Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Pekerjaan di Balik Layar Tapi Bergaji Besar

by Ariesta on 3 Juni, 2016

bisnis properti - CekAja.com

Jika sebuah film sukses, pasti yang pertama terkenal adalah aktor dan aktris yang berperan dalam film tersebut. Begitu juga jika seorang aktris tampil menawan di karpet merah, dia akan dipuji pandai berdandan dan jeli memilih busana.

Tapi tahukah kamu, ada orang-orang di balik layar yang sebenarnya lebih berperan. Meski bekerja di balik layar, penghasilan mereka terhitung besar lho. Tertarik bekerja di balik layar seperti mereka di bawah ini?

1. Sutradara

Film yang meledak di pasaran tidak hanya melambungkan nama pemainnya tapi juga sang sutradara. Karya dari sutradara yang telah memiliki nama besar pasti selalu dinantikan oleh penikmat film. Semakin banyak box office yang dihasilkan, semakin besar pula penghasilannya.

Sutradara kawakan sekelas Steven Spielberg misalnya, bisa menghasilkan minimal US$100 juta per tahun (Rp1,3 triliun) atau US$8,3 juta (Rp107,9 miliar) per bulan. Angka yang dihasilkan James Cameron bahkan lebih besar lagi. Dalam setahun Cameron mampun menghasilkan US$257 juta (Rp3,3 triliun) atau  US$21,4 juta (Rp278,2 miliar) dalam sebulan.

2. Makeup artist

Lowongan kerja makeup artist semakin dibutuhkan. Asyiknya keahlian ini bisa dikuasai siapa saja asal tekun belajar. Penghasilannya pun terbilang lumayan hingga sangat besar. Untuk makeup artist pemula yang bisa dipanggil ke rumah biasanya memasang tarif Rp150.000-Rp250.000. Untuk rias pengantin bisa dibayar Rp5juta-Rp20juta.

(Baca juga: Kebiasaan Boros yang Membuat Kanye West Terlilit Utang)

Yang paling mahal adalah makeup artist yang biasa menangani selebriti Hollywood. Seperti dikutip dari Radar Online, Kanye West membayar US$250.000 (Rp3,2 miliar) untuk menggaji makeup artist Kim Kardashian. Para makeup artist ini bahkan dibekali jet pribadi agar selalu siap sedia mendandani Kim di manapun ikon sosialita itu berada.

3. Manajer artis

Vera Zanobia alias ‘Mak Vera’ merupakan salah satu dari sekian banyak manajer artis yang terkenal di Indonesia. Lewat kariernya, ia berhasil membeli rumah, mobil mewah, hingga barang bermerk. Penghasilannya semakin bertambah setelah mendirikan Cantik Molek Indah Management & Production (CMI).

Sebenarnya berapa penghasilan Vera sebagai manajer artis? Ternyata seorang manajer artis mendapatkan uang dari sistem bagi hasil, yakni 20-30 persen dari pendapatan artis. Setelah kontrak kerja disepakati, pembayaran artis akan masuk terlebih dulu ke rekeningnya. Baru kemudian dipotong berbagai tagihan, termasuk komisi dirinya sendiri.

(Baca juga: Ternyata, Wanita Single Berpeluang Lebih Sukses Dalam Karir)

Jadi misalnya artis mendapat bayaran Rp100 juta dari hasil membintangi iklan, maka manajer bisa mengantongi Rp20-Rp30 juta.  Itu baru satu iklan. Artis yang sedang naik daun biasanya wara-wiri di layar sinetron, talk show, dan off air. Dalam sebulan sang manajer bisa mengantongi Rp50-Rp100 juta. Wah menggiurkan sekali ya.

4. Dubber

Kalau kamu sering menonton film asing atau animasi yang didubbing, kamu pasti merasa familiar saat mendengar suara tertentu. Tak hanya film, suara dubber juga digunakan untuk iklan, narasi berita, hingga infotainment. Meski hanya mengandalkan suara, penghasilan mereka lumayan lho.

Honor seorang dubber sinema India bisa mencapai Rp300-Rp400 ribu per episode. Telenovela dan film box office juga tak jauh dari kisaran itu. Kalau untuk komersial/iklan bisa berkali-kali lipat karena suara mereka akan diputar berulang-ulang.

Dari sebuah iklan yang disiarkan jangka panjang, seorang dubber bisa memperoleh Rp75 juta-Rp100 juta. Bahkan di  Jepang yang produksi film animasinya sangat banyak, para dubber ini memiliki fans tersendiri.

(Baca juga: Enam Lokasi Film yang Ramai Dikunjungi Wisatawan)

5. Penulis naskah sinetron stripping

Sinetron stripping yang tayang setiap hari tidak hanya menguras tenaga para pemainnya, tapi juga penulis naskah. Berbeda dengan drama buatan Korea atau Jepang yang naskahnya sudah disiapkan sejak awal episode sampai tamat, alur cerita dalam sinetron Indonesia cenderung mengikuti rating sehingga jumlah episodenya mencapai ratusan.

Penulis naskah utama (writer) bisa mengantongi Rp7 juta per episode sedangkan pembantunya (co-writer) memperoleh Rp4 juta. Itu baru dari satu judul sinetron. Karena biasanya para penulis ini bekerja untuk rumah produksi (PH) lain. Jika sebuah sinetron tamat di episode ke-200, maka honor yang didapatkan bisa mencapai Rp1,4 miliar.

Meski demikian para penulis naskah ini bisa dibilang banting tulang karena harus siap sedia merombak cerita jika diminta.  Bahkan naskah bisa dirombak di hari H syuting jika ada pemain yang berhalangan. Pengeluaran mereka pun terbilang besar karena banyak yang memilih tingal di apartemen berfasilitas mewah agar tidak mudah jenuh dan mudah mendapatkan inspirasi.

6. Staf ahli DPR

Tidak semua anggota dewan berlatar belakang politik atau pemerintahan. Oleh karenanya mereka mempekerjakan para ahli di bidang tersebut untuk membantu melaksanakan tugas sebagai angota DPR.

(Baca juga: Meski Sebabkan Stres Lebih Tinggi, Pekerjaan Ini Dianggap Bergaji Rendah)

Para staf ahli DPR minimal mengantongi Rp8 juta sebagai gaji pokok. Ini belum termasuk tunjangan seperti perjalanan dinas, transport, uang makan, kesehatan, serta bonus. Tertarik berprofesi sebagai staf ahli DPR?

Tentang Penulis