Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Tips Bersihin Rumah Setelah Banjir Surut, Yok Semangat!

by Tisyrin N. T on 3 Januari, 2020

Memasuki musim hujan, wilayah Jabodetabek dilanda banjir. Setelah banjir surut, ada PR yang menanti yaitu beres-beres! Membersihkan dan mensterilkan rumah setelah banjir adalah suatu prioritas. Hal itu penting untuk dilakukan dengan benar agar dapat mencegah kerusakan lebih lanjut pada properti dan membantu mencegah penyakit.

Selain itu, memilih dan menggunakan produk pembersih yang tepat menjadi ‘pekerjaan’ yang sangat penting. Skenario terbaik untuk beberes usai banjir adalah melakukannya dengan segera. Karena jika tak segera dibersihkan, rumah dan perabotan akan berjamur.

Apalagi, air banjir dapat membawa lumpur, limbah, minyak dan lainnya yang dapat membawa beragam bakteri, virus, atau parasit dan menyebabkan berbagai penyakit. Itulah sebabnya metode pembersihan yang benar sangat penting. Kamu membutuhkan disinfektan, bukan hanya produk pembersih biasa.

Langkah Penting Bersih-bersih Rumah Usai Banjir

Inilah beberapa langkah penting yang harus dilakukan saat bersih-bersih rumah usai banjir surut ala The American Cleaning Institute:

  • Sebelum mulai membersihkan, ambil foto kerusakan.
  • Kenakan pakaian yang bisa melindungi seperti kemeja lengan panjang, celana panjang, sarung tangan karet atau plastik dan sepatu bot atau sepatu tahan air.
  • Simpan apapun yang basah selama dua hari atau lebih di luar rumah. Barang-barang ini bisa memiliki jamur yang tumbuh di atasnya meskipun kamu mungkin tidak melihatnya.
  • Buang benda apa pun yang menyerap air dan tidak dapat dibersihkan atau disinfeksi (kasur, karpet, boneka binatang dan lain-lain).
  • Pemutih dapat digunakan untuk membersihkan lantai, kompor, bak cuci piring, piring tertentu, meja. Jangan gunakan lebih dari satu cangkir pemutih per galon air. Ingatlah untuk tidak pernah mencampur pemutih dengan amonia atau pembersih lainnya.
(Baca juga: Waspadai Empat Penyakit yang Rentan Muncul Saat Banjir)
Tips Membersihkan Barang dan Pakaian

Berikut adalah beberapa tips untuk membersihkan rumah dan barang-barang yang telah terkena banjir ala The American Cleaning Institute:

  • Buang makanan yang bersentuhan langsung dengan air

Buang makanan segar yang bersentuhan langsung dengan air. Termasuk makanan yang belum dibuka dalam wadah kaca, seperti mayones, salad dressing, dan makanan kaleng. Makanan dalam wadah kaca mungkin terlihat aman, tetapi jika bersentuhan dengan banjir ada kemungkinan tutupnya tak mampu menahan air.

Sementara wadah dari kaleng bisa berkarat jika sudah bersentuhan dengan air banjir.  Lalu, label kertas pada wadah bisa menjadi magnet bagi bakteri dan kontaminan lainnya di air banjir.  Buang juga makanan dalam kotak kardus, makanan dalam wadah fleksibel termasuk kain, kertas, dan plastik.

  • Lakukan disinfeksi

Untuk membersihkan permukaan perabotan di rumah usai banjir, rupanya tidak cukup dengan sabun saja. Meja dapur, rak dapur, lemari es, kompor, piring, dan gelas yang bersentuhan dengan air harus dicuci dengan air hangat dan sabun.

Setelah itu, bilas hingga bersih kemudian lakukan disinfeksi. Disinfeksi bertujuan memusnahkan bakteri patogen. Untuk melakukan disinfeksi, gunakan larutan ¾ gelas pemutih klorin cair per galon air. Setelah diberi larutan tersebut, biarkan permukaan perabotan tetap basah selama dua menit, baru kemudian kamu bisa membilasnya dengan air bersih.

  • Buang barang-barang dapur kecil yang terbuat dari kayu dan plastik yang terkontaminasi air banjir

Barang-barang dapur dari kayu dan plastik, termasuk talenan, peralatan dan wadah penyimpanan makanan, yang telah bersentuhan dengan air banjir harus dibuang karena dapat mengandung bakteri. Karena benda-benda tersebut sulit untuk benar-benar steril meski sudah dibersihkan dan disinfeksi.

  • Sebelum mencuci pakaian, buang kotoran yang menempel

Buang kotoran dan residu dari kain, lalu bilas atau cuci sesegera mungkin untuk membantu mencegah pertumbuhan jamur. Saat melakukan ini, sebaiknya gunakan sarung tangan karet dan masker debu untuk melindungi tanganmu dari paparan kotoran.

  • Lakukan prewash sebelum mencuci pakaian

Prewash pakaian dalam air dingin menggunakan deterjen bubuk. Deterjen ini efektif untuk membersihkan tanah. Beberapa jenis mesin cuci memiliki siklus prewash yang mencakup periode rendam singkat, lalu mesin dapat secara otomatis melanjutkan ke proses pencucian biasa.

  • Gunakan enzim presoak saat prewash

Untuk membantu menghilangkan noda protein, seperti rumput, darah, dan cairan tubuh, tambahkan produk enzim presoak saat prewash. Enzim presoak bekerja dengan baik untuk membersihkan noda protein.

  • Jangan terlalu banyak memasukkan cucian ke mesin cuci

Meski cucian menumpuk usai banjir, jangan buru-buru memasukkan banyak cucian sekaligus ke dalam mesin cuci. Cuci secukupnya dengan air yang lebih banyak.

  • Gunakan air panas dan deterjen lebih banyak

Gunakan air panas untuk mencuci dan gunakan deterjen bubuk (deterjen bubuk efektif untuk menghilangkan tanah). Tambahkan deterjen sedikit lebih banyak daripada yang direkomendasikan.

  • Tambahkan disinfektan pada cucian

Karena pakaian mungkin telah terkontaminasi oleh kotoran, penting sekali untuk menambahkan desinfektan ke dalam cucian. Gunakan cairan pemutih rumah tangga (sodium hipoklorit), dengan takaran mengikuti petunjuk yang ada. Jangan lupa periksa label pakaian sebelum dicuci karena beberapa kain tidak dapat dicuci menggunakan cairan pemutih rumah tangga.

Jika pemutih rumah tangga cair tidak dianjurkan, pemutih yang aman untuk pakaian berwarna juga akan membantu menghilangkan noda dan bau serta  tidak akan membuat noda karat. Beberapa deterjen sudah mengandung pemutih yang aman untuk pakaian. Namun, ingatlah bahwa produk ini tidak mensterilkan.

(Baca juga: Mobil Terendam Banjir? Jangan Panik, Lakukan Hal Ini!)
  • Bilas pakaian berkali-kali sampai bersih

Kondisi air bilasan merupakan indikasi yang baik apakah pakaian itu bersih atau tidak. Jika air masih terlihat kotor atau keruh, pakaian harus dicuci lagi. Jangan memasukkan pakaian ke dalam pengering sampai kamu puas dengan hasilnya. Ingat, panas dari pengering akan membuat noda tidak bisa dihilangkan.

Jangan lupa, berikan perlindungan terbaik untuk rumah kamu! Cek pilihan asuransi terbaik di CekAja.com!

Tentang Penulis

Tisyrin N. T

Penulis konten yang pernah mencicipi profesi sebagai jurnalis bidang finansial, kesehatan, seni, dan lifestyle.