8 Pinjaman UKM Usaha Kecil Menengah Terbaik di Indonesia

6 min membaca Oleh Ayunindya Annistri on

Pinjaman UKM alias Usaha Kecil Menengah tentu dibutuhkan oleh para pebisnis, terutama yang masih berskala kecil. Pinjaman ini tersedia di berbagai bank, baik yang milik pemerintah maupun swasta.

Saat merintis suatu bisnis, pastinya kita butuh yang namanya modal usaha. Dengan modal yang dimiliki, bisnis tentu dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Namun, tak semua pengusaha mempunyai modal yang cukup untuk menjalankan bisnisnya.

Hal ini sangat lazim terjadi, bahkan terkadang, ada saja pebisnis yang memutuskan untuk mengajukan pinjaman UKM ke bank, agar bisnis dapat berkembang.

Pinjaman UKM adalah kredit usaha kecil menengah yang memang ditujukan bagi pebisnis pemula, dengan pemasukan kurang dari Rp500 juta.

Pinjaman ini dapat diajukan baik secara offline dan online, tergantung dari kebijakan bank penerbit ataupun lembaga pembiayaannya.

(Baca Juga: 5 Rekomendasi KTA untuk Bisnis Franchise Minuman)

Pinjaman UKM Terbaik di Indonesia

Mendapatkan pinjaman UKM terbaik di Indonesia memang susah-susah gampang.

Kenapa? Soalnya, terkadang ada saja bank yang punya syarat pengajuan mudah, namun plafon pinjaman kecil, dan begitupun sebaliknya.

Alhasil, kita yang ingin mengajukannya pun masih ‘maju-mundur’ untuk mencobanya, karena ada saja celah yang tidak sesuai dengan keinginan.

Meski demikian, CekAja bakal coba membantu kamu untuk menemukan pinjaman UKM terbaik yang punya plafon besar, masa tenor fleksibel, sekaligus dengan syarat pengajuan yang praktis. Dan berikut ulasan lengkapnya.

1. KUR BRI

Pinjaman UKM terbaik di Indonesia yang pertama adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI. Ini merupakan pinjaman usaha mikro, dengan maksimal plafon hingga Rp50 juta.

KUR BRI sendiri dinilai sangat cocok untuk pebisnis pemula, sebab selain limit pinjamannya besar, suku bunga yang ditetapkan juga termasuk ringan, cuma sekitar 6 persen per tahunnya.

Tidak hanya itu saja, pinjaman UKM ini pun menawarkan masa tenor yang fleksibel, mulai dari 12 bulan, 18, hingga 24 bulan, dengan ketentuan bebas biaya administrasi maupun provisi.

Syarat Pengajuan

  • Individu atau perorangan
  • Memiliki usaha yang telah berjalan minimal 6 bulan lamanya
  • Menjalankan usaha di salah satu platform marketplace seperti Shopee dan Tokopedia, atau penyedia ride hailing (Gojek/Grab)
  • Menyertakan KTP, KK, Surat Ijin Usaha
  • Tidak sedang menerima kredit dari perbankan, kecuali kredit konsumtif seperti KPR dan kartu kredit

2. KUR BTPN

Bukan hanya KUR BRI, CekAja juga merekomendasikan kamu Kredit Usaha Rakyat dari bank BTPN.

Bernama KUR Mikro, produk pinjaman BTPN ini bisa digunakan oleh pengusaha kecil dan menengah, untuk kebutuhan modal maupun investasi.

KUR Mikro BTPN termasuk pinjaman tanpa agunan, dengan besaran plafon mulai dari Rp1 juta hingga Rp25 juta.

Masa tenornya jika dibandingkan dengan produk BRI, KUR Mikro BTPN justru lebih panjang, yakni maksimal sampai 36 bulan (kebutuhan modal kerja) dan 60 bulan (kebutuhan investasi).

Syarat Pengajuan

  • Tidak sedang memiliki pinjaman KUR
  • Tidak memiliki pinjaman modal di bank atau lembaga pembiayaan lainnya
  • Mengisi formulir permohonan kredit dan pembukaan rekening
  • Memiliki bisnis yang berjalan setidaknya 6 bulan
  • Tidak termasuk jenis usaha yang ilegal
  • Usia minimum pengajuan 21 tahun atau 18 tahun jika sudah menikah
  • Tidak memiliki riwayat kredit macet
  • Menyertakan KTP, KK, NPWP, Surat Ijin Usaha, dan dokumen Perjanjian Kredit

3. KUR BTN

Pinjaman UKM terbaik di Indonesia yang lainnya datang dari Bank Tabungan Negara (BTN).

Dengan nama produk Kredit Usaha Rakyat alias KUR, pinjaman ini dapat digunakan sebagai solusi pembiayaan modal kerja dan investasi, untuk usaha kecil maupun menengah.

Kredit KUR BTN sendiri tergolong yang memiliki plafon pinjaman besar, yakni hingga Rp500 juta dengan suku bunga rendah, hanya 6 persen per tahunnya.

Sementara untuk jangka waktu cicilannya, produk pinjaman dari BTN ini juga tergolong lama, maksimal 4 tahun dan dapat diperpanjang kembali hingga 5 tahun lamanya.

Syarat Pengajuan

  • Berusia minimal 21 tahun
  • Tidak sedang menggunakan kredit produktif dan kredit program diluar KUR dari bank lain
  • Tidak termasuk dalam daftar hitam Bank Indonesia
  • Menyertakan NPWP, terutama untuk KUR Kecil
  • Telah melakukan kegiatan usaha minimal 6 bulan
  • Memiliki e-KTP dan NIK
  • Menyertakan Akte Pendirian Perusahaan
  • Surat keterangan penghasilan yang diserahkan kelurahan setempat
  • Surat Perijinan Usaha
  • Legalitas Tempat Usaha
  • Fotokopi rekening koran atau tabungan
  • Legalitas agunan untuk KUR Kecil

4. KUR Mandiri

Kredit Usaha Rakyar dari Bank Mandiri juga termasuk dalam rekomendasi pinjaman UKM terbaik versi CekAja ini.

Limit pinjamannya sendiri tersedia hingga Rp500 juta, sesuai dengan jenis KUR yang dipilih.

Untuk usaha kecil dan menengah, pilihan produk KUR dari Mandiri yang bisa diajukan biasanya berupa KUR Mikro dan KUR Ritel.

Ketentuan limit KUR Mikro maksimalnya sampai dengan Rp25 juta dan masa tenor maksimal 2 tahun. Sementara KUR Ritel, tersedia dengan limit maksimal Rp200 juta dan masa tenor mulai dari 3-5 tahun.

Syarat Pengajuan

  • Mempunyai usaha produktif dan layak yang telah berjalan selama 6 bulan
  • Usia calon debitur minimal 21 tahun dan maksimal 60 tahun, yang dibuktikan dengan KTP atau KK.
  • Tidak memiliki riwayat kredit macet atau terdaftar dalam daftar hitam nasional penarik cek kosong
  • Melampirkan cetakan rekening koran dari bank sebelumnya, jika masih memiliki baki debet kredit di luar program KUR Mandiri, namun sudah melunasinya

5. Kredit Modal Kerja BCA

Pinjaman UKM yang lainnya adalah dari Kredit Modal Kerja BCA.

Produknya ini tersedia dalam banyak pilihan, dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan selama calon debitur menyertakan agunan, alias jaminan.

Adapun yang termasuk Kredit Modal Kerja BCA, diantaranya:

  • Kredit Lokal: Pembiayaan usaha yang bersifat liquid
  • Installment Loan: Pembiayaan modal kerja yang penarikannya bisa dilakukan sekaligus atau bertahap dengan metode pelunasan angsuran
  • Time Loan: Pembiayaan yang sifatnya liquid atau musiman
  • Kredit Ekspor: Pembiayaan kegiatan produksi, pengumpulan, dan penyiapan barang untuk ekspor

Syarat Pengajuan

  • Fotokopi KTP dan NPWP
  • Fotokopi Kartu Susunan Keluarga
  • Fotokopi sertifikat untuk agunan
  • Fotokopi IMB
  • Fotokopi tagihan PBB terakhir
  • Fotokopi bukti bayar PBB terakhir
  • Fotokopi bilyet deposito
  • Fotokopi laporan keuangan internal
  • Fotokopi rekening bank lain minimal empat bulan terakhir

(Baca Juga: 5 Pinjaman KTA untuk Usaha Ikan Cupang)

6. Pinjaman Usaha HSBC

HSBC termasuk salah satu bank swasta yang menyediakan pinjaman UKM tanpa agunan dengan limit mulai dari Rp50 juta hingga Rp1 miliar.

Dengan plafon yang besar itu, produk Pinjaman Usaha HSBC ini termasuk yang punya masa tenor lama yakni sampai 3 tahun. Adapun pilihan produknya seperti Pinjaman Cerukan dan Pinjaman Berjangka.

Syarat Pengajuan

  • Usaha telah berjalan minimal selama 3 tahun
  • Usia debitur minimal 25 tahun dan maksimal 70 tahun saat fasilitas pinjaman berakhir
  • Menyertakan KTP, Akte Kelahiran, Surat Nikah (jika ada), Kartu Keluarga
  • Menyertakan rekening koran atau tabungan selama 3 bulan terakhir
  • SPT Tahunan, SIUP TDP, dan NPWP
  • Data fasilitas di bank lain jika memang ada

7. Kredit Mikro Bank Sinarmas

Kredit Mikro adalah kredit yang disalurkan oleh Bank Sinarmas untuk mendukung tiap aktivitas usaha yang dilakukan masyarakat.

Produk pinjaman ini tersedia dalam dua pilihan, yaitu Simas KUK dan Simas UKM.

Simas KUK merupakan produk pinjaman dengan plafon mulai dari Rp50 juta-Rp500 juta. Masa tenornya tergolong beragam, yakni 6 bulan sampai dengan 60 bulan. Sementara untuk suku bunganya sekitar 0,9 persen hingga 1,25 persen.

Berbeda dari Simas KUK, produk Simas UKM justru memiliki limit kredit yang jauh lebih besar yakni lebih dari Rp500 juta dengan bunga sekitar 15-17 persen dan jangka waktu cicilan hingga 84 bulan.

Syarat Pengajuan

  • Mengajukan permohonan pengajuan kredit mikro di kantor layanan Bank Sinarmas atau melalui tim marketing terdekat
  • Menyertakan fotokopi KTP, KK, Surat Nikah/Cerai (jika ada)
  • Menyertakan fotokopi NPWP, Siup/TDP
  • Menyertakan fotokopi mutasi rekening (untuk plafon tertentu)
  • Menyertakan bukti kepemilikan jaminan
  • Membuka rekening tabungan di Bank Sinarmas

8. KTA Bisnis Commbank

Rekomendasi pinjaman UKM yang terakhir adalah dari Commonwealth Bank, yaitu KTA Bisnis.

Produknya ini memang secara khusus diperuntukkan bagi pelaku usaha kecil maupun menengah.

Dengan jumlah plafon besar, hingga Rp500 juta, KTA Bisnis Commonbank diketahui hanya mematok suku bunga per bulannya sekitar 1,09-1,49 persen saja, dan bertenor sampai tiga tahun lamanya.

Produk pinjaman tanpa agunan ini pun dapat kamu ajukan secara online melalui aplikasi Commbank, yang dapat diunduh lewat AppStore ataupun PlayStore.

Syarat Pengajuan

  • Telah memiliki usaha yang berjalan minimal dua tahun
  • Pengusaha dengan latar belakang bisnis berbadan hukum seperti CV
  • Domisili usaha di area Jabodetabek dan Surabaya
  • Memiliki omzet usaha kisaran Rp25 juta hingga Rp5 miliar per bulannya

Nah, itu dia informasi mengenai beberapa rekomendasi pinjaman UKM terbaik di Indonesia. Kamu juga dapat mengajukan pinjaman di CekAja.com, yang pastinya sudah terdaftar OJK.

Di CekAja juga kamu dapat membandingkan dulu beberapa produk pinjaman dari bank, yang termasuk dalam mitra kami.

Jadi, yuk langsung cek produk pinjaman KTA di CekAja.com, dan pilih yang sesuai kebutuhan dan profil keuanganmu.

Tentang kami

Ayunindya Annistri

Ayunindya Annistri