Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Kenali Lebih Awal Gejala, Ciri dan Penyebab Diabetes yang Sering Mengancam Kesehatan

by Ayunindya Annistri on 19 November, 2019

Diabates merupakan penyakit yang kerap memicu kerusakan pada bagian tubuh lainnya, seperti mata, jantung, serta ginjal. Penyakit kronis ini sukar disembuhkan, namun sayangnya tingkat kesadaran masyarakat akan bahaya diabetes masih sangat minim. Padahal dengan mengetahui gejala, ciri dan penyebab diabetes, masyarakat diharapkan lebih aware terhadap jenis penyakit mematikan yang satu ini.

Berdasarkan data yang dihimpun dari International Diabetic Federation (IDF) tahun 2017 lalu, Indonesia menempati posisi ke-6 dunia, dengan jumlah penyandang diabetes sebesar 10,3 juta jiwa pada rentang usia 20 sampai 79 tahun.

Jumlah ini kemungkinan akan terus bertambah 60% menjadi 16 juta lebih pada tahun 2045. Serupa dengan IDF, hasil Riset Dasar Kesehatan 2018 menyebutkan bahwa tingkat prevalensi diabetes di Indonesia melesat naik dari data sebelumnya, yaitu 6,5% di tahun 2013 menjadi 8,5% di tahun 2018.

Apa Saja Jenis Diabetes?  

Sebagian orang mungkin berpikir bahwa diabetes melitus hanya memiliki satu jenis saja. Padahal faktanya, terdapat dua jenis diabetes melitus, dimana keduanya memiliki gejala, ciri dan penyebab yang berbeda pula.

Diabetes melitus I atau disebut pula insulin dependent diabetes, membuat penderitanya tidak mampu menghasilkan insulin lantaran sistem kekebalan tubuh sendiri menghancurkan sel pankreas yang menjadi tempat diproduksinya insulin.

Faktor utama yang membuat seseorang rentan terkena diabetes melitus I karena genetik dan terkena infeksi virus akibat seringnya bepergian jauh dari kawasan khatulistiwa. Penderita autoimun ini memerlukan suntikan insulin secara rutin, bila ingin tetap bertahan hidup.

Sedangkan diabetes melitus II disebabkan karena melambatnya kinerja tubuh dalam memproduksi insulin, sehingga resistensi tubuh atas insulin menjadi kurang sensitif. Diabetes jenis ini sangat sering terjadi pada orang-orang yang tidak bisa menerapkan pola hidup sehat, contohnya dengan rutin mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat serta minuman bersoda.

Tidak hanya itu saja, diabetes melitus II rentan menyerang orang-orang berkulit hitam, serta wanita dengan masa menstruasi tidak teratur atau lebih dikenal sebagai sindrom ovarium polikistik.

Mengenal Penyebab Diabetes

Penting untuk kamu mengetahui juga penyebab diabetes. Rata-rata orang yang menderita penyakit diabetes terjadi akibat kadar glukosa darah mencapai lebih dari ambang batas normal, sehingga insulin yang diproduksi oleh pankreas gagal bekerja sempurna dalam memenuhi kebutuhan tubuh.

Penyakit yang dijuluki silent killer ini tidak hanya menyerang usia 40 sampai 60 tahun saja. Menurut data WHO, jumlah penyandang diabetes kini semakin bergeser ke usia muda, karena pola makan dan gaya hidup yang diterapkan jauh dari kata layak.

Sementara itu, dilansir dari American Diabetes Association, setiap tahunnya kurang lebih sebanyak 5 ribu anak muda dengan rentan usia 15-20 tahun divonis mengidap diabetes tipe 2, yang mana jumlahnya akan terus bertambah hingga tahun 2050.

(Baca Juga: Penyakit Diabetes: Ini 3 Kebiasaan Sederhana untuk Mencegahnya)
Gejala dan Ciri Diabetes yang Perlu Disadari Sejak Dini

Penderita diabetes dianjurkan untuk selalu menerapkan pola hidup sehat, agar glukosa dalam darah tetap terkontrol baik dan terhindar dari berbagai komplikasi yang berujung pada kematian. Hal ini pun berlaku untuk kamu yang mungkin belum terdeteksi diabetes, dimana semestinya kamu memahami betul akan gejala dan ciri diabetes, sebagai langkah awal meminimalisir risiko datangnya penyakit tersebut, diantaranya adalah:

1. Sering merasa kesemutan dan sakit pada bagian kaki

Seorang penderita diabetes biasanya sering mengeluhkan rasa sakit yang tidak tertahankan pada bagian kaki disertai kesemutan atau mati rasa. Hal ini dipicu karena tingginya kadar gula darah yang berimbas pada kerusakan jaringan saraf tubuh. Gejala sekaligus ciri diabetes ini umumnya terjadi pada penderita stadium lanjut, namun bukan berarti kamu bisa bersikap masa bodoh bila sewaktu-waktu mengalami gejala serupa.

2. Berat badan turun secara drastis tanpa alasan jelas

Gejala dan ciri diabetes selanjutnya yang patut diwaspadai adalah ketika berat badan turun secara drastis terus menerus. Terjadinya penurunan berat badan ini diakibatkan karena glukosa tidak diserap secara merata oleh tubuh.

3. Kemampuan penglihatan berkurang

Seiring dengan meningkatnya kadar glukosa dalam tubuh, rupanya juga mempengaruhi kualitas penglihatan dan bentuk mata seorang penderita diabetes. Jika tidak segera ditangani, bisa menyebabkan beberapa komplikasi pada mata, mulai dari retinopati diabetik, glaukoma, hingga katarak. Namun, pada kasus berbeda, gejala maupun ciri diabetes yang satu ini justru membuat penderitanya bisa melihat dengan jelas tanpa harus menggunakan kacamata.

4. Munculnya bercak hitam hingga bersisik pada kulit

Warna kulit yang berubah menjadi lebih gelap maupun bersisik di beberapa bagian tubuh, seperti leher, siku dan ketiak bisa jadi indikasi awal gejala dan ciri diabetes. Dalam ilmu kedokteran, kondisi ini disebut acanthosis nigricans, yang mana bisa terjadi karena tingginya kadar insulin dan memungkinkan pigmen tubuh membentuk sel kulit baru, berupa bercak hitam dan tak jarang kulit menjadi jauh lebih lembek.

Gejala, ciri dan penyebab diabetes pada masing-masing orang itu berbeda, biasanya tergantung dari jenis kelamin. Oleh karena itu, sebelum terlambat, gunakan asuransi kesehatan dari CekAja.com, sebagai perlindungan tambahanmu, yang pastinya sangat bermanfaat hingga masa mendatang.

Tentang Penulis

Ayunindya Annistri

Penulis amatir yang hobi merantau