Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Profesi di Dunia Kuliner yang Memiliki Gaji Tinggi

by Ariesta on 16 Mei, 2017

tips karier _ kartu kredit - CekAja.com

Profesi di dunia kuliner semakin naik daun setelah ditayangkannya ajang pencarian bakat memasak.

Orang awam memang tahunya pekerjaan chef hanya masak makanan enak. Padahal, proses sampai masakan tersaji di meja makan itu panjang. Mulai dari memilih bahan berkualitas, menakar, teknik memotong, hingga menata di piring.

Berkat kepopuleran acara masak memasak tersebut, dunia kuliner semakin dianggap menarik. Tidak hanya itu, penghasilan orang-orang yang bergelut di dunia kuliner pun cukup menjanjikan. Penasaran seperti apa karier di dunia kuliner yang punya gaji tinggi?

1. Executive Chef

Menurut, Henry Bloem, Presiden Indonesian Chef Association (ICA), untuk koki kepala (executive chef), rerata besaran gaji ada dua macam.

Seperti dikutip dari Intisari online, gaji koki ekspatriat ada di kisaran US$50.000-60.0000 (sekitar Rp650 juta – Rp780 juta) per tahun. Sedangkan gaji koki domestik ada di angka US$30.000 – 35.000 (sekitar Rp390 juta – Rp455 juta) per tahun. Menggiurkan ya?

2. Chef

Gaji chef ditentukan oleh kelas hotel atau restoran. Semakin berbintang, semakin besar pula gaji para chef. Chef yang bekerja di hotel berbintang dan merupakan lulusan luar negeri gajinya bisa Rp10 juta – Rp25 juta per bulan. Angka ini belum termasuk insentif dan uang lembur.

3. Pembantu dapur (Cook helper)

Bagi chef pemula, gajinya pun masih lumayan. Menurut Vindex Valentino Tengker, Juri Master Chef Indonesia seperti dikutip dari Intisari online, gaji para junior selalu di atas UMR.

Untuk seorang cook helper di sebuah hotel di bilangan Jakarta Barat, yang jam terbangnya baru seumur jagung, gajinya bisa Rp4-5 juta per bulan. Semakin besar restoran/hotel, bisa semakin besar pula gajinya.

4. Pencicip makanan (Food tester)

Profesi yang pekerjaannya hanya mencicipi makanan. Terdengar asyik ya? Tapi jangan salah, profesi ini punya tanggung jawab besar karena turut menciptakan reputasi restoran.

Profesi sebagai pencicip makanan sebenarnya sudah ada sejak zaman dulu lho. Dulu sebelum makanan dihidangkan ke raja, si pencicip makanan harus mencobanya terlebih dulu untuk memastikan rasa makanan dan untuk mengetes apakah ada racun yang disusupkan atau tidak. Di Amerika, gajinya bisa mencapai Rp 532 juta/tahun.

5. Penguji makanan (Kitchen Test)

Tugas penguji makanan adalah membuat variasi makanan dan menyusun harga. Penguji makanan harus mengetahui dasar-dasar bahan dan bentuk kue, roti, makanan serta dapat membuat variasinya.

Pengetahuan soal bahan, rasa, dan harga sangat dibutuhkan. Profesi ini mengharuskan terus belajar an menambah wawasan. Di Amerika gajinya bisa Rp300 – Rp500 juta per tahun.

6. Penata saji (Food stylist)

Food stylist merupakan profesi dalam hal menata gaya makanan untuk buku resep, pengambilan foto, iklan, atau promosi di media TV, dan surat kabar.  Di luar negeri, menjadi food stylist profesional tidak mudah. Kamu yang ingin menekuni profesi ini diharuskan untuk memiliki pendidikan dasar di bidang kuliner terlebih dahulu. Setelah lulus sekolah, kamu juga diwajibkan bekerja selama beberapa tahun sebagai seorang chef sebelum akhirnya menjadi seorang food stylist.

Tugas seorang food stylist adalah menata makanan semenarik mungkin sehingga terlihat menggugah selera. Di Indonesia ada Puji Permana, food stylist yang banyak dipakai merek besar dan memiliki banyak murid. Untuk satu proyek iklan, bayarannya bisa mencapai ratusan juta rupiah.

7. Fotografer makanan

Jangan samakan fotografer makanan, pemandangan, pernikahan, atau fotografer hewan. Masing-masing punya tantangan tersendiri. Khusus untuk fotografer makanan, objeknya adalah benda mati sehingga butuh kreativitas tinggi untuk membuatnya ‘bergaya’.

Biasanya seoang fotografer makanan akan menyorot detail. Semakin detail, semakin mengunggah selera.  Kesulitannya? Bayangkan kalau kamu dituntut klien untuk memfoto es krim supaya terlihat padat dan merekah. Jika membuang-buang waktu sedikit saja, es krim akan meleleh dan tampilannya tidak cantik lagi.

Sama seperti food stylist, fotografer dibayar per proyek. Tarifnya bisa jutaan hingga ratusan juta rupiah.

Tentang Penulis