Pinjaman KTA Standard Chartered untuk Bisnis Kerajinan Kulit

Siapa di antara kamu yang sudah tahu, kalau Standard Chartered Bank memiliki produk pinjaman KTA Standard Chartered untuk bisnis kerajinan kulit. Pada dasarnya, produk ini memang tidak ditujukan khusus untuk bisnis kerajinan kulit, namun bisa jadi pilihan terbaik untuk menambah modal usaha yang belum mencukupi.

Pinjaman KTA Standard Chartered untuk Bisnis Kerajinan Kulit

Jadi, jika kamu berencana untuk membangun sebuah bisnis, termasuk bisnis kerajinan kulit, maka kamu bisa menjadikan KTA Standard Chartered, sebagai produk pinjaman terbaik yang bisa digunakan.

Namun sebelum itu, ada baiknya kamu ketahui terlebih dahulu sejumlah informasi seputar pinjaman KTA Standard Chartered untuk bisnis kerajinan kulit, yang pada kesempatan kali ini, akan diulas secara lengkap khusus untuk kamu. Simak bersama-sama, yuk!

Seputar Bisnis Kerajinan Kulit

Seputar Bisnis Kerajinan Kulit

Sebelum membahas lebih jauh seputar pinjaman KTA Standard Chartered untuk bisnis kerajinan kulit, ada baiknya kamu ketahui terlebih dahulu informasi dasar mengenai bisnis itu sendiri.

Jadi, bisnis kerajinan kulit merupakan salah satu bisnis kerajinan asal Indonesia, yang mampu menjangkau pasar mancanegara.

Hal tersebut karena, beberapa produk hasil kerajinan kulit, sudah sangat dikenal di luar negeri, seperti jaket kulit, sepatu kulit, tas kulit bahkan sandal.

Tetapi dari semua produk tersebut, ada satu produk yang paling unggul di antara semuanya, yaitu jaket kulit.

Ya, produk jaket kulit buatan lokal, tepatnya daerah Sukaregang, Garut, Jawa Barat, memiliki kualitas yang sangat bagus, dan bisa disandingkan dengan produk dari brand terkenal asal Eropa.

Pasalnya, jaket kulit asal Garut tersebut, menggunakan bahan yang terbuat dari kulit kambing, sapi atau domba. Terlebih, jaket kulit ini juga dibanderol dengan harga yang terjangkau, sehingga bisa masuk ke semua kalangan.

(Baca Juga: Pinjaman KTA Terbaik untuk Bisnis MUA)

Selain jaket kulit, ada juga tas dan sepatu kulit yang kualitasnya tidak perlu diragukan lagi. Salah satu kawasan di daerah Jawa Barat, yang sudah terkenal sebagai tempat produksi tas dan sepatu kulit terbaik, yaitu Cibaduyut, Bandung.

Kawasan tersebut, sudah lama menjadi sentra pusat kerajinan dan perdagangan sepatu, tas, sandal dan lain sebagainya.

Hal itu sebenarnya bisa dimanfaatkan sebagai peluang usaha menjanjikan, bagi kamu yang ingin coba terjun ke bisnis kerajinan kulit.

Kamu bisa berkunjung ke beberapa daerah tersebut, melakukan riset produk, harga, pesaing, dan lain sebagainya, sebelum membuat perencanaan yang matang.

Jika reset sudah berhasil dilakukan, maka selanjutnya kamu tinggal menyusun rencana, kemudian mengumpulkan modal untuk membangun bisnis kerajinan kulit.

Jenis-jenis Kerajinan Kulit

Jenis-jenis Kerajinan Kulit

Berbicara tentang jenis-jenis kerajinan kulit, sejatinya produk yang dihasilkan atau jenis-jenisnya ada banyak, di antaranya yaitu jaket kulit, sepatu kulit, sandal, ikat pinggang, tas, sarung tangan, hingga topi pun bisa menjadi hasil kerajinan kulit.

Hanya saja, setiap produk tersebut memiliki kualitas yang berbeda, tergantung dari jenis kulit yang digunakan.

Jika sebelumnya sempat disinggung terkait bahan yang digunakan untuk kerajinan kulit, ada kulit sapi, kambing atau domba, maka selain itu ada bahan lainnya yang juga bisa kamu gunakan, di antaranya yaitu:

  • Kulit Nabati
  • Kulit Nappa
  • Kulit Nubuck
  • Kulit Pull Up
  • Kulit Crazy Horse.

Modal untuk Memulai Bisnis Kerajinan Kulit

Modal untuk Memulai Bisnis Kerajinan Kulit

Untuk bisa menjalankan bisnis kerajinan kulit, hal utama yang perlu kamu persiapkan selain rencana yang matang, yaitu modal.

Ya, modal untuk membangun sebuah bisnis tentu besar. Namun, untuk bisnis kerajinan kulit sendiri, kira-kira berapa besar kisaran dana yang harus dimiliki untuk bisa memulai bisnis yang satu ini?

Melansir mediaini.com, salah satu produsen kerajinan kulit yang sukses bernama Sendy Deka Saputra, berbagi pengalaman seputar awal karirnya dalam memulai bisnis kerajinan kulit.

Sendy mengatakan, kalau modal yang ia miliki untuk membangun bisnis kerajinan kulit, dengan pengetahuan yang minim, yaitu sekitar Rp80 juta.

Yang mana, Rp80 juta tersebut langsung diinvestasikan untuk membeli bahan baku, serta biaya proses produksi.

Tetapi, dari Rp80 juta modal yang dimiliki, Sendy tidak hanya memproduksi satu jenis produk saja, melainkan ia memproduksi beberapa jenis produk, yaitu tas, sabuk, dompet dan juga jaket, yang dibanderol dengan harga mulai dari Rp300 ribu – Rp1,4 juta.

Dengan kisaran harga tersebut, Sendy berhasil mengumpulkan omzet hingga Rp315 juta dalam sebulan.

Tentunya, keuntungan tersebut tidak ia dapatkan begitu saja. Sendy mengalami banyak rintangan selama proses membangun bisnis kerajinan kulit.

Dan keuntungan besar yang ia dapat tersebut, merupakan hasil dari tekad, komitmen dan kerja kerasnya selama ini.

Pinjaman KTA Standard Chartered untuk Bisnis Kerajinan Kulit

Nah, sepenggal kisah pebisnis kerajinan kulit yang mengawali bisnisnya dengan modal Rp80 juta, sudah kamu ketahui lengkap di pembahasan sebelumnya.

Dari kisah tersebut, kamu mungkin tertarik dan tergerak untuk segera mengikuti jejak Sendy, dalam membangun bisnis kerajinan kulit.

Namun sayang, ternyata kamu terhalang dengan modal yang belum mencukupi. Eits, kalau begitu jangan khawatir. Sebab, ada pinjaman KTA Standard Chartered untuk bisnis kerajinan kulit yang bisa kamu gunakan.

Buat kamu yang belum tahu, pinjaman KTA Standard Chartered adalah jenis pinjaman tanpa agunan (jaminan), yang mampu memberikan pinjaman dana hingga Rp300 juta, dengan maksimal masa tenor 60 bulan.

Pinjaman KTA ini pun, diberikan dengan suku bunga ringan, yaitu mulai dari 0,65 persen per bulan. Dengan kata lain, untuk suku bunga pasti, pinjaman ini akan menyesuaikannya dengan limit kredit yang diberikan dan masa tenornya.

Jika ingin tahu rincian suku bunga yang akan diberikan, berikut uraiannya:

1. Pinjaman Rp200 juta – Rp300 juta

  • Untuk masa tenor 12 – 24 bulan, suku bunga yang dikenakan sebesar 0,65 persen
  • Untuk masa tenor 27 – 60 bulan, suku bunga yang dikenakan sebesar 0,95 persen.

2. Pinjaman Rp100 juta – Rp200 juta

  • Untuk masa tenor 12 – 24 bulan, suku bunga yang dikenakan senilai 0,95 persen
  • Untuk masa tenor 27 – 60 bulan, suku bunga yang dikenakan senilai 1,19 persen.

3. Pinjaman Rp50 juta – Rp100 juta

  • Untuk masa tenor 12 – 24 bulan, suku bunga yang dikenakan senilai 1,19 persen
  • Untuk masa tenor 27 – 60 bulan, suku bunga yang dikenakan senilai 1,39 persen.

4. Pinjaman Rp3 juta – R-50 juta

  • Untuk masa tenor 12 – 24 bulan, suku bunga yang dikenakan senilai 1,39 persen
  • Untuk masa tenor 27 – 60 bulan, suku bunga yang dikenakan senilai 1,59 persen.

5. Pinjaman Rp3 juta – Rp300 juta untuk wiraswasta dan profesional

  • Untuk masa tenor 12 – 24 bulan, suku bunga yang dikenakan senilai 1,39 persen
  • Untuk masa tenor 27 – 60 bulan, suku bunga yang dikenakan senilai 1,59 persen.

Syarat Pengajuan Pinjaman KTA Standard Chartered

Setelah mengetahui informasi dasar mengenai pinjaman KTA Standard Chartered untuk bisnis kerajinan kulit, kamu mungkin cocok dengan produk pinjaman satu ini, dan ingin segera mengajukannya.

Tetapi sebelum itu, kamu perlu memenuhi sejumlah persyaratan umum dan dokumen terlebih dahulu, yang di antaranya yaitu:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Berusia minimal 21 – 60 tahun
  • Berdomisili dan bekerja di wilayah Jabodetabek dan Surabaya
  • Bekerja sebagai profesional atau pegawai tetap selama satu tahun
  • Memiliki penghasilan per bulan Rp8 juta
  • Wajib memiliki kartu kredit sebelumnya, yang sudah terdaftar minimal satu tahun
  • Minimal limit kartu kredit lebih besar, atau sama dengan Rp12 juta
  • Melampirkan fotokopi KTP/Paspor
  • Melampirkan fotokopi NPWP, untuk pengajuan pinjaman senilai atau lebih dari Rp50 juta
  • Melampirkan fotokopi kartu kredit dari bank lain yang sudah terdaftar minimal satu tahun, dengan limit kredit Rp12 juta
  • Melampirkan fotokopi tagihan kartu kredit bank lain (menyesuaikan jenis KTA)
  • Melampirkan fotokopi sampul buku tabungan
  • Melampirkan fotokopi SIUP/SITU, serta Perizinan dan Akta Pendirian Perusahaan.

(Baca Juga: Pinjaman KTA untuk Bisnis Baju Lebaran)

Apabila semua syarat umum dan dokumen yang dibutuhkan sudah kamu penuhi, maka selanjutnya kamu tinggal mengajukan pinjaman KTA Standard Chartered untuk bisnis kerajinan kulit secara online melalui CekAja.com.

Di sana, proses pengajuannya sangat mudah, cepat dan aman, karena CekAja.com sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kalau begitu, tunggu apalagi? Yuk, ajukan pinjaman KTA Standard Chartered untuk bisnis kerajinan kulitmu sekarang juga!