Cara Mengelola Pinjaman Panin Bank untuk Modal Usaha yang Wajib Diketahui

8 min. membaca Oleh Nadhillah Kusindriani on

Mengetahui cara mengelola pinjaman Panin Bank untuk modal usaha, rasanya perlu diketahui oleh semua wirausaha, baik pemula atau profesional. Pasalnya, dana dari pinjaman Panin Bank sangat berisiko untuk cepat habis, apabila tidak mengetahui cara mengelola yang benar.

Karena sudah menjadi rahasia umum, apabila dana yang didapat dari pinjaman akan mudah habis, apabila tidak mengetahui cara mengelolanya dengan benar.

Maka dari itu, untuk mencegah terjadinya hal tersebut, pada kesempatan kali ini CekAja.com akan memberikan beberapa cara mengelola pinjaman Panin Bank untuk modal usaha, yang akan diulas secara lengkap sebagai berikut.

Sekilas tentang Pinjaman Panin Bank

Sebelum membahas lebih jauh tentang cara mengelola pinjaman Panin Bank untuk modal usaha, ada baiknya kamu ketahui terlebih dahulu beberapa informasi terkait pinjaman Panin Bank.

Sejatinya, jika berbicara tentang pinjaman, Panin Bank menyediakan berbagai jenis pinjaman dana yang bisa dijadikan pilihan.

Namun, sejauh ini ada satu jenis pinjaman dana tunai, yang menjadi favorit banyak kalangan, yaitu Kredit Express Panin.

Buat kamu yang belum tahu, Kredit Express Panin merupakan salah satu fasilitas kredit tanpa agunan (KTA) dari Panin Bank, yang bisa diperoleh dengan mudah dan cepat.

Dana yang didapat dari pinjaman Kredit Express Panin ini pun, bisa digunakan untuk berbagai jenis keperluan, mulai dari bisnis, tambahan modal usaha, renovasi rumah, realisasi pernikahan impian, hingga mewujudkan rencana liburan.

Melihat banyaknya hal yang bisa dilakukan dari dana pinjaman Kredit Express Panin tersebut, maka tidak heran apabila produk pinjaman dana yang satu ini banyak digunakan masyarakat.

(Baca Juga: Tips Atur Uang Pinjaman)

Syarat Mengajukan Pinjaman Panin Bank untuk Modal Usaha

Setelah mengetahui beberapa hal terkait pinjaman Panin Bank yang bernama Kredit Express Panin, rasanya banyak dari kamu yang tertarik untuk ikut coba mengajukan pinjaman dana yang satu ini.

Tetapi sebelum mengajukan pinjaman, kamu perlu memenuhi beberapa persyaratan umum dan dokumen terlebih dahulu, yang di antaranya terdiri dari:

Persyaratan Umum

  • Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di Indonesia
  • Berusia minimal 21 tahun
  • Berusia maksimal 55 tahun untuk karyawan dan 60 tahun untuk pengusaha (usia maksimal sudah termasuk jangka waktu pinjaman)
  • Memiliki penghasilan bersih minimal Rp3 juta per bulan
  • Sudah memiliki tabungan Panin sebelumnya.

Persyaratan Dokumen

Karyawan

  • Melampirkan fotokopi KTP
  • Melampirkan slip gaji terakhir
  • Melampirkan fotokopi halaman depan buku tabungan
  • Melampirkan fotokopi bagian depan kartu kredit (untuk pemilik kartu kredit)
  • Melampirkan fotokopi tagihan satu bulan terakhir (untuk pemilik kartu kredit)
  • Melampirkan fotokopi NPWP (untuk karyawan dengan penghasilan Rp49 juta ke atas)

Pengusaha

  • Melampirkan fotokopi KTP
  • Melampirkan fotokopi halaman depan buku tabungan
  • Melampirkan rekening bank tiga bulan terakhir
  • Melampirkan SIUP/SITU dan akta pendirian perusahaan
  • Melampirkan fotokopi bagian depan kartu kredit (untuk pemilik kartu kredit)
  • Melampirkan fotokopi tagihan satu bulan terakhir (untuk pemilik kartu kredit)
  • Melampirkan fotokopi NPWP (untuk karyawan dengan penghasilan Rp49 juta ke atas)

Profesional

  • Melampirkan fotokopi KTP
  • Melampirkan fotokopi halaman depan buku tabungan
  • Melampirkan rekening bank tiga bulan terakhir
  • Melampirkan surat ijin praktek
  • Melampirkan fotokopi bagian depan kartu kredit (untuk pemilik kartu kredit)
  • Melampirkan fotokopi tagihan satu bulan terakhir (untuk pemilik kartu kredit)
  • Melampirkan fotokopi NPWP (untuk karyawan dengan penghasilan Rp49 juta ke atas)

Suku Bunga dan Biaya Pinjaman Panin Bank untuk Modal Usaha

Selain mengetahui persyaratan yang harus dipenuhi, kamu pun harus tahu besaran suku bunga serta biaya yang harus dibayarkan selama berada dalam masa pinjaman.

Yang mana, suku bunga dan biaya pinjaman yang harus dibayarkan cukup banyak, di antaranya yaitu:

  • Suku bunga flat untuk masa tenor pinjaman 12 bulan, sebesar 0,88 persen per bulan
  • Suku bunga flat untuk masa tenor pinjaman 24 bulan, sebesar 0,99 persen per bulan
  • Suku bunga flat untuk masa tenor pinjaman 36 bulan, sebesar 1,29 persen per bulan
  • Biaya administrasi, sebesar Rp50 ribu per tahun (berlaku untuk tahun kedua dan ketiga)
  • Biaya provisi, sebesar tiga persen dari jumlah pinjaman yang disetujui
  • Biaya denda keterlambatan, sebesar enam persen dari jumlah angsuran yang tertunggak
  • Penalti pelunasan dipercepat, sebesar tujuh persen dari sisa hutang pokok.

Semua biaya pinjaman tersebut, bisa dibayarkan melalui beberapa metode pembayaran, di antaranya yaitu autodebet melalui tabungan, ATM, mobile banking, internet banking atau rekening koran Bank Panin.

Sementara, untuk pencairan pinjaman atau dana tunainya sendiri, nantinya akan dilakukan melalui tabungan atau rekening koran Bank Panin peminjam.

Cara Mengajukan Pinjaman Panin Bank untuk Modal Usaha

Setelah mengetahui semua persyaratan, suku bunga dan biaya dari pinjaman Panin Bank untuk modal usaha, maka kini saatnya untuk kamu mengetahui cara mengajukannya.

Yang mana, cara mengajukan pinjaman Panin Bank untuk modal usaha sebenarnya sangat mudah.

Kamu hanya perlu memenuhi dan melengkapi semua persyaratan yang dibutuhkan, lalu membawanya ke kantor cabang Panin Bank terdekat dari tempat tinggalmu, untuk mengajukan secara langsung.

Namun, selain itu kamu juga bisa mengajukannya melalui Call Center Panin Bank dengan menghubungi nomor 1500 678 atau +6221-251-5555, melalui situs resmi Panin Bank, atau bahkan melalui layanan penyedia pinjaman dana tunai dan situs perbandingan lainnya, seperti CekAja.com.

Bagaimana, sangat banyak bukan pilihan cara pengajuan pinjaman Panin Bank untuk modal usaha yang satu ini? Kamu bisa memilih satu di antaranya, yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.

Cara Mengelola Pinjaman Panin Bank untuk Modal Usaha

Apabila uang dari pinjaman dana tunai (KTA) yang kamu ajukan ke Panin Bank sudah diterima, maka selanjutnya kamu bisa langsung menggunakannya untuk modal usaha.

Namun pastikan, kalau dana tersebut digunakan dan dikelola sebaik mungkin untuk modal usaha, agar nantinya dapat membawa keuntungan bisnis yang besar.

Sebab, jika bisnis dapat memberikan keuntungan yang besar, maka nantinya kamu tidak perlu lagi pusing memikirkan, bagaimana cara membayar dan mengembalikan uang pinjaman.

Maka dari itu, untuk bisa mendapatkan keuntungan bisnis yang besar, kamu perlu tahu cara mengelola pinjaman Panin Bank untuk modal usaha yang telah didapat.

Adapun beberapa cara mengelola pinjaman Panin Bank untuk modal usaha yang bisa kamu lakukan, yaitu:

1. Membuat perencanaan yang matang

Cara mengelola pinjaman Panin Bank untuk modal usaha yang pertama, yaitu membuat perencanaan usaha yang matang.

Sebenarnya, perencanaan ini sudah harus dibuat jauh sebelum kamu memutuskan akan mengajukan pinjaman.

Perencanaan usaha sendiri, biasanya memiliki isi yang terdiri dari beberapa hal, seperti kemana dana akan disalurkan nantinya, apakah untuk biaya promosi, menambah alat produksi, atau justru untuk perluasan wilayah atau ekspansi bisnis.

Sebelum mengambil keputusan untuk mengajukan pinjaman, semua hal tersebut sebaiknya sudah terencana dengan matang.

Karena jika sudah memiliki perencanaan yang matang, maka usaha pun nantinya akan berjalan lancar. Terlebih, pinjaman dana yang telah diterima juga akan digunakan sesuai dengan kebutuhan.

2. Gunakan uang pinjaman sesuai rencana

Hal berikutnya yang juga perlu kamu lakukan, yaitu menggunakan uang pinjaman sesuai dengan rencana.

Yang mana, cara mengelola pinjaman Panin Bank untuk modal usaha satu ini sangat penting, untuk menghindari risiko uang pinjaman habis oleh hal-hal yang tidak memajukan usaha.

Pasalnya, sesaat setelah menerima pinjaman dana, biasanya akan timbul keinginan untuk menggunakan dana tersebut, untuk hal-hal yang tidak penting dan diluar kebutuhan usaha.

Oleh karena itu, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya hal tersebut, yaitu dengan fokus ke rencana yang sudah dibuat.

Ingat tujuan awal mengajukan pinjaman dana untuk apa. Sehingga, ketika muncul keinginan untuk menggunakan dana pinjaman, maka kamu bisa menahan dan tidak menggunakannya.

Satu hal yang perlu diingat dalam mengelola pinjaman untuk modal usaha, yaitu jangan pernah menyentuh sedikitpun dana pinjaman, di luar perencanaan anggaran yang dibuat, agar uang nantinya tidak habis begitu saja tanpa ada kemajuan usaha.

3. Persiapkan dana khusus untuk membayar angsuran

Selain dua cara di atas, mempersiapkan dana khusus untuk membayar angsuran pun, nyatanya menjadi salah satu cara mengelola pinjaman Panin Bank untuk modal usaha yang perlu dilakukan.

Dana khusus tersebut bisa kamu ambil dari sebagian keuntungan yang didapat. Dengan begitu, nantinya pada saat waktu pembayaran angsuran, kamu tidak perlu lagi pusing memikirnya dari mana biayanya.

Selain itu, dengan adanya dana khusus kamu pun dapat lebih disiplin dalam membayar angsuran. Sehingga, risiko untuk terkena denda keterlambatan pun akan diminimalisir.

4. Gunakan keuntungan yang didapat sebagai modal usaha

Dana yang didapat dari pinjaman sudah pasti digunakan untuk modal usaha, karena itu merupakan rencana awal diputuskannya mengajukan pinjaman dana.

Namun, setelah dana dana pinjaman digunakan untuk modal usaha, kamu mungkin hanya memiliki sisa sedikit dari dana pinjaman tersebut.

Sementara, kamu tetap harus membayar angsuran pinjaman dana setiap bulannya. Apabila keuntungan yang didapat masih sedikit, sebisa mungkin kamu tidak mengganggu keuangan usaha, termasuk keuntungan untuk membayar angsuran pinjaman setiap bulan.

Alangkah baiknya kamu membayar angsuran dengan dana pribadi terlebih dahulu. Namun ketika keuntungan usaha yang didapat sudah jauh lebih besar, maka kamu boleh mengambil sebagian dari keuntungan, untuk membayar angsuran pinjaman tiap bulan.

5. Membuat catatan keuangan usaha

Cara mengelola pinjaman Panin Bank untuk modal usaha yang terakhir, yaitu membuat catatan keuangan.

Ini merupakan hal penting yang harus dilakukan, agar alur keluar masuknya uang, serta besarnya hutang yang dimiliki, baik yang sudah dibayar atau belum tercatat rapi dan terperinci di dalam catatan keuangan.

Dengan begitu, semua hal terkait keuangan bisnis dapat diketahui dengan mudah. Tidak hanya itu, beberapa kemudahan lainnya pun dapat kamu rasakan, mulai dari penghitungan arus kas bisnis, hingga mengetahui seberapa besar kemajuan bisnis.

Dan apabila keuangan bisnis menurun, maka kamu bisa langsung mengetahuinya dan mengambil keputusan yang tepat, untuk mengatasi penurunan keuangan tersebut.

(Baca Juga: Daftar Pinjaman Online Pribadi Terbaik)

Itulah beberapa cara mengelola pinjaman Panin Bank untuk modal usaha yang bisa kamu lakukan. Mungkin terlihat rumit, namun ketika dilakukan itu sangat mudah dan membawa keuntungan bisnis, loh!

Jadi, buat kamu yang baru menerima dana dari pinjaman Panin Bank, bisa langsung diterapkan, ya!

Dan buat kamu yang baru berencana untuk mengajukan pinjaman Panin Bank, sebaiknya ketahui dulu beberapa informasi di atas, seperti persyaratan, suku bunga, biaya hingga cara mengelolanya.

Setelah semua informasi tersebut sudah kamu ketahui dan pahami dengan benar, selanjutnya kamu bisa langsung mengajukan pinjaman Panin Bank, sesuai dengan jumlah dana yang dibutuhkan.

Kamu bisa mengajukannya melalui beberapa cara seperti yang sudah dijelaskan di pembahasan sebdelumnya, yaitu bisa langsung datang ke kantor cabang Panin Bank di sekitar tempat tinggalmu, via telepon Call Center Panin Bank, melalui situs resmi Panin Bank, atau bahkan melalui layanan penyedia pinjaman dana tunai dan situs perbandingan lainnya, seperti CekAja.com.

Namun jika kamu ingin praktis, kamu bisa mengajukannya secara online melalui CekAja.com. Sebab, prosedur pengajuan pinjaman Panin Bank di CekAja.com sangat mudah, cepat dan aman, karena CekAja.com sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, ajukan pinjaman Panin Bank sekarang juga!

Tentang kami

Nadhillah Kusindriani

Nadhillah Kusindriani