11 Makanan Tinggi Kolesterol yang Patut Dihindari

7 min. membaca Oleh Kyla Damasha on

Makanan tinggi kolesterol sepertinya tidak hanya perlu diketahui oleh orang lanjut usia saja, melainkan juga generasi muda. Mengapa?

Sebab menjaga kesehatan memang harus dilakukan sedini mungkin, dan satu hal yang bisa dilakukan sebagai permulaan adalah dengan mulai memperhatikan pola makan.

Perlu diketahui bahwa kolesterol yang tinggi bisa menyebabkan timbulnya berbagai penyakit berbahaya, seperti jantung dan stroke.

Sehingga, melakukan pengecekan secara berkala merupakan satu hal yang perlu dilakukan guna mencegah peningkatan kolesterol dalam tubuh. Selain itu, menghindar beberapa makanan tinggi kolesterol juga merupakan solusi terbaik.

Lalu, kira-kira apa saja sih makanan tinggi kolesterol yang patut dihindari atau dikonsumsi secara berlebih? Yuk disimak penjelasannya berikut ini.

Penyebab Kolesterol Tinggi

Sebelum kita membahas tentang beberapa makanan tinggi kolesterol, ada baiknya jika kita turut mengetahui tentang penyebab dari kolesterol tinggi itu sendiri.

Perlu diketahui bahwa di dalam tubuh, terdapat dua jenis kolesterol, yaitu kolesterol jahat atau yang bisa disebut sebagai Low-Density Lipoprotein (LDL) dan kolesterol baik yang bisa disebut sebagai High-Density Lipoprotein (HDL).

Nah, dilansir dari kompas.com, kondisi kadar kolesterol tinggi umumnya disebabkan karena terdapat terlalu banyak kolesterol jahat di dalam darah.

Namun, kondisi tersebut justru bisa diperparah apabila kadar kolesterol baik di dalam tubuh terlalu rendah. Umumnya, kolesterol tinggi ini bisa terjadi ketika sang penderita tidak memperhatikan asupan makanan yang ia konsumsi.

(Baca Juga: Ciri-ciri Kolesterol Tinggi)

Makanan tinggi kolesterol yang dimaksud tidak hanya sekedar mengandung lemak saja, melainkan juga tergolong pada jenis lemak tertentu, yaitu trans-fat dan saturated fat.

Mengkonsumsi trans-fat tidak hanya bisa menaikan LDL, tetapi juga mampu menurunkan kadar HDL di dalam darah, sehingga jenis makanan ini dapat dikategorikan pula sebagai jenis lemak paling berbahaya.

Sementara itu, saturated fat biasa ditemukan pada daging dan susu, yang dapat memicu hati untuk memproduksi lebih banyak LDL, yang membuat kadar lemak jahat di dalam tubuh bisa meninggi.

Makanan Tinggi Kolesterol

Memang tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar makanan yang mengandung kolesterol tinggi memiliki cita rasa yang begitu nikmat, sehingga terkadang membuat kita terlena untuk terus menyantapnya.

Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua makanan enak itu sehat. Oleh karena itu, kita perlu mengontrol diri agar tidak mengkonsumsi jenis-jenis makanan tersebut secara berlebih.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa makanan tinggi kolesterol yang sebaiknya dihindari atau tidak dikonsumsi secara berlebih, yaitu adalah sebagaimana berikut ini:

1. Makanan Cepat Saji

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa makanan cepat saji bukanlah jenis makanan yang layak dikonsumsi secara berlebih.

Dilansir dari My Food Data, makanan seperti burger pizza, dan sejenisnya, mengandung kurang lebih 465 mg kolesterol per pesanananya atau 155 persen dari jumlah kebutuhan kolesterol harian.

Belum lagi jika ditambah dengan minuman soda dan kentang goreng yang seringkali dikonsumsi secara bersamaan.

Selain merupakan makanan tinggi kolesterol, makanan cepat saji juga sangat rendah nutrisi. Oleh karena itu, ada baiknya jika kamu mulai membatasi berbagai jenis makanan cepat saji dan mengganti minuman bersoda dengan air putih, guna mencegah meningkatnya jumlah kolesterol dalam tubuh.

2. Telur

Telur merupakan salah satu makanan yang memang dikenal kaya akan nutrisi sekaligus menjadi asupan protein yang baik.

Namun, ternyata telur juga mengandung kolesterol yang tinggi lho. Di dalam satu butir telur, terdapat sekitar 185-200 mg kolesterol, yang mana sebagian besar berasal dari bagian kuning pada telur. Sementara itu untuk bagian putihnya, justru mengandung kolesterol yang rendah.

Tak hanya telur biasa, telur puyuh juga tak luput dari dalam jajaran makanan tinggi kolesterol.

Walaupun berukuran kecil, kandungan kolesterol pada telur puyuh dua kali lipat lebih banyak dibandingkan telur ayam biasa. Jadi, berhati-hatilah jika mengkonsumsi jenis makanan tinggi kolesterol satu ini.  

3. Hati Sapi

Makanan tinggi kolesterol selanjutnya adalah hati sapi. Di dalam 100 gram hati sapi, nyatanya terkandung 494 mg kolesterol yang merupakan 164 persen dari jumlah kebutuhan kolesterol harian bagi orang dewasa.

Tak hanya itu, sebagian besar organ dalam atau jeroan sapi ataupun hewan lainnya ternyata juga merupakan makanan tinggi kolesterol yang patut diwaspadai dan kalau bisa dihindari, seperti jantung, usus, babat, hingga otak.

4. Produk Olahan Susu

Makanan tinggi kolesterol selanjutnya adalah produk olahan susu yang terbuat dari susu murni atau rendah lemak.

Sebab, kandungan lemak jenuh yang terdapat di dalam produk olahan susu ternyata berdampak pada peningkatan kolesterol dalam tubuh.

Lemak jenuh yang dimaksud adalah asam laurat dan asam miristat, yang merupakan kedua asam lemak jenuh yang berpotensi dalam meningkatkan kolesterol jahat.

Contohnya seperti keju, yang mana 100 gram keju mengandung kurang lebih 95 mg kolesterol. Maka dari itu, jika ingin mengkonsumsi produk olahan susu, maka disarankan untuk memilih produk susu rendah atau bebas lemak, seperti yogurt.

5. Daging Ayam Berlemak

Daging ayam yang memiliki banyak lemak seperti paha dan sayap ternyata mengandung kolesterol yang cukup tinggi lho.

Sebagai contoh, 100 gram paha ayam mengandung kurang lebih 127 mg kolesterol atau 42 persen dari jumlah kebutuhan kolesterol harian.

Oleh karena itu, ada baiknya jika kamu mulai membatasi konsumsi daging ayam berlemak, meskipun makanan tinggi kolesterol satu ini juga mengandung sumber protein yang baik.

6. Makanan Laut

Makanan laut seperti kerang, udang, dan lobster, sebenarnya merupakan jenis makanan yang sehat dan kaya akan nutrisi, seperti protein, vitamin A, zat besi, dan selenium.

Hanya saja, apabila dikonsumsi secara berlebih justru bisa menyebabkan kadar kolesterol dalam tubuh meningkat.

Contohnya saja, 85 gram udang mengandung 166 mg kolesterol, yang mana angka ini sudah lebih dari 50 persen asupan kolesterol harian.

Walaupun mengkonsumsi makanan laut masih dibutuhkan oleh tubuh karena mengandung sumber protein yang baik, namun akan lebih baik jika kamu turut mengontrol diri agar tidak mengkonsumsinya secara berlebih.

7. Makanan Manis

Makanan manis seperti es krim dan coklat memang digemari oleh masyarakat dari berbagai golongan usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa sekalipun.

Cita rasanya yang manis dan menyegarkan membuat beberapa jenis makanan ini seringkali dikonsumsi untuk meredakan stress maupun mencegah terjadinya perubahan emosi bagi wanita haid.

Akan tetapi, perlu diketahui bahwa makanan manis nyatanya juga tidak luput dari jajaran makanan tinggi kolesterol yang perlu dihindari lho.

Sebagai contoh, ½ cup es krim manis menawarkan 33 persen kebutuhan kolesterol harian. Tak hanya bisa meningkatkan kolesterol saja, berbagai jenis makanan manis juga mengandung gula, lemak, dan kalori yang tidak sehat.

8. Daging Olahan

Makanan tinggi kolesterol selanjutnya adalah produk daging olahan yang telah melalui proses diawetkan, diasap, digarami, atau ditambahkan bahan-bahan lainnya untuk meningkatkan cita rasa kelezatan.

Beberapa jenis produk daging olahan, seperti sosis, bacon, ham, dan daging kornet, tak hanya bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh saja, melainkan juga menjadi pemicu berbagai penyakit berbahaya lho, seperti jantung dan kanker.

9. Gorengan

Siapa sih yang gak suka dengan gorengan? Disertai dengan taburan tepung yang renyah memang membuat berbagai jenis makanan terasa begitu lezat, seperti ayam goreng dan stik keju.

Meski terasa enak dan nagihin, namun mengkonsumsi ini juga harus dibatasi. Sebab, jenis makanan satu ini mengandung trans-fat, yang bisa meningkatkan potensi penyakit jantung serta merusak kesehatan dengan banyak cara lainnya.

Tak hanya itu, makanan tinggi kolesterol satu ini seringkali dikaitkan sebagai salah satu makanan yang dapat memicu peningkatan risiko beberapa penyakit berbahaya, seperti jantung, obesitas, dan diabetes.

Potensi tersebut jelas akan semakin parah apabila makanan digoreng menggunakan minyak sayur atau mentega yang mengandung lemak trans.

10. Kulit

Selain organ dalam atau jeroan hewan, ternyata kulit juga merupakan salah satu makanan tinggi kolesterol.

Bagi sebagian orang, makanan ini seringkali menjadi favorit, karena teksturnya yang renyah serta rasanya yang gurih. Bahkan, ada beberapa orang yang tidak rela apabila jatah kulitnya diambil oleh orang lain lho.

Hanya saja, kulit yang berasal dari hewan seperti ayam dan sapi ternyata mengandung lemak jenuh yang sangat berbahaya bagi penderita kolesterol.

Jadi, sebaiknya kamu mulai menghindari jenis makanan tinggi kolesterol satu ini. Jika perlu, segera singkirkan atau buanglah kulit yang ada, karena sangat tidak baik bagi tubuh.

11. Sarden

Makanan tinggi kolesterol yang akan kita bahas terakhir adalah ikan sarden. Ikan lemuru polos atau yang sering disebut sebagai ikan sarden, menyumbang kolesterol sebanyak 131 mg per 92 gram.

Ditambah lagi jika menggunakan olahan sarden instan yang biasa dijual dalam bentuk kaleng, tentu kadar kolesterolnya lebih tinggi lagi.

Kolesterol akan semakin diperparah jika kamu turut mengolahkan dengan menggunakan minyak goreng.

Oleh karena itu, ada baiknya jika kamu lebih memilih untuk mengkonsumsi sarden segar saja, dibandingkan dengan sarden yang sudah dijual dalam bentuk kaleng.

(Baca Juga: 10 Obat Herbal untuk Kolesterol)

Memperhatikan pola makan sejak dini memang sangatlah penting guna menjaga kesehatan. Nah, agar proteksi menjadi lebih lengkap, jangan lupa juga untuk memiliki asuransi kesehatan.

Sebab, kita semua tidak ada yang bisa memprediksi kapan permasalahan kesehatan itu datang, sehingga hadirnya asuransi kesehatan membuat kita lebih terlindungi dalam hal finansial, apabila suatu saat kamu membutuhkan biaya pengobatan atau perawatan dokter terkait masalah kesehatan yang dihadapi.

Belum memiliki asuransi kesehatan? Segera ajukan saja di CekAja.com. Sebab, melalui CekAja.com kamu tak perlu repot lagi meluangkan waktu ke luar rumah, karena proses pengajuan sepenuhnya dilakukan secara online.

Tak hanya itu, di CekAja.com kamu bahkan juga bisa melakukan perbandingan lho, tentang produk asuransi manakah yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan dalam membayar premi. Bagus banget kan! Jadi, tunggu apa lagi? Yuk segera ajukan asuransi kesehatanmu hanya di CekAja.com.

Tentang kami

Kyla Damasha

Kyla Damasha