5 Perbedaan Hand Sanitizer dan Disinfektan, Jangan Keliru!

4 min membaca Oleh Ayunindya Annistri on

Di masa pandemi, istilah hand sanitizer dan disinfektan pasti sudah enggak asing lagi bagi kamu. Namun, apa kamu tahu perbedaan hand sanitizer dan disinfektan yang sebenarnya?

Meski sama-sama efektif untuk menangkal laju penyebaran virus Corona, baik hand sanitizer maupun disinfektan ternyata memiliki jenis, fungsi, hingga cara penggunaan yang tak sama.

Hal inilah yang kadang kala membuat orang-orang kebingungan mengenai perbedaan hand sanitizer dan disinfektan.

Bahkan gak sedikit dari kita yang akhirnya hanya menggunakan salah satu diantara dua produk tersebut.

Padahal di masa “berat” seperti ini, bukan hanya hand sanitizer atau disinfektan saja yang mesti dipakai.

Namun lebih baik jika kedua produk tersebut digunakan bersamaan dengan rutin mencuci tangan.

(Baca Juga: 5 Perbedaan Penyakit Kista dan Miom)

5 Perbedaan Hand Sanitizer dan Disinfektan

Nah, biar kamu makin paham mengenai perbedaan hand sanitizer dan disinfektan, berikut ini CekAja paparkan informasinya khusus untuk kamu.

1. Pengertian

Pada poin pertama ini, kita akan membahas perbedaan hand sanitizer dan disinfektan berdasarkan pengertiannya.

Meski sama-sama dipakai untuk membunuh kuman maupun virus, namun jika dijabarkan lebih detil pengertian hand sanitizer dan disinfektan ini jelas saja berbeda.

Hand sanitizer adalah produk pembersih yang hanya digunakan untuk membersihkan tangan. Produk ini umumnya berbentuk gel ataupun cairan dan berbasis alkohol.

Walaupun keefektifannya untuk membunuh virus hanya sekitar 60 persen saja, tetapi hand sanitizer tetap dibutuhkan sebagai alternatif pengganti sabun dan air saat ingin mencuci tangan.

Berbeda dari hand sanitizer, pengertian disinfektan justru lebih mengarah pada produk pembuhuh virus atau kuman yang melekat pada benda-benda mati yang biasa dipegang.

Selayaknya alkohol, disinfektan dianggap paling ideal untuk mematikan bakteri, jamur, maupun virus tanpa merusak bentuk fisik dari benda yang disemprotkan cairan ini.

2. Jenis

Pada hand sanitizer, produk berbasis alkohol ini setidaknya memiliki dua jenis yang paling umum digunakan, yaitu hand sanitizer cair dan gel.

Hand sanitizer cair biasanya dikemas dalam bentuk spray, yang mana teksturnya cenderung lebih cepat menyerap ketimbang hand sanitizer gel.

Akan tetapi dalam penggunaannya sendiri, hand sanitizer gel lah yang dianggap paling hemat pemakaian daripada hand sanitizer cair.

Cuma memang, produk pembersih tangan berbentuk gel ini lebih lama menyerap dan kadang meninggalkan kesan lengket di tangan.

Kalau hand sanitizer memiliki dua jenis produk yang paling sering dibeli, maka berbeda halnya dengan disinfektan.

Disinfektan justru memiliki banyak jenis yang bahkan bisa kamu temukan di rumah.

Lantas, apa sajakah jenis-jenis disinfektan? Berikut diantaranya:

  • Sabun dan air
  • Larutan pemutih
  • Alkohol dengan kadar 70 persen
  • Hidrogen peroksida
  • Chloroxylenol dengan kadar 5 persen
  • Larutan klorin
  • Karbol atau Lysol
  • Chlorine

3. Manfaat

Beralih dari masing-masing jenisnya, pada poin ini kita akan membahas mengenai manfaat dari hand sanitizer dan disinfektan.

Jika sudah memahami pengertian dari masing-masing produk penangkal Corona ini, seenggaknya kamu pasti sudah memiliki gambaran mengenai perbedaan hand sanitizer dan disinfektan bukan?

Apalagi kalau berbicara mengenai manfaatnya.  

Berdasarkan pengertiannya, hand sanitizer merupakan produk pembersih yang berbentuk cairan.

Di mana manfaatnya adalah untuk membersihkan tangan dari virus atau bakteri yang menempel.

Karena pemakaiannya hanya diperuntukkan untuk tangan, maka hand sanitizer tidak akan memberikan efek apapun jika digunakan pada benda mati.

Sebaliknya, apabila kamu ingin membersihkan benda-benda yang sering disentuh seperti gagang pintu, meja, koin dan benda mati lainnya, maka manfaatkan lah disinfektan.

Karena disinfektan justru lebih seringnya digunakan untuk membersihkan permukaan benda dari virus atau bakteri yang menempel.

4. Cara dan waktu menggunakan

Terus gimana dengan cara menggunakannya?

Pada hand sanitizer, kamu hanya perlu mengambil tiga tetes untuk telapak tangan, lalu balurkan secara menyeluruh hingga ke sela-sela jari.

Ulangi pemakaian hand sanitizer ini saat kamu beraktivitas, entah itu sebelum dan sesudah makan, ataupun setelah buang air kecil.

Namun, jangan lupa untuk menyeimbangi pemakaian hand sanitizer dengan rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir ya!

Sedangkan untuk disinfektan, kamu hanya perlu menyemprotkan cairan pembersih ini di permukaan benda-benda yang paling sering disentuh, sebanyak dua kali dalam sehari.

Usahakan untuk tidak langsung menyemprotkan cairan disinfektan dekat dengan makhluk hidup.

Perbedaan hand sanitizer dan disinfektan pada poin ini benar-benar mesti kamu pahami ya. Supaya penggunaannya sendiri jadi lebih maksimal.

5. Efek samping

Perbedaan hand sanitizer dan disinfektan yang terakhir terletak pada efek samping yang ditimbulkan masing-masing produk.

Walaupun keduanya kini jadi barang yang harus selalu di bawa saat bepergian, namun baik hand sanitizer atau disinfektan tentu memiliki dampak negatif untuk kesehatan. 

Menurut laman Halodoc, hand sanitizer yang terlalu sering digunakan bisa menimbulkan beberapa efek samping bagi tubuh.

Mulai dari membuat kulit terasa kering dan pecah-pecah, meningkatkan risiko diare, hingga mengganggu perkembangan imunitas pada anak-anak.

Tidak jauh berbeda dengan hand sanitizer, efek samping dari disinfektan terutama jika langsung terkena bagian tubuh, diantaranya adalah:

  • Dapat mengalami iritasi kulit terutama pada bagian kulit yang mengalami luka terbuka
  • Alergi
  • Mengalami keracunan

(Baca Juga: 4 Rekomendasi Jasa Semprot Disinfektan Terbaik)

Lengkapi Perlindungan dengan Asuransi Yuk! Di CekAja Tempatnya

Nah, itu tadi sederet perbedaan hand sanitizer dan disinfektan. Di masa sulit seperti sekarang ini, sudah semestinya kita menjaga kebersihan. 

Bukan hanya mengandalkan dua produk itu saja ya, namun juga dengan rutin mencuci tangan.

Selain itu, kamu pun mesti melengkapi perlindungan untuk diri sendiri maupun keluarga dengan asuransi kesehatan.

Asuransi ini bukan hanya bermanfaat untuk melindungi kamu dari risiko kesehatan saja, tetapi penggunaanya juga diketahui bisa mempengaruhi finansial.

Di mana kondisi keuangan akan tetap stabil karena biasanya ongkos medis ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Terus, dimana bisa membeli asuransi kesehatan? Tentu saja di CekAja.com.

Melalui CekAja, kamu enggak cuma bisa membeli asuransi saja.

Namun juga bisa membandingkan seluruh produk asuransi kesehatan terbaik yang bekerjasama dengan portal finansial ini.

Perlindungan yang diberikan pun sangat lengkap, dan hebatnya juga telah dilengkapi dengan fitur bantuan klaim cepat.

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, miliki asuransi kesehatan dari CekAja sekarang juga, dan nikmati seluruh manfaatnya terutama di masa pandemi ini.

Tentang kami

Ayunindya Annistri

Ayunindya Annistri