopin, BNI Syariah, dan Bank Mandiri Syariah.

Untuk persyaratannya memang cukup banyak karena kamu membutuhkan KTP, NPWP, Kartu Keluarga, SIUP, Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU), dan rekening koran selama enam bulan terakhir.

4. Kredit Multiguna (KMG)

Kredit Multiguna atau KMG adalah salah satu produk perbankan yang memberikan fasilitas pinjaman di mana peminjam  diharuskan untuk memberikan agunan atau jaminan.

Berbeda dengan jenis pinjaman sebelumnya, kredit multiguna mengharuskan peminjamnya memberikan sejumlah aset sebagai jaminan kepada kreditur.

Bahkan jaminan inilah yang menentukan seberapa besar dana tunai yang akan dipinjamkan. Semakin besar jaminan yang diberikan maka semakin besar pula pinjaman yang bisa diterima.

Bank berani mengucurkan dana hingga sebesar Rp5 Miliar dengan jangka waktu yang juga lama hingga lebih dari 10 tahun. Namun suku bunga yang ditawarkan masih cukup tinggi dan menyesuaikan kondisi pasar.

Apabila kondisi pasar baik maka bunga bisa dibawah 10%, namun apabila kondisi pasar sedang tidak stabil maka bisa melebihi 15%.

Selain jaminan aset, peminjam juga perlu menyiapkan beberapa dokumen seperti formulir aplikasi pinjaman, KTP, KK, NPWP, rekening tabungan, rekap penghasilan, SIUP, foto usaha dan rekening listrik atau PBB.

Bagi kamu yang ingin lebih fokus dalam mengembangkan usaha sampingan, maka jenis kredit Multiguna dengan nominal yang cukup besar ini mungkin tepat.

5. Kredit Mikro Bank Syariah Mandiri

Kredit Mikro Bank Syariah Mandiri adalah pinjaman modal usaha Syariah merupakan kredit untuk modal kerja dan investasi.

Pembiayaan Usaha Mikro dari Bank Syariah Mandiri ini cocok buat pengusaha yang ingin meminjam dengan skema Syariah.

Plafond pinjaman modal usaha Syariah adalah maksimal Rp200,000,000 dengan margin mulai dari setara 0.75%. Jangka waktu: Modal kerja 48 bulan Investasi 60 bulan

Persyaratan utama pinjaman modal usaha Syariah adalah lama usaha sudah berjalan 2 tahun, warga Negara Indonesia dengan usia min. 21 tahun atau sudah menikah serta bersedia memberikan Jaminan.

6. Pegadaian

Selain perbankan dan pinjaman online, jangan lupa, ada juga pegadaian. Pegadaian menawarkan kredit dengan angsuran bulanan untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dengan jaminan BPKB kendaraan bermotor.

Maka pinjaman dari pegadaian, pinjaman yang tepat untuk usaha sampingan. Pinjaman mulai Rp.1,000,000 sampai Rp 400,000,000 dengan jangka waktu 12, 18, 24, 36, dan 48 bulan.

Terdapat biaya administrasi 1 persen dari pinjaman. Proses kredit butuh 3 hari, dan dana dapat segera langsung cair.

Kredit dari Pegadaian ini cocok buat pinjaman modal usaha kecil karena plafon yang ditawarkan cukup rendah dan jaminan yang diminta cukup fleksibel.

Persyaratan kredit usaha Pegadaian adalah lama usaha berjalan minimal 1 tahun, dan mempunyai legalitas usaha (SIUP/SITU/Surat Keterangan Usaha).

7. KTA Bisnis Bank Permata

Kredit Tanpa Agunan Bisnis ini sesuai bagi yang memiliki usaha dan ingin mengembangkan bisnis dengan penambahan modal.

Skema Kredit Tanpa Agunan Bisnis dari Bank Permata ini memiliki limit pinjaman antara Rp10 juta rupiah hingga Rp1 miliar rupiah. Kredit tanpa agunan bisnis merupakan dana pinjaman yang diberikan kepada individu.

Selain untuk pengembangan usaha, Anda juga bisa menggunakan jenis kredit ini sebagai modal kerja atau investasi atau kebutuhan lainnya. Jangka waktu yang dibutuhkan kredit ini minimal satu tahun dan maksimal tiga tahun.

Setelah mengetahui jenis Kredit Tanpa Agunan di Bank Permata, ketahui juga syarat untuk mengajukan pinjaman.

Sehingga, Anda bisa mempersiapkan dokumen pendukung untuk mengajukan pinjaman ini secara lengkap. Pastikan juga jumlah pinjaman yang akan diajukan sudah sesuai dengan nominal yang Anda butuhkan.

Syarat Meminjam Uang di Bank Permata:

Adapun persyaratan mengajukan pinjaman uang KTA Bank Permata adalah:

  • Warga Negara Indonesia yang berdomisili di Indonesia
  • Usia minimal 21 dan maksimal 60 tahun
  • Penghasilan minimum Rp3 juta (Khusus Karyawan Astra penghasilan minimum Rp2 Juta)

Status Pekerjaan :

  • Pegawai tetap dengan masa kerja minimum 1 tahun
  • Wiraswasta dengan lama usaha minimum 3 tahun

Kelengkapan dokumen saat pengajuan :

  • Mengisi Aplikasi lengkap
  • Menyerahkan Fotokopi KTP
  • Fotokopi Kartu Kredit (khusus nasabah non Payroll)
  • dan Fotokopi NPWP (khusus jumlah pinjaman > Rp 50 Juta)

8. Pinjaman Modal dari Marketplace

Dua marketplace besar di Indonesia, yakni Tokopedia dan Bukalapak menawarkan pinjaman modal usaha secara online kepada para pelapak yang berjualan di platform mereka.

Hal ini marketplace menjadi salah satu Pinjaman yang Tepat untuk usaha Sampingan yang tentu memudahkan Anda yang memiliki usaha sampingan di kedua marketplace tersebut.

Tokopedia Pinjaman Modal ini adalah program kerja sama Tokopedia dengan mitra penyedia pinjaman. Bukan Tokopedia yang memberikan pinjaman tetapi kerjasama mitra dengan lembaga lain yang memiliki izin memberikan pinjaman.

Proses pengajuan pinjaman modal di Tokopedia adalah calon peminjam menentukan jumlah dan tenor pinjaman, lalu muncul penawaran pinjaman dari mitra Tokopedia, kemudian peminjam mengajukan kredit usaha ke mitra Tokopedia penyedia pinjaman yang paling sesuai.

Saat ini, Tokopedia bekerjasama dengan 24 perusahaan mitra penyedia pinjaman. Persyaratan utama yang perlu diperhatikan untuk mengajukan pinjaman modal di Tokopedia adalah:

(Baca Juga: 4 Pinjaman Modal Usaha Terbaik di Tahun 2020)

(1) penjual aktif yang sudah membuka toko di Tokopedia selama minimum 6 bulan dan memiliki tingkat penjualan mencukupi;

(2) pengguna menyetujui dan memberikan wewenang kepada Tokopedia untuk memperoleh dan mengolah data transaksi dan data lainnya dari toko Penjual selama 6 bulan terakhir yang akan diteruskan kepada Mitra Penyedia Pinjaman terkait.

Perlu diketahui karena masing – masing mitra penyedia pinjaman memiliki kriteria pinjaman sendiri, maka kemungkinan persyaratan masing – masing mitra akan berbeda satu dengan yang lain.

Sebelum mengajukan pinjaman modal secara online di Tokopedia, sebaiknya calon peminjam merchant memahami kriteria dan persyaratan yang terdapat di masing – masing mitra penyedia pinjaman. Tokopedia menyediakan penjelasan cukup rinci untuk setiap persyaratan penyedia pinjaman.

Hal yang hampir sama juga ditawarkan oleh Bukalapak. Bukalapak menawarkan pinjaman modal usaha BukaModal buat pedagang di lapak mereka.

Pelapak dapat mengajukan pinjaman modal dengan jumlah pinjaman dan lama cicilan (tenor) tertentu.

Pinjaman yang diberikan berkisar Rp2.000.000 sampai dengan Rp2.000.000.000 dengan lama pelunasan cicilan yang ditawarkan selama: 3, 6, 12, 18, atau 24 bulan.

BukaLapak melakukan kerjasama dengan 5 mitra penyedia pinjaman, yaitu Investree, Koinworks, Modalku, Taralite dan Bank Mandiri.

Persetujuan pinjaman dilakukan oleh mitra dan bukan BukaLapak. Pembayaran pinjaman dilakukan ke mitra penyedia pinjaman dan bukan ke Bukalapak.

Kriteria pelapak mengajukan pinjaman modal usaha BukaLapak adalah:

Pelapak adalah Warga Negara Indonesia (WNI).

Terdaftar sebagai pelapak Bukalapak selama minimal 6 bulan. Khusus untuk Rekanan Bank Mandiri, pengajuan pinjaman modal dapat dilakukan oleh Pelapak yang telah berjualan minimal selama 3 bulan. Pelapak memiliki tingkat penjualan di Bukalapak minimal Rp2.000.000/bulan dalam 6 bulan terakhir.

Pilih Pinjaman Online atau KUR?

Bagi kamu yang punya usaha sampingan, meminjam uang untuk modal adalah langkah yang tepat untuk mengembangkan usaha.

Namun, mana kira-kira yang akan kamu pilih dari sekian banyak penyedia pinjaman?

Pertama, ingat untuk menentukan skala bisnis yang akan dikembangkan. Jika masih skala mikro atau rumahan, tentu kamu tak butuh pinjaman hingga ratusan juta.

Sehingga, pastikan pinjaman yang akan diajukan sudah sesuai dengan kebutuhan.

Untuk pinjaman dengan nominal yang tak terlalu banyak, kamu bisa melihat fintech P2P Lending menawarkan pinjaman online proses cepat, dan mudah.

Tidak sedikit P2P fintech yang menawarkan pinjaman modal usaha dengan skema lebih menarik dibandingkan bank.

Beberapa Fintech berani menawarkan pinjaman modal usaha tanpa jaminan. Meskipun bunga pinjaman modal usaha tanpa jaminan Fintech relatif lebih tinggi dari bank.

Selain fintech, perusahaan e-commerce yang menawarkan pinjaman modal usaha untuk merchant yang berjualan di platform e-commerce juga menawarkan skema pinjaman yang menarik buat modal usaha. Nominalnya mungkin cocok bagi Anda yang membutuhkan modal tak terlalu besar.

Kedua, setelah menentukan jumlah pinjaman, pastikan juga bunga yang ditawarkan oleh penyedia kredit.

Jika kamu lebih membutuhkan pinjaman dalam jumlah yang besar dengan bunga yang cukup ringan, tentu KUR masih menjadi opsi yang paling ideal. Karena, KUR masih mendapatkan subsidi dari pemerintah.

Nah, dari sekian jenis kredit dan penyedia layanan, yuk pilih dan bandingkan kredit sesuai dengan kebutuhan!

Salah satunya seperti pinjaman dana cepat, dari p2p lending terpercaya, yang banyak tersedia di CekAja.com!

Tentang kami

Gesti Weningtyas

Gesti Weningtyas