Mengenal Kredit Dengan Agunan, Pemberi Pinjaman Dana!

Mengenal kredit dengan agunan perlu kamu pahami terlebih dahulu, sebelum memutuskan mengajukan sebuah pinjaman. Pasalnya, jenis pinjaman ini mengharuskan kamu memberikan sebuah jaminan.

Mengenal Kredit Dengan Agunan, Pemberi Pinjaman Dana!

Membutuhkan dana yang tidak sedikit, disaat mendadak memang sering kali membuat sebagian orang bingung.

Namun, seiring waktu, hal tersebut tidak perlu lagi dipusingkan. Sebab, sudah ada banyak lembaga keuangan yang siap memberikan pinjaman dana untuk para calon nasabah.

Jenis pinjaman ini juga cukup beragam. Salah satu jenis pinjaman yang dapat dipilih dan memberikan dana cukup besar adalah kredit dengan agunan.

Kata yang cukup sering di dengar bukan? Tetapi, sebelum mengajukan pinjaman ini, kamu perlu mengenal kredit dengan agunan secara mendalam terlebih dahulu.

Mulai dari pengertian hingga persyaratan yang perlu dipenuhi dalam pengajuan juga perlu dipahami. Sebab, jika tidak memenuhi persyaratan kamu tidak bisa mendapatkan dana pinjaman tersebut.

Apa Itu Kredit Dengan Agunan

Langkah pertama untuk lebih mengenal kredit dengan agunan, adalah dengan memahami terlebih dahulu apa itu kredit dengan agunan.

Kredit dengan agunan merupakan produk perbankan yang memberikan pinjaman dana, dengan syarat nasabah memberikan sebuah jaminan atau agunan.

Menurut Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1992, Agunan merupakan jaminan tambahan, yang diserahkan nasabah debitur kepada bank dalam rangka pemberian fasilitas kredit atau pembiayaan berdasarkan prinsip syariah.

Selain memberikan jaminan, umumnya pemberi pinjaman kredit dengan agunan juga akan memberikan beberapa persyaratan dokumen diri, yang cukup berbeda tiap perusahaan peminjam.

Untuk besaran dana yang diberikan oleh kredit dengan angsuran, cukup beragam sesuai permintaan pengaju pinjaman.

Namun, umumnya dana yang diberikan cukup besar, dan dana tersebut bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti modal usaha, pendidikan, dan lain sebagainya.

(Baca Juga: Apa Saja yang Bisa Dijadikan Jaminan Dalam Kredit Dengan Agunan?)

Jenis-jenis Agunan

Setelah sedikit mengenal kredit dengan agunan, kamu juga perlu mengetahui jenis jenis dari agunan yang bisa dijadikan sebuah jaminan.

Sebab, perlu di garis bawahi, bahwa tidak semua barang atau aset bisa dijadikan sebagai agunan. Agar bisa dijadikan sebuah agunan, setidaknya suatu barang atau set perlu memenuhi 3 syarat berikut ini:

  • Mempunyai nilai ekonomis, yaitu dapat dinilai dengan uang dan dapat diuangkan
  • Kepemilikannya dapat dipindahtangankan dengan mudah
  • Dapat dimiliki secara keseluruhan berdasarkan hukum, dimana pemberi pinjaman memiliki hak untuk melikuidasi jaminan tersebut.

Setelah memenuhi beberapa persyaratan utama tersebut, maka suatu barang atau aset bisa masuk dalam kriteria agunan.

Agunan sendiri terbagi dalam 2 jenis, yaitu agunan berwujud dan agunan tidak berwujud. Berikut ini beberapa jenis jaminan yang masuk kedalam agunan!

1. Kendaraan bermotor

Kendaraan seperti mobil atau motor, masuk ke dalam jenis agunan berwujud. Sehingga, jika kamu ingin menjadikan kendaraan sebagai jaminan atas pinjaman dana dalam kredit dengan agunan, hal tersebut bisa dilakukan.

Dalam menjadikan kendaraan bermotor untuk jaminan, kamu juga perlu melampirkan BPKB sebagai bukti kepemilikan kendaraan.

2. Properti

Saat mengajukan pinjaman dengan jumlah yang besar, properti menjadi jenis agunan yang banyak dijadikan sebagai jaminan.

Properti yang dimaksud ada banyak ragamnya, mulai dari rumah, gedung, tanah, gudang, hingga ruko.

Jika menjadikan bangunan properti untuk jaminan, kamu hanya perlu menyerahkan sertifikatnya saja. Namun, properti masih bisa digunakan.

Sebelum menyetujui properti sebagai jaminan, umumnya pihak pemberi modal akan melakukan pengecekan kelayakan terlebih dahulu.

Jika properti dalam kondisi baik, dengan fasilitas yang sesuai dengan ketentuan, maka proses pengajuan pinjaman akan di proses.

3. Emas

Emas memiliki nilai jual yang tinggi, dan termasuk dalam jenis agunan yang bisa digunakan sebagai jaminan.

Jaminan dengan emas umumnya akan lebih mudah proses pencairan dananya. Sebab, emas memiliki nilai yang pasti dan mudah untuk diuangkan.

4. Surat Berharga

Jenis aset yang bisa dijadikan sebagai agunan selanjutnya adalah surat-surat berharga. Mulai dari saham, obligasi, dan berbagai surat instrumen investasi lainnya.

Untuk menyertakan surat ini, kamu perlu memenuhi beberapa persyaratan yang diberikan. Pastikan persyaratan tersebut dipenuhi agar surat bisa dijadikan sebagai jaminan.

5. Mesin Produksi

Perusahaan atau pabrik tentu memiliki mesin produksi. Nyatanya, mesin produksi juga menjadi salah satu aset yang bisa dijadikan sebagai agunan.

Mesin tersebut akan dinilai terlebih dahulu kelayakan serta umurnya, agar bisa diketahui layak untuk menjadi jaminan atau tidak.

(Baca Juga: 7 Pinjaman Uang 100 Juta dengan Proses Pengajuan Mudah!)

Cara Ajukan Kredit Dengan Agunan Mudah

Nah itu dia sekilas tentang kredit dengan agunan, setelah membaca artikel di atas tentu kamu semakin mengenal kredit dengan agunan.

Proses mendapatkan pinjaman dana dari kredit dengan agunan sebenarnya cukup mudah. Setelah semua persyaratan terpenuhi, dan pihak pemberi dana menyetujui, maka dana bisa langsung cair.

Pinjaman kredit dengan agunan memiliki banyak keunggulan, salah satunya adalah suku bunga yang diberikan cukup rendah. Sehingga, tidak heran banyak yang tertarik dengan pinjaman satu ini.

Untuk mendapatkan pinjaman dana kredit dengan agunan, kamu bisa ajukan dengan mudah melalui CekAja.com.

Diajukan secara online, tanpa perlu keluar rumah, serta bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja, tentu akan mempermudah kamu dalam mengajukan pinjaman.

Melalui CekAja.com, proses pengajuan juga terbilang cukup cepat, mudah, dan praktis. Sehingga, kamu tidak perlu waktu lama untuk mendapatkan pinjaman.

Terlebih, CekAja juga sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga pelayanan yang diberikan sudah pasti aman untuk digunakan.

Jadi, tunggu apalagi? segera ajukan kredit dengan agunan melalui CekAja.com sekarang juga!