Perbedaan Turis dan Traveler Ternyata Sangat Banyak, Apa Saja?

8 min. membaca Oleh Nadhillah Kusindriani pada

Siapa di antara kamu yang hingga saat ini tidak mengetahui perbedaan turis dan traveler? Meski sama-sama melakukan perjalanan wisata, namun jika dilihat dari berbagai aspek, turis dan traveler memiliki beberapa perbedaan yang signifikan.

Untuk bisa mengetahui perbedaan turis dan traveler, mudahnya kamu bisa melihat dari pakaiannya, tas dan peralatan yang dibawa, serta penginapan yang digunakan.

Sebab, untuk turis sendiri umumnya mereka melakukan perjalanan wisata dengan tujuan refreshing/liburan.

Sehingga, pakaian yang digunakan, peralatan yang dibawa, serta penginapan yang digunakan pun adalah tempat yang mampu memberikan kenyamanan maksimal.

Hal itu tentu tidak dimiliki para traveler, yang mana mereka cenderung tidak membawa banyak barang, dan tidak menggunakan penginapan yang sangat nyaman.

Biasanya, mereka akan lebih memilih tinggal di rumah-rumah warga tempat mereka berkunjung.

Karena, tujuan traveler melakukan perjalanan wisata adalah untuk menemukan hal baru, dan mengetahui serta mengenal lebih dalam diri sendiri yang sesungguhnya.

Namun selain hal-hal yang disebutkan di atas, masih banyak lagi perbedaan turis dan traveler yang bisa kamu ketahui, yang di antaranya akan dibahas secara lengkap pada kesempatan kali ini.

Definisi Turis dan Traveler

Sebelum membahas lebih jauh tentang perbedaan turis dan traveler, ada baiknya jika kamu mengetahui terlebih dahulu definisi dari turis dan traveler itu sendiri.

Adapun definisi turis dan traveler yang perlu kamu ketahui tersebut, akan dijelaskan secara lengkap di bawah ini.

Turis

Meski turis dan traveler sering dianggap memiliki arti sebutan yang sama, namun nyatanya turis merupakan seorang wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri, yang melakukan liburan dengan tujuan untuk relaksasi atau kesenangan diri, serta mengutamakan berkunjung ke tempat-tempat populer atau yang sedang hits.

Singkatnya, turis merupakan seseorang yang memang sengaja melakukan perjalanan wisata, untuk merelaksasikan diri dengan berkunjung ke tempat-tempat yang sedang populer atau hits.

Dan seperti yang sudah disinggung sebelumnya, karena tujuannya untuk merelaksasikan diri/refreshing, maka turis biasanya memilih penginapan yang nyaman, serta tempat wisata yang memang menunjang untuk kesenangan atau ketenangan diri.

(Baca Juga: Tips Liburan Akhir Tahun di Masa Pandemi)

Traveler

Berbeda dengan turis, traveler sendiri lebih memiliki arti seorang penjelajah atau petualang, yang melakukan sebuah “perjalanan” untuk menjelajahi tempat-tempat baru, dan berbaur dengan penduduk lokal untuk mempelajari sejarah tempat tersebut, beserta budaya dan adat istiadatnya.

Sehingga jika dilihat dari penginapannya, para traveler akan lebih memilih menginap atau tinggal sementara di rumah penduduk daerah setempat.

Dengan begitu, para traveler bisa lebih dekat dengan kebiasaan penduduk tersebut, serta mendapat pelajaran baru yang unik dan tentunya menyenangkan.

10 Perbedaan Turis dan Traveler

Setelah di pembahasan sebelumnya kamu sudah mengetahui definisi dari turis dan traveler, maka kali ini kamu akan mengetahui sederet perbedaan turis dan traveler.

Yang mana, perbedaan turis dan traveler tersebut bisa dibilang cukup banyak. Nah, untuk memudahkanmu mengetahui apa saja perbedaan tersebut, di bawah ini CekAja.com telah merangkum 10 perbedaan yang di antaranya yaitu:

1. Cara mempersiapkan liburan

Perbedaan turis dan traveler yang pertama, bisa kamu lihat dari bagaimana cara mereka mempersiapkan liburan.

Untuk turis sendiri, biasanya mereka tidak mau repot dan lebih suka mempercayakan semua keperluan terkait liburan, seperti schedule perjalanan, pembelian tiket dan pengurusan visa (jika berkunjung ke luar negeri) ke travel agent.

Hal tersebut tentu sangat berbeda dengan para traveler, yang umumnya akan mengatur semua itinerary-nya sendiri, mulai dari budget yang dibutuhkan, penginapan yang akan digunakan, destinasi wisata, transportasi dan lain sebagainya.

2. Perlengkapan liburan yang dibawa

Berikutnya, kamu juga bisa melihat perbedaan turis dan traveler dari perlengkapan liburan yang dibawa.

Karena semua jadwal dan hal-hal detail terkait liburan sudah diatur oleh travel agent, maka biasanya perlengkapan liburan yang dibawa turis akan lebih banyak, dibandingkan traveler.

Seperti misalnya pakaian untuk OOTD (Outfit of The Day), kamera, berbagai aksesoris cantik yang digunakan, guidebook dan lain sebagainya.

Sementara, traveler tidak membawa semua barang tersebut, bahkan guidebook sekalipun. Para traveler akan lebih memilih, membawa barang-barang yang memang sangat dibutuhkan.

Hal itu karena mereka hanya ingin membawa barang se-simple mungkin. Mengingat mereka akan banyak berpindah tempat, karena perjalanan wisata yang dilakukan bukan untuk liburan, melainkan untuk menemukan tantangan dan hal baru.

3. Cara bepergian dan menikmati liburan

Cara bepergian dan menikmati liburan pun, menjadi bagian dari perbedaan turis dan traveler yang bisa kamu lihat.

Pasalnya, cara bepergian dan menikmati liburan turis dan traveler sangat berbeda. Bagi turis, mereka akan bepergian mengikuti jadwal yang sudah ditetapkan oleh pihak travel agent.

Selain itu, para turis pun selama perjalanan akan dipandu oleh pemandu wisata yang sudah disediakan oleh travel agent.

Hal itu tentunya jauh berbeda dari traveler, yang mana mereka akan lebih senang mencari tahu sendiri tempat yang akan dituju, atau menjelajah suatu tempat yang asing, tanpa bergantung dengan pihak lain.

4. Pakaian yang digunakan

Di urutan keempat ada pakaian yang digunakan. Jika dilihat dari aspek yang satu ini, perbedaan turis dan traveler tentu terlihat sangat nyata.

Bagaimana tidak, turis pada umumnya akan mengenakan pakaian yang sangat rapi, cantik, bahkan stylish untuk mendukung sesi foto yang akan dilakukan di setiap tempat wisata.

Selain itu, turis juga biasanya akan menunjukkan jati dirinya sebagai turis, dengan menggunakan kaos yang bertuliskan daerah yang dikunjungi tersebut, seperti misalnya “I Love Bali” di Bali atau “I Love Jogja” di Jogja.

Sedangkan, para traveler lebih sudah berpakaian sederhana, bahkan menyesuaikan dengan pakaian warga setempat, tempat ia berkunjung.

5. Cara mengetahui tempat wisata

Selain empat hal di atas, cara mengetahui tempat wisata juga menjadi perbedaan turis dan traveler yang perlu kamu ketahui.

Karena secara umum, para turis akan lebih mencari tahu tempat wisata melalui Google, atau hanya sekedar mempercayai apa yang tertulis di guidebook miliknya.

Ini tentunya berbeda dengan traveler, yang seringkali tidak mencari tahu tempat wisata melalui Google, guidebook atau media sosial.

Mereka akan lebih meminta saran tempat wisata terbaik, dan patut dikunjungi kepada penduduk setempat, atau juga bisa mencari tahu dari blog-blog pribadi yang dimiliki penduduk tersebut.

6. Tujuan dan prioritas liburan

Untuk tujuan dan prioritas liburannya sendiri, antara turis dan traveler tentu memiliki tujuan dan prioritas yang berbeda.

Buat turis, tempat yang bagus dan aesthetic untuk foto-foto, serta pemandangan yang memanjakan mata adalah nomor satu.

Karena, prioritas liburan untuk para turis adalah refreshing dan relaksasi diri, sehingga mereka menginginkan tempat wisata yang bisa memenuhi keinginan dan kebutuhannya.

Jika tempat yang dikunjungi ternyata tidak sesuai dengan ekspektasinya, maka mereka biasanya akan menyebut tempat atau kota tersebut jelek, atau bahkan tidak layak untuk dikunjungi kembali.

Namun hal tersebut tidak berlaku untuk para traveler, sebab mereka akan selalu belajar hal-hal baru yang didapat dari tempat mereka berkunjung.

Seperti misalnya bahasa yang digunakan daerah setempat, budaya lokalnya yang sangat unik, dan lain sebagainya.

7. Lokasi tujuan wisata

Siapa sangka, kalau lokasi tujuan wisata ternyata juga bisa menjadi perbedaan turis dan traveler yang perlu kamu ketahui.

Untuk turis sendiri, lokasi wisata yang dituju umumnya adalah lokasi-lokasi yang sudah terdaftar di obyek wisata utama, dari schedule yang dibuat travel agent.

Sementara, para traveler akan lebih suka mengeksplorasi atau menjelajah tempat-tempat yang belum banyak diketahui orang, belum ramai dan memiliki jarak yang jauh lebih dekat dengan tempat tinggal, serta kehidupan nyata penduduk setempat.

8. Makna melakukan liburan

Ketika liburan, kamu tentu memiliki makna liburan tersendiri. Seperti misalnya turis, pada dasarnya mereka berlibur hanya untuk refreshing atau relaksasi.

Nah, makna liburan yang dimiliki turis tersebut, tidak berlaku untuk traveler. Sebab, para traveler melakukan perjalanan wisata untuk menemukan sesuatu yang baru, dan belajar dari hal yang ditemukannya itu.

Itulah perbedaan turis dan traveler, jika dilihat dari makna melakukan liburan. Bagaimana, benar-benar sangat berbeda bukan?

9. Sesuatu yang dibawa pulang

Perbedaan turis dan traveler pun tidak hanya dilihat dari apa yang dikenakan dan dibawa, tetapi juga bisa dilihat dari sesuatu yang dibawa pulang.

Maksudnya adalah ketika rangkaian perjalanan wisata/liburan sudah selesai dilakukan, maka turis akan membawa banyak foto untuk diunggah dan dipamerkan di media sosial.

Sedangkan, para traveler tidak melakukan hal itu. Mereka akan membawa lebih banyak dari sekadar oleh-oleh dan foto-foto aesthetic, seperti pengalaman, cerita dan cara pandang baru terhadap sesuatu hal.

10. Tas yang digunakan

Perbedaan turis dan traveler yang terakhir, yaitu bisa dilihat dari tas yang digunakan. Secara general, turis akan lebih menggunakan koper untuk menampung semua barang yang dibawa, mulai dari pakaian, aksesoris dan lain sebagainya.

Namun bagi traveler, mereka akan lebih suka menggunakan ransel, karena simple dan mudah dibawa kemana saja jika mereka harus kembali menempuh perjalanan dan berpindah tempat.

(Baca Juga: Jenis Wisata yang Diminati Wisatawan saat Pandemi)

Itulah beberapa informasi yang sudah kamu ketahui, mengenai perbedaan turis dan traveler. Semua informasi tersebut tentunya berguna, agar kini kamu bisa membedakan mana yang turis dan traveler.

Selain itu, dari informasi itu kamu juga bisa menilai apakah selama ini, kamu adalah turis atau traveler pada saat melakukan perjalanan wisata.

Sehingga, ketika ingin melakukan perjalanan wisata kembali, kamu bisa mengkategorikan dirimu sebagai turis atau traveler dari beberapa aspek di atas.

Jika memang kamu berlibur sebagai turis, maka kamu bisa tahu apa saja persiapan yang harus dilakukan seorang turis.

Namun sebelum mempersiapkan beberapa hal yang dibutuhkan, ada baiknya jika kamu memastikan terlebih dahulu kondisi kesehatanmu.

Pastikan kalau kamu berada dalam kondisi tubuh yang sehat dan bugar. Jangan sampai kamu berlibur dalam keadaan tubuh yang kurang fit. Sebab, hal itu hanya akan memicu timbulnya berbagai penyakit berbahaya.

Kamu bisa memastikan kesehatan tubuh, dengan memeriksakannya ke dokter terkait. Agar kesehatan tubuhmu semakin terlindungi, kamu juga bisa menggunakan asuransi kesehatan.

Karena, asuransi kesehatan akan menjamin semua biaya pengobatan dan perawatan selama kamu sakit.

Sehingga, apabila sewaktu-waktu terjadi gangguan pada kesehatanmu, maka kamu bisa langsung memeriksanya ke rumah sakit, dan semua biaya yang dihabiskan akan ditanggung oleh asuransi kesehatan.

Maka dari itu, buat kamu yang hingga saat ini belum melindungi diri dengan asuransi kesehatan, bisa segera mengajukannya secara online melalui CekAja.com.

Di sana, tersedia banyak produk asuransi kesehatan dari perusahaan ternama dan terpercaya, yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Tidak hanya itu, proses pengajuannya pun sangat mudah, cepat dan aman, karena CekAja.com sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jadi, kalau begitu tunggu apalagi? Yuk, ajukan asuransi kesehatan terbaikmu sekarang juga!

Tentang kami

Nadhillah Kusindriani

Nadhillah Kusindriani