Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Asuransi untuk Penyakit Psikologis, Serta Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental

by Estrin Vanadianti Lestari on 18 Juni, 2020

Tidak kalah berbahaya dari penyakit fisik, gangguan psikologis atau biasa dikenal dengan gangguan mental, juga sangat berbahaya dan bisa mengancam jiwa. Sehingga, memiliki asuransi untuk penyakit psikologis, juga penting, terlebih bagi mereka yang kondisi mentalnya lemah, dan mudah terganggu.

Asuransi untuk Penyakit Psikologis, Serta Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental

Pengertian Penyakit Psikologis

Seperti yang sudah dikatakan di atas, penyakit psikologis, gangguan psikologis, atau sakit juga merupakan serangkaian gangguan cara berpikir (cognitive), kemauan (volition, emosi (affective, dan perilaku (psychomotor), yang sedang dalam keadaan tidak normal, baik fisik maupun mental. 

Jika dibagi sesuai golongan keabnormalan tersebut, bisa dibedakan menjadi dua, yakni gangguan saraf (neurosis) dan gangguan jiwa (psikosis). Setidaknya, ada sekitar 3.000 lebih jenis penyakit psikologis atau penyakit kejiwaan, yang telah terdeteksi melalui berbagai penelitian. Wah banyak juga ya!

Rata-rata, penyakit psikologis, banyak yang berawal dari gangguan cara berpikir (cognitive). Bahkan, salah satu penyakit psikologis yang paling banyak diderita orang, di dunia ini adalah depresi. 

(Baca Juga: Jika Merasakan 4 Hal Ini, Segera ke Psikolog!)
Jenis-jenis Penyakit Psikologis
  • Depresi
  • Kepribadian Ganda
  • Skizofrenia
  • Demensia
  • Cemas Berlebihan
  • OCD (Obsessive-compulsiver disorder)
  • Fibia Sosial
  • Autisme
  • Gangguan Narsistik

Salah satu dari jenis-jenis penyakit psikologi di atas, mungkin pernah menghampiri kamu, atau mungkin sedang kamu alami saat ini. Terlebih, bagi kamu para generasi muda, karyawan, hingga masyarakat urban, diketahui sangat rentan terhadap penyakit psikologi.

Asuransi untuk Penyakit Psikologis Sudah jadi Hal Biasa di Negara Barat

Tahukah kamu bahwa di Amerika Serikat, 90 persen warga negaranya mendaftarkan diri sebagai peserta asuransi kesehatan, yang mencakup kesehatan mental. Sehingga, mereka memiliki akses layanan kesehatan mental secara gratis, atau dicover beberapa persen oleh pihak asuransi. 

Bahkan, perusahaan-perusahaan di AS, yang memiliki karyawan minimal 50 orang, karyawannya wajib memiliki asuransi untuk penyakit psikologis. Sehingga, para karyawan, bisa dengan mudah berkonsultasi seputar masalah kesehatan mentalnya, dengan mudah. 

Terlebih, karyawan atau pekerja, meski masih usia muda, sangat rentan depresi atau mengalami penyakit psikologis lainnya. 

Lantas, Bagaimana dengan Asuransi untuk Penyakit Psikologis di Indonesia? 

Masih dipandang sebelah mata, tentang pentingnya asuransi untuk penyakit psikologis, membuat belum banyak perusahaan asuransi di Indonesia, yang menggarap asuransi yang merujuk ke kesehatan mental. Jika ada pun, mungkin lebih ke arah gimmick, menurut para pengamat ekonomi. 

Hal tersebut terjadi karena diakibatkan, kurangnya permintaan layanan kesehatan mental, menurut Asosiasi Asuransi jiwa Indonesia. Sekalinya ada, produk asuransi tersebut selalu diikuti dengan ketakutan penyakit lainnya, seperti jantung, kanker, stroke, dan lain-lain, sehingga potensi klaim tinggi.

Penyakit Psikologis Selalu Dikaitkan dengan Stigma Negatif

Tidak seperti di Amerika Serikat, masyarakat Indonesia lebih tertutup untuk urusan kesehatan mental, sehingga mereka masih enggan untuk pergi ke psikolog atau ke layanan kesehatan mental lainnya. 

Tidak hanya itu, orang yang memiliki gejala penyakit psikologi juga sering dikaitkan dengan stigma negatif. Stigma negatif tersebut seperti:

  • Gila
  • Stres
  • Bermental lemah

Sehingga, hal tersebut menyebabkan, kurangnya minat masyarakat Indonesia untuk menyadari, bahwa pentingnya menjaga kesehatan mental. 

Kerugian Jika Kamu Telat Menjaga Kesehatan Mental

Telat Menjaga Kesehatan Mental

Penting bagi kamu untuk menjaga kesehatan mental, karena kesehatan mental bisa memengaruhi kesehatan fisik, dan produktifitas sehari-hari. Berikut kerugian yang terjadi, jika penyakit psikologi terlanjur menjangkitmu:

  • Tidak produktif dalam melakukan apapun
  • Terlalu agresif terhadap orang di sekitar
  • Menjauh dari orang sekitar, bahkan orang terdeka
  • Absenteisme (jarang masuk sekolah, kampus, atau kantor)
  • Presentisme (masuk sekolah, kampus, atau kerja, tapi tidak produktif)
  • Bisa dikeluarkan dari sekolah, kampus, atau kantor, karena tidak produktif dan buang-buang biaya dan tenaga
  • Kesehatan fisik menurun, sehingga di sini kamu sangat membutuhkan asuransi untuk penyakit psikologis sekaligus asuransi kesehatan fisik
(Baca Juga: Prospek Pekerjaan Jurusan Psikologi)
Apa Asuransi untuk Penyakit Psikologis yang Bisa Digunakan?
MiPower by Sequis

mipower sequiz

Asuransi kesehatan yang juga mencakup asuransi untuk penyakit psikologis ini bernama MiPower. Produk MiPower ini merupakan asuransi yang dibentuk pada 2019, dan merupakan unit bisnis terbaru dari PT Asuransi Jiwa Sequis Life. 

Di sini, produk MiPower hadir untuk membantu generasi muda di seluruh Indonesia, mengetahui lebih banyak terkait perencanaan dan perlindungan. MiPower by Sequis juga menyediakan solusi terbaik, untuk asuransi jiwa dan kesehatan individu yang komprehensif, dan telah disesuaikan dengan kebutuhan generasi muda Indonesia. 

Produk MiPower membuat para generasi muda, bisa memperoleh perlindungan lengkap 6-in-1. Yakni mencakup perlindungan:

  • Kesehatan (M! Physical Recharge)
  • Mental (M! Mental Recharge)
  • Kecelakaan (M! Sudden-Down Benefit)
  • Disabilitas (M! Critical-Down Benefit)
  • Penyakit kritis (M! Lifestyle-Impact Benefit)
  • Jiwa (M! Departure)

Selain itu, nilai preminya juga cukup terjangkau, terlebih untuk para generasi mudah Indonesia. Tidak perlu malu dan berpikiran negatif tentang penyakit psikologis yang tengah menjangkit jiwamu. 

Dengan memiliki asuransi untuk penyakit psikologis, kamu dengan mudah memeriksakan kesehatan mental, setiap ketika kamu membutuhkannya. Di mana kamu bisa mengajukan asuransi penyakit psikologis? 

Tenang, karena saat ini kamu tidak perlu takut dan malu untuk datang ke kantor cabang asuransi tertentu, untuk mengajukan asuransi penyakit psikologis. Pasalnya, kamu bisa dengan mudah mengajukan asuransi penyakit psikologis hingga asuransi kesehatan fisik, hanya di CekAja.com. 

Karena semua proses pengajuan asuransi kesehatan secara online, membuat kamu tidak perlu keluar rumah, atau merasa malu. Kamu juga bisa melakukan perbandingan produk asuransi, dari berbagai perusahaan asuransi terbaik, di CekAja.com.

Yuk, segera ajukan asuransi untuk penyakit psikologis terbaik, demi kesehatan mentalmu, hanya di CekAja.com, sebelum terlambat!

Tentang Penulis

Estrin Vanadianti Lestari

Sisuka makan banyak, tapi enggak gemuk-gemuk