12 Kesenian Tradisional Khas Maluku Ini Wajib Diketahui

5 min. membaca Oleh Nadhillah Kusindriani on

Provinsi yang terletak di bagian selatan Kepulauan Maluku ini, nyatanya memiliki banyak sekali kesenian tradisional, khususnya seni tari. Oleh sebab itu, pada kesempatan kali ini CekAja.com akan mengulas lengkap kesenian tradisional khas Maluku yang wajib kamu ketahui. Simak bersama-sama, yuk!

12 Kesenian Tradisional Khas Maluku Ini Wajib Diketahui

1. Tari Tide-Tide

Tari Tide-Tide - 12 Kesenian Tradisional Khas Maluku Ini Wajib Diketahui

Kesenian tradisional khas Maluku yang pertama adalah tari Tide-Tide. Tari yang dikenal sebagai tarian pergaulan khas Halmahera ini, biasanya ditampilkan di beberapa acara adat, seperti perkawinan adat dan pesta rakyat Halmahera.

Tidak hanya itu, tari Tide-Tide biasanya dibawakan oleh 12 orang penari yang saling berpasangan.

Oleh karena itu, 12 orang penari tersebut terbagi menjadi enam penari pria dan enam penari wanita.

Hal tersebut dikarenakan, tari Tide-Tide merupakan tarian yang memberikan gambaran tentang kehidupan pergaulan antara pria dan wanita di Halmahera pada masa itu.

Dalam pertunjukannya, para penari akan diiringi dengan alunan musik dari biola, tifa dan gong.

2. Tari Lenso

Tari Lenso - 12 Kesenian Tradisional Khas Maluku Ini Wajib Diketahui

Berikutnya ada tari Lenso, yang masuk sebagai kesenian tradisional khas Maluku. Tari yang memiliki tema serupa dengan tari Tide-Tide ini, awalnya dibuat sebagai perekat hubungan persaudaraan dan kekerabatan masyarakat Maluku dalam berkehidupan sosial.

Tari tradisional ini diciptakan pada saat bangsa Portugis masuk ke Maluku pada 1612. Maka dari itu, nama “Lenso” yang digunakan pada tarian ini pun berasal dari bahasa Portugis, yang artinya sapu tangan.

Di mana, sapu tangan sendiri merupakan properti utama yang digunakan para penari saat menarikan tarian ini. Selain itu, sapu tangan yang digunakan pun umumnya berwarna merah ataupun putih.

3. Tari Salai Jin

Tari Salai Jin - 12 Kesenian Tradisional Khas Maluku Ini Wajib Diketahui

Tari tradisional yang satu ini kerap kali dinilai sebagai tarian yang sarat akan magis. Pasalnya, tarian ini sering kali digunakan sebagai media komunikasi, oleh nenek moyang masyarakat Ternate dengan bangsa Jin, untuk meminta pertolongan dan menyelesaikan permasalahan hidup manusia.

Oleh sebab itu, tidak heran apabila tarian ini diberi nama tari Salai Jin. Karena, di dalam tarian ini memang mengandung unsur Jin.

Terlebih, melibatkan bangsa Jin dalam tarian sudah menjadi ciri khas dari tari tradisional Maluku yang satu ini.

(Baca Juga: Daftar Kesenian Tradisional Khas Aceh)

4. Tari Cakalele

Tari Cakalele - 12 Kesenian Tradisional Khas Maluku Ini Wajib Diketahui

Kesenian tradisional khas Maluku yang keempat adalah tari Cakalele. Sebuah tarian perang yang dibawakan oleh gabungan penari pria dan wanita ini, sering kali dijadikan tarian untuk menyambut tamu ataupun perayaan adat.

Tarian Cakalele ini dibawakan oleh para penari dengan iringan alat musik tifa, bia dan suling. Nantinya, dalam membawakan tarian ini, para penari akan menggunakan kostum warna cerah, yaitu putih, kuning dan merah.

Tidak hanya itu, para penari pria dan wanita juga akan menggunakan beberapa properti tambahan.

Untuk penari pria sendiri, properti yang akan digunakan adalah parang dan tameng. Sementara, untuk penari wanita, mereka akan memegang sapu tangan di kedua sisi tangan.

5. Tari Bambu Gila

Tari Bambu Gila - 12 Kesenian Tradisional Khas Maluku Ini Wajib Diketahui

Tidak berbeda jauh dengan tari Salai Jin, tari bambu gila yang berasal dari Ternate ini nyatanya juga menjadi tarian yang sarat akan magis. Hal itu dikarenakan tarian yang satu ini melibatkan kekuatan supranatural.

Tarian yang juga dikenal sebagai permainan rakyat Maluku ini, dibawakan oleh tujuh orang penari yang memegang sebatang bambu. Kemudian, bambu tersebut diberi mantra-mantra oleh seorang dukun.

Setelah itu, bambu akan terasa lebih berat. Para penari secara otomatis bergerak mengikuti alunan musik dan gerakan bambu gila secara kompak.

Kompaknya gerakan para penari, sebagai lambang kebersamaan serta gotong royong, yang tertanam di dalam budaya masyarakat Maluku.

6. Tari Mamae

Kesenian tradisional khas Maluku selanjutnya adalah tari Mamae. Tari tradisional yang diangkat dari permainan bambu gila ini, umumnya dibawakan oleh para muda-mudi Maluku di beberapa pertunjukan atau acara tertentu.

Gerakan dari tarian ini sendiri mengandalkan kelincahan pada kaki. Karena nantinya, para penari akan menggerakan kaki dengan lincah dan tangan berada dalam posisi berkaitan dengan penari lainnya. Gerakan tersebut melambangkan kebersamaan dan persatuan masyarakat masyarakat Maluku.

7. Tari Poco-poco

Tari Poco-poco - 12 Kesenian Tradisional Khas Maluku Ini Wajib Diketahui

Siapa di antara kamu yang tidak asing dengan tari Poco-poco? Tari yang paling digemari oleh seluruh masyarakat Indonesia ini, sejatinya dikenal sebagai gerakan senam di lingkungan militer sejak tahun 2000an.

Tidak hanya itu, tarian ini juga dibawakan dengan iringan lagu yang berjudul “Poco-poco” ciptaan pria asal Ambon bernama Arie Sapulette.

8. Tari Gumatere

Tari Gumatere - 12 Kesenian Tradisional Khas Maluku Ini Wajib Diketahui

Sebagai salah satu tarian khas masyarakat Motorai, hadirnya tari Gumatere awalnya ditujukan untuk meminta petunjuk atas persoalan hidup yang tengah terjadi di tengah masyarakat Motorai.

Tarian ini biasanya dibawakan oleh penari pria dan wanita, berjumlah kurang lebih 30 orang. Dalam pertunjukannya, para penari tersebut akan menggunakan beberapa properti penunjang.

Untuk penari pria, properti yang digunakan adalah tombak dan pedang. Sedangkan untuk penari wanita, mereka akan menggunakan Lenso.

9. Tari Katreji

Tari Katreji - 12 Kesenian Tradisional Khas Maluku Ini Wajib Diketahui

Tari yang dikenal sebagai tari pergaulan ini, umumnya dibawakan di beberapa acara besar, seperti pernikahan adat, penyambutan tamu serta upacara pelantikan Kepala Desa, Gubernur dan Bupati.

Selain itu, tari tradisional ini juga memiliki keunikan tersendiri dibanding tari-tari tradisional Maluku lainnya, karena merupakan hasil perpaduan dua budaya, yaitu budaya Eropa (Belanda dan Portugis) dengan budaya Maluku.

Tari katreji dibawakan oleh sekitar 12 penari pria dan wanita yang berpasangan, dengan ekspresi ceria dan bersemangat.

Para penari tersebut tentunya mengenakan kostum tradisional Maluku, dengan balutan kebaya dan rok panjang untuk wanita, serta satu pasang baju dan celana berwarna putih untuk penari laki-laki.

10. Tari Kabaresi

Tari Kabaresi - 12 Kesenian Tradisional Khas Maluku Ini Wajib Diketahui

Kesenian tradisional khas Maluku yang ke-10 adalah tari Kabaresi. Tari tradisional ini hadir karena terinspirasi dari semangat kepahlawanan Martha Christina Tiahahu, seorang wanita pejuang kemerdekaan Republik Indonesia yang berasal dari Maluku.

Tari Kabaresi akan dibawakan oleh penari dengan gerakan yang lincah dan diiringi oleh alunan musik yang berasal dari tifa totobuang, toleng-toleng, suling bambu dan juga rebana.

11. Tari Saureka-reka

Tari Saureka-reka - 12 Kesenian Tradisional Khas Maluku Ini Wajib Diketahui

Menjadi salah satu kesenian tradisional khas Maluku, tari Saureka-reka awalnya hadir sebagai hiburan untuk para petani sagu dalam merayakan rasa syukurnya saat musim panen tiba.

Namun kini, tari Saureka-reka menjadi tarian yang kerap kali dipertunjukan dalam berbagai acara adat maupun hiburan masyarakat Maluku.

Tarian ini dibawakan oleh delapan orang penari pria dan wanita. Yang mana, penari laki-laki akan memainkan bilah pohon sagu atau gada-gada, sedangkan penari perempuan akan menari sambil menghindari gada-gada yang dimainkan penari laki-laki.

12. Tari Loliyana

Tari Loliyana - 12 Kesenian Tradisional Khas Maluku Ini Wajib Diketahui

Kesenian tradisional yang terakhir adalah tari Loliyana. Tari yang juga dikenal dengan tari Panen Lola ini, merupakan tari kreasi yang mengangkat upacara panen lola ke dalam bentuk pertunjukan tari.

Pertunjukan tersebut sejatinya menggunakan tradisi dan kebudayaan masyarakat Kepulauan Teon Nila Serua sebagai patokan.

(Baca Juga: Kesenian Tradisional Khas Jawa Timur)

Itulah 12 kesenian tradisional khas Maluku yang mungkin belum kamu ketahui. Kamu bisa mencari informasi menarik lainnya dari buku, baik buku digital maupun konvensional.

Jika kamu menggunakan buku digital dan ingin berlangganan, kamu bisa memakai kartu kredit sebagai metode pembayaran agar proses transaksi lebih mudah.

Kamu jangan khawatir apabila belum memiliki kartu kredit. Langsung saja ajukan di CekAja.com. Karena di sana, tersedia berbagai macam produk kartu kredit yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan. Jadi, tunggu apalagi? Yuk ajukan sekarang!

Tentang kami

Nadhillah Kusindriani

Nadhillah Kusindriani