10 Dampak Buruk Kelamaan Tidur Bagi Kesehatan Ini Wajib Diwaspadai

6 min. membaca Oleh Nadhillah Kusindriani on

Meski menjadi salah satu aktivitas yang menyenangkan, namun ternyata dampak buruk kelamaan tidur bagi kesehatan cukup banyak, loh! Tidak hanya membuat konsentrasi menurun, tetapi juga memicu kematian dini.

Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya hal-hal tersebut, ada baiknya kamu mulai merubah pola tidur, dengan waktu yang sesuai dengan usia dan kebutuhan.

Nah untuk bisa melakukan langkah pencegahan, kamu perlu terlebih dahulu mengetahui apa saja dampak buruk kelamaan tidur bagi kesehatan.

Adapun dampak buruk kelamaan tidur bagi kesehatan tersebut, pada kesempatan kali ini akan CekAja.com ulas secara lengkap khusus untuk kamu. Simak bersama-sama, yuk!

Penyebab Tidur Terlalu Lama

Sebelum membahas lebih jauh tentang dampak buruk kelamaan tidur bagi kesehatan, ada baiknya kamu ketahui terlebih dahulu faktor penyebab tidur terlalu lama, yang di antaranya yaitu:

  • Aktivitas sehari-hari yang dilakukan
  • Konsumsi obat-obatan tertentu
  • Konsumsi alkohol
  • Gaya hidup
  • Depresi
  • Kondisi kesehatan setiap orang
  • Usia.

(Baca Juga: 5 Penyebab Susah Tidur di Malam Hari)

10 Dampak Buruk Kelamaan Tidur Bagi Kesehatan

Seperti yang sudah dijanjikan sebelumnya, kalau pada kesempatan kali ini CekAja.com akan mengulas sejumlah dampak buruk kelamaan tidur bagi kesehatan.

Di awal pembahasan pun telah disinggung, kalau menurunnya konsentrasi hingga memicu kematian dini, merupakan dua dari sejumlah dampak buruk kelamaan tidur bagi kesehatan yang diberikan.

Lantas, apa saja dampak buruk lainnya yang ditimbulkan dari kelamaan tidur? Yuk simak ulasan berikut ini!

1. Sakit kepala

Dampak buruk kelamaan tidur bagi kesehatan yang pertama, yaitu sakit kepala. Dampak ini biasanya terjadi karena kinerja senyawa kimia di otak, seperti serotonin terganggu akibat tidur terlalu lama.

Dan ketika kinerja zat serotonin terganggu, itu akan menyebabkan aktivitas saraf di otak juga menjadi bermasalah, dan akan menimbulkan sakit kepala.

Selain sakit kepala, terlalu lama tidur khususnya pada siang hari juga dapat merusak dan merubah pola, serta waktu tidur di malam hari.

2. Sakit punggung

Tidak hanya sakit kepala, dampak buruk kelamaan tidur bagi kesehatan yang dapat kamu rasakan selanjutnya, yaitu sakit punggung.

Dampak yang satu ini akan terasa, apabila kamu tidur terlalu lama dengan posisi tidur yang sama, seperti misalnya telentang.

Tidur terlalu lama dalam posisi tersebut, memicu tulang punggung menjadi kaku, yang nantinya akan menimbulkan rasa nyeri berkepanjangan.

Oleh karena itu, kebiasaan tidur dalam mengobati sakit punggung bukanlah hal yang benar. Sebab, itu hanya akan memperburuk rasa sakit yang terjadi pada punggung.

3. Mudah lupa

Siapa sangka, kalau kelamaan tidur juga dapat membuat seseorang mudah lupa. Dampak buruk kelamaan tidur bagi kesehatan ini, sebenarnya akan terjadi apabila kamu tidur lebih dari sembilan jam setiap harinya.

Sebab, tidur dalam jangka waktu yang lama dapat memperlambat fungsi sel otak. Sehingga, hal tersebut menjadi salah satu tanda terjadinya kepikunan, baik pada remaja maupun orang dewasa.

4. Depresi

Melansir dari hellosehat.com, para ahli mengatakan kalau 15 persen orang-orang yang mengalami depresi suka tidur terlalu lama.

Kondisi tersebut bagi penderita depresi mungkin cara yang tepat, untuk menghilangkan atau melupakan sejenak stres yang dimilikinya.

Oleh karena itu, beberapa orang dan ahli mengatakan, kalau sebagian besar penderita depresi cenderung tidur lebih lama dibandingkan orang normal.

Namun sayangnya, cara tersebut tidak baik untuk dilakukan. Karena, hal itu hanya akan memberikan dampak buruk kelamaan tidur bagi kesehatan penderita, khususnya dalam bentuk gangguan depresi yang semakin buruk.

5. Penuaan dini

Di urutan kelima, ada penuaan dini yang menjadi salah satu dampak buruk kelamaan tidur bagi kesehatan.

Sebagian dari kamu mungkin meragukan, atau bahkan menyangkal dampak buruk yang satu ini.

Namun, dampak buruk ini nyata terjadi khususnya pada wanita, karena dapat membuat otak lebih tua dua tahun lebih cepat.

Apalagi, kelamaan tidur juga dapat membuat konsentrasi, memori atau daya ingat, serta kemampuan dalam melaksanakan tugas sehari-hari pun menjadi buruk.

6. Penurunan konsentrasi

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, kalau kelamaan tidur juga bisa menurunkan konsentrasi.

Hal tersebut dikarenakan, otak orang yang tidur terlalu lama akan dua tahun lebih cepat tua, dibandingkan orang yang tidur dalam waktu normal.

Tidak hanya itu, terlalu lama tidur juga membuat aktivitas otak berkurang. Dengan demikian, beberapa sel otak menjadi tidak aktif dalam jangka waktu lama.

Dan ketika bangun, sel-sel yang tidak aktif tersebut, kembali dipaksa untuk beraktivitas seperti semula.

Sehingga, ketika bangun kamu akan menjadi bingung dan sulit berkonsentrasi. Untuk mengembalikan konsentrasi tersebut, kamu bisa melakukannya dengan cara banyak minum air putih.

7. Diabetes

Dampak buruk kelamaan tidur bagi kesehatan yang ketujuh, yaitu memicu penyakit diabetes. Sebenarnya, penyakit ini tidak hanya dipicu oleh tidur yang terlalu lama saja. Tetapi, tidur terlalu singkat juga dapat memicu timbulnya penyakit diabetes.

Dampak buruk kelamaan tidur yang satu ini, juga sudah dibuktikan oleh suatu penelitian yang mengatakan kalau orang yang sering tidur terlalu lama, ataupun kurang tidur memiliki risiko tinggi untuk mengalami gangguan metabolisme.

Tidak hanya itu, orang tersebut juga akan mengalami gangguan hormon, seperti misalnya hormon insulin.

Oleh sebab itu, tidur terlalu lama ataupun terlalu cepat sangat tidak disarankan, karena memiliki peluang yang besar untuk memicu timbulnya penyakit diabetes.

8. Obesitas

Selain diabetes, kamu juga akan merasakan dampak buruk kelamaan tidur bagi kesehatan, yaitu obesitas.

Seperti yang diketahui, obesitas merupakan suatu gangguan kesehatan, yang melibatkan lemak tubuh berlebih, yang dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan. Obesitas sendiri seringkali disebut dengan kegemukan.

Nah dalam hal ini, obesitas bisa timbul apabila tidur terlalu lama. Sebuah penelitian juga mengatakan, kalau orang yang biasa tidur lebih dari 10 jam pada malam hari, sangat berisiko untuk mengalami obesitas.

Dan hal itu pun menariknya tidak hanya berlaku pada orang yang tidur terlalu lama saja. Tetapi, obesitas juga dapat dipicu oleh waktu tidur yang terlalu singkat, atau kurang tidur.

9. Meningkatkan risiko penyakit jantung

Perlu diketahui, kalau penyakit jantung merupakan salah satu dampak buruk kelamaan tidur bagi kesehatan.

Meski sudah dipastikan menjadi salah satu dampak meningkatnya risiko penyakit jantung, namun ternyata penyebab pastinya masih belum diketahui.

Hanya saja, gangguan tidur dapat mempengaruhi metabolisme serta kinerja organ tubuh, menjadi bermasalah.

Seperti misalnya, jantung akan bekerja lebih berat dari biasanya, serta meningkatkan risiko tersumbatnya pembuluh darah jantung.

10. Memicu kematian dini

Dampak buruk kelamaan tidur bagi kesehatan yang terakhir, yaitu memicu kematian dini. Ini merupakan dampak terburuk yang dapat terjadi, apabila aktivitas tidur terlalu lama berlangsung terus-menerus, untuk jangka waktu yang lama.

Jika kamu memiliki waktu tidur lebih dari sembilan jam setiap harinya, hati-hati! Sebab, itu dapat meningkatkan risiko kematian secara signifikan.

Nah untuk mencegahnya, kamu bisa mulai merubah pola tidur menjadi lebih baik, mengurangi konsumsi alkohol dan kafein, serta membuat kamar tidur lebih nyaman dan kondusif untuk tidur.

Cara Memperbaiki Pola dan Kualitas Tidur

Setelah di pembahasan sebelumnya kamu sudah mengetahui penyebab dan dampak buruk kelamaan tidur bagi kesehatan, maka di pembahasan kali ini kamu akan mengetahui bagaimana cara memperbaiki pola dan kualitas tidur,

Yang mana, cara yang diberikan nantinya mampu mencegah risiko timbulnya beberapa dampak buruk kelamaan tidur bagi kesehatan.

Adapun beberapa cara memperbaiki pola dan kualitas tidur, yang bisa kamu lakukan yaitu:

  • Rutin berolahraga
  • Membuat jadwal tidur yang benar dan sesuai kebutuhan
  • Tidak mengonsumsi atau mengurangi konsumsi alkohol dan kafein
  • Beri batasan waktu untuk tidur siang, setidaknya tidak lebih dari 20-30 menit
  • Buat suasana kamar tidur menjadi lebih nyaman dan kondusif, agar dapat beristirahat dan tidur dengan tenang
  • Tenangkan pikiran dari hal-hal yang berat, dengan melakukan teknik pernapasan, menggunakan aromaterapi, hingga mendengarkan musik.

(Baca Juga: 10 Manfaat Tidur Siang)

Beberapa informasi terkait dampak buruk kelamaan tidur bagi kesehatan, beserta penyebab dan cara memperbaiki pola dan kualitas tidur sudah kamu ketahui secara lengkap di pembahasan sebelumnya.

Bagaimana, walaupun terlihat sepele, namun dampak buruk kelamaan tidur bagi kesehatan yang diberikan cukup banyak dan parah, bukan?

Maka dari itu, sebelum semua hal tersebut terjadi, ada baiknya kamu mulai merubah pola dan kualitas tidur sesuai dengan cara-cara yang sudah diberikan.

Tidak hanya itu, kamu pun sebaiknya melindungi diri dengan asuransi kesehatan, untuk mendapatkan perlindungan tambahan.

Sebab, asuransi kesehatan akan menjamin semua biaya pengobatan dan perawatan selama kamu sakit.

Sehingga, apabila nantinya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kamu tidak perlu lagi pusing memikirkan biaya pengobatannya, karena sudah ditanggung oleh asuransi kesehatan.

Oleh karena itu, buat kamu yang hingga kini belum memiliki asuransi kesehatan, bisa segera mengajukannya secara online melalui CekAja.com.

Di sana, tersedia banyak produk asuransi kesehatan ternama dan terpercaya, yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Tidak hanya itu, proses pengajuannya pun sangat mudah, cepat dan aman, karena CekAja.com sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, ajukan asuransi kesehatan terbaikmu sekarang juga, dan dapatkan perlindungan kesehatan yang optimal!

Tentang kami

Nadhillah Kusindriani

Nadhillah Kusindriani