Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Selain Brompton, Ini Jenis Sepeda yang Harganya Bikin Copot Jantung

by Miftahul Khoer on 12 Desember, 2019

Beberapa hari terakhir, publik dikejutkan terkait dugaan penyelundupan motor gede (moge) Harley Davidson oleh Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara. Sontak, kasus tersebut berimbas terhadap dicopotnya sang dirut dan juga jajaran direksi lainnya yang diduga terlibat. Selain moge, dalam pesawat baru yang dibeli Garuda Indonesia juga Ari ketahuan menyelundupkan sepeda lipat merek Brompton.

Sepeda Brompton

Merek sepeda pabrikan Inggris ini memiliki tiga seri yaitu Brompton, Brompton Electric, dan Superlight. Menurut situs resmi Brompton, sepeda ini dibanderol seharga 900 poundsterling atau setara Rp16 juta, sedangkan Brompton Electric dibanderol seharga 2.595 poundsterling atau setara Rp48 juta. Adapun sepeda Brompton yang diselundupkan harganya mencapai sekitar Rp70 jutaan.

Ngomong-ngomong soal sepeda, saat ini memang pamor sepeda tengah naik daun. Pecinta sepeda alias goweser sudah sangat mudah dijumpai. Para goweser ini berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat biasa hingga para pejabat sekalipun. Maka jangan heran kalau harga sepeda saat ini beragam mulai dari jutaan, belasan juta, puluhan juta hingga ratusan juta.

Nah, berikut Cekaja telah mendaftar beberapa merek sepeda yang harganya bikin tercengang. Mau atau apa saja sepeda yang harganya bikin sobat misqueen menjerit, kuy cek.

1. Cervelo P5X eTap

Sepeda ini memiliki bentuk yang aneh dan akan bikin orang yang melihatnya mengernyitkan dahi. Tidak seperti sepeda pada umumnya, Cervelo P5X eTAP memiliki bentuk futuristic yang membuatnya terlihat mirip seperti kendaraan alien. Kalau bentuknya saja sudah bikin mengernyit, harganya akan bikin kita semua geleng-geleng kepala. Seperti dilansir oleh situs Sigma Sport, harga sepeda ini mencapai Rp200 jutaan. Cukup buat beli rumah.

Harga yang mahal ini dapat dipahami karena Cervelo P5X eTAP mengusung komponen terbaik yang ada di dunia mulai dari groupset sampai roda-roda. Meski demikian, kecuali kamu memiliki uang yang cukup banyak sampai bingung mau diapain lagi, mending sih uangnya ditabung buat beli rumah aja kali ya.

(Baca juga: Puan Maharani Sampe SBY, Pejabat yang Hobi Kolektor Moge)
2. Enigma Exemplar

Berbeda dengan Cervelo P5X, kalau dilihat sekilas Enigma Exemplar justru memiliki bentuk standar seperti roadbike biasa. Setelah kamu perhatikan dengan lebih seksama, baru kamu akan mengerti mengapa sepeda yang satu ini istimewa. Apalagi kalau kamu memang pecinta sepeda. Sepeda ini dijual dengan harga 11,999 poundsterling atau setara denga Rp220 jutaan.

Selain karena komponen menggunakan bahan terbaik, beberapa bagian sepeda ini juga dikerjakan dengan tangan. Selain itu, sepeda ini juga tersedia dalam jumlah terbatas sehingga diburu oleh para kolektor pecinta fanatik sepeda.

3. Cannondale SuperSix Evo

Bagi penghobi sepeda balap, sepeda yang satu ini mungkin merupakan impian. Selain bentuknya yang elegan dan tampak gahar, Cannondale SuperSix Evo juga dilengkapi dengan spesifikasi yang handal. Sparepart-nya rata-rata sudah menggunakan Shimano Dura-Ace yang merupakan level tertinggi di merek tersebut. Pernak-perniknya juga dibuat dari bahan kualitas premium yang membuatnya nyaman dikendarai. Pokoknya, kalau kamu naik sepeda ini, para penghobi sepeda pasti bakal iri. Semua kualitas dan kebanggan tersebut bisa kamu tebus dengan harga sekitar Rp160 jutaan.

4. BMC Teammachine SLR01

Bagi pecinta roadbike, spesifikasi mungkin adalah salah satu hal terpenting yang menjadi pertimbangan sebelum membeli sepeda. Oleh karena itu, tidak heran kalau BMC Teammachine SLR01 ini masuk ke dalam daftar sepeda impian. Dilansir situs evanscycles.com, sepeda ini sudah menggunakan Shimano Dura Ace untuk groupset mulai dari crank sampai shifter. Dengan spesifikasi tersebut, sepeda ini bisa berjalan cepat, tapi kayuhannya tidak terasa berat.

BMC Teammachine SLR01 dibanderol dengan harga mulai dari Rp130 jutaan. Dengan harga segitu, sepeda ini tidak dijual sekalian dengan pedalnya. Jadi kamu masih harus membeli pedalnya sendiri secara terpisah.

5. Colnago C60

Di kalangan pecinta sepeda, merek sepeda Italia ini sudah menjadi semacam legenda karena kualitas dan daya tahannya yang terkenal awet. Seri C60 sendiri disebut-sebut sebagai salah satu keluaran terbaik dari Colnago karena semua sparepart-nya dibuat dengan bahan kualitas premium. Selain groupset Campagnolo level tertinggi, beberapa bagian sepeda ini juga dibuat dengan tangan. Untuk menambah keistimewaannya, sepeda ini dibuat dalam jumlah terbatas yaitu hanya ada 85 buah saja di dunia. Tentu akan jadi buruan para kolektor.

Kalau kamu tertarik untuk memiliki sepeda ini, kamu bisa menebusnya dengan harga sekitar Rp142 jutaan plus ongkos kirim dari Italia.

Nah, itu tadi beberapa sepeda yang harganya cukup bikin isi rekening sedih. Tak tak usah galau. Selain sepeda-sepeda tadi, ada juga merek sepeda lokal yang tak jauh keren tapi kualitasnya tak murahan.

Indonesia punya satu merek sepeda yang bisa bersaing dengan merek internasional yaitu Polygon. Kita semua tentu sudah tidak asing lagi dengan merek sepeda ini ya. Selain terkenal di Indonesia, merek Polygon juga sudah dikenal luas di level internasional. Bahkan sepeda merek Polygon sudah dipakai oleh beberapa tim dan atlet sepeda kelas dunia seperti Marek Pesko (juara pertama Four Cross), Hutchinson UR Team, Polygon UR Team, Orange Monkey Team, dan masih banyak lagi.

Polygon memproduksi berbagai jenis sepeda mulai dari mountain bike, racing bike, city bike, dan lain sebagainya. Produsen sepeda Polygon juga menyebutkan kalau 40% sampai 60% bahan baku pembuatannya menggunakan bahan baku lokal Indonesia.

(Baca juga: Boleh Ditiru Jakarta, Ini Daftar Kota Surga Bagi Pesepeda)

Beberapa jenis sepeda Polygon ada yang dijual dengan harga mahal yaitu mencapai Rp60 jutaan, tetapi beberapa jenis sepeda Polygon masih bisa kamu bawa pulang dengan harga terjangkau yaitu mulai dari harga Rp1 jutaan saja. Jadi nggak perlu terlalu sedih, dengan Rp1 jutaan udah bisa sepedaan ya.

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.