Mudahnya Pengajuan Online Asuransi

Karena diidentikkan dengan pertanggungan kematian, banyak orang yang akhirnya merasa tidak nyaman saat berbicara tentang asuransi jiwa. Padahal, kenyataannya setiap orang butuh jenis perlindungan asuransi ini sebagai program pengalihan risiko finansial.

Apalagi Anda yang telah berkeluarga dan memiliki tanggungan, baik itu pasangan suami atau istri, anak, serta orang tua. Sebab pengertian asuransi jiwa adalah program perlindungan dalam bentuk pengalihan risiko finansial atas meninggal atau hidupnya seseorang yang ditertanggungkan.

CekAja.com hadir untuk memberikan pemahaman terkait asuransi jiwa sekaligus memudahkan perbandingan berbagai produknya hingga pengajuan secara online. Dengan teknologi dan sumber daya manusia berkompeten yang dimiliki, CekAja.com memudahkan pengajuan asuransi jiwa Anda.

Dalam konsep pembagian risiko, yang saling menanggung risiko adalah para peserta itu sendiri bukan perusahaan asuransi, sehingga perusahaan asuransi bukan sebagai penanggung tetapi berfungsi sebagai pemegang amanah.

Kendalanya, masih banyak orang yang tidak memikirkan untuk memiliki jenis asuransi ini di saat keadaan aman. Padahal perlindungannya sangat dibutuhkan pada saat tertentu atau terjadinya risiko.

Di Indonesia sendiri, wadah dan penampungan serta penyalur aspirasi Perusahaan Asuransi Jiwa dan Reasuransi adalah Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Industri asuransi jiwa terus meningkatkan jumlah tenaga pemasar asuransi jiwa yang berlisensi di Indonesia.

Dengan mengajukan asuransi jiwa secara online, Anda akan memperoleh banyak manfaat untuk perlindungan keluarga maupun pribadi. Cek berbagai syarat dan dokumen yang dibutuhkan, kemudian segera ajukan asuransi jiwa secara online dan mudah hanya melalui CekAja.com.

Menurut pembagiannya, asuransi jiwa terdiri atas beberapa produk yang masing-masing jenisnya memiliki manfaat yang berbeda-beda guna melayani berbagai macam kebutuhan dan kemampuan nasabah.

  • Asuransi Jiwa Berjangka (Term)
    Produk ini memiliki ciri khas pada proteksi maksimum dengan preminya yang relatif rendah. Karena itu, produk ini menarik bagi calon tertanggung yang mempunyai kebutuhan asuransi yang besar namun daya belinya terbatas.
  • Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life)
    Ciri khas asuransi asuransi jiwa seumur hidup adalah jenis dasar asuransi jiwa permanen yang memberi proteksi asuransi seumur hidup bagi seseorang. Biasanya calon pemegang polis untuk asuransi ini adalah seseorang yang ingin memiliki proteksi jiwa sekaligus menghasilkan dana tabungan yang dapat dipakai untuk kebutuhan darurat, membutuhkan proteksi penghasilan permanen (biaya tagihan rumah sakit), serta ingin mendapat sejumlah pertumbuhan modal investasinya.
  • Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment)
    Produk ini memiliki ciri khas proteksi yang memberikan jumlah uang pertanggungan saat tertanggung meninggal dalam periode tertentu. Serta memberikan seluruh uang pertanggungan jika ia masih hidup pada masa akhir pertanggungan. Dua manfaat inilah yang menyebabkan penyebutan dwiguna. Produk ini berguna bagi calon pemegang polis yang ingin tertanggung terlindung dari dampak keuangan karena kematian dini. Ada dua pembagian dalam jenis produk ini, yaitu Asuransi Jiwa Unit Link Single (Premi Tunggal) dan Asuransi Jiwa Unit Link Regular (Premi Berkala).

Ada pula istilah rider, yaitu sekumpulan provisi khusus atau tambahan dalam polis asuransi jiwa, yang ditambahkan untuk memperkuat dan melengkapi cakupan dari polis dasar beserta manfaatnya. Sebuah perusahaan asuransi jiwa menawarkan rider dengan tujuan membuat polis mereka unik dan menarik bagi nasabahnya. Tapi ingat, rider bukanlah bagian dari polis dasar.

Beberapa risiko yang dapat ditanggung oleh asuransi jiwa adalah kematian akibat kecelakaan (accidental death), cacat permanen (permanent disability), penyakit kritis (critical illness), manfaat tambahan berjangka (term additional benefit), manfaat tambahan rumah sakit (hospital cash/income benefit), manfaat tambahan suami/istri dan anak (spouse and children benefit), serta manfaat tambahan anak (children benefit).

Saat ini, perusahaan asuransi jiwa umumnya menawarkan polis asuransi kesehatan yang memiliki kemiripan dari sisi produk dan manfaatnya. Setiap perusahaan menawarkan asuransi jiwa terbaik yang dimilikinya. Namun, agar tidak salah ketika memilih, Anda perlu memperhatikan aspek kelengkapan program yang ditawarkan dan manfaat asuransi jiwa yang akan Anda beli.

Contohnya adalah, produk yang Anda beli wajib memiliki pertanggungan yang mencakup perlindungan untuk ayah, ibu, dan anak-anak; perlindungan untuk segala jenis penyakit, baik rawat jalan maupun rawat inap, serta penyakit kritis dan cacat; perlindungan biaya operasi, konsultasi dokter, biaya rawat inap, dan obat-obatan; serta biaya persalinan, baik secara normal maupun caesar.

Perlindungan produk ini tidak hanya memberikan tanggungan kerugian finansial seseorang yang meninggal, namun juga dapat menanggung kerugian finansial untuk seseorang yang hidupnya sudah tak produktif lagi. Maksudnya, seseorang yang telah mencapai batas umur produktif dan tidak mampu untuk mencari nafkah atau membiayai anak-anaknya.

Maka dengan membeli asuransi jiwa, risiko yang mungkin diderita dalam arti kehilangan kesempatan untuk mendapat penghasilan akan ditanggung oleh perusahaan asuransi. Jadi, bisa dikatakan bila tujuan utama yang dimiliki adalah untuk menanggung atau menjamin seseorang terhadap kerugian finansial.

Untuk mengajukan produk asuransi jiwa, sebenarnya tidak ada syarat khusus. Secara umum, syarat utamanya adalah kelengkapan dokumen dan persetujuan terkait pembayaran premi dan pengajuan klaim nantinya.

Namun, Anda perlu memperhatikan usia ketika mengajukan produk asuransi jiwa ini. Pasalnya, pada umumnya, biaya premi akan jauh lebih murah jika Anda membelinya saat umur masih kurang dari 35 tahun. Karena itulah, mengapa saat ini lebih banyak masyarakat di bawah 35 tahun sudah mempersiapkan asuransi jiwa bagi diri sendiri, anak, orang tua, istri, dan saudara.

Umumnya pihak asuransi memberikan kemudahan dan keringanan tersebut. Sebab nasabah dengan usia di bawah 35 tahun memiliki risiko lebih rendah untuk mengalami gangguan kesehatan.

Setiap orang bisa mengikuti dan bebas memilih perusahaan penyedia. Walaupun sebelumnya Anda wajib membaca dan memahami informasi asuransi jiwa yang tersedia dan mempersiapkan kelengkapan dokumen yang diperlukan. Biasanya, saat pertama kali ingin mengajukan asuransi jiwa, ada beberapa dokumen yang dibutuhkan. Secara umum, dokumen yang harus dipersiapkan adalah:

  • Formulir pengajuan asuransi yang telah diisi
  • Fotocopy/Scan KTP
  • Akta Kelahiran
  • Kartu Keluarga
  • Pembayaran premi pertama