Jenis-jenis Tanaman Herbal yang Aman untuk Bayi, Apa Saja sih?

5 min. membaca Oleh Ayunindya Annistri on

Beragam jenis tanaman herbal yang aman untuk bayi penting sekali untuk kamu tahu, apalagi jika baru menyandang status sebagai seorang ibu. Sebab, tanaman ini bisa diracik menjadi ramuan obat disaat si kecil sakit.

Sesuai dengan namanya, tanaman herbal banyak difungsikan sebagai alternatif pengobatan tradisional oleh masyarakat Indonesia.

Tanaman ini tak hanya sering dikonsumsi oleh orang dewasa saja, melainkan juga bayi hingga anak-anak.

Berbagai alasan yang diutarakan mengenai pemanfaatan tanaman herbal, cenderung mengarah pada gaya hidup back to nature, yang saat ini banyak diterapkan oleh masyarakat.

Alih-alih berobat ke dokter, mereka justru lebih memilih untuk menggunakan obat herbal, guna meminimalisir efek samping dari obat-obatan kimia yang diresepkan.

Untuk itu, tak ada salahnya bagi kamu buat memberikan pertolongan pertama pada buah hatimu berupa tanaman herbal, kala ia terserang penyakit atau sekedar demam biasa.

Tanaman Herbal yang Aman untuk Bayi

Nah, pada pembahasan kali ini, CekAja sudah memilihkan beberapa rekomendasi jenis tanaman herbal yang aman untuk bayi. Jadi, kamu tinggal meramunya saja di rumah, kapanpun saat buah hati membutuhkannya.

1. Tanaman Jarak

Pertama, tanaman herbal yang aman untuk bayi karena kandungan senyawa quercetin dan astragalin-nya adalah tanaman jarak.

Tanaman ini kerap kali difungsikan sebagai obat tradisional, sebab dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Warnanya cenderung hijau kekuningan dengan bentuk daun yang tidak terlalu besar.

Bukan cuma daunnya saja yang bermanfaat, keseluruhan dari bagian tanaman jarak, termasuk biji dan buahnya juga sama-sama memiliki khasiat yang baik bagi tubuh.

Pada bayi, tanaman herbal ini diyakini ampuh untuk mengobati berbagai kondisi yang berhubungan dengan kesehatan, diantaranya seperti:

  • Demam
  • Perut kembung
  • Iritasi kulit
  • Diare
  • Masuk angin

Untuk penggunaannya, kamu bisa mencuci terlebih dulu tanaman jarak, kemudian dipanggang sebentar.

Setelahnya, tumbuk tanaman jarak atau langsung mengoleskannya pada bagian tubuh bayi yang dirasa bermasalah.

2. Bunga Belimbing Wuluh

Sebagai tanaman herbal yang aman untuk bayi, khususnya balita, bunga belimbing wuluh diyakini dapat menyembuhkan sariawan dan batuk.

Kamu hanya perlu merebus bunga belimbing wuluh ini dalam air mendidih, kemudian minumkan pada buah hatimu.

Tak hanya efektif sebagai obat sariawan maupun batuk saja. Tanaman bernama ilmiah Averrhoa bilimbi ini, bahkan bisa dimanfaatkan untuk menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi.

Bakteri Salmonella typhi sendiri adalah bakteri yang berkembang di usus manusia maupun binatang.

Bakteri ini bisa menular dan menyebar lewat kotoran, serta makanan dan minuman yang telah terkontaminasi.

Beberapa masalah kesehatan yang dianggap sebagai akibat dari bakteri Salmonella typhi adalah penyakit tifus dan diare.

(Baca Juga: 9 Jenis Imunisasi untuk Bayi hingga 1 Tahun)

3. Jahe

Selain bunga belimbing wuluh, ada pula jahe yang juga dijuluki sebagai tanaman herbal yang aman untuk bayi.

Rempah-rempah ini menyimpan segudang zat gizi yang baik bagi tubuh, seperti serat, protein, potassium, vitamin C, magnesium, hingga vitamin B6.

Untuk bayi, jahe dapat dimanfaatkan sebagai obat pilek maupun batuk kering.

Ramuan obat pilek dari jahe:

  • Parut jahe yang sudah dibersihkan, secukupnya
  • Peras dan ambil sarinya saja
  • Campur dengan sedikit madu
  • Berikan pada bayi yang berusia 6 bulan keatas, dengan takaran 3 kali sehari 1 sdm

Ramuan obat batuk kering dari jahe:

  • Buat air rebusan jahe atau merendam irisan jahe dalam segelas air panas
  • Biarkan selama 3-5 menit terlebih dulu
  • Setelahnya minumkan air irisan jahe ini pada bayi

4. Kunyit

Masih “saudaraan” dengan jahe, bumbu dapur ini pun bisa dimanfaatkan sebagai tanaman herbal yang aman untuk bayi.

Manfaat ini ditemukan karena adanya senyawa kurkumin pada kunyit, yang dipercaya memiliki sifat anti-virus dan anti-bakteri untuk melawan berbagai penyakit.

Selain itu, senyawa kurkumin juga bersifat antioksidan yang sangat bagus untuk melindungu sel-sel tubuh dari kerusakan, akibat radikal bebas.

Untuk bayi, sebaiknya tanaman herbal ini diperkenalkan saat ia sudah menginjak usia 6 bulan.

Sangat tidak dianjurkan untuk memberikan ramuan kunyit, ketika bayi masih diberikan ASI eksklusif.

Kamu bisa mengolahnya menjadi susu kunyit, atau mencampurkan kunyit dengan kencur, asam jawa, hingga beras, untuk nantinya dijadikan air beras kencur.

Air beras kencur ini dapat diminum oleh bayi saat ia mengalami perut kembung dan mual-mual.

5. Kencur

Berikutnya tanaman herbal yang aman untuk bayi adalah kencur. Tanaman dengan nama ilmiah Kaempferia galanga ini biasa dimanfaatkan sebagai obat masuk angin, perut kembung, dan obat batuk.

Namun yang perlu digaris bawahi, ramuan kencur ini baru bisa dikonsumsi oleh bayi saat usianya sudah di atas 6 bulan.

Ramuan obat masuk angin dari kencur:

  • Campur kencur, jahe, dan kapulaga secukupnya dalam wadah berukuran sedang
  • Rebus dengan air hingga takarannya tersisa setengah
  • Diamkan selama beberapa saat untuk mengurangi hawa panasnya
  • Berikan pada bayi kira-kira 1 sdm saja selama 2 kali dalam sehari

Ramuan obat perut kembung atau muntah-muntah dari kencur:

  • Siapkan 1 sdm beras, 1 ruas kencur, 1 ruas kunyit, serta ¼ sendok teh adas manis
  • Rendam sebentar beras, setelahnya sangrai hingga beras berwarna kecokelatan
  • Tumbuk halus beras bersam kencur, kunyit, dan adas manis
  • Seduh dengan air panas, dan tambahkan sedikit asam jawa, garam, serta gula merah, untuk menambah cita rasanya
  • Saring seduhan air beras kencur tersebut, lalu minumkan pada bayi yang berusia di atas 6 bulan

Ramuan obat batuk dari kencur:

  • Bersihkan beberapa ruas kencur atau secukupnya
  • Parut dan peras kencur, kemudian ambil sarinya
  • Campurkan sari air kencur tadi dengan sedikit madu
  • Berikan pada bayi sebanyak satu sendok makan, selama dua kali dalam sehari

6. Daun Pegagan

Selanjutnya ada daun pegagan yang termasuk dalam jenis tanaman herbal yang aman untuk bayi.

Tanaman bernama ilmiah Centella Asiatica, yang juga seringnya dijadikan racikan produk kecantikan ini, termasuk tanaman liar yang banyak tumbuh di India, Tiongkok, Jepang, dan Indonesia.

Karena disebut tanaman liar, daun pegagan paling banyak tumbuh di pinggir sungai, dengan bentuk daun relatif kecil dan berwarna hijau.

Sebagai tamanam herbal yang aman untuk bayi, daun pegagan paling direkomendasikan terutama untuk mengobati penyakit campak.

Kamu bisa meracik daun pegagan menjadi obat minum, dengan merebusnya terlebih dulu dalam air.

Kemudian tambahkan sedikit madu dan minumkan air rebusan ini pada bayi, kira-kira 5 sendok makan saja.

Ulangi cara tersebut setiap harinya paling tidak sebanyak 2 kali, pagi dan sore atau menyesuaikan kebutuhan.

(Baca Juga: Tahap Perkembangan Bayi Usia 0-12 Bulan)

7. Daun Kelor

Di masa tumbuh kembangnya, kamu bisa memberikan buah hatimu asupan daun kelor, yang diolah menjadi sayuran bening atau sup ayam.

Tanaman herbal ini mempunyai segudang khasiat baik, khususnya pada bayi yang berusia 6 bulan ke atas. Mulai dari menyehatkan penglihatan, meningkatkan metabolisme tubuh, sampai membantu memenuhi asupan nutrisinya.

Nah itu dia informasi mengenai jenis-jenis tanaman herbal yang aman untuk bayi.

Meski bermanfaat, namun sebaiknya sebelum memberikan pada buah hati, konsultasikan terlebih dulu kepada dokter.

Sebab memang, ada beberapa jenis tanaman yang baru bisa dikonsumsi bayi saat ia sudah balita.

Kemudian untuk memberikan proteksi tambahan kepada buah hatimu beserta keluarga tercinta, selalu sediakanlah asuransi kesehatan.

Dengan asuransi, kamu dan keluarga kecilmu bakal terlindungi dari risiko penyakit hingga finansial akibat dari ongkos medis, yang kadang kala enggak murah.

Menyoal pengajuannya, setelah membaca artikel ini kamu bisa langsung mengakses laman utama CekAja dan membandingkan seluruh produk asuransi kesehatan terbaik di sini.

Sehingga nantinya produk asuransi yang dipakai benar-benar sesuai dengan kebutuhan maupun bujet.

Yuk, tunggu apalagi?

Ajukan asuransi kesehatan di CekAja.com, dan nikmati seluruh manfaatnya untuk keluarga hingga di masa mendatang.

Tentang kami

Ayunindya Annistri

Ayunindya Annistri