10 Alat Dapur yang Paling Banyak Mengandung Kuman dan Bakteri

Menggunakan alat dapur harus disertai dengan menjaga kebersihannya. Ada beberapa alat dapur yang paling banyak mengandung kuman yang harus kamu waspadai. Sebaiknya, tingkatkan intensitas membersihkan beberapa barang berikut ini.

Alat dapur termasuk ke dalam beberapa benda yang sering kita pakai di rumah. Kita menggunakan pisau, alat masak, alat makan, dan lain-lain setiap hari.

Namun, terkadang tidak semua alat dapur kita bersihkan secara rutin atau langsung dicuci setelah digunakan. Beberapa di antaranya kerap luput dari prioritas pembersihan karena waktu yang terbatas.

Akhirnya, sebagian lainnya hanya dibersihkan dalam waktu-waktu tertentu ketika kita melakukan pembersihan alat dapur secara massal, misalnya pada waktu akhir pekan (seminggu sekali).

Makanya, jangan kaget jika ternyata ada beberapa alat dapur yang paling banyak mengandung kuman.

Sebab sisa kotoran mengandung bakteri bisa menimbulkan jamur dan bau tak sedap pada alat dapur tersebut. Jika dibiarkan dalam waktu yang lama, maka kotoran serta bau itu bisa makin sulit dihilangkan.

Biar kamu segera sadar dan mengubah kebiasaan untuk menjadi lebih bersih, simak daftar alat dapur yang paling banyak mengandung kuman berikut ini.

Alat Dapur yang Paling Banyak Mengandung Kuman

1. Spons Cuci Piring

Alat dapur yang paling banyak mengandung kuman yang pertama ialah spons cuci piring.

Bahan yang menyerap air serta kotoran memang ampuh membuat alat makan dan alat masak di dapur menjadi bersih.

Tapi akibatnya, kotoran justru akan berpindah ke spons cuci tersebut dan bisa menjadi sarang berkembangbiaknya bakteri dan jamur.

Sebaiknya, pastikan untuk membilas spons cuci setelah digunakan dengan air bersih. Letakkan spons cuci yang habis dipakai di tempat yang kering.

Para ahli kesehatan juga menyarankan untuk rutin mengganti penggunaan spons cuci piring setiap satu minggu sampai tiga minggu sekali.

2. Pisau

Alat pemotong yang hadir dalam berbagai ukuran ini pasti setiap hari kita gunakan untuk memasak atau sekadar membuka buah dan bungkus makanan.

Meskipun bahan stainless steal membuat pisau terkesan selalu bersih hanya dengan dilap saja, namun sisa kotoran tetap tersisa di benda yang satu ini.

Bukan cuma bakteri yang tumbuh, tapi karat dan ketumpulan bisa menjadi risiko dari pisau yang jarang dibersihkan.

Jangan malas untuk segera mencuci pisau dengan sabun dan air hingga bersih, kemudian keringkan sebelum disimpan.

(Baca Juga: 5 Tips Merawat Pisau Agar Tetap Tajam dan Anti Karat)

3. Talenan

Alat dapur yang paling banyak mengandung kuman selanjutnya adalah talenan.

Sebagai tempat memotong berbagai bahan masakan seperti sayur, buah, bahkan daging, ada banyak sisa-sisa kotoran yang menempel setelah talenan digunakan.

Sayangnya, tampilan talenan yang seolah bersih sering membuat pemiliknya abai untuk membersihkannya secara rutin.

Padahal, hal ini bisa membuat kotoran menumpuk dan talenan berubah menjadi tempat tumbuhnya mikroorganisme yang berkembangbiak. Apalagi jika talenan terbuat dari bahan kayu.

Untuk menjaga kebersihannya, biasakan mencuci talenan langsung setelah digunakan. Akan lebih baik jika dibersihkan dengan air panas yang mengalir, kemudian digosok dengan sabut pencuci piring khusus.

Kemudian, keringkan talenan dengan cara digantung dan dilap dengan tisu bersih.

4. Pembuka Kaleng

Pembuka kaleng juga merupakan salah satu alat dapur yang paling banyak mengandung kuman karena sering digunakan, tapi jarang dibersihkan.

Ngaku deh, sebagian dari kamu pasti merasa alat dapur yang satu ini tidak terlalu penting untuk dibersihkan, kan?

Padahal, pembuka kaleng adalah alat yang berhubungan langsung dengan tutup atau mulut kaleng yang menjadi jalur isi makanan dituangkan.

Artinya, jika pembuka kaleng yang kotor digunakan ulang, maka kotoran bisa berpindah ke makananmu. Belum lagi jika ada kotoran karat, dan kotoran lain dari sisa makanan lainnya.

Sudah pasti bakteri akan berkembang biak di situ.

Segera bersihkan pembuka kaleng setiap habis dipakai dengan siraman air panas, kemudian gosok sela-selanya menggunakan sikat gigi bersih atau sikat kawat pencuci piring.

Simpan pembuka kaleng di area bersuhu ruangan normal yang tidak lembap, agar karat tidak muncul.

5. Teko Minuman

Saat menyajikan minuman untuk tamu atau keluarga besar, teko atau ceret biasanya menjadi pilihan yang tepat. dalam satu wadah, kamu bisa menampung minuman dalam jumlah yang banyak.

Siapa sangka, teko juga masuk ke dalam daftar alat dapur yang paling banyak mengandung kuman. Bentuknya yang corong sering kali membuat kita mencuci bagian luarnya saja.

Sedangkan bagian dalam apalagi di bagian dalam bawahnya sulit dijangkau sehingga luput dari pembersihan.

Hmm, sudah bisa dipastikan dong, sisa minuman di dalamnya akan meninggalkan kotoran dan menjadi sumber bakteri yang berkembangbiak?

Untuk menjaga kebersihan teko, siram bagian dalamnya dengan air hangat, kemudian gunakan sikat pencuci botol yang fleksibel menjangkau semua bagian dalam teko.

Bilas dengan mengisi air keran hingga meluap, agar sisa kotoran di dalam teko ikut keluar dan bersih secara menyeluruh.

6. Handuk Kain atau Serbet

Rasanya enggak mengherankan ya bila handuk kain atau serbet juga merupakan alat dapur yang paling banyak mengandung kuman.

Handuk kain biasa digunakan untuk mengelap permukaan meja yang kotor atau mengelap tangan yang basah sehabis mencuci piring.

Sayangnya, penggunaan handuk kain tidak setiap hari diganti dengan yang baru.

Akibatnya, bakteri salmonella yang kerap menyebabkan diare bisa hinggap di handuk kain sekalipun sudah dicuci.

Untuk mengakalinya, sebaiknya gunakanlah kain kertas serbaguna yang lebih bersih. Jika kamu memilih untuk tetap menggunakan handuk kain, pastikan untuk sering menggantinya dengan yang baru/bersih.

7. Tempat Sampah

Tempat sampah di dapur juga termasuk benda yang jarang dibersihkan, nih. Tak heran jika kuman dan bakteri hinggap di benda yang satu ini.

Kotoran dari sampah makanan, bahan masakan, dan lain-lain menjadi penyebab noda dan bau tak sedap pada tempat sampah.

Jangan hanya rutin membuang sampah, tetapi jaga kebersihan tempat sampah di dapur dengan mencucinya.

Bersihkan secara menyeluruh dengan air sabun dan gosok dengan sikat. Keringkan sebelum menggunakannya kembali sebagai wadah penampung sampah di dapurmu.

(Baca Juga: 10 Merek Hand Sanitizer Terbaik Paling Efektif Bunuh Kuman dan Virus!)

8. Keran Wastafel

Keran yang dipegang banyak orang di rumah juga harusnya sering kamu bersihkan. Perpindahan kotoran dari satu tangan dengan tangan lainnya menjadikan keran sebagai tempat berkumpulnya bakteri.

Jika tidak dibersihkan dalam waktu yang lama, maka jamur dan kerak yang susah dihilangkan bisa muncul.

Ketidakbersihan keran jika dikhawatirkan akan mempengaruhi kebersihan air yang mengalir melewatinya.

Cobalah untuk rutin membersihkan keran dengan air sabun dan gosok menggunakan sikat hingga ke sela-sela terkecilnya.

9. Gagang Oven

Alat dapur yang paling banyak mengandung kuman lainnya adalah gagang oven. Sebagai alat pemanggang, gagang oven berbahan stainless steal terkadang terlihat bersih selalu.

Padahal, kotoran dari tangan pengguna, serta sisa makanan yang menempel membuat kerak lebih mudah muncul jika terkena paparan suhu panas dari area sekitar gagang oven.

Jaga kebersihannya dengan lap basah yang bersih, kemudian keringkan tisu secara menyeluruh.

10. Kulkas

Alat dapur yang paling banyak mengandung kuman yang terakhir adalah kulkas. Penyimpanan aneka makanan dan minuman ini bisa menjadi sarang tumbuhnya bakteri jika jarang dibersihkan.

Apalagi jika kamu sering membiarkan makanan tersimpan dalam waktu yang lama hingga lembap bahkan membusuk di dalam kulkas.

Aroma tak sedap dan potensi bakteri yang berkembangbiak akan mengotori kulkasmu.

Pastikan untuk rutin menyortir makanan dan minuman sesuai dengan kualitas dan masa kadaluarsanya.

Lalu, bersihkan kulkas dengan cara mengeluarkan sesaat semua isi makanan dan minuman yang tersimpan, kemudian keluarkan juga sekat kulkas untuk dibersihkan, dan lap sela-sela kulkas.

Setelah sekat dan bagian dalam kulkas bersih, kamu bisa memasukkan wadah berisi bubuk kopi untuk menetralisir bau di dalam kulkas, baru masukkan kembali makanan dan minuman.

Itulah beberapa alat dapur yang paling banyak mengandung kuman. Bagaimanapun juga, menjaga kebersihan sangat penting agar kita senantiasa sehat.

Di masa pandemi seperti sekarang, belanja berbagai alat dapur maupun kebutuhan rumah tangga lainnya lebih mudah dengan cara online.

Biar belanja makin untung, manfaatkan promo kartu kredit yang ada di berbagai e-commerce yang bisa membuatmu irit budget.

Yuk, miliki kartu kredit dengan mengecek rekomendasinya lewat CekAja.com. Sistem perbandingan canggih akan mengarahkanmu pada rekomendasi kartu kredit terbaik sesuai dengan kebutuhan.

Proses pengajuan kartu kredit dari berbagai bank juga sangat mudah.

Kamu cukup melengkapi syarat dan mengisi formulir pengajuan secara online di CekAja.com, dan petugas kami akan membantu prosesnya lebih lanjut.

Ayo, segera nikmati kebebasan belanja dengan promo menarik di merchant rekanan kartu kredit yang bisa diajukan via CekAja.com!