Perbedaan Shopee PayLater dan Shopee Pinjam, Yuk Cari Tahu!

Meski sama-sama fitur milik Shopee, namun perbedaan Shopee PayLater dan Shopee Pinjam cukup signifikan, loh! Buat kamu yang sudah menjadi pengguna aktif Shopee, apakah kamu tahu tentang hal ini?

Perbedaan Shopee PayLater dan Shopee Pinjam, Yuk Cari Tahu!

Jika dilihat dari waktu peluncurannya, Shopee PayLater sudah jelas hadir lebih dulu dibandingkan Shopee Pinjam.

Untuk Shopee PayLater sendiri, sebagian besar pengguna Shopee sepertinya sudah kenal dengan fitur ini, bahkan sudah menggunakannya sejak lama.

Namun untuk Shopee Pinjam sendiri, apakah sebagian besar pengguna juga sudah mengenal fitur yang satu ini? Lalu, apa perbedaan Shopee PayLater dan Shopee Pinjam?

Jika kamu ingin tahu perbedaan dari keduanya, pada kesempatan kali ini, CekAja.com akan mengulasnya secara lengkap khusus untuk kamu. Simak bersama-sama, yuk!

Sekilas tentang Shopee

tentang Shopee - Perbedaan Shopee PayLater dan Shopee Pinjam

Sebelum membahas lebih jauh tentang perbedaan Shopee PayLater dan Shopee Pinjam, ada baiknya kamu ketahui terlebih dahulu informasi dasar seputar Shopee itu sendiri.

Jadi seperti yang diketahui, Shopee merupakan salah satu marketplace terbesar di Indonesia. Sebagai perusahaan multinasional, Shopee adalah platform perdagangan elektronik berbasis digital, yang berpusat di Singapura, tepatnya di bawah naungan SEA Group.

Shopee pertama kali didirikan oleh Forrest Li pada 2009. Kemudian, marketplace ini berkembang dan memperluas jangkauannya ke beberapa negara seperti Taiwan, Thailand, Vietnam, Filipina, Malaysia dan Indonesia.

Menariknya, ketika beroperasi di Indonesia, sejak awal kehadirannya Shopee sudah menjadi bagian terpenting di masyarakat Indonesia, khususnya untuk mereka yang gemar berbelanja online.

Hal itu karena, masyarakat merasa semakin mudah dalam melakukan belanja online. Cukup melalui gadget, masyarakat sudah bisa melihat, mencari dan menemukan semua barang yang dibutuhkannya.

Selain itu, masyarakat pun bisa langsung melakukan transaksi di sana, dengan mudah dan cepat, karena hanya membutuhkan waktu yang singkat.

Terlebih, Shopee selaku perusahaan besar juga memiliki perkembangan yang sangat cepat. Hal itu ditunjukan dari berbagai layanan digital yang dihadirkannya.

Kemudian apabila melihat dari segi pelayanannya, Shopee melayani dengan sangat baik para konsumen maupun produsen yang membuka lapak di sana.

Karena, Shopee sering menghadirkan promo menarik, seperti gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia, diskon, maupun cashback yang menguntungkan konsumen.

Tidak hanya itu, Shopee juga menghadirkan sejumlah fitur, yang membuat konsumen bisa lebih mudah melakukan transaksi, sekalipun sedang tidak memiliki cukup uang.

Adapun beberapa fitur yang dimaksud, di antaranya yaitu Shopee PayLater dan Shopee Pinjam, yang belum lama ini diluncurkan.

Dari kedua fitur tersebut, apakah kamu sudah mengenalnya? Atau mungkin kamu hanya pernah mendengar, namun tidak tahu perbedaan fungsi keduanya?

Kalau seperti itu, maka di pembahasan selanjutnya CekAja.com akan mengulas perbedaan Shopee PayLater dan Shopee Pinjam khusus untuk kamu.

(Baca Juga: Cara Aktifkan Shopee PayLater)

Perbedaan Shopee PayLater dan Shopee Pinjam

Seperti yang sudah dijanjikan sebelumnya, kalau CekAja.com akan mengulas lengkap perbedaan Shopee PayLater dan Shopee Pinjam.

Tetapi, untuk bisa mengetahui perbedaan tersebut, sepertinya kamu perlu tahu secara rinci, definisi dan informasi lainnya mengenai Shopee PayLater maupun Shopee Pinjam satu persatu.

Maka dari itu, di bawah ini CekAja.com akan memberikan ulasan terkait Shopee PayLater dan Shopee Pinjam sebagai berikut.

Shopee PayLater

PayLater - Perbedaan Shopee PayLater dan Shopee Pinjam

Poin pertama yang akan kamu ketahui, yaitu seputar Shopee PayLater. Ini merupakan salah satu fitur Shopee, yang menerapkan sistem utang untuk memudahkan konsumen dalam melakukan kegiatan belanja di Shopee.

Dengan kata lain, Shopee PayLater memungkinkan para konsumen untuk berutang dulu, bayar bulan depan. Hal itu karena, fitur ini memberikan pinjaman instan kepada penggunanya yang terpilih melalui sistem.

Jadi, para pengguna yang tertarik dengan fitur ini tidak bisa mengajukan limit pinjaman, karena limit akan hadir dengan sendirinya (sudah ditentukan), khususnya untuk pengguna yang sudah dianggap layak oleh Shopee untuk menggunakan fitur ini.

Biasanya, pengguna yang dianggap layak oleh Shopee adalah mereka yang sering melakukan transaksi pembelanjaan.

Dan untuk limit pinjamannya sendiri, jika ingin mendapatkan limit yang besar, kamu harus sering berbelanja. Karena jika tidak, maka di awal kamu hanya akan mendapatkan limit normal, yaitu sekitar Rp750 ribu.

Apabila kamu ingin mengajukan kenaikan limit, itu hanya bisa dilakukan satu kali dengan mengisi formulir yang disediakan, lalu tunggu selama 1×24 jam sampai permohonan yang kamu ajukan diterima.

Intinya, soal limit pinjaman, kamu tidak bisa melakukan pengajuan limit yang diinginkan, karena sudah ditentukan oleh sistem Shopee.

Tetapi, ada cara lain yang bisa dilakukan untuk menaikkan limit tanpa harus mengajukan permohonan, yaitu dengan rutin berbelanja menggunakan Shopee PayLater.

Namun kamu juga perlu tahu, kalau sistem akan menaikkan limit Shopee PayLater secara otomatis, apabila kamu juga lancar membayar tagihannya sebelum jatuh tempo.

Satu hal yang menarik dari Shopee PayLater, yaitu limit pinjaman yang diberikan bisa dipakai untuk berbelanja semua kebutuhan yang tersedia di semua toko di Shopee.

Hanya saja, Shopee PayLater tidak bisa digunakan untuk berbelanja produk-produk digital seperti pulsa, tagihan listrik, maupun digunakan untuk tarik tunai.

Kalaupun kamu ingin menjadikan limitnya menjadi uang, maka kamu bisa memilih salah satu dari pilihan yang tersedia, seperti misalnya membeli emas.

Kamu sangat tidak dianjurkan untuk melakukan gesek tunai (Gestun), karena melanggar ketentuan Shopee PayLater dan merugikan diri sendiri.

Untuk itu, jika kamu menggunakan Shopee PayLater, maka sebaiknya manfaatkan fitur tersebut untuk membeli barang-barang yang dibutuhkan.

Sekalipun kamu membutuhkan pinjaman dalam bentuk dana tunai, maka kamu bisa menggunakan fitur Shopee yang lain, seperti Shopee Pinjam.

Shopee Pinjam

Pinjam - Perbedaan Shopee PayLater dan Shopee Pinjam

Berbicara tentang Shopee Pinjam, bisa dibilang fitur ini jauh berbeda dengan Shopee PayLater, walaupun sama-sama memberikan pinjaman dana.

Hal itu karena, Shopee Pinjam merupakan produk pinjaman tunai, yang ditawarkan untuk para pengguna Shopee dengan fitur pengajuan yang mudah, bunga terjangkau dan sistem cicilan bulanan.

Perlu diketahui, produk ini disediakan oleh PT Lentera Dana Nusantara, sebagai pihak yang menyelenggarakan pinjaman.

Karena konsepnya adalah “ditawarkan untuk para pengguna Shopee”, maka fitur ini hanya bisa diaktifkan oleh pengguna terpilih.

Jadi, jika kamu beruntung menjadi pengguna terpilih Shopee, maka kamu bisa mendapatkan pinjaman dana yang nantinya akan dicairkan ke rekening pengguna.

Untuk bisa mengaktifkan Shopee Pinjam, kamu perlu menyiapkan dan melampirkan beberapa hal, seperti nomor ponsel, nomor darurat, rekening bank, serta verifikasi data yang dilakukan menggunakan KTP.

Shopee Pinjam hanya memberikan plafon pinjaman yang tidak terlalu besar, yaitu mulai dari Rp200 ribu – Rp3 juta. Dengan plafon pinjaman tersebut, kamu akan dikenakan suku bunga 2,45 persen per bulan.

Kamu pun bisa terus mengajukan pinjaman di Shopee Pinjam, selama semua pinjaman sudah berhasil diproses dan ditransfer ke rekening, lalu kamu pun masih memiliki sisa limit pinjaman, serta tidak ada tagihan pinjaman yang melewati waktu jatuh tempo.

Cara Mengajukan Shopee Pinjam

Ketika ingin melakukan pengajuan Shopee Pinjam, selain mengetahui apa saja data yang harus dipersiapkan, kamu juga harus mengetahui sejumlah biaya yang akan dikenakan, dan cara mengajukan Shopee Pinjam itu sendiri.

Untuk biaya, fitur ini sudah menetapkan biaya penanganan maksimal tiga persen per transaksi pinjaman.

Selain itu, ada juga biaya jika kamu terlambat melakukan pembayaran tagihan, yaitu biaya keterlambatan sebesar lima persen dari total pinjaman.

Apabila kedua jenis biaya yang dikenakan tidak jadi masalah besar untukmu, maka kamu bisa melakukan pendaftaran Shopee Pinjam.

Ketika proses pendaftaran sudah selesai, dan sudah disetujui oleh pihak Shopee, maka kamu bisa langsung melakukan pengajuan, dengan mengikuti beberapa langkah berikut ini.

  • Buka aplikasi Shopee
  • Pilih opsi “Saya” di menu Shopee, lalu pilih SPinjam
  • Setelah itu klik “Ajukan” dan pilih jumlah pinjaman, dengan cara menggeser tombol sesuai dengan nominal yang diinginkan
  • Di sisi lain, kamu juga bisa memilih durasi pinjaman
  • Kemudian, pilih “Rekening Bank” yang akan digunakan untuk menerima uang pinjaman
  • Jika tidak ada pilihan rekening bank yang diinginkan, tambahkan rekening bank yang akan digunakan, lalu klik “Konfirmasi”
  • Pastikan nama yang tercantum pada informasi rekening bank yang digunakan, sudah sesuai dengan nama yang tertera pada KTP
  • Jika sudah, lanjut klik “Ajukan Sekarang” dan masukkan PIN ShopeePay
  • Apabila pinjaman disetujui, nantinya kamu akan menerima notifikasi kalau pengajuan Shopee Pinjam berhasil, dan uang akan segera di transfer ke rekening bank.

Itulah langkah-langkah mengajukan Shopee Pinjam yang sudah kamu ketahui. Bagaimana, sangat mudah bukan?

Perlu diketahui juga, untuk nomor rekening bank, kamu hanya bisa menambahkan lebih dari satu nomor rekening bank.

Hanya saja, saat ini kamu baru bisa mendaftarkan nomor rekening dari beberapa bank saja, seperti BCA, BNI, BRI dan Mandiri.

(Baca Juga: Daftar Aplikasi Layanan PayLater)

Dari semua pembahasan di atas, jika ditarik benang merah mengenai perbedaan Shopee PayLater dan Shopee Pinjam, sebenarnya keduanya sangat berbeda dalam segi pemberian pinjaman.

Shopee PayLater memberikan pinjaman dana dalam bentuk digital, yang hanya bisa dipakai untuk membeli barang-barang kebutuhan.

Sementara, Shopee Pinjam merupakan pinjaman dana yang diberikan dalam bentuk uang tunai. Dana pinjaman itu pun, kegunaannya nanti bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing konsumen yang mendapatkannya.

Jadi, baik Shopee PayLater maupun Shopee Pinjam sebenarnya sama-sama memberikan pinjaman dana, hanya saja bentuknya yang berbeda.

Kamu bisa memilih satu di antaranya, yang sekiranya lebih menguntungan dan bisa memenuhi kebutuhan.

Tetapi, apabila kamu ingin mencari produk pinjaman lain di luar Shopee, kamu bisa coba berkunjung ke situs CekAja.com.

Di sana, tersedia berbagai produk pinjaman, yang bisa diajukan dengan nominal sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Tidak hanya itu, proses pengajuan pinjaman di CekAja.com pun sangat mudah, cepat dan aman, karena CekAja.com sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, ajukan pinjaman dana melalui CekAja.com sekarang juga!