Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Lima Sumber Utang Tak Terduga yang Harus Kamu Waspadai

by Ariesta on 9 Januari, 2016

penyebab utang - CekAja.com

Siapa sih yang ingin punya utang? Hampir setiap orang pasti menjawab tidak. Dibebani utang selain menganggu kesehatan finansial juga menganggu hidupmu. Tak sedikit orang yang bunuh diri karena tak sanggup melunasi utang.

Menganggur, membayar biaya rumah sakit, atau kecanduan belanja adalah hal yang jelas-jelas bisa menyebabkan menumpuknya utang. Namun ternyata, ada hal-hal lain di luar bayangan yang bisa menyebabkan kamu bangkrut. Dan hal tersebut bisa lebih berbahaya dan membuatmu terperangkap tanpa jalan keluar. Ini lima sumber utang tak terduga yang harus kamu ketahui.

Pekerjaan baru

Pekerjaan baru dengan gaji lebih besar seharusnya membuatmu menabung lebih banyak. Namun yang sering terjadi, penghasilan besar sebanding dengan besarnya pengeluaran.

“Saat seseorang mendapat pekerjaan baru, dia akan merasa punya lebih banyak uang sehingga timbul keinginan untuk membeli  benda-benda yang sebelumnya tidak terbeli. Misalnhya mobil baru atau pakaian bermerk,” kata Joe Heider, pendiri Cirrus Wealth Management.

(Baca juga: Ketahui Hal Ini Saat Jual Beli Tanah Agar Lebih Untung)

Cecilia Beach Brown, perencana kuangan bersertifikat dari Lincoln Financial Securities di Annapolis juga berkata kalau pekerjaan baru merupakan jebakan paling umum. “Saat punya uang, sulit untuk menahan godaan.” Hal ini karena gaya hidup meningkat seiring dengan meningkatnya gaji. Percuma saja gaji besar tapi gaya hidup mewah dan berujung pada utang. Kalau ingin lebih banyak menabung, ubah gaya hidupmu.

Tidak punya rencana finansial

Layaknya pekerjaan baru, tak punya rencana finansial bisa menjebloskan kamu ke dalam jebakan utang. Ketika situasi tak terduga terjadi misalnya bercerai, kehilangan pekerjaan, orangtua meninggal, kamu akan cenderung mengeluarkan uang dalam jumlah besar tanpa pikir panjang.

Tanpa perencanaan, kamu seperti tidak punya rem yang menahanmu untuk tidak membeli barang-barang yang tidak mampu dibeli dan sebenarnya tidak kamu butuhkan.

Modifikasi mobil

Modifikasi mobil memang sekilas bisa meningkatkan nilai jual mobil. Namun membeli aksesoris di luar jangkauan malah menjebakmu ke dalam utang.

“Saat seseorang memodifikasi mobil, ia terlalu senang dan tidak memikirkan tagihan setelahnya,” kata Heider.

(Baca juga: Cara dan Biaya Membuat Sertifikat Hak Milik di BPN)

Membeli ponsel baru

Terutama untuk kamu yang selalu mengikuti tren, ponsel keluaran terbaru dan segala fitur canggihnya pasti membuat lapar mata. Apalagi penerbit kartu kredit menawarkan cicilan dengan bunga ringan. Sekilas ini seperti tawaran yang tidak boleh dilewatkan, namun kenyataannya kamu menambah tumpukan utang.

Renovasi rumah

Membeli atau membangun rumah biasanya datang dengan utang hipotek. Namun, sering kali utang datang justru dari pembelian perabotan baru atau renovasi. Memiliki anggaran tertulis untuk membangun atau merenovasi rumah adalah langkah pertama untuk menghindari perangkap utang ini.

Tentang Penulis