Perbedaan Telur Biasa dan Telur Omega 3, dari Warna, Khasiat, hingga Harga!

Jika dilihat dari bentuk dan warna cangkangnya, perbedaan telur biasa dan telur omega 3, tidak nampak alias terlihat sama saja. Tapi, nyatanya ada beberapa hal yang membuat telur ayam biasa dan telur omega 3 berbeda loh! Yuk cari tahu!

Perbedaan Telur Biasa dan Telur Omega 3, dari Warna, Khasiat, hingga Harga!

Terlebih, telur merupakan salah satu sumber protein hewani, yang paling sering dikonsumsi dan disukai banyak orang.

Selain itu, dengan harga yang terjangkau serta khasiat yang luar biasa, membuat telur sudah menjadi makanan pokok orang Indonesia.

Bahkan, untuk menemukan telur ayam juga sangat mudah. Kamu bisa membelinya di pasar tradisional, supermarket, minimarket, bahkan hingga warung kecil di pinggir jalan.

Tapi, perlu kamu ketahui juga, bahwa telur ayam juga memiliki beragam jenis loh. Jenis telur ayam dibagi menjadi beberapa jenis, mulai dari telur ayam negeri, telur ayam kampung, telur ayam organik, atau bahkan telur omega 3.

Mungkin, seringnya kamu mengkonsumsi telur ayam negeri, yang biasa nangkring di pasar. Harganya pun lebih terjangkau, ketimbang telur ayam lainnya.

Akan tetapi, ada jenis telur yang harganya bisa lebih mahal dari telur ayam negeri dan ayam kampung loh, yakni telur ayam omega 3.

Kira-kira, apa perbedaan telur biasa dan telur omega 3 ya? Padahal, jika dilihat dari fisiknya sama!

Nah, sebelum membahas perbedaan telur biasa dan telur omega 3, mari kenalan dulu yuk, dengan telur omega 3! Seistimewa apa sih?

(Baca Juga: Segini Jumlah Telur yang Aman Dikonsumsi Dalam Sehari)

Apa Itu Telur Ayam Omega 3?

Banyak yang menyebutkan, bahwa telur ayam omega 3 lebih baik untuk kesehatan, ketimbang telur ayam biasa.

Hal tersebut dikarenakan kandungan asam lemak omega 3 yang terkandung dalam telur tersebut.

Dilansir dari Kompas.com, seorang Prof. Dr. Ir. Niken Ulupi, MS., dari Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan IPB, menjelaskan terkait komponen telur.

Bahwasanya, telur biasa saja memiliki komponen protein, lemak, vitamin, dan mineral yang tinggi.

Lantas, bagaimana dengan telur ayam omega 3? Seperti yang sudah dibahas, bahwa lemak merupakan komponen terkecil asam lemak.

Asam lemak sendiri, terbagi dua jenis, ada yang jahat dan yang baik. Nah, asam lemak yang baik, salah satunya omega 3.

Sehingga, saat ini, telur ayam sudah dijadikan sebagai pangan yang fungsional, dengan menciptakan telur, yang memiliki nutrisi tertentu, misalnya omega 3.

Bagaimana Cara Menghasilkan Telur Omega 3?

Telur ayam, yang memiliki kadar omega 3 tinggi, bisa diperoleh dengan cara memberi pakan ke ayam, yang tinggi kandungan omega 3.

Ayam penghasil telur, akan diberikan pakan dengan campuran bahan limbah perebusan ikan sarden, yang mengandung 3,6 dan 9 dengan ampas tahu sebagai filler (pengisi).

Bahkan, suplemen pakan ayam yang mengandung omega3 ini, sudah dipatenkan dengan nomor ID P 0023652.

Hal ini bertujuan, agar kandungan omega 3 yang dimakan ayam penghasil telur, bisa terserap oleh telur.

Keunggulan Telur Omega 3

Dilansir dari antaranews.com, Prof Iman mengatakan bahwa telur ayam omega 3, mengandung 10 kali kandungan DHA (Docosahexaenoic) dan EPA (Eicosapentaenoic Acid), dibanding telur ayam biasa.

Telur omega 3 biasa diperjualbelikan dengan label DPremium. Tidak hanya itu, telur ayam omega 3 juga dijual dalam bentuk mentah, dan matang, yakni telur pindang omega 3.

DHA dan EPA sendiri merupakan zat asam lemak esensial yang sangat bermanfaat, bagi kesehatan diantaranya:

  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Berfungsi sebagai antioksidan
  • Mencegah stres
  • Menjaga kesegaran kulit
  • Menambah selera makan
  • Membantu perkembangan otak balita
  • Mencegah risiko jantung koroner
  • Mencegah demensia
  • Menjaga kesehatan mata

Perbedaan Telur Biasa dan Telur Omega 3

Bagaimana? Sudah kenal dengan telur ayam omega 3 bukan? Apakah sudah tahu perbedaan telur biasa dan telur omega 3, secara rinci?

1. Kandungan EPA dan DHA

  • Telur Ayam Biasa: 40-50 mg
  • Telur Ayam Omega 3: 400 mg

2. Warna Kuning Telur

  • Telur Ayam Biasa: Kuning cerah
  • Telur Ayam Omega 3: Kuning hingga oren pekat

3. Fisik Telur

  • Telur Ayam Biasa: Cangkang mudah pecah, kuning telur mudah pecah
  • Telur Ayam Omega: Cangkang tidak mudah pecah, kuning telur tidak mudah pecah, karena mengandung betakaroten yang tinggi.

4. Harga Telur

  • Telur Ayam Biasa: Rp21.000-Rp24.000 / kg
  • Telur Ayam Omega 3: Rp24.000/10 butir

5. Perawatan Ayam Petelur

  • Ayam petelur biasa: Ayam hidup di kandang sempit
  • Ayam petelur omega 3: Ayam hanya boleh diberi makan organik, kandang tidak boleh sempit, memiliki akses untuk mengeksplorasi alam bebas, dan bebas antibiotik

Akan tetapi, apapun telur yang kamu pilih, sebenarnya sama-sama memiliki khasiat yang sama.

Adapun, agar telur tetap aman, kamu juga harus memperhatikan penyimpanan telur. Hal ini, dilakukan agar telur terhindar dari bakteri, saat kamu mengkonsumsinya.

Cara Menyimpan Telur yang Tepat

Dilansir dari halodoc.com, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan, ketika menyimpan telur, baik telur biasa, telur omega, ayam kampung, dan telur lainnya.

  • Pertama, usahakan jangan gunakan lagi telur yang sudah rusak cangkangnya, karena risko terkontaminasi bakteri dapat menjadi semakin tinggi.
  • Yang kedua, jauhkan telur dari makanan lain agar lebih aman dan simpanlah di lemari es dengan temperatur di bawah 4 derajat celcius.
  • Konsumsi telur segera setelah dimasak, tetapi untuk telur yang sudah direbus jangan sampai menyimpannya lebih dari 2-3 hari.
  • Cuci tangan dengan sabun hingga bersih sebelum dan setelah menyentuh atau memasak telur.
  • Bersihkan semua peralatan masak yang digunakan untuk memasak telur.

(Baca Juga: 4 Menu Olahan Telur Untuk Makan di Rumah)

Nah, itu dia beberapa informasi terkait perbedaan telur biasa dan telur omega 3, yang wajib kamu tahu.

Sehingga, ketika kamu ke pasar, kamu menemukan harga telur yang mahal, kamu tidak kaget, bahwa telur yang kamu beli ternyata telur omega 3.

Nah, buat kamu yang masih awam, tidak perlu khawatir, karena biasanya telur omega 3 memiliki ciri khas dengan adanya cap khusus.

Atau, jika kamu membeli telur di online, penjual juga akan memberikan keterangan, bahwa ia menjual telur omega 3.

Untuk cara belanja telur melalui online, memang dirasa lebih praktis. Apalagi, jika belanja telur dengan kartu kredit, karena kamu bisa berkesempatan mendapatkan promo.

Belum Punya Kartu Kredit? Ajukan Saja di CekAja.com?

Adapun, penggunaan kartu kredit saat ini sangat bermanfaat, seperti salah satu kartu kredit dari Citibank, yakni Citi Cash Back Card.

Kartu kredit yang satu ini sangat cocok bagi kamu yang hobi berbelanja, namun tetap mendapatkan unlimited 1 persen cashback tanpa limit, tanpa minimal belanja, tanpa batas waktu penukaran, serta bisa digunakan untuk transaksi apapun dan dimana saja, baik transaksi offline maupun online.

Tidak hanya itu, kamu juga akan mendapatkan berbagai macam promo pilihan di beberapa merchant, yang bekerjasama dengan Citibank.

Terlebih, untuk pengguna baru akan ada welcome gift berupa voucher belanja hingga Rp1.5 juta.

Voucher tersebut, bisa kamu nikmati apabila akumulasi pembelanjaan mu, mencapai Rp10 juta dalam 3 bulan, terhitung dari kartu kredit Citi Cash Back mu disetujui.

Beberapa syarat yang dibutuhkan, seperti:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Berusia minimal 21-65 tahun untuk pemegang kartu utama
  • Berusia minimal 17-65 tahun untuk pemegang kartu tambahan
  • Melampirkan KTP/KITAS/Paspor
  • Melampirkan Slip gaji
  • Melampirkan NPWP
  • Untuk pengusaha wajib melampirkan SIUP
  • Untuk dokter dan profesi sejenis lainnya wajib melampirkan Surat Ijin Praktek (SIP)

Tertarik dengan penawaran kartu kredit Citi Cash Back Card dari Citibank? Yuk, ajukan segera di CekAja.com secara online!

Tidak hanya kartu kredit dari Citibank, karena kamu bisa menemukan banyak produk kartu kredit, dari berbagai perusahaan perbankan ternama Indonesia, di CekAja.com.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera ajukan kartu kredit terbaik pilihanmu, hanya di CekAja.com!