Apa Perbedaan Tabungan Syariah dan Tabungan Konvensional?

Sudah tahu apa perbedaan tabungan syariah dan tabungan konvensional? Jika belum, mari kita pahami dulu perbedaan utama antara perbankan Islam dan sistem perbankan konvensional.

Apa Perbedaan Tabungan Syariah dan Tabungan Konvensional?

Perbankan syariah harus mematuhi hukum Syariah, tetapi bank konvensional tidak harus mematuhinya. 

Misalnya, bank konvensional mengenakan bunga (riba), dan mereka mungkin terlibat dalam perdagangan unsur-unsur yang dilarang syariah. Supaya lebih jelas, simak penjelasan berikut ini soal perbedaan keduanya!

Perbedaan Tabungan Syariah dan Tabungan Konvensional

1. Perbankan Konvensional

Perbankan konvensional adalah cara perbankan tradisional yang melibatkan pengambilan simpanan dari individu dan bisnis dan memberikan pinjaman kepada mereka yang membutuhkan pembiayaan. 

Jenis perbankan ini memungkinkan nasabah untuk memasukkan uang mereka ke bank konvensional, di mana nasabah bisa mendapatkan bunga saat mereka tidak menggunakannya. 

Di perbankan konvensional, ada tiga jenis produk utama, yaitu rekening tabungan, rekening giro, dan deposito berjangka.

  • Rekening Tabungan: Rekening ini memungkinkan orang untuk menyimpan uang mereka dan mendapatkan bunga (riba) pada saat yang sama.
  • Rekening Giro: Rekening tabungan memungkinkan nasabah untuk menyimpan penghasilan mereka dan menggunakannya nanti saat dibutuhkan.
  • Deposito Berjangka: Mirip dengan rekening giro tetapi dengan tingkat bunga yang lebih tinggi.

Semua produk ini juga ditemukan di bank syariah, tetapi dengan penghapusan bunga (Riba) dan unsur terlarang dalam syariat lainnya.

(Baca Juga: Cara Menghitung Bunga Tabungan dengan 3 Metode Termudah)

2. Perbankan Syariah

Perbankan Islam adalah jenis keuangan yang melibatkan penggunaan bagi hasil, pinjaman tanpa bunga, dan layanan keuangan lainnya berdasarkan prinsip-prinsip hukum Syariah Islam. 

Tidak seperti perbankan konvensional, yang membebankan bunga pinjaman, bank syariah menggunakan sistem bagi hasil seperti berikut:

  • Besarnya dibuat pada waktu akad dengan berpedoman pada kemungkinan untung rugi.
  • Besarnya berdasarkan pada jumlah keuntungan yang diperoleh.
  • Bergantung pada keuntungan proyek yang dijalankan. Bila merugi, kerugian akan ditanggung bersama oleh kedua belah pihak.
  • Pembagian laba meningkat sesuai dengan peningkatan pendapatan.

Dalam banyak hal, perbankan syariah mirip dengan perbankan konvensional yang memungkinkan nasabah untuk menyimpan uang mereka dan menerima pinjaman untuk pembelian besar seperti rumah atau kendaraan. 

Perbedaan tabungan syariah dan tabungan konvensional juga terlihat dari akadnya. Di bank syariah, akad (perjanjian) dibuat berdasarkan hukum Islam, namun pada bank konvensional akad dibuat hanya berdasarkan hukum positif.

Akad dalam bank syariah juga memiliki beberapa ketentuan seperti: 

  • Adanya rukun: penjual, pembeli, barang, harga, dan ijab qabul.
  • Adanya syarat, seperti: barang dan jasa harus halal, harga barang dan jasa harus jelas, tempat penyerahan harus jelas, serta barang yang ditransaksikan harus dalam kepemilikan penjual.

Contoh Tabungan Syariah dan Tabungan Konvensional

Setelah mengetahui perbedaan tabungan syariah dan tabungan konvesional, kamu mungkin perlu contoh produknya supaya bisa lebih jelas membedakan keduanya. 

Salah satu contoh Bank yang punya produk konvensional dan syariah adalah Danamon dan CIMB Niaga. 

Tabungan Konvensional

Danamon Save

Tabungan Danamon Save merupakan tabungan baru khusus untuk nasabah individu yang terdiri dari 2 produk tabungan, yaitu D-Save dan D-Save PLUS. 

Tabungan D-Save memiliki fungsi sebagai rekening untuk bertransaksi. Sedangkan D-Save PLUS, berfungsi sebagai rekening tambahan untuk rencana atau berbagai tujuan finansial. Sehingga, rekening ini hanya berfungsi sebagai rekening simpanan, dan tidak dapat digunakan untuk bertransaksi.

Berbagai keuntungan diberikan oleh D-Save, di antaranya sebagai berikut:

  • Persyaratan pembukaan rekening yang sangat mudah.
  • Proses pembukaan rekening mudah, dapat dilakukan di mana saja dan kapan sama melalui aplikasi mobile banking Danamon, D-BANK.
  • Tidak ada biaya administrasi bulanan.
  • Tidak ada biaya untuk tarik tunai, cek saldo dan transfer online antar bank melalui ATM sebanyak 10x setiap bulannya.
  • Bunga berjenjang yang lebih tinggi sesuai dengan saldo penempatan.

Sesuai penjelasan soal tabungan konvensional, tabungan ini punya suku bunga tertentu. Ini informasi bunganya.

Rekening D-Save

  • < Rp500 ribu = 0%
  • ? Rp500 ribu < Rp5 juta = 0.10%
  • ? Rp50 juta = 0.25%

Rekening D-Save PLUS

  • < Rp500 ribu = 2.75%
  • ? Rp500 ribu < Rp10 juta = 2.75%
  • ? Rp10 juta- < Rp25 juta = 2.75%
  • ? Rp25 juta = 2.75%

OCTO Savers

Selanjutnya, produk tabungan konvensional terdaoat dari Bank CIMB Niaga. Tabungan ini berbasis digital. Hanya menggunakan aplikasi OCTO Mobile, semua transaksimu dapat dilakukan!

Mulai dari bayar kebutuhan sehari-hari, bayar tagihan, top-up e-wallet, hingga tarik tunai. Selain kemudahannya ini, tabungan OCTO Savers ini juga bebas biaya administrasi.

Syarat mengajukan tabungan OCTO Saves cukup mudah. Hanya bermodal e-KTP, NPWP dan mengisi formulir yang diberikan, kamu sudah isa memiliki Tabungan OCTO Savers.

Sebelum mengajukan tabungan ini, ada beberapa ketentuan yang perlu kamu simak dan perhatikan seperti berikut ini.

  • Setoran awal minimal: Rp100 ribu.
  • Minimal saldo mengendap: Rp50 ribu.
  • Batas penarikan harian di ATM: Rp15 juta.
  • Batas transfer harian e-channel: Rp50 juta (ATM), Rp200 juta (OCTO Mobile & OCTO Clicks).
  • Biaya administrasi bulanan: Bebas biaya.
  • Biaya saldo dibawah minimum: Rp17.500 (jika saldo rata-rata bulanan < Rp2 juta).
  • Apabila rekening tabungan tidak aktif selama 6 bulan, maka akan dikenakan biaya dormant account sebesar Rp5 ribu per bulan.
  • Biaya penggantian kartu debit: Rp20 ribu.
  • Biaya penutupan rekening: Bebas biaya.
  • Jenis laporan tabungan: E-Statement.

(Baca Juga: Rekomendasi Tabungan Syariah yang Amanah dan Bebas Riba)

Tabungan Syariah

Danamon Save iB

Danamon Save iB adalah tabungan syariah dengan pilihan akad Mudharabah (bagi hasil) dan Wadiah (titipan).

Beberapa keuntungan yang akan kamu dapatkan dengan tabungan syariah ini, mulai dari persyaratan pembukaan tabungan yang sangat mudah, bebas biaya administrasi bulanan dan masih banyak lagi.

Berikut persyaratan dan biaya yang akan dikenakan bagi kamu yang tertarik untuk mengajukan tabungan ini:

  • Berusia 17 65 tahun.
  • Saldo awal Rp1,055 juta.
  • Minimal pendapatan Rp100 ribu per bulan.
  • Biaya penutupan rekening Rp50 ribu

Selain itu, kamu juga akan mendapatkan keuntungan lain jika melakukan pembukaan tabungan dengan CekAja.com. 

Misalnya cashback hingga Rp450 ribu dengan input kode referral NABUNGAJA pada saat registrasi di halaman Danamon.

OCTO Savers iB

Tabungan syariah ini menawarkan banyak keuntungan, mulai dari bebas biaya administrasi bulanan, 20x bebas biaya transfer, 20x bebas biaya tarik tunai di semua ATM dan 20x bebas biaya top up e-wallet.

Jika kamu tertarik untuk mengajukan tabungan ini, berikut persyaratan dan biaya yang akan dikenakan:

  • Berusia 17 58 tahun.
  • Minimal pendapatan Rp2 juta per bulan.
  • Saldo minimum Rp50 ribu.
  • Saldo awal Rp100 ribu.
  • Biaya saldo minimum Rp17,5 ribu per bulan (rata-rata saldo di bawah Rp2 juta).
  • Biaya lainnya Rp5 ribu (biaya dorman, apabila tidak ada transaksi lebih dari 180 hari).

Selain itu, kamu akan mendapatkan keuntungan tambahan berupa cashback hingga Rp500 ribu, jika membuka tabungan OCTO Savers iB melalui CekAja.com.

Nah semua tabungan ini bisa kamu ajukkan secara mudah dan cepat melalui CekAja.com. Prosesnya dijamin aman, tunggu apalagi? Ajukkan sekarang juga!