Perbedaan Kartu Debit dan Kredit Secara Fisik, Beserta Plus Minusnya

Sudah tak bisa dipungkiri, jika kini mayoritas orang telah memiliki kartu debit dan kartu kredit, sebagai alat pembayaran digital. Jika dilihat dari keduanya memang tampak sama, tapi kamu juga perlu ketahui perbedaan kartu debit dan kredit, agar tidak bingung ketika menggunakannya.

Bahkan, tidak heran pula jika saat ini, setiap orang justru memiliki keduanya sekaligus. Nah, jika dua kartu tersebut ada di alam dompet kamu, apakah kamu sendiri bisa membedakannya? Terlebih jika kartu berasal dari bank penerbit yang sama.

Pasalnya, jika dilihat dari segi fisik, perbedaan kartu debit dan kredit, agak sulit dibedakan, karena memiliki bentuk yang hampir sama.

Namun, antara kartu debit dan kartu kredit, tentu saja berbeda. Yuk, ketahui letak perbedaan diantara keduanya!

Nah, untuk lebih jelas, yuk intip informasi perbedaan kartu debit dan kredit, secara fisik, kegunaan, hingga kelebihan dan kekurangannya, dari masing-masing kartu.

(Baca Juga: 5 Promo Kartu Kredit untuk Test Rapid)

Perbedaan Kartu Debit dan Kredit secara Fisik

1. Kartu Debit

Meski tidak terlalu banyak, namun dari ciri-ciri berikut, setidaknya kamu bisa menemukan perbedaan kartu debit dan kredit secara fisik. Berikut ciri-ciri kartu debit:

Tampak Depan Kartu:

  • Memiliki Nama Bank/Institusi Penerbit Kartu (Issuer)
  • Memiliki Chip (EMV/NSICCS), yang bisa digunakan dengan cara dip. Adapun chip ini digunakan sebagai pengganti magnetic stripe (swipe), ketika kamu melakukan transaksi Pos/EDC/ATM, hingga transaksi Card Present/Instore Payment Terminals
  • Memiliki hologram, hal ini juga bisa dijadikan sebagai ciri keaslian kartu. Misalnya seperti kartu Visa: Hologram Burung Merpati, dan kartu Mastercard: Hologram Globe.
  • Memiliki 16 digit PAN/Payment Account Number (atau bisa juga diantara 13-19 digit). Adapun pada 1 digit pertama menunjukkan major brand/prinsipal utama (Visa: 4xxxxx, Mastercard: 5xxxxxx, American Express 3xxxxx dan seterusnya). Selain menunjukkan network, nomor kartu juga bank/institusi penerbit kartu, negara asal (BIN/IIN), jenis/level kartu.
  • Selain hologram, terdapat juga logo network (Visa/Mastercard/American Express dan sebagainya).
  • Tanggal kadaluarsa
  • Tanda chip untuk contactless payment (jika didukung/tersedia fitur contactless i.e. Visa Paywave atau Mastercard PayPass/Contactless).

Tampak Belakang Kartu:

  • Terdapat pita magnetik (ada di kartu chip, dan non chip)
  • Panel tanda tangan pemegang kartu
  • Terdapat kode keamanan kartu (Card Security Code/CSC 3 angka) khusus untuk verifikasi tanpa kartu (CNP/Internet/MOTO), jika untuk Visa istilahnya adalah CVV.

2. Kartu Kredit

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, perbedaan kartu debit dan kredit, memang tidak begitu jauh. Secara umum, kartu debit dan kartu kredit memiliki bagian-bagian yang sama, meski tidak semua. Yuk, lihat ciri-ciri fisik kartu kredit:

  • Memiliki desain dan warna cover (tampak depan kartu) yang lebih elegan. Apalagi untuk kartu berlevel tinggi seperti gold atau platinum. Sedangkan kartu debit terlihat biasa saja, meskipun itu berlevel tinggi (meskipun tidak semua).
  • Memiliki tampilan huruf cetak timbul (embossed), untuk nama pemegang kartu beserta tanggal kadaluarsa. Sedangkan kartu debit, hanya dicetak biasa (meskipun tidak semua)
  • Kartu kredit juga biasanya memiliki nama pemegang kartu di bagian depan. Di dalam kartu debit yang instan, mungkin tidak selalu dicetak. Jika ingin, mungkin nasabah harus request terlebih dahulu.
  • Selain itu, terdapat chip pada kartu kredit . Namun, khususnya di Indonesia, saat ini rata-rata sudah lebih dahulu mempunyai teknologi chip (EMV) daripada kartu debit. Tapi, kini sesuai target BI rata-rata bank di Indonesia, juga sudah mulai melakukan migrasi bertahap dari pita magnetic ke chip (NSICCS), pada kartu debit.
  • Memiliki logo/prinsipal, termasuk jenis/level kartu seperti Visa/Mastercard.
  • Untuk contoh bank BCA, di mana ia membedakan prinsipal untuk kartu kredit dan debitnya. Adapun, kartu debit BCA hanya menggunakan jaringan debit lokal, seperti Debit BCA ataupun internasional seperti Maestro. Selain itu ia tidak menggunakan jaringan/logo pemrosesan kartu kredit seperti Visa/Mastercard, seperti kartu debit bank lainnya.

Nah, itu dia perbedaan kartu debit dan kredit secara umum. Perbedaan lainnya juga bisa terjadi, tergantung dari bank penerbit masing-masing. Lantas, bagaimana dengan kegunaan dari kedua, hingga kelebihan dan kekurangannya? Lebih unggul mana?

Yuk, selain ketahui perbedaan kartu debit dan kredit dari segi fisik, kamu juga perlu tahu perbedaan kartu debit dan kredit dari segi kegunaannya, serta kelebihan dan kekurangannya.

Perbedaan Kartu Debit dan Kredit dari Kelebihan dan Kekurangan

1. Kartu Debit

Kelebihan:

  • Pengajuan Lebih Mudah

Ketimbang kartu kredit, pengajuan kartu debit jauh lebih mudah. Pasalnya, kamu hanya cukup datang ke bank atau pengajuan online, dan mengisi formulir serta melampirkan identitas diri.

  • Penarikan Dana Mudah dan Praktis

Untuk menarik dana, kamu cukup melakukannya di mesin ATM, bahkan di minimarket juga bisa. Namun, penarikan dana, tergantung dari jumlah saldo yang ada.

Kekurangan:

  • Kurang Banyak Penawaran Promo

Tidak seperti kartu kredit, yang setiap bulan bahkan setiap hari pasti ada promo merchant. Kartu debit justru lebih sedikit menawarkan promo.

  • Dana Terbatas

Ibarat limit, dana yang ada di kartu debit adalah uang kamu sendiri. Jadi, dana untuk melakukan terbatas, yakni sesuai dengan nominal yang ada di kartu tersebut.

2. Kartu Kredit

Kelebihan:

  • Promo yang Ditawarkan Banyak

Sangat menarik, penawaran kartu kredit cukup banyak dan lengkap. Mulai dari promo merchant makanan, liburan, supermarket, minimarket, hotel, dan lain-lain. Jenis promo yang diberikan juga beragam, seperti diskon, cashback, rewards, dan cicilan hingga nol persen.

  • Memiliki Layanan Cashback dan Rewards

Seperti yang sudah di sebelumnya, bahwa kartu kredit lebih memiliki banyak promo. Meskipun bukan berbentuk diskon, kartu kredit bisa berikan layanan cashback dan rewards, yang nantinya bisa berguna untuk transaksi berikutnya.

Kekurangan:

  • Memiliki Bunga yang Cukup Tinggi

Karena saldo atau limit yang terdapat di kartu kredit bukanlah dana milikmu, maka jika pengguna ingin menggunakan dana tersebut, wajib dikembalikan dalam bentuk cicilan. Namun, bunga cicilan tagihan kartu kredit rata-rata cukup tinggi, apalagi jika kamu telat bayar cicilan. SIap-siap bunga akan semakin besar!

  • Ada Biaya Tarik Tunai, yakni Sekitar 4%

Jika ingin menarik dana dari kartu debit, kamu hanya tinggal tarik. Namun, tidak untuk kartu kredit. Bayangkan saja, biaya tarik tunai saja bisa mencapai 4% atau sekitar Rp50.000 (tergantung kebijakan bank penerbit), hal tersebut akan langsung dikenakan, ketika kamu menarik dana melalui mesin ATM.

(Baca Juga: 5 Kartu Kredit untuk Ibu Rumah Tangga)

Nah, itu dia beberapa informasi terkait perbedaan kartu debit dan kredit, yang wajib kamu tahu. Adapun, sebelum mengajukan kedua produk finansial tersebut, pastikan sesuai dengan kebutuhanmu.

Jadi, jika melihat informasi di atas, kira-kira kamu lebih pilih kartu debit atau kredit? Nah, apapun pilihannya, pastikan cek kembali segala informasi, detail produk, persyaratan, dan lainnya.

Agar lebih mudah melakukan proses pengecekan hingga perbandingan produk seperti kartu kredit, kamu bisa lakukan semua melalui CekAja.com.

Di CekAja.com menyediakan banak produk kartu kredit terbaik dari berbagai bank ternama Indonesia.

Jadi, segera cek, bandingkan dan ajukan kartu kredit terbaik pilihanmu, hanya di CekAja.com!