Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

6 menit waktu bacaan

Persalinan Normal atau Caesar, Ini Biaya yang Dipersiapkan

by Kartika Ratnasari on 11 November, 2017

biaya persalinan normal - CekAja.com

Pilihan antara persalinan normal atau caesar pasti sering dipertanyakan para orang tua yang sedang menunggu kelahiran si buah hati.

Saat pertama kali mendengar kabar kehamilan, tentu para orang tua harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Tak hanya sekadar persiapan sepanjang kehamilan, persiapan menjelang dan pasca persalinan juga harus dipikirkan dengan matang, terutama soal finansial.

Pasalnya, setiap pasangan pasti menginginkan tindakan dan fasilitas terbaik saat persalinan. Seperti yang kita ketahui, biaya persalinan baik normal maupun caesar tidaklah sedikit. Maka dari itu, penting bagi para orang tua untuk memperhatikan jenis-jenis persalinan beserta biayanya, dan memilih yang terbaik.

Bagi para orang tua yang sedang menantikan kehadiran buah hati, berikut beberapa jenis persalinan dan perkiraan biaya yang dikeluarkan.

Biaya yang dibutuhkan untuk persalinan normal

Persalinan yang dikatakan normal merupakan proses lahirnya bayi dari rahim ibu secara alami. Biasanya proses persalinan memakan waktu cukup lama antara 10 hingga 20 jam sampai si bayi akhirnya lahir ke dunia. Hal ini terjadi karena kesiapan sang bayi untuk keluar dari rahim ibu berbeda-beda, sehingga kelahiran tidak dapat dijadwalkan.

Biaya persalinan ini bervariasi, tergantung dari tempat dan fasilitas yang dipilih. Pada umumnya proses persalinan yang normal dapat dilakukan di klinik bersalin, rumah sakit, atau bahkan di rumah dengan bantuan bidan.

Bila dilakukan di klinik bersalin atau rumah sakit

Umumnya proses melahirkan normal di klinik bersalin akan memakan biaya sebesar Rp1 juta – Rp3 juta. Sedangkan di rumah sakit, biasanya bisa mencapai Rp5 juta – Rp30 juta, tergantung dari kelas dan fasilitas yang dipilih. Semakin bagus reputasi klinik dan rumah sakit yang dipilih, tentu biaya yang dikeluarkan akan lebih besar. (Baca: Tips Berhemat Jutaan Rupiah Saat Hamil)

Namun, biaya yang normal tentunya akan lebih murah dari persalinan caesar. Sebab, proses pemulihan pasca melahirkan normal hanya memakan waktu sekitar 4-6 jam. Jika persalinan dilakukan di rumah sakit, kita tak perlu menjalani rawat inap dalam waktu lama, bahkan sudah diperbolehkan pulang ke rumah pada keesokan harinya.

Persalinan di rumah dengan bantuan bidan

Beberapa orang memilih melahirkan di rumah dengan bantuan bidan untuk meredakan ketegangan dan merasa lebih rileks. Persalinan di rumah pun sama amannya dengan di rumah sakit jika kondisi kandungan sehat dan kuat. Namun, pastikan terlebih dahulu bahwa bidan yang dipilih sudah bersertifikat.

Selama proses persalinan, bidan akan secara berkala mengecek denyut nadi, suhu tubuh, tekanan darah dan detak jantung ibu dan bayi. Untuk berjaga-jaga, pastikan kita bisa mengakses rumah sakit yang menyediakan layanan penanganan keadaan darurat.

Pertimbangkan pula ketersediaan transportasi  dan jarak tempuh menuju rumah sakit. Perkiraan biaya untuk pilihan melahirkan secara normal di rumah kira-kira sebesar Rp1 juta – Rp3 juta.

Persalinan dengan metode gentle birth

Gentle birth merupakan metode melahirkan secara normal yang tenang dan rileks, serta memanfaatkan seluruh unsur alami. Suasana yang tercipta saat proses gentle birth harus privat, hening, dan tenang. Biasanya untuk menciptakan suasana tenang, gentle birth dilakukan di rumah dengan bantuan bidan berpengalaman.

Prosedur gentle birth ada beberapa macam jenisnya, hypno birth, lotus birth, dan water birth. Seluruh metode gentle birth tersebut bisa dilakukan tanpa bantuan medis sedikitpun. Karena sebelum mendekati persalinan, sang ibu melakukan hipnosis diri untuk mempersiapkan mental dan fisik sehingga tercipta proses kelahiran yang sakral.

Biaya yang dibutuhkan untuk proses persalinan gentle birth bervariasi, mulai dari Rp1 juta hingga Rp5 juta, tergantung institusi atau bidan yang dipilih, dan perawatan pasca persalinan yang dibutuhkan.

Biaya yang dibutuhkan untuk persalinan caesar

Persalinan caesar sederhananya adalah proses mengeluarkan bayi dari perut Ibu dengan tindakan operasi. Biasanya opsi ini dipilih jika kondisi ibu dan bayi tidak memungkinkan untuk melakukan proses melahirkan secara normal. Beberapa calon ibu pun memilih persalinan caesar agar tak merasakan rasa sakit yang berlebihan ketika melahirkan.

Selain minim risiko, proses persalinan caesar dapat dilaksanakan dengan singkat dan tak memakan waktu lama. Namun, bekas luka operasi caesar membutuhkan waktu panjang untuk pemulihan kembali  sehingga membutuhkan rawat inap sekitar 4-5 hari di rumah sakit. (Baca juga: 10 Rumah Sakit yang Miliki Ongkos Persalinan Paling Fantastis di Dunia)

Selain itu persalinan caesar membutuhkan banyak obat-obatan seperti anestesi, obat penghilang rasa sakit, serta antibiotik untuk mencegah infeksi.Ditambah lagi jika sang ibu atau bayi membutuhkan penanganan khusus karena memiliki riwayat penyakit atau si bayi memiliki gangguan dalam kandungan.

Karena banyak peralatan yang dibutuhkan selama operasi caesar, maka biaya yang dikeluarkan pun biasanya lebih mahal hingga dua kali lipat dari persalinan yang normal. Jumlah biaya yang diperlukan untuk persalinan caesar berada di kisaran Rp11 juta hingga Rp50 juta, tergantung dari rumah sakit, jenis kamar, dan fasilitas yang dipilih.

Cara menghemat biaya persalinan

Mengingat biaya persalinan yang tidak sedikit dan masih banyak tanggungan yang harus dipenuhi setelahnya, kita harus mempersiapkan dana dari jauh-jauh hari. Selain itu, kita juga bisa memanfaatkan beberapa fasilitas untuk menghemat biaya persalinan. Berikut caranya.

1. Cek polis asuransi

Jika sudah mempersiapkan diri dengan mengikuti asuransi, maka kita bisa sedikit bernapas lega. Sebab, beberapa asuransi biasanya menanggung biaya cek rutin kehamilan dan persalinan.

Tanyakan benefit apa saja yang bisa didapatkan kepada agen asuransi yang menangani kita. Ketika asuransi menanggung biaya persalinan maka kita pun bisa berhemat. Pilih asuransi yang sesuai dengan kebutuhan dan benefit menguntungkan.

2. Siapkan BPJS Kesehatan

Jangan lupa memanfaatkan fasilitas pemberian pemerintah yang satu ini. Terutama jika kita adalah karyawan bekerja di perusahaan, pastinya mendapatkan fasilitas ini dari kantor. Cek biaya persalinan baik normal atau caesar yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Biasanya jika kehamilan tidak berisiko, maka kita bisa melahirkan di klinik atau Puskesmas. Sedangkan jika terdapat kelainan, nantinya kita akan dirujuk ke rumah sakit dengan mendapat surat rujukan dari Puskesmas untuk menggunakan BPJS sebagai biaya persalinan.

3. Manfaatkan tunjangan dari tempat kerja

Selain BPJS Kesehatan, biasanya kantor juga memberikan fasilitas tunjangan kelahiran dari asuransi tambahan, baik bagi karyawan wanita ataupun istri dari karyawan pria. Tanyakan ke bagian personalia mengenai tunjangan apa saja yang bisa diklaim, dan sesuaikan bujet sisanya dengan kemampuan finansial kita.

Hitung dan siapkan biayanya dari sekarang

Seluruh biaya persalinan baik secara normal atau caesar, di klinik atau di rumah sakit, harus diperhitungkan secara rinci. Apalagi umumnya biaya persalinan akan mengalami peningkatan sebesar 5-15% per tahunnya. Jika buah hati diperkirakan akan lahir tahun depan, sesuaikan dengan biaya yang telah disebutkan di atas. Idealnya, siapkan tabungan biaya kehamilan dan persalinan sedari sekarang.

 

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami