Jenis Hak Asasi Manusia Beserta Contohnya yang Perlu Diketahui

4 min membaca Oleh Kyla Damasha on

Sudahkah kamu mengetahui tentang jenis hak asasi manusia? Khususnya di dalam sebuah negara, umumnya Hak Asasi Manusia (HAM) ini seringkali menjadi landasan yang tak boleh diganggu gugat, karena merupakan anugerah yang dimiliki oleh setiap manusia.

Dikarenakan hal itulah, negara wajib menghormati, melindungi, serta memenuhi hak asasi manusia bagi rakyatnya.

(Baca Juga: 7 Lembaga Anti Korupsi di Dunia)

Disisi lain, negara pun juga memiliki kewajiban dalam menindaklanjuti pelanggaran yang dilakukan oleh berbagai pihak terkait HAM ini.

Akan tetapi, ternyata hak asasi manusia itu sendiri memiliki beberapa jenis lho. Maka dari itu, di dalam kesempatan kali ini kita akan membahas tentang beberapa jenis hak asasi manusia beserta contohnya. Yuk kita simak bersama!

Definisi Hak Asasi Manusia

Sebelum kita menuju pada pembahasan tentang jenis hak asasi manusia beserta contohnya, mungkin alangkah lebih baiknya apabila kita membahas mengenai definisi dari hak asasi manusia itu sendiri.

Dilansir dari situs equalityhumanrights.com, HAM merupakan hak dan kebebasan yang memang semestinya dimiliki oleh seluruh manusia di dunia, mulai dari pertama kali mereka dilahirkan hingga kematian.

Ini juga berlaku pada kepercayaan yang dianut serta bagaimana seseorang memilih jalan hidupnya sendiri.

Sebuah hak yang tak dapat diambil dalam kondisi apapun, umumnya HAM didasari oleh nilai-nilai yang dilindungi oleh hukum di suatu negara.

Dikarenakan hal itulah, siapapun yang berusaha melanggar HAM maka dapat dikenakan hukuman sesuai dengan pasal atau Undang-undang yang berlaku di negara tersebut.

Jenis-jenis Hak Asasi Manusia

Berikut jenis hak asasi manusia beserta contohnya yang mungkin perlu kamu ketahui, yaitu adalah:

1. Hak Asasi Pribadi (Personal Rights)

Jenis hak asasi yang pertama kita bahas adalah Hak Asasi Pribadi atau Personal Rights. Sesuai dengan namanya, jenis hak asasi manusia satu ini berhubungan dengan hal-hal yang terdapat di dalam kehidupan pribadi setiap individu.

Beberapa contoh dari Hak Asasi Pribadi diantaranya adalah:

  • Hak kebebasan untuk bergerak, bepergian, dan berpindah-pindah tempat.
  • Hak kebebasan untuk mengeluarkan atau mengungkapkan pendapat.
  • Hak kebebasan memilih dan aktif dalam organisasi atau perkumpulan.
  • Hak kebebasan untuk memilih, memeluk, menjalankan agama dan kepercayaan yang diyakini masing-masing individu.
  • Hak untuk hidup, berperilaku, tumbuh, dan berkembang.
  • Hak untuk tidak dipaksa atau disiksa.

2. Hak Asasi Politik (Political Rights)

Jenis hak asasi manusia selanjutnya yang akan kita bahas adalah Hak Asasi Politik atau Political Rights, yang berhubungan dengan kehidupan berpolitik seseorang, seperti hak untuk dapat ikut ke dalam pemerintah atau hak untuk memilih dan dipilih.

Beberapa contoh dari Hak Asasi Politik diantaranya adalah:

  • Hak untuk memilih dan dipilih dalam suatu pemilihan.
  • Hak untuk ikut serta dalam kegiatan pemerintahan.
  • Hak untuk membuat dan mendirikan partai politik serta organisasi politik lainnya.
  • Hak untuk membuat dan mengajukan suatu usulan petisi.
  • Hak diangkat dalam jabatan pemerintah.

3. Hak Asasi Hukum (Legal Equality Rights)

Hak Asasi Hukum merupakan jenis hak asasi manusia yang berhubungan dengan kehidupan hukum dan pemerintahan, termasuk hak dalam memiliki kedudukan yang sama di depan hukum dan pemerintahan.

Contoh dari Hak Asasi Hukum diantaranya adalah seperti:

  • Hak untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan.
  • Hak untuk menjadi Pegawai Negari Sipil (PNS).
  • Hak dalam mendapatkan dan memiliki pembelaan hukum pada peradilan.
  • Hak untuk mendapatkan layanan dan perlindungan hukum.

4. Hak Asasi Ekonomi (Property Rights)

Jenis hak asasi manusia selanjutnya adalah Hak Asasi Ekonomi atau Property Rights, yang berhubungan dengan kegiatan manusia di dalam perekonomian.

Contoh dari Hak Asasi Ekonomi diantaranya adalah:

  • Hak kebebasan melakukan kegiatan transaksi jual-beli.
  • Hak kebebasan mengadakan perjanjian kontrak.
  • Hak kebebasan menyelenggarakan sewa-menyewa dan utang piutang.
  • Hak kebebasan untuk memiliki sesuatu.
  • Hak untuk menikmati SDA.
  • Hak untuk memperoleh kehidupan yang layak.
  • Hak untuk meningkatkan kualitas hidup.
  • Hak untuk memiliki dan mendapatkan pekerjaan yang layak.

5. Hak Asasi Peradilan (Procedural Rights)

Jenis hak asasi manusia yang selanjutnya akan kita bahas adalah Hak Asasi Peradilan atau Procedural Rights.

Melalui HAM ini, maka setiap manusia memiliki hak untuk dapat diperlakukan sama dalam hal tata cara pengadilan, tanpa didasari oleh kasta, ras, status ekonomi, dan lainnya.

Contoh dari Hak Asasi Peradilan diantaranya adalah:

  • Hak mendapatkan pembelaan hukum di pengadilan.
  • Hak persamaan atas perlakuan penggeledahan, penangkapan, penahanan, dan penyelidikan di muka hukum.
  • Hak memperoleh kepastian hukum.
  • Hak menolak untuk dilakukannya penggeledahan tanpa adanya surat penggeledahan.
  • Hak untuk mendapatkan perlakukan yang adil di dalam hukum.

6. Hak Asasi Sosial Budaya (Social Culture Rights)

Nah, jenis hak asasi manusia yang akan kita bahas terakhir adalah Hak Asasi Sosial Budaya, yang berhubungan dengan kehidupan bermasyarakat secara umum.

Contoh dari Hak Asasi Sosial Budaya ini diantaranya adalah:

  • Hak untuk menentukan, memilih, dan mendapatkan pendidikan.
  • Hak untuk mendapatkan pengajaran
  • Hak untuk mengembangkan budaya yang sesuai dengan bakat dan minat.
  • Hak untuk mengembangkan hobi.
  • Hak untuk berkreasi.
  • Hak untuk memperoleh jaminan sosial.
  • Hak untuk berkomunikasi.

Jadi, itulah beberapa jenis hak asasi manusia yang perlu kamu ketahui sebagai bagian dari masyarakat.

Meski demikian, kita sebagai manusia harus tetap berusaha agar bisa mendapatkan hak-hak yang semestinya, salah satunya seperti hak mendapatkan pendidikan yang layak.

Akan tetapi, biaya pendidikan yang kian mahal, khususnya di Indonesia, membuat sebagian masyarakat mungkin menjadi merasa khawatir apakah kemampuan finansialnya cukup untuk bisa menempuh pendidikan atau tidak.

Namun saat ini, kenyataannya biaya pendidikan sudah bisa kamu dapatkan dari manapun lho, salah satunya adalah melalui KTA.

(Baca Juga: Kendaraan yang Dapat Prioritas Utama di Jalan Raya)

Mengapa? Selain kamu bisa mengajukan pinjaman sesuai dengan kebutuhan, kamu pun juga bisa memilih tenor dan jumlah cicilannya, sehingga kamu tidak perlu khawatir lagi perihal cicilan, karena sepenuhnya bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial kamu.

Bingung memilih tempat terbaik untuk mengajukan pinjaman KTA? Di CekAja.com saja! Selain kamu bisa memilih jumlah pinjaman dan tenor yang sesuai dengan kemampuan, seluruh proses pengajuan pinjaman juga dapat dilakukan secara online, sehingga kamu tak perlu repot lagi untuk meluangkan waktu keluar rumah.

Jadi, kamu tak perlu repot lagi untuk meluangkan waktu ke luar rumah. Yuk, tunggu apa lagi? Segera ajukan pinjamanmu hanya di CekAja.com.

Tentang kami

Kyla Damasha

Kyla Damasha