5 Kesalahan dalam Investasi Saham yang Sering Dilakukan, Hindari Sebelum Terlambat!

Mau main saham? Tentunya kamu harus mempelajari kesalahan dalam investasi saham yang sering dilakukan, jadi sebisa mungkin kamu akan dapat menghindarinya sebelum terlambat.

Investasi saham menjadi populer belakangan ini. Meningkatkan popularitas investasi saham menjadi hal baik bagi pasar modal Indonesia.

Akses dalam investasi saham menjadi kian mudah karena perkembangan teknologi saat ini. Tapi tidak jarang juga kita mendengar banyak yang menderita kerugian besar setelah investasi saham.

Bahkan yang paling ekstrim adalah cerita bunuh diri seorang investor saham karena menderita kerugian. Tentu ini akan sangat mengerikan jika sampai terjadi.

Investasi saham bagaimanapun juga seperti pisau yang bermata dua. Selain kegembiraan yang didapatkan saat hasil investasi bagus tapi ada juga kerugian yang sangat parah juga.

Biasanya kita melakukan kesalahan dalam investasi saham baik sadar maupun tidak. Untuk lebih jelasnya kita akan bagikan informasi 5 kesalahan dalam investasi saham yang sering dilakukan investor.

Jadi jangan lewatkan 5 kesalahan dalam investasi saham yang sering dilakukan para investor ya!

(Baca Juga: Cara Investasi Emas Agar Selalu Untung)

5 Kesalahan dalam Investasi Saham

Saat membeli saham, banyak investor swasta merugi melalui kesalahan yang sepele, yang tentu saja tak seharusnya dialami. Biasanya ini terjadi jika kita tak berbekal pengetahuan.

Mereka yang merugi untuk hal sepele ini seringkali tidak memiliki pengetahuan yang diperlukan tentang pasar saham atau mereka membiarkan diri mereka dikendalikan oleh emosi dan ambisi mereka.

Kami akan membagikan kepada kalian kesalahan dalam investasi saham saham dan cara menghindarinya.

1. Tidak Ada Pengetahuan Dasar

Pengetahuan dasar tertentu sangat penting sebelum membeli saham. Salah satu kesalahan dalam investasi saham paling umum adalah mulai membeli tanpa sepengetahuan sebelumnya.

Tetapi dia yang tidak memiliki pengetahuan dasar berisiko kehilangan banyak uang di pasar. Investor yang tidak berpengalaman cenderung membayar harga saham yang berlebihan karena mereka tidak mengetahui tokoh kunci terpenting atau membeli dan menjual saham pada waktu yang salah.

Oleh karena itu, para pemula membutuhkan pengenalan tentang dunia pasar saham sebelum melakukan pembelian. Misalnya tahu bagaimana cara kerja pasar saham?

Bagaimana harga saham berkembang? Bagaimana Anda memulai portofolio saham? Apa itu broker? Apa itu dividen? Pengetahuan tentang bursa juga termasuk pengetahuan dasar keuangan.

Siapa pun yang berani menjelajah ke dunia bursa saham tanpa pengetahuan yang diperlukan akan segera menjadi makanan bagi para profesional pasar saham.

2. Melakukan Perdagangan Jangka Pendek

Investor sering kali tidak sabar untuk memegang saham perusahaan terlalu lama apalagi jika terjadi penurunan harga saham. Di saat yang sama, mereka cenderung menjual terlalu dini jika terjadi kenaikan harga saham.

Perdagangan jangka pendek memang sangat menggiurkan bagi investor yang tidak sabar. Tapi perdagangan seperti ini hanya akan menguras energi dan emosi.

Seperti yang sudah diketahui kalau nilai saham sangat fluktuatif bukan hanya dalam hitungan hari tapi sudah dalam hitungan jam. Kita perlu pengalaman yang banyak untuk melakukan perdagangan jangka pendek dimana kita harus mampu bertransaksi di saat yang tepat.

Meski keuntungannya bisa sangat banyak tapi risikonya terlalu besar. Kesalahan dalam investasi saham seperti inilah yang membuat investor gagal dalam jual beli saham.

3. Membeli Saham Secara Kredit

Membeli saham secara kredit adalah strategi yang digunakan oleh para profesional di pasar saham. Mereka meminjam uang untuk pembelian saham dari bank atau broker.

Setelah harga saham naik, mereka menjualnya kembali dan mengurus hutang mereka dan mencairkan selisihnya sebagai keuntungan.

Namun beberapa investor kecil melakukan kesalahan dalam investasi saham dengan menggunakan pinjaman dari teman atau keluarga mereka daripada pinjaman bank saat membeli saham.

Jika investasi tidak berhasil, hanya persahabatan yang rusak dan keluarga yang hancur yang tersisa. Inilah sebabnya mengapa investor harus selalu menjauhi perdagangan ekuitas secara kredit.

Risiko kerugian besar (untuk pinjaman bank) dan kepercayaan yang hancur (untuk pinjaman keluarga) terlalu tinggi.

4. Mengikuti Rekomendasi Secara Buta

Saat membeli saham, investor yang tidak berpengalaman cenderung mengikuti rekomendasi apa pun dari para profesional bursa saham. Tapi pepatah lama mengatakan: “Jika burung pipit sudah bersiul dari atap, harganya sudah terlalu mahal.”

Kesalahan dalam investasi saham yang sering dilakukan oleh investor adalah terlalu mengikuti rekomendasi yang sedang hits tanpa mengetahui aturan dalam bermain saham.

Menganalisis rekomendasi yang diberikan harus dilakukan agar kita tidak melakukan kesalahan dalam investasi saham.

5. Trading Tanpa Strategi

Sebagai investor, jangan biarkan emosi membimbing kita saat membeli saham. Ini adalah kesalahan dalam investasi saham yang berbahaya.

Memang bursa saham selalu dipengaruhi dengan kondisi perekonomian di luar. Saat harga saham naik para investor pasti berbondong-bondong membeli saham.

Tapi saat harga saham turun biasanya investor akan pesimis. Sebenarnya jika dilihat lagi saat pasar dengan dalam kondisi ini menawarkan kesempatan untuk membeli saham yang bagus dengan harga yang murah. 

Jadi jangan terburu-buru memutuskan apa yang harus dilakukan apalagi kalau emosi yang mengendalikan. 

Ketika kita memutuskan untuk melakukan investasi saham tidak ada jaminan kalau ini akan berhasil 100%. Ada banyak kunci sukses untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal dari investasi saham.

Dari ulasan 5 kesalahan dalam investasi saham kita bisa menghindarinya agar investasi kita bisa sukses. Semoga artikel 5 kesalahan dalam investasi saham yang sering dilakukan investor ini bisa membantu bagi para investor pemula. 

(Baca Juga: Peluang Investasi Crypto Currency yang Menguntungkan)

Berinvestasi dalam hal keuangan memang sangat menarik dan menguntungkan jika kita bisa melakukannya. Dengan begitu kita akan memperoleh keuntungan yang berlimpah.

Namun ternyata tak semua investasi menghasilkan keuntungan serupa. Jadi jika kamu adalah orang yang cukup senang dengan tantangan, dan memiliki banyak modal, kamu bisa mencoba beragam investasi yang sesuai dengan kemampuanmu.

Namun jika dirasa kemampuan dan pengetahuanmu terbatas dalam bidang investasi saham, maka sebaiknya uang yang kamu miliki disimpan di dalam tabungan.

Untuk membuat tabungan, kamu bisa melalui CekAja.com yang bekerjasama dengan berbagai bank terkemuka. Dan menariknya kamu bisa membuatnya secara online dengan cepat dan aman.

Karena CekAja.com sudah terdaftar dan berada dibawah pengawasan OJK dan BI. Jadi dijamin datamu tidak akan disalah gunakan.

Jadi tunggu apalagi? Yuk buka tabunganmu melalui CekAja.com.