Perbedaan VPS dan Cloud Hosting

Perbedaan VPS dan Cloud Hosting

Seperti yang kita tahu bahwa ada berbagai macam jenis layanan hosting yang bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan website. Meskipun memiliki fungsi yang sama, namun setiap jenis layanannya pasti memiliki kelebihan masing-masing. Dan dalam pembahasan kali ini, Kita akan memberikan penjelasan tentang perbedaan VPS dan Cloud hosting.

Perbedaan VPS dan cloud hosting

Apa itu VPS?

VPS atau disebut juga sebagai Virtual Private Server hosting didasarkan pada server yang dibuat menggunakan mekanisme virtualisasi.

Arsitekturnya memiliki beberapa ruang khusus individu pada mesin virtual yang sama. Dan setiap ruang khusus tersebut dapat ditetapkan ke sumber daya khusus.

Meskipun demikian, teknologi yang digunakan umumnya bekerja pada fenomena time-shared atau resource-shared.

Sayangnya, layanan hosting VPS memiliki kelemahan utama yaitu untuk mencapai tingkat selanjutnya bisa menyebabkan ruang atau sumber daya tertentu turun.

Namun, aplikasi lainnya pada ruang atau tempat yang berbeda akan tetap bisa aktif dan berjalan seperti biasa tanpa gangguan dalam layanan.

Tetapi, masih ada kemungkinan terjadinya lalu lintas berlebihan secara tidak terduga atau serangan DDoS (Distributed Denial of Service).

Serangan DDoS tersebut dapat menyebabkan mesin di seluruh layanan hosting turun karena memiliki mesin sumber daya yang milik yang sama.

Kamu juga bisa beli layanan hosting VPS murah sistem cloud hanya di DomaiNesia.

Kelebihan menggunakan VPS hosting

Jenis layanan hosting VPS ini menawarkan kebebasan untuk mengelola server sesuai keinginan.

Selain itu, kamu juga dapat memiliki akses ke semuanya dan dapat menginstal seluruh  perangkat lunak yang dibutuhkan.

Hosting di VPS sangat terbilang sangat efisien karena tidak bergantung pada traffic atau audiens seperti shared hosting. Hal itu karena, VPS memiliki sumber daya sendiri dan terisolasi dari server lain.

Dari segi keamanan VPS juga termasuk dalam jenis layanan hosting yang terpercaya. Seluruh file yang sifatnya privasi, tidak akan dapat diakses oleh klien. Sekalipun mereka memiliki hak di server tersebut.

(Baca juga : Apa itu jaringan komputer dan topologi jaringan?)

Apa itu cloud hosting?

Cloud hosting merupakan sebuah layanan komputasi awan yang bekerja dengan beberapa server virtual secara bersamaan.

Situs website yang menggunakan layanan hosting cloud dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Secara sederhana berarti, sumber daya hosting setiap situs web dapat direplikasi di setiap server cloud di cluster.

Sebagai contoh, apabila satu server cloud sudah memiliki lalu lintas maksimum, maka secara otomatis akan merutekan kueri untuk situs tertentu ke server cloud yang tidak aktif di cluster.

Cloud ini jenis layanan hosting web yang mengoperasikan penyimpanan file, SSH, FTP, SFTP, dan layanan email di banyak server berbeda secara bersamaan.

Alokasi dari sumber daya yang sama pada server cloud di cluster ini dapat memberikan banyak keuntungan atau keandalan saat kamu menggunakannya.

Misalnya, ketika salah satu mesin tidak berfungsi, kendala tersebut tentu tidak akan menyebabkan gangguan di seluruh layanan hosting.

Kelebihan menggunakan cloud hosting

Layanan hosting cloud dapat diandalkan karena situs website di hosting di partisi virtual yang memanfaatkan beberapa jaringan fisik.

Apabila terdapat server yang offline, hal itu tidak akan mengurangi tingkat sumber daya ke cloud.

Layanan hosting yang satu ini juga dapat diperluas, fleksibel, diskalakan dan tidak memiliki batasan yang sama dengan satu server.

Selain itu, sumber daya yang tersedia juga dapat sesuai permintaan dan secara real time. Dan kelebihan lainnya adalah cloud hosting terbilang cukup hemat karena kamu hanya perlu membayar untuk apa yang telah digunakan.

(Baca juga: Rekomendasi Laptop Gaming Terbaik Harga Murah)

VPS dan Cloud hosting lebih bagus mana?

VPS sebenarnya termasuk kurang efisien karena harus  mengalokasikan jumlah tertentu dari sumber daya komputasi untuk setiap klien.

Oleh karena itu, jika kebutuhan trafik website meningkat, sistem tidak akan mampu menangani arus masuk tambahan dan justru mengakibatkan crash.

Namun, di sisi lain, cloud hosting mampu menangani peningkatan secara berbeda. Ini berarti ketika satu server mencapai tingkat maksimalnya, maka server kedua akan tetap dapat berfungsi.

Dan saat server mengalami gangguan, website masih tetap bisa berjalan karena server lain terus melayani trafik yang datang.

Apabila kamu menginginkan keandalan dan fungsionalitas yang kuat, maka cloud hosting adalah pilihan yang tepat.

Jadi, melalui penjelasan tentang perbedaan VPS dan cloud hosting di atas dapat dilihat bahwa masing-masing layanan memiliki kelebihan dan kekurangannya. Dan kamu bisa memilih jenis layanan hosting terbaik sesuai dengan kebutuhan website.