53 Negara Anggota Persemakmuran Inggris, Apa Saja? Cek Infonya Disini!

Apa kamu tahu mengenai negara anggota persemakmuran Inggris? Atau paling tidak pernah mendengar akan istilah negara persemakmuran? Kalau belum, yuk cari tahu informasi lewat artikel CekAja di bawah ini.

Pengertian Negara Anggota Persemakmuran

Istilah negara anggota persemakmuran lebih tepatnya mengacu pada kumpulan negara-negara, yang sebagian besar termasuk bekas jajahan Inggris di masa lalu.

Negara-negara ini kemudian dengan sukarela membentuk organisasi internasional, dan mengakui Ratu Elizabeth II sebagai kepala dari anggota persemakmuran.

Akan tetapi, jabatan yang dipengang oleh Ratu Elizabeth II itu tidak serta merta membuatnya punya kekuasaan eksklusif, dan justru hanya dianggap sebagai simbolik saja.

Negara-negara yang termasuk dalam anggota persemakmuran ini memiliki latar belakang sosial, ekonomi maupun politik yang berbeda, namun masih tergolong sama.

Oleh karenanya, meskipun negara-negara itu sudah dinyatakan merdeka dan punya pemerintahan sendiri.

Namun sederet negara tersebut masih sama-sama bersatu, dan membentuk yang namanya negara anggota persemakmuran.

Alasannya, karena tujuan yang dimiliki masing-masing negara sama, yaitu untuk saling membantu sesame negara anggota persemakmuran.

(Baca Juga: 10 Negara Termiskin di Dunia)

Sejarah Negara Persemakmuran

Mengutip dari laman the common wealth, persemakmuran adalah salah satu organisasi politik tertua dalam lingkup internasional.

Awal mula terbentuknya negara anggota persemakmuran ini berasal dari Kerajaan Inggris, yang mana sebagian besar negara anggota dulunya masih dijajah oleh Inggris.

Seiring dengan berjalannya waktu, beberapa negara yang tergabung dalam Kerajaan Inggris lambat laun memperoleh kebebasan dari Inggris.

Negara-negara tersebut dikenal dengan sebutan Dominions atau negara semi-independen.

Pada 1926, Inggris dan Dominion bertemu dalam satu konferensi.

Lewat konferensi ini, masing-masing pihak sepakat jika negara semi-indepen merupakan anggota organisasi yang kedudukannya setara di dalam Kerajaan Inggris.

Artinya, negara-negara tersebut tidak akan dikuasi oleh Inggris, meskipun mereka berhutang kesetiaan kepada raja maupun ratu Inggris.

Lalu pada 1931, melalui Statuta Westminster atau UU Parlemen Britania Raya, negara yang termasuk dalam Dominion Britania Raya diberikan pengakuan hukum yang sah, dengan nama “Persemakmuran Britania”.

Awal Mula Munculnya Persemakmuran Modern

Masih dikutip dari the common wealth, setelah masing-masing negara Dominion secara bertahap menjadi negara independen dari Britania Raya.

Muncul kembali pernyataan dari Negara India yang ingin menjadi negara tidak berutang kesetiaan pada raja atau ratu Inggris.

Negara tersebut ingin berdiri sendiri dan menyatakan kemerdekaannya pada 1947 lalu.

Meski begitu, India juga tetap ingin menjadi negara anggota persemakmuran Inggris.

Tujuannya agar India masih bisa bekerjasama baik dari segi sosial, ekonomi, maupun politik.

Dari pernyataan India tersebut, kemudian tercetuslah Deklarasi London yang sebelumnya dihadiri oleh para Perdana Menteri Persemakmuran di London pada 1949 silam.

Dalam deklarasi ini dijelaskan, jika republik maupun negara lain dapat menjadi negara anggota persemakmuran. Disinilah terbentuk Persemakmuran Bangsa-Bangsa Modern lahir.

Seperti organisasi pada umumnya, asosiasi politik tertua di dunia ini, diketahui juga punya sekretariat persemakmuran yang pertama kali dibentuk pada 1965.

Sekretariat ini diharapkan bisa menjadi alat untuk mengelola keseluruhan pekerjaan yang terjalin dalam negara anggota persemakmuran.

Pandangan Masyarakat dari Negara Anggota Persemakmuran

Beralih dari sejarah negara persemakmuran tersebut, kali ini CekAja akan membagikan informasi mengenai pendapat masyarakat yang berada dalam negara anggota persemakmuran tersebut.

Seperti yang dilansir dari laman BBC Indonesia, berikut beberapa anggapan masyarakat mengenai Ratu Elizabeth II dan persemakmuran:

  • Menginginkan Australia Punya Kepala Negara Sendiri

Pada tulisan yang diterbitkan tim BBC Indonesia saat Mei 2012 silam. Salah seorang professor bidang ilmu politik Indonesia, di Australian National University, Canberra, Gregory Fealy menjelaskan, bahwa dia sangat menginginkan jika Australia memiliki kepala negara sendiri.

Meskipun memang Ratu Elizabeth punya pengaruh positif di salah satu negara angota persemakmuran.

  • Malaysia dan Inggris hanya Sebatas Hubungan Tradisi Kerajaan dan Sistem Politik

Meski negara anggota persemakmuran ini tidak memiliki hubungan yang sangat erat dengan Inggris, seperti halnya Australia dan Kanada.

Namun seperti dikutip dari BBC Indonesia, menurut Ahmad Nizamuddin Sulaiman dari Pusat Kajian Etnik, Malaysia, kaitan antara Malaysia dan Inggris yang membuat kedua negara ini punya hubungan yang baik.

Alasannya karena tradisi kerajaan dan sistem parlementer pada pemerintahannya saja.

Sebab zaman dulu, Malaysia sempat dijajah lama oleh Inggris, sehingga beberapa nilai kehidupan, termasuk sistem politik dan budaya banyak berakar dari penjajah.

Bahkan, hingga saat ini masih diterapkan oleh Malaysia.

(Baca Juga: 7 Perbatasan Negara Paling Berbahaya)

Daftar Negara Anggota Persemakmuran Inggris

Setelah tadi kita membahas mengenai pengertian, sejarah, hingga pandangan dari masyarakat yang berada dalam negara persemakmuran.

Pada poin inilah, kamu akan mengetahui secara lebih detil mengenai negara mana saja yang termasuk anggota persemakmuran Inggris.

Seperti yang dikutip dari berbagai sumber, ini daftar negara anggota persemakmuran Inggris beserta tanggal bergabungnya:

  1. Inggris: 11 Desember 1931
  2. Afrika Selatan: 11 Desember 1931
  3. Australia: 11 Desember 1931
  4. Antigua dan Barbuda: 1 November 1931
  5. Bangladesh: 18 April 1972
  6. Bahama: 10 Juli 1973
  7. Belize: 21 September 1981
  8. Barbados: 30 November 1966
  9. Britania Raya: 11 Desember 1931
  10. Botswana: 30 September 1966
  11. Brunei: 1 Januari 1984
  12. Dominika: 3 November 1978
  13. Eswatini: 6 September 1968
  14. Fiji: 10 Oktober 1970
  15. Ghana: 6 Maret 1957
  16. Gambia: 18 Februari 1965
  17. Guyana: 26 Mei 1966
  18. India: 15 Agustus 1947
  19. Jamaika: 6 Agustus 1962
  20. Kamerun: 13 November 1995
  21. Kanada: 11 Desember 1963
  22. Kiribati: 12 Juli 1979
  23. Kenya: 12 Desember 1963
  24. Kepulauan Solomon: 7 Juli 1978
  25. Lesotho: 4 Oktober 1966
  26. Malawi: 6 Juli 1964
  27. Malta: 21 September 1964
  28. Malaysia: 31 Agustus 1957
  29. Mozambik: 13 November 1995
  30. Mauritius: 12 Maret 1968
  31. Nauru: 1 November 1968
  32. Namibia: 21 Maret 1990
  33. Nigeria: 1 Oktober 1960
  34. Pakistan: 14 Agustus 1947
  35. Papua Nugini: 16 September 1975
  36. Rwanda: 29 November 2009
  37. Saint Lucia: 22 Februari 1979
  38. Selandia Baru: 11 Desember 1931
  39. Samoa: 28 Agustus 1970
  40. Saint Vincent and The Grenadines: 27 Oktober 1979
  41. Saint Kitts and Nevis: 19 September 1983
  42. Sierra Leone: 27 April 1961
  43. Seychelles: 29 Juni 1976
  44. Siprus: 13 Maret 1961
  45. Singapura: 9 Agustus 1966
  46. Sri Lanka: 4 Februari 1948
  47. Tonga: 4 Juni 1970
  48. Tanzia: 9 Desember 1961
  49. Tuvalu: 1 Oktober 1978
  50. Trinidad dan Tobago: 31 Agustus 1962
  51. Uganda: 9 Oktober 1962
  52. Vanuatu: 30 Juli 1980
  53. Zambia: 24 Oktober 1964

Ingin Jalan-jalan Keliling Dunia? Kartu Kredit Solusinya!

Itu tadi informasi mengenai negara-negara yang termasuk dalam anggota persemakmuran Inggris. Melihat daftar di atas, rasanya jadi pengin jalan-jalan enggak sih?

Eits, niat seperti ini harus ditahan-tahan dulu ya paling tidak sampa tahun depan.

Selain karena pandemi Corona, travelling kalau dilakukan secara mendadak, justru bisa bikin kantong jebol.

Mumpung belum bisa ke luar negeri nih, mendingan kamu tabung dulu duitnya dari sekarang.

Jadi, nanti kalau bumi sudah terbebas dari wabah Corona, kamu bisa jalan-jalan kemana saja tanpa takut kehabisan duit.

Nah, biar pembelian tiket dan segala macam yang berhubungan dengan fasilitas liburannya makin murah, lebih baik miliki kartu kredit dari sekarang juga.

Soalnya dengan kartu kredit, kamu bisa mendapatkan berbagai penawaran terbaik dan termurah untuk pesan tiket pesawat ataupun hotel.

Terus, kalau kamu menggunakan kartu kredit co-branding dengan maskapai, seperti Garuda Indonesia, pasti akan ada berbagai promo menarik yang bisa kamu nikmati.

Mulai dari diskon tiket pesawat hingga gratis akses airport lounge di berbagai bandara di seluruh dunia.

Lantas, dimana bisa mengajukan permohonan kartu kredit? Tentu saja di CekAja.com.

Di CekAja, kamu enggak hanya bisa membandingkan dulu produk kartu kredit yang bagus dan sesuai kebutuhanmu, namun juga bisa sekaligus mengajukannya.

Kartu kredit dari CekAja.com juga termasuk kartu kredit yang terlengkap dari berbagai bank dengan keuntungan berlimpah.

Salah satunya ialah gratis iuran tahun pertama dan dilengkapi perlindungan asuransi kecelakaan.

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, ajukan kartu kredit dari CekAja.com dan nikmati layanan penerbangan ke berbagai negara persemakmuran favoritmu.