Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Nostalgia Taman Ria Senayan yang Bakal Disulap Jadi Mal

by Sindhi Aderianti on 26 November, 2019

Generasi 90-an tentu pernah mengalami hype Taman Ria Senayan. Bagaimana tidak, taman ini menawarkan beragam hiburan menarik khususnya bagi para kawula muda. Kala itu ada kafe dan night club yang selalu jadi tujuan hang out anak gaul Jakarta hingga akhir dekade 2000-an, semisal New York Café, Embassy, Public, sampai Wonder Bar.

Taman Ria Senayan

Ditambah pula kehadiran theme park alias taman wahana adrenalin yang semakin melengkapi spot hiburan Taman Ria Senayan. Bahkan kehadirannya sempat digadang-gadang bisa menjadi saingan Dunia Fantasi Ancol.

Namun sayang, tempat hits bagi millennials senior ini tak bertahan lama. Beberapa tahun kemudian setelah Taman Ria Senayan beroperasi, satu per satu tenant nampak ditutup secara permanen. Pada tahun 2010 silam, kawasan yang memiliki luas sekira 10 hektare itu dibongkar dan langsung rata dengan tanah.

Taman Ria Dulu

Sejak awal dibuka pada tahun 1970, kawasan ini udah jadi destinasi hiburan buat anak muda Jakarta.  Selain taman terbuka hijau, di tengahnya ada telaga buatan seluas 5,5 hektar yang bisa buat naik sepeda air sampai perahu motor. Panggung hiburan tersebut biasanya diisi oleh grup sandiwara lawak ‘Srimulat’ yang juga rutin berpentas di sana. Awal karier dari grup Srimulat yang melahirkan beberapa nama pelawak besar, seperti Tarzan, Basuki, Thukul, Nunung, Kadir, Polo, Gogon memang dimulai pada era kejayaan Taman Ria Senayan.

Hal lain yang juga paling diingat dari Taman Ria Senayan adalah telaga buatan seluas 5,5 hektare yang biasa digunakan untuk naik sepeda air sampai perahu motor. Spot ini pun menjadi favorit bagi sepasang kekasih pada masanya.

(Baca juga: Boleh Ditiru Jakarta, Ini Daftar Kota Surga Bagi Pesepeda)

Sempat Jadi Saingan Dufan

Dunia Fantasi (Dufan), Ancol yang masih eksis hingga sekarang ternyata dulu punya saingan. Ya, Taman Ria Senayan sempat digadang-gadang bakal menyaingi Dufan, karena terletak di kawasan hits Jakarta. Pun, biaya masuknya lebih murah dibandingkan Dufan. Sehingga pengunjung tak perlu merogoh kocek banyak dan jauh-jauh ke utara Jakarta.

Theme park ini menghadirkan berbagai wahana favorit seperti roller coaster dan bianglala yang paling terlihat dari jalanan. Secara kuantitas, wahana-wahana yang dibangun memang tak sebanyak di Dufan. Mungkin karena itulah lama kelamaan, Taman Ria Senayan mulai sepi pengunjung lantaran merasa bosan.

Dari tahun ke tahun hadir tanpa pembaharuan seperti Dufan, Taman Ria Senayan akhirnya tak mampu bersaing dan tutup pada akhir 2003.

Taman Ria Bakal Jadi Mal

Usai bertahun-tahun menjadi lahan kosong tak berpenghuni, pembangunan akhirnya mulai nampak di lokasi eks Taman Ria Senayan. Bahkan kini, bangunan yang akan dijadikan mal bernama Senayan Park itu sudah mendekati tahap akhir dan hampir rampung.

Senayan Park konon dirancang sebagai pusat gaya hidup dengan alokasi 50 persen space untuk peritel food and beverage (FnB). Sementara itu, sisanya akan menjadi ‘jatah’ bioskop, merchandising, dan hiburan lainnya. Pusat belanja ini ditargetkan beroperasi pada Maret 2020. Melansir Kompas.com, saat ini ada 70 peritel yang telah deal bergabung dengan Senayan Park.

Di samping jadi destinasi belanja dan kuliner, mal yang dikelola oleh PT Ariobimo Laguna itu memiliki fasilitas pelengkap lainnya yang mencakup galeri pandang, danau, trek jogging, amphitheater, dan ruang komunal luar ruang.

(Baca juga: Daftar Kota Terbersih di Dunia, Jakarta Harus Belajar)
Rumor Pembangunan Apartemen DPR

Sebelum fix dijadikan mal, sempat ada rumor lokasi tersebut bakal dibangun apartemen untuk para anggota DPR. Ide ini digagaskan langsung oleh Wakil Ketua DPR kabinet periode lalu, Fahri Hamzah pada tahun 2017 silam. Alasan dibalik usulan tersebut yakni untuk mempermudah aksesibilitas para wakil rakyat.

Akan tetapi wacana ini langsung mendapat reaksi penolakan keras, sebab dinilai masyarakat sipil tak sebanding dengan kinerja yang telah dilakukan oleh mereka. Lagipula rumah dinas anggota dewan sudah cukup memakan biaya untuk perawatan, ditambah banyak yang tidak menempatinya juga sehingga terkesan ‘mubazir’.

Liburan akhir tahun sudah di depan mata. Punya theme park impian untuk dikunjungi? Di negara tetangga seperti Singapura, kamu bisa naik puluhan wahana seru dengan mengunjungi Universal Studios. Gunakan kartu kredit untuk memesan tiketnya secara online, karena pasti lebih mudah dan cepat. Apply sekarang juga melalui CekAja.com!

Salah satu yang bisa kamu pilih adalah kartu kredit BRI World Access. Kartu kredit ini akan berperan sebagai teman dalam melakukan perjalanan bisnis dan traveling, baik di dalam maupun di luar negeri. Nikmati promo Double BRI Point dan Double Milage Convertion. 

Tentang Penulis

Sindhi Aderianti

Penulis yang kadang kala jadi pedagang.