8 Dampak Buruk Menahan Buang Air Besar, Salah Satunya Memicu Kanker

5 min membaca Oleh Ayunindya Annistri on

Sudah tahu belum kalau terdapat beberapa dampak buruk menahan buang air besar? Dan salah satunya bisa memicu kanker usus lho. Hihh, menyeramkan bukan?

Saat situasi tidak memungkinkan, seseorang yang ingin BAB biasanya akan memutuskan untuk menahan keinginannya itu meski rasanya sudah ‘diujung tanduk’.

Ya, kondisi seperti itu memang sudah seringkali terjadi, bahkan mungkin pernah kamu alami sendiri.

Meski demikian, menahan diri untuk buang air besar itu sama berbahayanya saat kita menahan pipis.

Memang sih, tidak ada aturan tertulis yang mengatakan untuk segera BAB setelah perut mulai bergejolak.

Namun, bukan berarti kamu harus menahannya terus-menerus, karena kebiasaan menahan buang air besar justru berimbas pada usus.

8 Dampak Buruk Menahan Buang Air Besar

Nah lewat artikel ini, CekAja ingin mengingatkanmu mengenai dampak buruk menahan buang air besar, apalagi hingga berhari-hari.

Ingat, tiap penyakit yang menyerang tubuh itu biasanya dikarenakan kesalahan pada diri sendiri lho.

Mengutip dari berbagai sumber, berikut ini beberapa dampak buruk menahan buang air besar:

1. Perut terasa tak nyaman

Dampak buruk menahan buang air besar yang pertama adalah munculnya rasa tak nyaman pada perut. Efek ini biasa terjadi saat kamu menahannya untuk beberapa jam.

Pada awalnya, mungkin kamu akan merasa perut seperti ditekan-tekan. Namun lama-kelamaan perut bakal tampak kembung hingga terasa nyeri tajam seperti ditusuk.

2. Sulit buang air besar

Semakin lama dibiarkan, misalnya hingga 6 jam, dampak buruk menahan buang air besar bukan lagi seperti kondisi yang dijabarkan pada poin sebelumnya lho.

Namun kemungkinannya akan jauh lebih parah, yakni mengalami feses mengeras.

Feses sendiri mengandung lebih banyak air ketimbang bakteri, protein, lendir, maupun sisa makanan.

Karena hal itu pula, feses dapat bergerak di sepanjang usus dan jika BAB ditahan, feses dapat mengeras sebab kandungan airnya kembali diserap oleh tubuh.

Alhasil, bukannya mudah untuk mengeluarkan feses saat mengejan, sebaliknya kamu bakal mengalami yang namanya sulit buang air besar karena kotoran yang sudah tertumpuk.

(Baca Juga: 7 Bahaya Menahan Kencing untuk Kesehatan)

3. Kanker usus besar

Dampak buruk menahan buang air besar yang satu inilah yang kemungkinan paling ditakuti tiap orang.

Mengutip dari lama Honestdocs, menahan BAB terlalu lama, di mana feses menumpuk dalam usus, kemungkinan akan menyebabkan kontak dengan sel-sel pada permukaan usus besar.

Apabila terdapat kandungan zat karsinogenik dalam feses tersebut, maka risiko kanker kolon atau usus besar kian meningkat.

Sebagai informasi, zat karsinogenik adalah zat yang memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Zat ini ada banyak jenisnya dan mungkin saja tanpa kita sadari pernah terpapar secara langsung.

Adapun sumber zat karsinogenik ialah asap rokok dan rokok, makanan atau minuman yang mengandung bahan pengawet, serta proses memasak makanan dengan cara menggoreng ataupun membakarnya.

4. Peritonitis

Dampak buruk menahan buang air besar yang berikutnya adalah memicu kondisi peritonitis.

Peritonitis terjadi karena adanya peradangan pada bagian lapisan tipis dalam dinding perut.

Umumnya kondisi peritonis disebabkan oleh infeksi bakteri. Kaitannya dengan menahan BAB adalah karena feses yang tidak dikeluarkan bakal tertahan dalam usus besar.

Belum lagi jika feses mengalami kebocoran dan melewati bagian rektum. Saat ini terjadi, bakteri yang semula terdapat dalam usus akan berkembang biak dan mengalami peradangan.

Usus yang terinfeksi bakal menghambta aliran darah untuk mengalir ke jaringan usus, sehingga membuatnya mati secara perlahan.

Jika tidak segera ditangani, kondisi peritonitis ini bisa membahayakan nyawa, karena infeksi yang terus menyebar ke bagian tubuh lainnya.

5. Sembelit

Sembelit atau dikenal pula dengan istilah konstipasi adalah kondisi di mana seseorang mengalami kesulitan untuk BAB. Kondisi ini ternyata merupakan dampak buruk menahan buang air besar lho.

Sembelit dapat terjadi saat feses mulai mengeras dan menumpuk di usus besar. Alhasil, kotoran tersebut akan sulit untuk dikeluarkan, di mana kamu pun harus mengejan lebih kuat.

Apabila sembelit telah terjadi, solusi yang bisa kamu ambil selain meminum obat pencahar adalah dengan mengonsumsi makanan kaya serat seperti wortel, alpukat, serta kacang merah.

6. Pendarahan

Apa jadinya jika menahan buang air besar hingga 12 jam? Jawabannya adalah dapat menyebabkan pendarahan.

Ya, saat kamu menahan BAB hingga setengah hari, kondisi feses yang terdapat pada usus besar akan semakin keras.

Sehingga bukan hanya sulit untuk BAB saja, bahkan saat kamu mencoba untuk mengejannya pun kemungkinan yang terjadi adalah pendarahan disertai dengan anus yang sedikit robek.

7. Fisura ani

Bukan hanya pendarahan saja, dampak buruk menahan buang air besar yang bakal kamu alami adalah fisura ani. Kondisi ini berupa robekan di anus akibat dari sembelit.

Sembelit sendiri seperti yang kita tahu termasuk dalam salah satu dampak buruk menahan buang air besar.

Dalam kasus tertentu, kondisi ini juga memicu terjadinya kejang pada cincin otot di ujung anus atau disebut pula anal sphincter.

8. Impaksi tinja

Menurut laman Dokter Sehat, dampak buruk menahan buang air besar yang juga dapat dialami seseorang adalah impaksi tinja.

Impaksi tinja terjadi karena mengerasnya fases yang kemudian tertahan di rektum.

Beberapa gejala yang mungkin akan dialami oleh penderita impaksi tinja mulai dari perut kembung, muntah, dehidrasi, hingga demam.

Untuk menghindari gejalanya semakin parah, penderita dianjurkan untuk segera menemui dokter agar tidak menyebabkan kerusakan parah pada sistem pencernaan.

(Baca Juga: 10 Dampak Buruk Kelamaan Tidur)

Tips Membiasakan BAB agar Tetap Teratur

Melihat berbagai dampak buruk menahan buang air besar tadi, sudah sepatutnya kita mengubah kebiasaan tersebut guna menjaga tubuh tetap sehat.

Di awal mencoba mungkin akan sulit untuk dilakukan, apalagi bagi orang dewasa. Biasanya ada saja aktivitas yang mesti dilakukan sehingga mau tak mau harus menahan keinginan untuk BAB.

Namun sebetulnya ada lho cara untuk mensiasati waktu buang air besar.

Kamu hanya perlu membiasakan diri untuk teratur saat ingin menggunakan toilet, sehingga secara biologis tubuh mengetahui kapan waktunya untuk BAB.

Misal, memilih waktu buang air besar di pagi dan sore hari. Jika dibiasakan terus-menerus, alhasil kamu pun bakal menggunakan toilet untuk sekedar buang air besar di waktu tersebut saja.

Jadi, sudah tahukan dampak buruk menahan buang air besar sekaligus tips mensiasatinya?

Mulai dari sekarang coba diubah ya kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik, agar kesehatan tetap terjaga.

Bila perlu, terapkan gaya hidup sehat dan miliki asuransi kesehatan sebagai bentuk perlindungan tambahannya.

Kamu bisa membeli polis asuransi ini lewat CekAja.com lho. CekAja memiliki beberapa produk asuransi kesehatan dari mitra terbaik.

Bukan cuma proses pengajuannya saja yang mudah, CekAja juga sudah melengkapi produk asuransi kesehatan dengan layanan bantuan klaim cepat. Gimana, menarik kan?

Tentang kami

Ayunindya Annistri

Ayunindya Annistri