Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

6 menit waktu bacaan

Jurus Anti Miskin Buat Anak Kost!

by Gito on 19 Juli, 2019

Menjadi anak kost merupakan pengalaman yang menarik. Dengan kondisi tempat tinggal yang jauh dari orang tua bakal membuat kamu matang dan juga mandiri. Kamu akan terbiasa mengurus hidup dan juga keuangan kamu secara baik dan bertanggung jawab, karena begitu salah urus, kamu bisa langsung miskin lo!

Anak Kost Hemat Uang Perempuan Bisnis UKM Rupiah

Gampang-gampang susah memang menjadi anak kost. Perlu nyali dan juga kemauan yang kuat supaya kamu bisa tetap hidup baik di tempat orang.
Jika dulu saat tinggal bersama orang tua kamu bisa dengan mudah meminta barang ataupun uang saku ketika butuh, maka saat kamu kost, hal itu tidak bisa dengan cepat dilakukan.

Ditambah kalau kamu terus merengek kalau uang bulanan kamu habis, nanti orang tua malah khawatir dan tidak percaya sama kamu.

Jadi mulailah untuk bisa mengatur segalanya dengan baik dan juga rapi. Karena kalau sudah terbiasa mengatur keuangan, kamu bisa dengan mudah mengatur gaji kamu nanti.

Terbayang, jika sampai nanti kamu berkeluarga belum bisa mengatur keuangan dengan baik, tentu jadinya akan gali lubang tutup lubang, alias akan dipenuhi dengan utang.

Nah berikut merupakan jurus jitu anti miskin untuk kamu para anak kost, simak yuk supaya kedepannya kamu bisa lebih nyaman!

1. Buat perencanaan kebutuhan dengan matang

Biasakan untuk membuat daftar kebutuhan setiap bulannya. Catat dan pastikan barang tersebut memang benar kamu butuhkan. Hal itu akan menghemat banyak uang, karena kalau kamu berbelanja sekaligus untuk sebulan, akan terdapat selisih harga yang lumayan ketimbang kamu beli satu barang di minimarket.

Mungkin opsi berbelanja online juga bisa kamu pilih. Mengingat ada banyak sekali promo yang bisa kamu manfaatkan dengan berbelanja online. Disamping itu, kamu juga tidak perlu mengeluarkan ongkos untuk pergi berbelanja.

(Baca juga: Ini 5 Peluang Usaha yang Laris Manis di Musim Hujan)

Dengan belanja online kamu juga bisa menjadi lebih rinci untuk mencari barang kebutuhan, karena kamu bisa melakukannya dirumah sambil mengecek stok barang yang sudah habis.

Ditambah peluang untuk membeli barang yang tidak kamu perlukan semakin kecil. Karena kamu tidak menjadi “lapar mata”. Maklum, berdasarkan data empiris, orang yang berbelanja di pusat perbelanjaan cenderung membeli barang yang tidak begitu diperlukan.

2. Bagi dan batasi penggunaan uang harian

Kalau kamu saat ini sedang menempuh pendidikan tinggi pastinya kamu masih mendapatkan uang saku setiap bulannya. Pun kalau kamu sudah bekerja, gaji kamulah yang biasanya menghiasi keseharian kamu.

Nah aturlah setiap bulannya pengeluaran kamu. Berapa untuk sewa kost dan untuk kebutuhan bulanan. Kamu juga perlu menyisihkan uang sekitar 10 persen hingga 15 persen dari total uang saku bulanan kamu sebagai uang tabungan.

Pisahkan dengan tabungan yang biasa kamu gunakan. Hal itu akan sangat membantu ketika kamu kepepet membutuhkan uang.

Nah setelah itu kamu juga perlu membatasi pengeluaran setiap harinya. Seperti kamu menetapkan limit Rp50 ribu sehari. Nah jika sudah begitu maka kamu setiap harinya hanya membawa uang tunai sebanyak itu. Jangan sampai lebih, karena selama masih ada uang tunai di saku, kamu dengan mudah akan membelanjakannya.

3. Jangan sepelekan uang koin

Kamu pasti pernah mendapatkan uang kembalian berupa koin. Uang koin di negeri ini dimulai dari nominal Rp100 hingga Rp1.000. Coba deh kumpulkan uang-uang koin tersebut dalam sebuah wadah.

Jangan kamu sepelekan, nanti ketika sudah banyak, kamu bisa menukarkannya di bank ataupun di warung. Banyak pedagang yang membutuhkan uang-uang koin untuk kembalian.

Jika diasumsikan kamu bisa menyimpan uang koin Rp1.000 setiap harinya, maka kamu bisa mendapatkan Rp30 ribu setiap bulan dari uang receh.

4. Hindari Mal

Kalau kamu memiliki keperluan untuk pergi ke mal misalnya untuk bertemu dengan dosen ataupun mencari buku di toko buku, silahkan dilakukan. Tetapi jika tidak ada alasan yang kuat untuk kamu pergi ke mal, lebih baik kamu hindari.

Karena yang namanya mal pasti menyajikan barang-barang konsumsi yang menarik. Nah diri kamu sudah kuat belum menahan godaan tersebut. Karena kalau kamu tergoda, bisa jadi uang saku bulanan kamu bakal lenyap seketika.

5. Penuhi botol minum dan masak

Menjadi pribadi yang hemat membuat kamu menjadi lebih rajin. Memasaklah, jangan biasakan membeli makanan jadi di warung makan. Dengan memasak, uang makan yang sudah kamu alokasikan sebelumnya akan menjadi lebih ramping.

Karena dengan memasak, dana yang seharusnya habis hanya untuk makan satu hari, ternyata bisa untuk makan 2 hari atau bahkan lebih. Tetapi jika ternyata tempat kost kamu tidak membolehkan penghuninya untuk memasak, maka kamu bisa memilih warung makan yang dekat dengan kampus atau sekolah.

(Baca juga: 9 Pekerjaan Menjanjikan untuk Mahasiswa Jurusan Akuntansi)

Karena biasanya warung-warung tersebut mematok harga jualnya tergantung dari lingkungan sosialnya berada.

Selain itu, selalu isi botol minuman kamu ketika kamu akan bepergian. Hal itu akan mengirit banyak rupiah lo. Karena tanpa disadari, mayoritas dana yang dikeluarkan ketika kamu sedang berada diluar adalah untuk membeli minuman.

Nah dengan selalu membawa minuman maka kamu akan menjadi lebih hemat dan juga sehat. Tetapi jangan juga lupa untuk selalu mencuci botol minum kamu setiap harinya ya.

6. Gunakan internet dengan bijak, cari pekerjaan sampingan

Menjadi anak kost berarti kamu memiliki keterbatasan dalam hal finansial. Nah kalau sudah begitu kamu harus bijak menghabiskan kuota internet kamu.

Hindari melihat video ataupun gambar-gambar bergerak, karena dua hal itu dengan cepat akan menghabiskan kuota internet kamu. Padahal sebagai anak kost, kamu perlu memerlukan paket data untuk mengerjakan tugas ataupun untuk mengerjakan pekerjaan sampingan.

Ya, kamu juga bisa memanfaatkan internet untuk mencari pekerjaan sampingan. Kalau bisa sesuai dengan disiplin ilmu yang kamu ambil, pun tidak juga tak mengapa. Karena kamu tetap memiliki pengalaman sebagai “bayarannya”.

Kalau kamu sudah bisa memilah mana yang memang perlu mana yang tidak, maka hal itu akan mudah kamu lakukan. Gunakan waktu luang dengan membaca buku ataupun bercengkrama dengan teman kost ataupun teman kampus, jangan hanya berkutat di kostan sembari berselancar di dunia maya.

Dengan begitu ilmu dan pengalaman kamu juga akan bertambah. Disamping itu kedepannya, tidak ada yang tahu takdir orang akan menjadi apa, yang terpenting adalah selalu jalin hubungan baik dengan sesama.

Memang menjadi tanggung jawab orang tua terkait dengan pendidikan. Tetapi kamu juga harus paham, bahwa tidak sedikit dana yang keluar untuk membiayai kuliah kamu. Jadi ringankan beban orang tua dengan tidak mengganggu cashflow bulanan orang tua kamu dengan gaya hidupmu yang boros.

Kalau kamu tengah mencoba bisnis kecil-kecilan untuk menambah sumber pemasukan, itu bagus. Kamu juga bisa ajukan KTA di CekAja.com untuk mencukupi modal kamu. Tetapi sebelum itu konsultasikan dulu denga orang tua ya.

Tentang Penulis

Gito

Veritas Vos Liberabit

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami