Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Trik Agar Kredit Motor Kawasaki Berjalan Lancar

by lhmdi on 29 Mei, 2016

motor termahal_kredit kendaraan- CekAja.com

Beberapa waktu yang lalu, Kawasaki Indonesia mengenalkan warna baru dari motor mereka Ninja 250 di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017.

Meskipun motor lama namun dengan warna baru, ternyata antusias untuk mendapatkan kredit motor Kawasaki pada saat itu cukup tinggi.

Pihak Kawasaki sendiri menghadirkan motor Ninja 250 hadir dengan warna baru hijau, merah, dan hitam. Sementara itu motor ninja Versi ABS tampil dengan warna merah serta abu-abu serta merah.

Untuk motor dengan tipe standar pihak Kawasaki indonesia melabelinya dengan Harga Rp 59.500.000. Sementara itu motor Ninja yang sudah dilengkapi dengan fitur ABS dihargai lebih tinggi, yaitu Rp 70.500.000.

Harga motor Ninja dari Kawasaki yang kelewat mahal, memang tidak mendapatkan diskon saat pagelaran Indonesia International Motor Show. Namun, masyarakat atau kamu yang tertarik membeli motor ini bisa melakukan pembelian secara kredit.

Tips cicilan kredit motor

Dengan harga yang hampir mencapai Rp 100.000.000, tentunya kamu akan berpikir keras bagaimana mengeluarkan uang yang tepat selama periode cicilan berlangsung. Pun, harga pembelian motor kredit Kawasaki Ninja 250 second atau versi warna yang lama pun masih terbilang tinggi.

Oleh karena itu, CekAja akan berbagi beberapa tips sederhana tentang pembelian motor Kawasaki khususnya Ninja secara kredit.

  1. Pilih motor yang sesuai kemampuan keuangan

Di antara sederet motor Kawasaki Ninja 250, tentunya kamu bisa memilih yang sesuai dengan keuangan kamu. Tidak harus versi terbaru, namun kamu juga bisa mendapatkan motor bekas, yang kualitasnya terjaga.

Selain itu, pilih juga motor Kawasaki yang harga, uang, muka dan cicilannya sesuai dengan kemampuan kamu. Jika tidak mampu membayar cicilan setiap bulan, bisa-bisa kamu rugi sendiri. Apalagi sebelumnya sudah menyetorkan uang muka untuk pembelian.

Kejadian ini bisa bertambah lagi, jika cicilan tidak pernah lunas, pihak leasing di tempat kamu membeli motor bisa saja menarik motor itu kembali, sehingga impian untuk memiliki motor Ninja tidak akan terwujud lagi.

  1. Sesuaikan dengan standar cicilan

Sudah banyak pihak bank atau pakar keuangan menyarankan tips membeli sebuah produk dengan jumlah cicilan yang tidak melebihi gaji. Begitu juga ketika kamu memilih membeli motor Kawasaki Ninja.

Bank atau bahkan pakar keuangan bahkan menyarankan jika kamu membeli sesuatu dengan cara kredit, maka cicilan yang dibayarkan tidak akan lebih dari 30% jumlah gaji. Jika lebih besar, maka pengeluaran lainnya tidak akan bisa terpenuhi, sehingga beban utang menjadi sangat tinggi.

  1. Punya tabungan yang tepat

Saat akan melakukan pembelian secara kredit, kamu wajib memiliki nilai tabungan yang jumlahnya enam hingga sepuluh kali cicilan motor di setip bulannya.

Cara ini untuk mengantisipasi, jika tiba-tiba terjadi hal-hal yang tidak diinginkan atau terjadi musibah yang membuat kamu tidak dapat melanjutkan pekerjaan lagi.

  1. Beli saat musim promo

Musim promo yang dimaksud bisa dikatakan pada momentum pameran atau ketika produk tersebut baru diluncurkan hingga menjelang akhir tahun. Dealer motor biasanya akan berlomba-lomba secepat mungkin agar target penjualan mereka tercapai.

Oleh karena itu, manfaatkan momen promo ini agar kamu mendapatkan keringanan mulai dari uang muka, cicilan, bahkan jika beruntung kamu bisa mendapatkan cashback atau penawaran menarik lainnya.

  1. Lakukan proses tawar menawar

Motor baru atau pun motor second biasanya akan lebih mudah jika kamu mengajukan tawar menawar. Jika motor semakin murah, maka akan semakin murah cicilan motor setiap bulannya.

Tidak hanya harga, kamu juga bisa tawar-menawar jumlah bunga yang sudah diberikan pihak leasing.  Selain itu, dengan membayar uang muka yang lebih dari yang sudah ditetapkan juga dapat meringankan jumlah cicilan dari kredit motor Kawasaki yang kamu beli.

Selamat mencoba!

Tentang Penulis

Penulis yang hobi traveling ke daerah pelosok yang belum terjamah.