10 Kota dengan Biaya Hidup Terendah di Indonesia

Bicara mengenai kota dengan biaya hidup terendah di Indonesia, nyatanya gak melulu perihal Yogyakarta saja. Penasaran? Yuk, langsung cek info lengkapnya di bawah ini.

10 Kota dengan Biaya Hidup Terendah di Indonesia

Sebagian orang pastinya ingin tinggal di suatu kota dengan biaya hidup yang rendah ataupun terjangkau.

Terlebih bagi mereka yang berstatus ‘mahasiswa’ maupun bagi masyarakat yang penghasilannya masih rendah.

Namun tak jarang, mereka yang telah memiliki penghasilan stabil pula, mendambakan tinggal di kota dengan biaya hidup terendah.

Dengan begitu, mereka bisa menghemat bujet untuk membeli properti sekaligus memenuhi kehidupan sehari-hari.

(Baca Juga: 10 Kota dengan Biaya Hidup Tertinggi di Indonesia)

Deretan Kota dengan Biaya Hidup Terendah di Indonesia

Lantas, apa saja sih kota dengan biaya hidup terendah di Indonesia? Bagi kamu yang penasaran, yuk langsung saja simak informasi yang telah CekAja rangkum, berikut ini.

1. Yogyakarta

Kota dengan biaya hidup terendah di Indonesia yang pertama adalah Yogyakarta. Dijuluki sebagai ‘Kota Pelajar’, Yogyakarta sangat terkenal dengan taraf hidupnya yang murah.

Betapa tidak, mulai dari harga makanan hingga kebutuhan konsumtif lainnya di sana, bisa kamu dapat dengan kisaran mulai Rp8 ribu saja.

Bahkan, bermodalkan Rp2 juta di kantong, kamu sudah bisa mencukupi kehidupanmu dalam satu bulan.

Namun, perkiraan biaya hidup tersebut bisa saja melebihi dari ekspektasi dan tergantung dari gaya hidup kamu sendiri.

2. Solo

Tak hanya Yogyakarta saja, Solo pun juga terkenal sebagai salah satu kota dengan biaya hidup terendah di Indonesia.

Kota penghasil batik terbesar se-Nusantara ini, diketahui memiliki standar UMK Rp 2.013.810 per 2021 lalu.

Sungguh tak heran, jika Solo dijuluki sebagai kota dengan biaya hidup terendah di Indonesia, bukan?

Kurang lebih Rp500 ribu hingga Rp2 juta per bulan, sudah terbilang sangat cukup untuk menghidupi kamu setiap bulannya.

3. Banyuwangi

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, Banyuwangi termasuk dalam daftar kota dengan biaya hidup terendah di Indonesia.

Hanya dengan Rp 3.029.367 saja, satu keluarga kecil dapat terpenuhi biaya hidupnya selama satu bulan di Kota Banyuwangi.

Tak hanya itu saja, di sana juga terkenal akan harga rumahnya yang masih terjangkau. Misalnya untuk tipe rumah 36 dan 45, harganya masih sekitar Rp300 juta atau bahkan kurang dari itu.

4. Cirebon

Kota dengan biaya hidup terendah di Indonesia yang selanjutnya adalah Cirebon. Harga makanan, transportasi, hinga kebutuhan pokok di sana masih terbilang cukup terjangkau.

Tak heran jika dalam sebulan, kamu hanya memerlukan biaya kurang lebih sekitar Rp 2 juta untuk memenuhi segala keperluanmu selama menetap di Kota Cirebon.

5. Purwokerto

Beralih dari Cirebon, berikutnya kota dengan biaya hidup terendah di Indonesia ditempati oleh Purwokerto.

Meski kota ini terbilang kecil, namun ibu kota Kabupaten Banyumas ini memiliki beragam keunggulan, jika kamu memilih untuk tinggal di sana. Salah satunya adalah mengenai taraf hidupnya yang terbilang murah.

Untuk keperluan makan sehari-hari, di Purwekorto sendiri kemungkinan biaya yang akan kamu habiskan sekitar Rp7-Rp15 ribu saja.

Sementara, jika kamu memilih untuk menyewa kamar kos atau kontrakan dengan fasilitas standar, biaya yang dikeluarkan paling tidak mulai dari Rp800 ribu.

6. Kudus

Berada di wilayah Jawa Tengah, Kudus termasuk kota dengan biaya hidup terendah di Indonesia.

Diketahui bahwa besaran biaya yang harus dikeluarkan per bulannya selama tinggal di Kota Kudus cuma sekitar Rp3 juta saja. Ini pun sudah termasuk biaya untuk makan, keperluan konsumtif, hingga penggunaan transportasi.

Namun, kisaran biaya hidup di Kota Kudus bisa berbeda pada tiap orang, tergantung dari gaya hidup dan bagaimana cara mereka dalam mengolah keuangan masing-masing.

7. Malang

Tak jauh berbeda dari kota dengan biaya hidup terendah di Indonesia lainnya, terutama di wilayah Pulau Jawa, Malang pun masuk dalam daftar tersebut.

Kota dengan iklim sejuk yang dijuluki sebagai Paris Van East Java ini, terkenal dengan rata-rata biaya hidup yang masih terjangkau.

Menurut data di 2018 lalu, per kapitanya tarif hidup di Kota Malang adalah Rp2,28 juta untuk kebutuhan konsumtif, dan kebutuhan non-konsumtif cuma sekitar Rp830 ribu saja.

Dengan perincian seperti itu, bisa ditarik kesimpulan bahwa tarif hidup di Kota Malang masih tergolong murah.

Terutama untuk keperluan tempat tinggal, makan sehari-hari, hingga penggunaan transportasi umum.

8. Bandar Lampung

Beralih dari Pulau Jawa, selanjutnya yang masuk dalam daftar kota dengan biaya hidup terendah di Indonesia adalah Bandar Lampung.

Mengutip dari Kompas.com, tiap penduduk di kota tersebut rata-rata pengeluaran bulanannya hanya sebesar Rp 1.190.647 khusus penduduk kota.

Sementara, bagi mereka yang tinggal di pedesaan, biaya hidupnya bahkan tak sampai jutaan, hanya sekitar Rp800 ribu saja per bulannya. Gimana, masih sangat terjangkau bukan?

9. Sibolga

Terletak di Pantai Barat Pulau Sumatra, Sibolga rupanya juga masuk dalam deretan kota dengan biaya hidup terendah di Indonesia lho.

Bagaimana tidak, untuk kehidupan sehari-hari yang mencakup biaya makan, transportasi, bahkan sampai sewa tempat, penduduk di sekitar kota tersebut cukup merogoh kocek kisaran Rp1-Rp1,5 juta saja per bulannya.

10. Singaraja

Siapa bilang tinggal di Bali itu selalu mahal? FYI saja nih, kalau ibu kota Kabupaten Buleleng, yaitu Singaraja justru dikenal sebagai salah satu kota dengan biaya hidup terendah di Indonesia lho.

Kabarnya sih, rata-rata untuk biaya hidup di sana hanya sekitar Rp3,1 juta per bulannya dengan rincian perhitungan untuk satu keluarga kecil yang terdiri dari 4 orang.

(Baca Juga: 7 Negara dengan Sistem Transportasi Terbaik)

Biaya Hidup Rendah Bikin Sulit Menabung?

Nah, itu dia informasi mengenai deretan kota dengan biaya hidup terendah di Indonesia.

Meski kota-kota tersebut mendapat predikat sebagai kota dengan biaya hidup terendah, namun nampaknya masyarakat di sana masih dapat mengelola keuangan mereka dengan baik.

Bagaimana dengan kamu? Apakah sudah mampu mengelola finansial dengan stabil atau belum?

Biarpun biaya hidup masih tergolong rendah akibat gaji yang mengikuti standar UMR, bukan berarti harus menyepelekan perihal menabung ya.

Karena biar bagaimanapun, menabung adalah kewajiban bagi tiap orang, terlebih ketika sudah memiliki penghasilan sendiri.

Kamu bisa menabun dengan beragam metode yang sesuai dengan kemampuan finansialmu sendiri. Kalau tak mampu untuk menabung secara manual, serahkan saja permasalahanmu pada CekAja.com.

Di sini, kamu bisa nabung secara online, dengan tentunya beragam manfaat yang ditawarkan. Bahkan, salah satu produk tabungan yang CekAja tawarkan memiliki fitur investasi lho.

Tertarik? Informasi lebih lanjutnya bisa kamu dapatkan dengan klik tabel di bawah ini. Selamat menabung!