6 Perbedaan Giro dan Tabungan, Sudah Tahu?

Giro dan tabungan sering dianggap sama. Padahal, produk perbankan ini memiliki banyak perbedaan bila ditelisik lebih dalam. Dan berikut CekAja sajikan perbedaan giro dan tabungan.

6 Perbedaan Giro dan Tabungan, Sudah Tahu?

Beberapa orang awam yang baru mengenal produk perbankan, mungkin masih menganggap bahwa giro dan tabungan adalah produk yang sama.

Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat keduanya sama-sama berbentuk rekening yang bisa dimiliki, baik secara perorangan maupun perusahaan.

Namun di balik itu, nyatanya terdapat perbedaan giro dan tabungan yang jauh lebih spesifik, jika kamu memahami kedua produk tersebut.

Nah, untuk paham akan perbedaan giro dan tabungan, CekAja bakal mengulas informasinya lebih dalam khusus buat kamu nih. Jadi, keep scrolling ulasannya di bawah ini ya.

(Baca Juga: 2 Perbedaan Crowdfunding dan Peer-to-Peer)

Ragam Perbedaan Giro dan Tabungan

1. Berdasarkan pengertiannya

pengertiannya - Perbedaan Giro dan Tabungan

Perbedaan giro dan tabungan yang pertama akan dibahas ialah mengenai pengertian dari kedua produk tersebut.

Giro merupakan salah satu produk keuangan, di mana nasabah dapat menyimpan uang mereka di rekening giro, serta menariknya kapanpun saat dibutuhkan dengan menggunakan kartu ATM, bilyet giro, ataupun cek.

Lalu, bagaimana dengan tabungan? Nah, produk perbankan yang satu ini merupakan salah satu produk umum pilihan masyarakat.

Dengan rekening tabungan, nasabah dapat menyimpan uang mereka dan menariknya kapanpun saat dibutuhkan hanya dengan kartu ATM.

Saat ini, banyak bank yang menerbitkan beragam jenis tabungan. Jenis-jenisnya sendiri dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.

2. Berdasarkan media penarikannya

media penarikannya - Perbedaan Giro dan Tabungan

Jika berbicara mengenai media penarikannya, tentu terdapat perbedaan giro dan tabungan. Pada giro, penarikan bisa dilakukan dengan menggunakan layanan cek maupun bilyet giro.

Buat yang belum tahu, bilyet giro adalah surat perintah dari nasabah terhadap pihak bank, untuk memindahkan dana dari rekening giro ke rekening penerima dana.

Bilyet giro tidak bisa digunakan untuk langsung mencairkan dana. Itu berarti, dana dari rekening giro mesti dipindahbukukan terlebih dulu ke rekening penerima.

Berdasarkan aturan penggunaan, sebelum penerima mencairkan dana, bilyet giro mesti diserahkan terlebih dulu oleh pihak bank dalam waktu sekitar 70 hari setelah tanggal penarikan dari rekening giro.

Baru setelah itu, bank akan mentrasfer dana dari rekening giro penarik ke rekening penerima dana.

Sementara, cek adalah surat perintah untuk bertransaksi, di mana nasabah dapat mencairkan sejumlah dana pada bank yang ditunjuk dalam cek tersebut.

Nah, kalau penarikan dengan tabungan, nasabah hanya perlu menggunakan kartu ATM saja.

Selain untuk tarik tunai, penggunaan kartu ATM pun bisa kamu manfaatkan untuk membayar tagihan bulanan, transfer, hingga pembelian tiket.

3. Berdasarkan waktu transaksinya

waktu - Perbedaan Giro dan Tabungan

Perbedaan giro dan tabungan yang berikutnya adalah berdasarkan waktu transaksinya. Dibandingkan giro, tabungan justru lebih fleksibel untuk pengguna melakukan transaksi.

Ya, dengan rekening tabungan, nasabah dapat menarik uang mereka atau melakukan transaksi lainnya, kapanpun saat dibutuhkan.

Beda halnya dengan giro. Rekening giro memiliki tanggal terbit dan tangal efektifnya sendiri. Artinya, transaksi hanya bisa dilakukan sesuai dengan tanggal terbit dan tanggal efektif tersebut.

4. Berdasarkan jumlah penarikannya

jumlah penarikannya - Perbedaan Giro dan Tabungan

Selain berdasarkan waktu transaksinya, perbedaan giro dan tabungan juga terlihat dari besaran penarikan yang dapat dilakukan oleh nasabah.

Pada giro, nasabah bisa melakukan tarik tunai berapapun besaran jumlahnya, selama dana yang dimiliki tersedia.

Tidak hanya itu saja, nasabah rekening giro juga dapat melakukan transaksi, terutama saat pindahbuku dari rekening giro ke rekening penerima dana.

Sedangkan, pada rekening tabungan, transaksi yang dilakukan, termasuk pula penarikan tunai justru dibatasi, meski jumlah saldo yang tersedia cukup banyak.

Namun, bagi nasabah yang tetap ingin menarik dana dalam jumlah besar lewat rekening tabungan mereka, bisa langsung mendatangi bank terkait dan melakukan transaksi via teller.

5. Berdasarkan laporan bulanannya

laporan - Perbedaan Giro dan Tabungan

Perbedaan giro dan tabungan yang selanjutnya adalah dari laporan keuangan bulanannya.

Untuk rekening giro, nasabah bisa melihat berbagai transaksi yang dilakukan selama sebulan penuh, lewat rekening koran yang dikirim oleh pihak bank ke alamat nasabah.

Sehingga, pemilik rekening giro tak perlu repot lagi mendatangi bank untuk mengecek laporan bulanan rekening mereka.

Sementara, pada rekening tabungan, nasabah bisa memanfaatkan tiga cara sekaligus untuk mengecek laporan bulanan mereka.

Mulai dari mendatangi bank, mesin ATM, sampai menggunakan layanan mobile banking.

Untuk mobile banking sendiri, beberapa bank hanya memberlakukan periode pengecekan saldo dalam kurun waktu satu minggu saja.

6. Berdasarkan segmen penggunanya

segmen penggunanya - Perbedaan Giro dan Tabungan

Perbedaan giro dan tabungan yang lainnya adalah berdasarkan segmentasi pengguna dari produk itu sendiri.

Giro merupakan salah satu produk keuangan, di mana nasabah bisa lebih leluasa untuk menarik tunai atau melakukan transaksi lainnya dalam jumlah besar.

Maka dari itu, penggunaan giro umumnya lebih ditujukan bagi nasabah yang memiliki aktivitas transaksi tinggi, seperti pebisnis maupun perusahaan.

Lain halnya dengan tabungan, yang mana nasabah cuma bisa bertransaksi dalam batas tertentu yang telah ditetapkan oleh bank penerbit.

Sehingga, produknya memang hanya tepat digunakan untuk pemakaian harian dengan nilai transaksi yang tidak terlalu besar.

(Baca Juga: Ini Dia Perbedaan Shopee Paylater dan Shopee Pinjam)

Ketahui Produk Perbankan yang Tepat Sesuai Kebutuhan

Nah, itu dia beberapa perbedaan giro dan tabungan. Meski keduanya sama-sama produk simpanan dari bank, namun rekening giro cenderung lebih tepat digunakan oleh nasabah yang sering melakukan transaksi dalam jumlah besar.

Tidak seperti rekening tabungan, yang pemakaiannya bersifat harian dengan jumlah penarikan atau transaksi jauh lebih kecil.

Keduanya sama-sama berguna untuk aktivitas transaksi, jika memang kamu paham mengenai masing-masing manfaatnya.

Selain rekening tabungan dan giro, ada pula produk perbankan yang saat ini sering digunakan, terutama anak milenial dan masyarakat dengan penghasilan matang, yaitu kartu kredit.

Kartu kredit ini seperti alat pembayaran, di mana nasabah dapat bertransaksi untuk keperluan konsumtifnya, dan dapat mengubah transaksi tersebut menjadi cicilan tetap per bulan.

Beberapa produk kartu kredit yang banyak beredar di masyarakat diantaranya dari Bank BRI, Bank BCA, Bank BNI, Bank CIMB Niaga, Citi Bank, hingga Bank Mandiri.

Untuk menentukan produk kartu kredit yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan, kamu perlu layanan perbandingan seperti CekAja.com.

Di CekAja, sudah tersedia lengkap produk kartu kredit terbaik dari mitra bank berkualitas.

Selain menawarkan proses apply yang praktis, CekAja juga bisa bantu kamu untuk memilih kartu kredit yang sesuai dengan gaya hidup maupun kondisi finansialmu.

Gimana, tertarik mengetahuinya? Kalau iya, yuk langsung akses laman utama CekAja untuk mencari tahu produk kartu kredit atau langsung ke proses pengajuan, lewat tabel di bawah ini.