10 Tips Beli iPhone Bekas Biar Gak Rugi Bandar

6 min. membaca Oleh Ayunindya Annistri on

Informasi mengenai tips beli iPhone bekas adalah salah satu yang paling banyak dicari di internet, khususnya bagi mereka yang ingin membeli produk Apple tersebut.

Apple bisa dibilang adalah brand andalan untuk semua perangkat elektronik yang mereka pasarkan.

Salah satu yang paling laris dan selalu diburu orang-orang tiap merilis varian baru adalah iPhone. Smartphone yang satu ini rasanya gak perlu diragukan lagi eksistensinya.

Meski harus bersaing dengan merk Samsung dan produk Android lainnya, namun bisa dibilang iPhone telah memiliki pangsa pasarnya sendiri yang tentunya tersebar di seluruh dunia.

Perjalanan Apple dalam mengembangkan iPhone hingga dikenal banyak orang seperti sekarang sangatlah panjang.

Dari generasi pertamanya yang rilis pada 2007 silam, sampai kini telah memasuki generasi keduabelas.

Tiap generasinya disesuaikan dengan gaya hidup masyarakat, mulai dari tampilan desain sampai software yang disematkan.

Karena hal itu pula lah, iPhone mampu menarik minat konsumen untuk membelinya lagi dan lagi.

Namun, harganya yang tak ramah dikantong atau dalam artian sebagai smartphone kalangan atas, justru membuat sebagian orang lebih memilih untuk membeli iPhone bekas.

iPhone bekas memiliki harga jual yang jauh lebih terjangkau. Hanya saja, untuk urusan kualitasnya, produk second jelas tak sebanding dengan produk baru.

Bahkan, ada beberapa risiko yang mungkin dapat dialami saat membeli iPhone bekas. Seperti kerusakan pada softwarenya, hingga ternyata iPhone adalah produk replika.

Makanya, jika kamu tertarik membeli iPhone bekas, perhatikan dulu produk tersebut dengan seksama dan ikuti sederet tips beli iPhone bekas berikut ini, agar mendapatkan hp yang masih bagus dan enggak merugi.

Tips Beli iPhone Bekas

1. Cari tahu mengenai harga pasarannya

Tips beli iPhone bekas yang pertama adalah dengan mengecek harga pasarannya terlebih dulu.

Walau umumnya harga handphone bekas murah, namun bukan berarti perbedaan harganya sangat jauh sekali. Apalagi untuk varian yang sudah mendapatkan perbaruan iOS.

Biasanya untuk seri tersebut harga bekasnya enggak terlalu jauh berbeda dengan yang baru. Jika terlampau jauh, boleh jadi iPhone second itu memiliki kualitas di bawah rata-rata.

Nah untuk mengecek harga pasaran, kamu bisa mencari tahu informasinya secara online atau datang langsung ke toko-toko resmi yang menjual iPhone.

Dari pengecekan ini, kamu bisa membuat perbandingan mengenai harga yang pas sesuai bujet, sekaligus menentukan toko mana yang akan jadi tujuan akhirmu membeli iPhone bekas.

(Baca Juga: iPhone 12 vs iPhone 11, Mana Lebih Baik?)

2. Beli iPhone yang sudah dilengkapi iOS terbaru

Setelah mengecek harga pasaran, selanjutnya yang mesti kamu terapkan dari tips beli iPhone bekas adalah dengan tidak membeli seri lawas.

Pasalnya, seri lama dari iPhone seperti iPhone 5 bukan hanya tidak dilengkapi dengan iOS terbaru, namun juga tidak didukung layanan 4G, sehingga sulit untuk berkomunikasi.

Jadi, usahakan untuk membeli seri di atas iPhone 5, terlebih yang sudah mendapat perbaruan iOS, supaya kamu bisa menikmati berbagai fitur teranyar dari Apple.

3. Beli yang sekiranya dapat dijual lagi

Tips beli iPhone bekas yang satu ini masih berhubungan dengan poin kedua di atas.

Seri lama dari iPhone selain sayang untuk digunakan, juga biasanya enggak bisa dijual lagi terlebih bila kamu menyesal telah membelinya.

Jangan hanya karena harganya murah, kamu jadi tergiur untuk membeli seri lawas dari iPhone.

Daripada nanti hanya berujung sia-sia, mendingan beli seri iPhone bekas yang sudah mendapatkan iOS versi terbaru.

4. Pilih yang masih bergaransi

Biarpun bekas, setidaknya kamu mesti memilih iPhone yang masih memiliki garansi. Harganya mungkin sedikit lebih mahal, namun menyoal kualitas enggak perlu diragukan lagi.

Kalaupun enggak mau yang bergaransi karena mempertimbangkan harganya, usahakan untuk membeli iPhone bekas yang masa garansinya belum lama habis, dan jangan memilih iPhone yang sudah digunakan bertahun.

Ngomong-ngomong mengenai garansinya, jika kamu penasaran untuk mengecek garansi iPhone bekas, cobalah lihat bagian belakang box handphone, tepatnya di sisi kiri bawah.

Di situ biasanya sudah tertera kode garansi regional, tempat di mana iPhone dikeluarkan.

5. Pastikan membeli iPhone yang bukan refurbished

Tips beli iPhone bekas yang selanjutnya wajib kamu ketahui adalah dengan memastikan bahwa iPhone bukanlah barang refurbished, atau yang sudah pernah dibongkar.

Selain bertanya langsung dengan penjual, kamu bisa mengetahui kondisi sebenarnya dari iPhone bekas yang akan dibeli dengan metode deteksi dan pencocokan serial number memakai aplikasi 3uTools.

Lewat aplikasi tersebut, nantinya kamu bisa tahu apakah mesin yang terdapat dalam iPhone masih original atau sudah pernah di bongkar atau servis.

6. Pastikan iPhone bukan barang curian

Selain memastikan bahwa iPhone second yang akan dibeli bukan barang refurbished, kamu juga harus mengecek apakah iPhone tersebut barang curian atau tidak.

Untuk mengetahuinya, kamu dapat mencoba cara berikut ini:

  • Masuk ke fitur “Settings > General > About”
  • Cek nomor IMEI yang tertera
  • Akses ke situs Stolen Phone Checker, https://stolenphonechecker.org/spc/consumer
  • Masukkan nomor IMEI pada kolom yang tersedia
  • Setelahnya, situs akan memberikan keterangan mengenai kondisi iPhone, apakah pernah hilang, dicuri atau justru dalam kondisi aman-aman saja.

7. Cek kesehatan baterainya

Baterai menjadi salah satu komponen penting pada iPhone.

Semakin rendah angka yang ditujukan pada fitur “Battery Health”, maka semakin berkurang pula waktu kamu untuk menggunakan iPhone.

Untuk itu, saat membeli iPhone bekas, penting halnya buat kamu mengecek kondisi baterainya.

Cukup masuk ke menu “Settings > Battery > Battery Health”, maka secara otomatis kamu dapat melihat kapasitas maksimum dari kondisi baterai.

Apabila masih di kisaran 90-an atau paling tidak mendekati angka 100 persen, maka bisa dipastikan bahwa performa baterainya masih bagus.

8. Cek fitur activation lock

Tips beli iPhone bekas yang berikutnya adalah dengan mengecek fitur Activation Lock.

Fitur ini secara khusus dirancang oleh pihak Apple untuk membantu penggunanya agar orang lain tidak menggunakan perangkat saat hilang atau dicuri.

Umumnya, fitur Activation Lock akan aktif secara otomatis bila pengguna menghidupkan fitur Find My iPhone.

Sedangkan jika kamu membelinya, maka untuk menonaktifkan fitur tersebut dibutuhkan Apple ID dari pengguna sebelumnya.

(Baca Juga: Ini Dia 10 Cara Cek iPhone Asli)

9. Lebih baik COD untuk cek kondisi fisik

Bukan hanya mengecek fitur Activation Lock, kamu juga harus memastikan kondisi fisik dari iPhone second masih layak pakai.

Saat membeli secara online, sebaiknya minta pada penjual untuk melakukan transaksi secara cash on delivery alias COD.

Dengan metode itu, kamu dapat melihat secara seksama kondisi fisik dari iPhone yang akan dibeli.

Jangan terlalu terburu-buru untuk menyudahi proses transaksi, kamu harus mengecek keseluruhan kondisi, diantaranya:

  • Jaringan seluler dan internet
  • Tombol Home, apabila membeli seri lama iPhone seperti 7+, 8, 8+, dan seri lainnya yang masih memakai tombol Home
  • Tombol power, pastikan saat ditekan tombol ini masih bekerja normal
  • Pastikan earphone yang dimiliki masih asli
  • Periksa bagian speaker dan earphone nya
  • Cek kondisi chargeran dan kabel USB, pastikan masih berfungsi normal dan tidak terlihat longgar
  • Cek kameranya, pastikan hasil foto masih bagus dan tidak terdapat goresan di lensa

10. Cek bagian iCloud

Tips beli iPhone bekas yang terakhir adalah dengan mengecek bagian iCloudnya.

Pastikan bahwa iCloud sudah dalam kondisi kosong atau tidak tersangkut dengan akun pengguna lama.

Untuk mengecek apakag iCloud dalam kondisi kosong atau tidak, kamu dapat mengecek di menu “Settings > iCloud”.

Apabila masih aktif, mintalah kepada penjual untuk segera mematikannya.

Nah itu dia informasi mengenai tips beli iPhone bekas yang bisa kamu terapkan saat ingin membelinya nanti.

Selain iPhone, kamu juga bisa membeli perangkat elektronik lainnya dan dengan pembelian yang jauh lebih ringan menggunakan kartu kredit.

Kartu kredit tak hanya memudahkan proses belanja saja, namun juga meringankan nominal transaksinya.

Sebab dengan kartu kredit, kamu bisa menggunakan fitur cicilan 0 persen ataupun promo menarik lainnya yang tentu saja lebih hemat.

Kalau belum memiliki kartu kredit, kamu daoat mengajukannya terlebih dulu di CekAja.com.

Di sini, tersedia banyak sekali produk kartu kredit dari mitra bank terbaik, yang pastinya dapat kamu miliki sesuai dengan gaya hidup dan bujetmu.

Hanya dengan mengajukan secara online, yuk miliki kartu kredit terbaik versi kamu cuma di CekAja.com.

Tentang kami

Ayunindya Annistri

Ayunindya Annistri