Rekomendasi Mobil Tua Populer di Indonesia dan Cara Merawatnya

Ada banyak rekomendasi mobil tua yang bisa dipilih oleh Anda yang gemar dengan barang-barang otomotif klasik. Jika demikian, tentu Anda sudah tahu dengan berbagai daftar nama mobil tua terpopuler di Indonesia, bukan?

Rekomendasi Mobil Tua Populer di Indonesia dan Cara Merawatnya

Dari sekian banyak mobil klasik yang ada, hanya beberapa saja yang masuk ke Indonesia. Berbagai jenis otomotif ini sangat populer dan menarik perhatian masyarakat, khususnya bagi kalangan yang mampu membeli dan gemar mengoleksinya.

Mengapa demikian? Hal ini karena mobil klasik di Indonesia sangat unik dan elegan, sehingga banyak yang dibanderol dengan harga cukup fantastis. Meskipun kebanyakan rekomendasi mobil tua tersebut sudah berusia cukup lama, namun penampilannya masih terbilang oke.

Rekomendasi Mobil Tua Terpopuler di Indonesia

Berikut ini beberapa daftar nama mobil-mobil tua yang populer di Indonesia, diantaranya yaitu:

1. Mini Morris

Rekomendasi mobil tuayang satu ini yaitu Mini Morris, dimana juga menjadi bagian dalam daftar mobil klasik populer di Indonesia. Perlu Anda ketahui bahwa mobil ini kerap menjadi properti yang seringkali digunakan dalam shooting Mr. Bean.

Oleh karena itu, mobil Mini Morris ini menjadi populer dan banyak diminati oleh masyarakat khususnya para pecinta otomotif klasik. Di Indonesia sendiri juga banyak yang mengidolakan otomotif klasik senilai Rp 200 juta ini.

2. Chrysler Imperial Ghia

Selanjutnya ada juga rekomendasi mobil tua lainnya yaitu Chrysler Imperial Ghia, dimana mobil ini dibanderol sekitar Rp 271 juta. Otomotif klasik satu ini, pada dasarnya hadir dalam beberapa jenis model yang bisa Anda pilih.

Hampir seluruh jenis model tersebut masuk ke Indonesia, salah satunya tipe Limousine yang diproduksi pada tahun 1959. Adapun tipe mobil satu ini hanya tersedia 6 unit di Indonesia, dimana Presiden RI pertama yaitu Ir. Soekarno adalah salah satu pemiliknya.

Wajar saja apabila rekomendasi mobil tua yakni Chrysler Imperial Ghia ini dijual dengan harga yang tinggi, bahkan termasuk dalam daftar mobil klasik terpopuler yang ada di Indonesia.

3. Volkswagen Beetle

Berikutnya, ada Volkswagen Beetle atau biasa disebut dengan mobil VW Kodok. Adapun otomotif klasik satu ini juga masuk dalam daftar rekomendasi mobil tua populer di Indonesia. Harganya juga cukup tinggi yakni sekitar Rp 175 juta.

VW Kodok ini sendiri memiliki suara mesin yang khas dan belum tentu dimiliki oleh jenis mobil lainnya. Bukan hanya itu, mesin mobilnya juga terletak di bagian bawah kap mesin mobil dan punya bentuk yang sangat unik.

4. Mercedes Benz 280SE

Bagi Anda pecinta mobil Mercy, coba lihat model klasik dari Mercedes Benz tipe 280SE satu ini. Walaupun penampilannya tidak semodern mobil Mercy masa kini, namun visualisasi dari otomotif klasik ini juga sangat unik dan kerap menampilkan kemewahan tersendiri.

Adapun salah satu rekomendasi mobil tua ini juga berhasil memikat perhatian para pecinta mobil tua dari berbagai generasi.

5. Jeep Willys

Lalu, ada juga mobil Jeep Willys dimana masuk dalam daftar rekomendasi mobil tua yang terkenal di Indonesia. Mobil ini bekasnya diberi harga senilai Rp 48 juta dan masih menjadi salah satu jenis otomotif klasik yang memiliki reputasi baik hingga saat ini di kelasnya. 

Bukan hanya itu, mobil ini juga sangat erat kaitannya dengan sejarah perjuangan karena sempat dipakai sebagai alat transportasi saat masa perang dunia pertama dan kedua.

6. Volkswagen Combi

Terakhir, rekomendasi mobil tua lainnya di Indonesia yaitu Volkswagen Combi. Mobil ini juga dikenal dengan sebutan VW Combi. Otomotif klasik ini diproduksi Volkswagen pada tahun 1935 di Jerman.

Mobil ini masih memiliki tempat tersendiri di hati para penggemarnya, mulai dari kalangan lansia, orang tua, hingga anak-anak muda masa kini. Tidak sedikit remaja millennial yang juga memiliki selera akan pesona mobil klasik.

Tips Merawat Mobil Tua dengan Baik

Berikut ini beberapa tips mudah dalam merawat otomotif klasik dengan baik dan benar, diantaranya:

1. Merawat Kaki-kaki Mobil

Adapun bagian kaki-kaki mobil biasanya meliputi komponen penting yang erat kaitannya dan memiliki fungsi dalam menopang bodi mobil. Selain itu, juga mempermudah mobilitas mobil tersebut.

Dimana beberapa bagiannya tersebut antara lain yaitu ball joint, bushing, ban mobil, bearing atau laher, suspense, dan juga tie rod.

2. Membersihkan Mobil dengan Vacuum Cleaner

Bagi Anda yang sering membersihkan otomotif klasik dengan air, sebaiknya jangan dilakukan lagi. Adapun membersihkan mobil dengan air, khususnya bagian dalam, tidak dapat membuat menjadi bersih melainkan bagian tersebut bisa menjadi karatan atau korosi.

Langkah yang bisa Anda lakukan dalam merawat mobil klasik salah satunya dengan membersihkan menggunakan bantuan vacum cleaner secara rutin. Selain lebih bersih dalam hal membersihkan, penggunaan vacuum cleaner ini juga tidak merusak bagian dalam maupun luarnya.

3. Memeriksa Kondisi Mesin Mobil Secara Berkala

Langkah selanjutnya dalam merawat mobil tua adalah dengan memeriksa secara berkala kondisi mesinnya. Hal ini penting dilakukan karena mesin otomotif klasik cenderung mudah mogok dan mengalami kerusakan.

Apabila dirasa kemampuan mesin mobil menurun, segara lakukan tune up supaya mobil senantiasa terjaga performanya. Anda juga bisa melakukan service secara rutin sebagai tahap perawatan mobil tua. 

4. Cek Kondisi Karet Penyangga, Kabel, dan Ring

Tahukah Anda bahwa karet penyangga, kabel, dan juga ring merupakan komponen-komponen penting yang ada dalam mobil dan perlu diperhatikan. Adapun karet penyangga terletak di bagian pintu mobil.

Dimana kekurangannya yaitu karet penyangga cenderung mudah robek jika sudah terlalu lama dipakai. Apabila sudah tidak layak pakai lagi, maka ketika mengendarai mobil akan menimbulkan suara bising dan hal tersebut sangat mengganggu. 

5. Periksa Saringan Karburator dan Radiator

Penyebab mesin yang sulit dinyalakan yaitu dikarenakan saringan karburator yang kotor dan juga berkerak. Oleh karena itu, Anda harus rutin membersihkan saringan ini secara teratur.  Anda bisa menggunakan sikat gigi supaya bisa membersihkan kotoran dan debu secara maksimal.

Bukan hanya saringan, air radiator juga penting untuk diganti secara berkala. Hal ini untuk menghindari mesin mengalami overheat dan mengakibatkan timbulnya kepulan asap, hingga mengalami mogok. Jika terdapat kebocoran, perlu segera diganti dengan radiator yang baru.

Cara Membersihkan Radiator Mobil

Berikut ini langkah-langkah dasar dalam membersihkan radiator mobil yang perlu diketahui, diantaranya:

Langkah 1: Cek kondisi mesin dan pastikan dalam keadaan dingin. Anda bisa menguras air radiator mobil dengan cara membuka tutupnya, lalu membuka keran pada bagian bawah radiator. Jika air telah terkuras, maka tutup radiator dan isi kembali dengan air.

Selanjutnya, nyalakan mesin hingga thermostat terbuka (80-85 derajat Celcius), serta air bersirkulasi via blok mesin.

Langkah 2: Anda perlu mendinginkan mesin dan mengulangi proses pengurasan. Selanjutnya, tutup radiator dan isi kembali dengan air. Adapun tujuan mengulang langkah pengurasan ialah untuk memastikan bahwa semua kotoran ataupun kerak terangkat dan terbawa air.

Langkah 3: Berikutnya, pilih cairan pembersih radiator yang aman untuk mesin dan juga radiator. Anda bisa menuangkan cairan ke dalam radiator, lalu menyalakan mesin. Durasi ketika menyalakannya bervariasi sesuai dengan produk. Anda bisa mengikuti petunjuk pada produk yang dipilih.

Langkah 4: Terakhir, Anda bisa menguras kembali air radiator dan isi dengan air bersih. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan radiator coolant, air distilasi, ataupun air yang sudah didemineralisasi.

Usahakan untuk menghindari penggunaan air sumur, hal ini karena air tersebut mengandung banyak kapur yang dapat mengakibatkan kerak. Kemudian, silakan menyalakan mesin, lalu dinginkan.

Penting sekali untuk mengulangi proses ini minimal satu kali guna memastikan bahwa seluruh cairan pembersih sudah keluar dari radiator.

Penting Memperhatikan Volume Air Radiator

Tips lainnya yang juga sangat penting untuk diperhatikan dan bisa menjadi hal utama yang wajib Anda terapkan adalah selalu memperhatikan volume air pada radiator. Adapun masalah utama yang seringkali terjadi pada otomotif tua ialah seringnya terjadi overheat.

Overheat ini biasanya terjadi karena kurangnya volume air pada radiator mobil. Dengan berkurangnya volume air ini, tentu dapat mengakibatkan terjadinya tekanan pada bagian penutup radiator. Sehingga akan menekan reservoir atau tabung cadangan dan menyebabkan terjadinya vakum. 

Maka dari itu, pastikan selalu bahwa Anda sudah mengecek batas aman volume air radiator pada mobil.

Pembahasan mengenai rekomendasi mobil tua dan tata cara merawatnya di atas, diharapkan dapat menjadi referensi bagi Anda para pecinta otomotif tua sejati hingga kini.