10 Tips Merawat Celana Jeans Agar Tahan Lama yang Mudah Dilakukan

9 min. membaca Oleh Nadhillah Kusindriani on

Selain menggunakan celana jeans, kamu juga harus tahu tips merawat celana jeans yang benar. Sebab, dengan mengetahui tips tersebut, kamu bisa merawat celana jeans dengan lebih baik, serta membuat warna dan tekstur bahan jeans lebih tahan lama.

Untuk kamu yang ingin tahu apa saja tips merawat celana jeans yang perlu dilakukan, pada kesempatan kali ini CekAja.com akan mengulas beberapa tips merawat celana jeans tersebut khusus untuk kamu. Simak bersama-sama, yuk!

Jenis-jenis Celana Jeans

Sebelum membahas lebih jauh tentang tips merawat celana jeans, ada baiknya kamu ketahui terlebih dahulu jenis-jenis celana jeans.

Yang mana, jenis-jenis celana jeans untuk pria dan wanita ada sangat banyak, di antaranya yaitu:

  • Skinny jeans, merupakan jenis celana jeans berkarakteristik slim-fit, yang berguna untuk membingkai kaki agar terlihat lebih jenjang. Celana jeans ini cocok untuk orang bertubuh langsing, dengan bentuk tubuh hourglass atau petite.
  • Low rise jeans, merupakan celana jeans yang mampu membingkai area pinggang. Sehingga, nantinya lekuk pinggang dapat terlihat dan kaki pun tampak lebih jenjang.
  • Boyfriend jeans, merupakan celana jeans yang memadukan bentuk low rise jeans dan straight jeans. Dengan begitu, bentuk jeans yang satu longgar dan nyaman digunakan.
  • Embroidered jeans, merupakan celana jeans yang memiliki hiasan bordir di sekitar garis celana, membuat jeans satu ini terlihat lebih feminin, namun tetap kasual.
  • Straight leg jeans, merupakan celana jeans yang memiliki bentuk lurus di bagian kaki celana, namun memberikan aksen ramping pada kaki ketika digunakan.
  • Boot cut jeans, merupakan celana jeans yang memiliki potongan kaki lebar. Sehingga, celana jeans ini cocok untuk digunakan oleh orang dengan bentuk tubuh curvy.
  • High-waist jeans, merupakan jenis celana jeans yang mampu memberikan kesan tubuh ramping, serta mampu memperlihatkan lekuk tubuh.
  • Light-washed jeans, merupakan celana jeans yang memiliki warna layaknya warna biru memudar. Celana jeans satu ini sangat cocok dipadukan dengan kemeja flanel dan sepatu boots.
  • Flared jeans, merupakan celana jeans yang hadir dengan siluet celana yang melebar ke samping. Flared jeans cocok untuk orang yang memiliki postur tubuh tinggi, namun berisi.
  • Capri jeans, merupakan jenis celana jeans yang memiliki potongan di bawah lutut. Celana jeans ini cocok dipadukan dengan sepatu boots, untuk menghadirkan kesan kasual.
  • Cropped wide-leg jeans, merupakan jenis celana jeans yang memiliki potongan crop pada bagian bawah kaki yang lebar, sehingga memberikan kesan stylish dan unik.
  • Distressed jeans, merupakan celana jeans yang identik dengan aksen robek-robek di bagian depan celana. Jenis celana jeans satu ini, mampu memberikan kesan funky.
  • Wide-leg jeans, merupakan celana jeans yang memiliki siluet sama seperti cropped wide-leg jeans. Hanya saja, potongan celana jeans ini memanjang ke bawah dan cenderung terlihat loose.

(Baca Juga: Cara Mencuci Pakaian saat Corona)

Ukuran Celana Jeans

Selain mengetahui jenis-jenis celana jeans, kamu pun harus mengetahui ukuran celana jeans wanita dan pria, baik dari ukuran huruf maupun nomor.

Adapun semua ukuran celana jeans yang perlu diketahui, di antaranya akan dijelaskan secara detail sebagai berikut.

Ukuran S

  • Biasanya ditujukan untuk anak-anak dan remaja, dengan rentang usia sekitar 9-15 tahun
  • Biasanya digunakan untuk wanita bertubuh mungil dan langsing
  • Memiliki lingkar pinggul, sekitar 70-72 cm
  • Lingkar pinggang, sekitar 63 cm
  • Lingkar paha, sekitar 40 cm
  • Lingkar lutut, sekitar 30 cm
  • Lingkar pergelangan kaki, sekitar 20-22 cm
  • Pinggang celana, sekitar 27-28 cm
  • Panjang celana, sekitar 84 cm

Ukuran M

  • Lebih ditujukan untuk wanita Indonesia, dengan berat badan sekitar 45-50 kg
  • Memiliki lingkar pinggul, sekitar 74-77 cm
  • Lingkar pinggang, sekitar 68 cm
  • Lingkar paha, sekitar 45-48 cm
  • Lingkar lutut, sekitar 33 cm
  • Lingkar pergelangan kaki, sekitar 20-23 cm
  • Pinggang celana, sekitar 29-30 cm
  • Panjang celana, sekitar 91 cm.

Ukuran L

  • Umumnya ditujukan untuk orang Indonesia dengan berat badan sekitar 65 kg
  • Memiliki lingkar pinggul, sekitar 79-82 cm
  • Lingkar pinggang, sekitar 70 cm
  • Lingkar paha, sekitar 46-54 cm
  • Lingkar lutut, sekitar 35-37 cm
  • Lingkar pergelangan kaki, sekitar 21-25 cm
  • Pinggang celana, sekitar 31-32 cm
  • Panjang celana, sekitar 31-32 cm.

Ukuran XL

  • Umumnya ditujukan untuk orang Indonesia dengan berat badan sekitar 65-70 kg
  • Memiliki lingkar pinggul, sekitar 84-88 cm
  • Lingkar pinggang, sekitar 74 cm
  • Lingkar paha, sekitar 47-56 cm
  • Lingkar lutut, sekitar 38 cm
  • Lingkar pergelangan kaki, sekitar 23-28 cm
  • Pinggang celana, sekitar 33-34 cm
  • Panjang celana, sekitar 95 cm.

Ukuran Celana Berdasarkan Nomor

  • Nomor 27, untuk lingkar pinggang sekitar 70 cm
  • Nomor 28, untuk lingkar pinggang sekitar 72 cm
  • Nomor 29, untuk lingkar pinggang sekitar 75 cm
  • Nomor 30, untuk lingkar pinggang sekitar 77 cm
  • Nomor 31, untuk lingkar pinggang sekitar 80 cm
  • Nomor 32, untuk lingkar pinggang sekitar 82 cm
  • Nomor 33, untuk lingkar pinggang sekitar 85 cm
  • Nomor 34, untuk lingkar pinggang sekitar 88 cm
  • Nomor 35, untuk lingkar pinggang sekitar 90 cm
  • Nomor 36, untuk lingkar pinggang sekitar 93 cm
  • Nomor 37, untuk lingkar pinggang sekitar 95 cm
  • Nomor 38, untuk lingkar pinggang sekitar 98 cm
  • Nomor 39, untuk lingkar pinggang sekitar 100 cm
  • Nomor 40, untuk lingkar pinggang sekitar 103 cm
  • Nomor 41, untuk lingkar pinggang sekitar 105 cm
  • Nomor 42, untuk lingkar pinggang sekitar 108 cm
  • Nomor 43, untuk lingkar pinggang sekitar 110 cm
  • Nomor 44, untuk lingkar pinggang sekitar 113 cm
  • Nomor 45, untuk lingkar pinggang sekitar 115 cm
  • Nomor 46, untuk lingkar pinggang sekitar 118 cm
  • Nomor 47, untuk lingkar pinggang sekitar 120 cm
  • Nomor 48, untuk lingkar pinggang sekitar 123 cm.

Tips Merawat Celana Jeans

Nah setelah di pembahasan sebelumnya kamu sudah mengetahui beberapa hal terkait celana jeans, mulai dari jenis dan ukurannya, maka kali ini kamu akan mengetahui tip merawat celana jeans agar tahan lama.

Sebab, jika kamu menggunakan dan membersihkannya begitu saja, tanpa tahu bagaimana cara membersihkan celana jeans dengan benar, maka hal itu hanya akan membuat celana jeans lebih cepat rusak.

Maka dari itu, untuk mencegah hal tersebut, kamu perlu mengetahui beberapa tips merawat celana jeans, yang di antaranya yaitu:

1. Hilangkan bau tak sedap dengan taruh jeans di dalam freezer

Mencuci celana jeans terlalu sering memang tidak baik. Namun, kalau celana jeans memiliki bau tak sedap padahal baru satu kali pemakaian, apa hal yang bisa dilakukan selain mencuci?

Eits, jangan khawatir! Salah satu tips merawat celana jeans yang bisa kamu lakukan, untuk menghilangkan bau tak sedap adalah dengan menaruhnya di dalam freezer.

Kamu bisa memasukkan celana jeans terlebih dahulu ke dalam kantong plastik, lalu ikat dan masukkan ke dalam freezer untuk beberapa jam.

Dengan memasukkan celana jeans ke dalam freezer, bau tidak sedap tidak hanya hilang, tetapi kuman dan bakteri yang menempel di celana jeans pun akan ikut terbunuh atau mati.

2. Usahakan tidak mencuci celana jeans di mesin cuci

Mengingat mencuci celana jeans secara manual menggunakan tangan cukup merepotkan, maka banyak orang memilih untuk mencuci celana jeans menggunakan mesin cuci.

Padahal, mencuci celana jeans dengan mesin cuci kurang baik, loh! Selain dapat merusak tekstur atau bahan jeans, mencuci celana jeans dengan mesin cuci juga dapat memudarkan warna jeans.

Oleh sebab itu, sebisa mungkin hindari penggunaan mesin cuci untuk mencuci celana jeans. Ada baiknya jika kamu mencuci celana jeans, dengan cara merendamnya selama 5-10 menit, menggunakan deterjen yang tidak mengandung pemutih.

Setelah kurun waktu tersebut, kamu bisa langsung membilasnya hingga bersih, lalu dijemur. Bagaimana, sangat mudah bukan? Ingat baik-baik tips merawat celana jeans yang satu ini, ya!

3. Cuci celana jeans pakai air dingin

Selain dua tips di atas, kamu juga perlu memperhatikan air yang digunakan untuk mencuci celana jeans.

Sebab, celana jeans akan lebih baik dicuci menggunakan air dingin atau air biasa, dibandingkan dengan air hangat.

Hal itu dikarenakan, air hangat hanya akan membuat warna celana jeans menjadi lebih cepat pudar.

Oleh sebab itu, penggunaan air dingin atau air biasa untuk mencuci celana jeans lebih disarankan, untuk menjaga warna celana jeans, khususnya yang berwarna gelap.

4. Pastikan detergen yang digunakan tidak mengandung pemutih

Tips merawat celana jeans agar tahan lama yang keempat, adalah memastikan detergen yang digunakan tidak mengandung pemutih.

Pasalnya, detergen yang mengandung pemutih dapat memudarkan warna jeans lebih cepat, dibandingkan detergen biasa lainnya.

Maka dari itu, untuk menjaga warna celana jeans agar awet, khususnya warna-warna gelap, yaitu dengan memastikan detergen yang digunakan tidak mengandung pemutih.

5. Hindari menyikat celana jeans terlalu keras

Meski menyikat merupakan cara ampuh membasmi kuman dan kotoran yang menempel pada celana jeans, namun cara ini ternyata mampu merusak tekstur dari bahan jeans itu sendiri.

Tidak hanya itu, jika terlalu sering disikat dengan keras, maka warna dari jeans pun dapat pudar. Untuk itu, kamu perlu memperhatikan tips merawat celana jeans yang satu ini.

Ya, hindari menyikat celana jeans terlalu keras. Ada baiknya, kamu hanya merendamnya dalam cairan detergen, selama kurang lebih 5-10 menit.

Jika celana jeans dirasa sudah sangat kotor, maka kamu bisa mencucinya dengan mesin cuci, atau menyikatnya di bagian yang terlihat noda secara perlahan.

Namun sebelum menyikat, pastikan kamu sudah membalik celana jeans terlebih dahulu, agar tekstur bahan dan warna celana jeans tidak berubah.

6. Gunakan cuka untuk mengembalikan dan memperbaiki warna

Untuk bisa mengembalikan dan memperbaiki warna celana jeans yang memudar atau kusam, kamu ternyata bisa menggunakan cairan cuka, loh!

Tips merawat celana jeans yang satu ini bisa kamu lakukan, dengan cara merendam celana jeans ke dalam air hangat yang sudah dicampur dengan seperempat cangkir cuka, selama 15-30 menit.

Setelah kurun waktu tersebut, celana jeans bisa langsung dibilas hingga bersih, lalu jemur sampai kering.

7. Jemur celana jeans di tempat yang teduh

Walaupun menjemur celana jeans di bawah terik matahari lebih cepat kering, namun hal tersebut ternyata dapat merusak celana jeans, baik dari sisi warna maupun tekstur bahan.

Tips merawat celana jeans yang satu ini, lebih menyarankan untuk kamu menjemur celana jeans di tempat teduh, yang tidak terkena paparan sinar matahari langsung.

Karena dengan begitu, maka celana jeans akan lebih tahan lama, warna tidak cepat pudar dan tekstur jeans pun tidak berubah menjadi kasar.

8. Jemur celana jeans dalam keadaan terbalik

Menjemur celana jeans dalam keadaan terbalik, merupakan salah satu tips merawat celana jeans yang bisa dilakukan.

Karena dengan menjemur dalam keadaan terbalik, celana jeans akan tetap kering seperti biasa tanpa merusak warna bagian luar celana.

9. Hindari menyetrika celana jeans dengan suhu terlalu panas

Tips merawat celana jeans lainnya yang juga patut kamu lakukan, yaitu dengan tidak menyetrika celana jeans menggunakan suhu terlalu panas.

Bagaimana tidak, suhu yang terlalu panas pasalnya dapat merusak tekstur celana jeans, serta membuat warna celana jeans perlahan memudar.

Oleh karena itu, jika ingin menyetrika celana jeans, sebaiknya gunakan suhu yang tidak terlalu panas.

Atau jika memang tidak digunakan untuk acara penting, celana jeans tidak diharuskan untuk disetrika terlebih dahulu.

Karena faktanya, celana jeans yang disetrika terlalu sering dapat menyusut, dan menjadi tidak nyaman digunakan.

10. Taruh celana jeans dengan cara digantung

Tips merawat celana jeans yang terakhir, yaitu menaruh celana jeans dengan cara digantung. Ini penting dilakukan, untuk meminimalisir risiko terbentuknya lipatan pada celana jeans.

Sebab apabila ceana jeans dilipat, maka nantinya celana jeans akan membentuk lipatan di bagian dengkulnya. Lipatan itulah yang justru akan membuat nilai estetika dari celana jeans berkurang.

(Baca Juga: Cara Menghilangkan Noda Bandel di Baju)

Beberapa informasi terkait celana jeans, mulai dari jenis-jenisnya, ukuran celana beserta tips merawat celana jeans yang benar, sudah kamu ketahui secara lengkap di pembahasan sebelumnya.

Semua informasi tersebut sangat berguna, untuk kamu yang ingin membeli celana jeans atau merawat celana jeans yang sudah ada, agar tetap bagus dan tahan lama.

Namun, apabila celana jeans yang kamu miliki saat ini sudah tidak bagus dan tidak bisa tertolong dengan 10 tips merawat celana jeans di atas, maka sudah saatnya untuk kamu menggantinya dan membeli celana jeans yang baru.

Kamu bisa membelinya langsung ke toko pakaian, atau e-commerce yang menjual celana jeans. Agar lebih hemat, kamu juga bisa membelinya menggunakan kartu kredit.

Sebab, kartu kredit seringkali memberikan promo belanja menarik untuk para penggunanya, baik dalam bentuk diskon, cashback maupun rewards point.

Nah buat kamu yang juga ingin mendapatkan promo tersebut, namun belum memiliki kartu kredit, bisa segera mengajukannya secara online melalui CekAja.com.

Di sana, tersedia banyak produk kartu kredit khusus belanja, yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Tidak hanya itu, proses pengajuannya pun sangat mudah, cepat dan aman, karena CekAja.com sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, ajukan kartu kredit terbaikmu sekarang juga dan dapatkan segudang promo belanja menariknya!

Tentang kami

Nadhillah Kusindriani

Nadhillah Kusindriani