3 Jenis Label Rekaman Musik, dari Major Label hingga Net Label

Bercita-cita menjadi musisi ternama Indonesia? Nah, sebelum masuk dapur rekaman, mending ketahui dulu beberapa jenis label rekaman musik yang ada. Dan berikut informasinya.

Kenalan dengan Label Rekaman, Yuk?

Sebelum membahas tentang ketiga jenis label rekaman musik, ada baiknya sih memang kamu ketahui dulu secara lebih rinci mengenai label rekaman dan peranannnya dalam industri musik.

Pasalnya nih, beberapa musisi awam atau baru dalam industri musik hanya menganggap bahwa, label rekaman adalah tempat memproduksi hingga akhir suatu lagu yang diciptakan.

Memang benar sih anggapan tersebut, namun secara lebih luas, fungsi label rekaman enggak hanya seputar itu saja lho. Malahan lebih dari yang dibayangkan.

Pada umumnya, label rekaman merupakan wadah memasarkan musik dan video dari seorang musisi, sekaligus melakukan perekrutan artis baru, maupun menetapkan hak cipta terhadap karya dari musisi mereka.

Beberapa label rekaman musik juga mengatur tentang bayaran royalti lagu dan peredarannya di aplikasi streaming musik.

Bahkan, ada pula label rekaman yang membiayai on air radio dan tour untuk musisinya memasarkan lagu ciptaan mereka.

(Baca Juga: 6 Studio Band Terbaik di Jakarta)

3 Jenis Label Rekaman Musik

Nah tadi sudah sedikit dibahas mengenai apa itu label rekaman, di poin ini sekarang CekAja bakal memaparkan lebih lanjut mengenai jenis-jenis label rekaman musik. Check this out!

1. Major Label

Jenis label rekaman musik yang pertama adalah Major Label. Ini adalah label rekaman yang biasanya dimiliki oleh pebisnis handal, karena dana yang dimiliki mestilah besar, terutama saat akan mengorbitkan musisi.

Di bawah naungan Major Label, seorang musisi tidak hanya dibantu untuk memproduksi lagu ataupun melakukan rekaman. Namun juga akan dibantu dari segi penjualan, termasuk pula kegiatan promosi di dalamnya.

Sementara menyoal fasilitas, Major Label juga termasuk yang lengkap, mulai dari tempat latihan, basecamp seperti rumah atau apartemen, hingga alat-alat penunjang karir.

Meski menguntungkan, tetapi berada di tangan Major Label juga bakal membuat kamu tidak mendapatkan sepenuhnya keuntungan dari hasil kerjamu.

Sebab nantinya, pemilik label rekamanlah yang mendapatkan keuntungan lebih besar dibandingkan para musisi, mengingat semua fasilitas yang telah diberikan oleh si label rekaman.

Tidak hanya itu saja, Major Label pun biasanya memiliki aturan-aturan tertentu yang otomatis akan menentukan arah karir sang musisi.

Hal ini sama berlakunya saat seorang musisi akan membuat single atau album, di mana kebebasan berekspreksi masih diatur oleh label rekaman.

Contoh Major Label: Universal Music, Warner Music, Sony Music Entertainment, Trinity Optima Production (lokal)

2. Independent Label

Selain Major Label, ada pula jenis label rekaman musik lainnya yang dikenal dengan istilah Independent Label.

Seperti namanya, Independent Label adalah suatu perusahaan rekaman musik dengan jaringan distribusi sendiri atau dalam artian kecil, dan tak sama dengan Major Label.

Beberapa informasi yang didapat CekAja mengenai Independent Label, menyebutkan bahwa dapur rekaman ini memberikan sepenuhnya pendapatan kepada seorang musisi, dan tanpa dibagi dengan pihak manajemen label.

Tidak hanya itu saja, tiap musisi pun diberikan kebebasan tanpa adanya aturan-aturan tertentu dari manajemen, sehingga bisa dibilang arah karir sang musisi ditentukan sendiri oleh dirinya.

Lalu, untuk urusan pembuatan lagu hingga masa produksinya, Independent Label cenderung membebaskan para artisnya untuk berkarya sebagaimana yang diinginkan. Inilah yang membedakan Independent Label dengan Major Label.

Namun, sebagaimana dapur rekaman pada umumnya, berkarir lewat Independent Label pun nyatanya memiliki kekurangan tersendiri.

Salah satunya seperti terbatasnya penikmat musik karena kurangnya distribusi dan promosi yang dilakukan.

Contoh Independent Label: Kolibi Rekords, Nanaba Records, Leeds Records, Tandem Tapes, Elevation Records.

(Baca Juga: 8 Produser Musik Indonesia Terbaik)

3. Net Label

Jenis label rekaman musik yang terakhir adalah Net Label. Ini adalah jenis label rekaman musik virtual, di mana pendistribusian lagu milik sang musisi dilakukan secara digital.

Kehadiran Net Label sendiri dianggap sebagai warna baru dalam industri musik.

Mereka (para musisi) menggunakan jasa Net Label biasanya untuk kepentingan distribusi sekaligus promosi, di mana penikmat musik dapat mengunduh lagu para musisi secara bebas dan legal.

Karena secara digital, maka promosi yang dilakukan pun lebih banyak melalui sosial media, seperti Facebook, Instagram, YouTube, hingga Soundcloud.

Satu perbedaan besar antara Net Label dengan jenis label rekaman musik lainnya, yaitu Net Label umumnya tidak memproduksi album, melainkan hanya untuk media pendistribusian sekaligus promosi.

Tak hanya itu saja, beberapa pebisnis juga banyak yang beranggapan bahwa Net Label termasuk dapur rekaman non-profit.

Sebab. tujuan utama mereka adalah memperkenalkan para musisi yang sudah menghasilkan karya, tak perduli masalah laku atau tidaknya musik tersebut.

Contoh Net Label: Kosmic Free Music Foundation (1991-1999), Yesnowave Music dan StoneAge Records (lokal)

Nah, itu dia informasi mengenai jenis-jenis label rekaman musik pada umumnya.

Kamu tertarik untuk mencoba yang mana? Atau mungkin kamu justru ingin mencoba bisnis label musik?

Mau Coba Bisnis Label Rekaman?

Memulai bisnis label rekaman musik tak ada salahnya untuk dicoba, apalagi jika kamu sangat menyukai industri musik.

Mana tahu dari bisnis ini, kamu dapat ‘melahirkan’ bintang-bintang baru dengan kualitas suara dan performa terbaik.

Nah, untuk mewujudkan impianmu tersebut, tentu dibutuhkan modal usaha, bukan?

Kalau jenis label rekaman musik yang ingin kamu buka adalah Major Label, maka modal yang diperlukan sangat banyak. Beda halnya dengan Independent Label ataupun Net Label.

Mendingan untuk awalan, coba saja dulu label rekaman kecil-kecilan seperti Independent Label. Sebab, modal yang dibutuhkan juga enggak terlalu besar.

Kalaupun tertarik untuk memulai bisnis Independent Label, kamu dapat meminta bantuan dari CekAja.com, sebagai lembaga pembiayaan terbaik untuk kebutuhan modal usahamu.

CekAja hadir dengan berbagai jenis produk pinjaman, mulai dari KTA sampai pinjaman P2P Lending.

Semua mitra yang tergabung dalam CekAja bisa dipastikan berkualitas, bahkan menerapkan bunga rendah dan sistem cicilan ringan.

Tidak hanya itu saja, melalui CekAja.com pula, kamu dapat mengajukan pinjaman tanpa perlu mendatangi lagi kantor cabang pembiayaan.

Karena seluruh proses pengajuannya dilakukan secara online, sehingga kapan saja kamu membutuhkannya, bisa langsung mengajukan.

Gimana, menarik bukan? Yuk, langsung saja kepoin produk pinjaman di CekAja.com, dan ajukan selagi kamu membutuhkannya untuk membangun bisnis label rekaman sendiri.