8 Hal yang Membuat Baterai Laptop Bocor, Diperhatikan Lagi!

5 min. membaca Oleh Ayunindya Annistri pada

Baterai laptop kamu cepat habis? Kemungkinan besar sih karena hal-hal yang membuat baterai laptop bocor ini. Yuk, diperhatikan lagi!

Di masa work from home alias WFH saat ini, karyawan kantoran tentu membutuhkan yang namanya perangkat penunjang seperti laptop.

Penggunaan laptop sendiri diyakini dapat membuat WFH jadi lebih maksimal. Alhasil, penggunaannya juga harus diperhatikan kembali.

Jika disepelekan, performa laptop pun bakal menurun. Salah satu yang sering kali terjadi adalah baterai bocor.

Normalnya, baterai laptop dapat bertahan hingga 5 jam, tergantung dari aktivitas yang dilakukan oleh si pengguna. Untuk laptop baru, rata-rata baterainya berumur 3 sampai 5 tahun.

Ciri-ciri Baterai Laptop Bocor

Namun apa yang tadi sudah dijelaskan, bisa saja enggak sesuai terlebih jika kamu menggunakannya secara berlebihan.

Biasanya baterai laptop yang mengalami kebocoran, memiliki gejala yang berbeda. Tapi pada umumnya sih, berikut ciri-ciri laptop bocor:

  • Kondisi fisik berubah, dimana baterai terlihat membengkak
  • Pengisian baterai yang berubah drastis
  • Baterai cepat habis, meski kabel charger baru dicabut
  • Pengisian baterai tidak menyentuh angka 100%
  • Tidak bisa bertahan tanpa kabel charger nya
  • Muncul tanda silang merah pada simbol baterai

(Baca Juga: Rekomendasi 7 Laptop 16GB Terbaik di 2020)

Hal-hal yang Membuat Baterai Laptop Bocor

Kalau baterai laptop sudah mengalami beberapa gejala di atas, bisa dipastikan dengan jelas bahwa kondisinya mengalami kebocoran.

Hal ini tentu enggak lepas dari penggunaannya yang tidak benar, entah kamu menyadarinya atau tidak.

Seperti yang dirangkum CekAja dari berbagai sumber, berikut ini hal-hal yang membuat baterai laptop bocor.

1. Tanpa di charger sesaat setelah membelinya

Pertama, hal yang membuat baterai laptop bocor adalah tidak langsung di charger sesaat setelah kamu membelinya.

Seperti halnya dengan membeli handphone, laptop yang baru “keluar” dari pabrikannya pun mesti kamu charger terlebih dulu, sebelum menggunakannya.

Sebab dalam kondisi baru, kapasitas baterai laptop biasanya tidak terisi penuh atau bahkan dalam keadaan kosong.

Maka dari itu, sesaat setelah dibeli, sebaiknya laptop langsung di charger paling lama 4 jam, dalam kondisi mati.

Jadi, tahan-tahan dulu ya niatnya untuk langsung menggunakan laptop baru.

Jangan sampai baru dibeli, kamu sudah melakukan kesalahan yang bisa mempengaruhi performa dari perangkat pintar tersebut.

2. Sambil digunakan meski sedang di charger

Siapa nih yang suka melakukan hal ini? Ternyata, menggunakan laptop saat sedang di charger menjadi hal yang membuat laptop bocor lho.

Karena secara bersamaan, kinerja baterai laptop menjadi terganggu akibat “kebingungan” yang dialami.

Disatu sisi baterai harus mengeluarkan daya, namun disisi lainnya juga harus mengisi daya.

Sebaiknya, jangan terlalu sering melalukan kebiasaan buruk ini.

Idealnya sih, saat kamu tidak terlalu membutuhkan laptop, lakukan pengisian daya terlebih dulu dengan mematikan laptop.

Setelah itu, baru deh kamu gunakan kembali untuk bekerja, tapi ingat harus dalam kondisi baterai terisi penuh ya, yakni 100%.

3. Tidak mencabut charger ketika baterai sudah full

Hal yang membuat baterai laptop bocor selanjutnya adalah tidak mencabut charger meski baterai telah terisi penuh.

Kebiasaan buruk ini enggak boleh terus-menerus dilakukan, karena akibatnya yang cukup fatal.

Bagaimana tidak? Membiarkan laptop dalam keadaan ter-charger full terlebih dalam waktu lama, ternyata bisa membuat komponen dalam baterai rusak.

Hal ini dikarenakan kinerjanya yang terus dipaksa untuk mengisi daya, padahal kapasitasnya sudah diambang batas normal.

Oleh karenya, kamu mesti memperhatikan lagi waktu pengisian baterai. Jangan sampai lengah jika tak ingin baterai laptop mengalami penurunan performa.

4. Membiarkan laptop dalam keadaan mati total

Sekali dua kali mungkin tak apa, namun kalau terus berulang, inilah hal yang membuat baterai laptop bocor.

Kejadian seperti ini pasti seringnya kita alami, terlebih saat tengah asyik menggunakan laptop untuk bermain game ataupun menonton film.

Sebaiknya hindari kebiasaan buruk tersebut, sebab jika masih dilakukan, dapat membuat komponen pada baterai laptop menjadi cepat rusak.

Lalu, untuk meminimalisir kerusakan akibat hal ini, mulai dari sekarang biasakanlah untuk mengisi daya baterai saat mencapai 20 persen.

Kemudian untuk laptop yang bakal dijarang dipakai, sisakan daya baterainya pada angka 40 persen, dan simpan perangkat pintar ini di tempat yang tidak lembab.

5. Pencahayaan layar terlalu terang

Kalau buat nonton film, memang sih paling enak mengatur pencahayaan layar di laptop menjadi lebih terang.

Tapi, tahu enggak sih jika kebiasaan ini termasuk hal yang membuat baterai laptop bocor?

Mengatur cahaya layar menjadi lebih terang diyakini bisa membuat kapasitas baterai menjadi boros.

Namun, bukan berarti pencahayaan yang sangat redup lebih disarankan ya.

Sebaiknya, atur pencahayaan latar secara normal, yaitu tidak terlalu redup ataupun terlalu terang.

Sehingga, tak hanya melindungi baterai saja namun juga kesehatan matamu.

6. Sering melepas baterai laptop

Beberapa diantara kita pasti pernah melakukan cara ini, karena dianggap lebih hemat pemakaian. Padahal, inilah hal yang membuat baterai laptop bocor lho.

Sebab, terlalu sering melepas baterai dan langsung mencolokan laptop ke aliran listrik, dapat membuat pemakaiannya lebih tidak stabil.

Alhasil, risiko kerusakan pada komponen laptop jadi lebih besar.

Oleh karenanya, mulai dari sekarang ubah deh pemikiran mengenai penggunaan laptop tanpa baterai.

Lebih baik tetap menggunakannya, dan jika ingin di charger, usahakan laptop dalam keadaan mati, ya.

7. Menggunakan colokan bercabang

Pasti kamu bertanya-tanya, kok bisa karena ini menjadi hal yang membuat baterai laptop bocor?

Mungkin banyak pengguna yang belum tahu akan hal ini.

Namun, nyatanya mencolokan charger-an baterai ke colokan bercabang, bisa membuat arus listrik tidak stabil, karena dayanya yang terbagi-bagi.

8. Membuka banyak aplikasi dalam sekali penggunaan

Hal yang membuat baterai laptop bocor berikutnya adalah karena kamu terlalu banyak membuka aplikasi, dalam sekali penggunaan.

Aplikasi yang tidak digunakan tersebut, justru membuat baterai cepat habis.

Oleh karenanya, saat menggunakan laptop, segera tutuplah aplikasi yang tidak lagi digunakan agar baterai lebih hemat.

(Baca Juga: 4 Pinjaman Terbaik untuk Kredit Laptop)

Nah, itu tadi beberapa hal yang membuat baterai laptop bocor. Usahakan untuk selalu menjaga performa laptop agar bisa digunakan dalam jangka waktu lama ya.

Tapi kalau sudah terjadi kerusakan, seperti baterainya bocor atau charger rusak, ya memang harus diganti dengan produk yang original.

Tak perlu takut karena harganya mahal. Kamu bisa membeli komponen laptop ini lewat e-commerce dan lakukan pembayarannya dengan kartu kredit.

Kenapa harus kartu kredit? Soalnya kartu kredit memiliki fitur cicilan 0 persen.

Jadi, meski harganya mencapai ratusan ribu pun, kamu tetap hemat, karena tidak dikenakan bunga.

Belanja Kebutuhan dengan Kartu Kredit dari CekAja

Terus, bagaimana dengan cara apply nya? Gampang kok! Kamu bisa apply kartu kredit secara online lewat layanan CekAja.com.

Tim CekAja akan dengan senang hati melayani permintaanmu untuk pengajuan kartu kredit.

Tidak hanya mengajukan saja, di CekAja juga kamu bisa membandingkan dulu seluruh produk kartu kredit.

Jadi, nantinya kartu kredit yang dimiliki benar-benar sesuai dengan bujet maupun kebutuhanmu.

Yuk, akses laman CekAja sekarang juga, dan apply kartu kredit pertamamu di sini!

Tentang kami

Ayunindya Annistri

Ayunindya Annistri