Tips Menabung Dana Pensiun Meski Gaji Pas-pasan, Milenial Wajib Tahu!

5 min. membaca Oleh Estrin Vanadianti Lestari on

Jangan menunggu tua baru nabung! Yuk para generasi milenial yang mau tenang di masa tua, intip tips menabung dana pensiun berikut ini, meski gaji kamu pas-pasan!

Pasalnya, siapa sih yang tidak ingin, masa tuanya tenang dan damai, karena telah memiliki tabungan?

Perlu kamu ketahui juga, untuk mencapai usia pensiun, ternyata tak sejauh yang kamu kira.

Pasalnya, waktu terus berjalan, nilai mata uang semakin tinggi, properti dan kendaraan semakin mahal, pekerjaan semakin sulit didapat, hingga semakin banyak pesaing di bidang bisnis.

Jadi, selalu berpikirlah bahwa masa muda adalah waktu yang tepat, untuk bekerja dan mengumpulkan pundi-pundi uang, ditambah dengan tips menabung dana pensiun.

(Baca Juga: Mau Masa Pensiun Tetap Makmur? Ikuti 6 Tips Atur Uang Berikut Ini!)

Kebutuhan di Masa Tua Makin Besar

Siapa bilang, ketika kamu tua, semua kebutuhanmu semakin berkurang? Justru, di masa tua kebutuhanmu semakin banyak.

Bahkan, risiko untuk terserang sakit lebih besar, ketika kamu masih muda. Maka tak heran jika harga premi asuransi, justru akan lebih mahal, untuk usia-usia 35 tahun ke atas.

Selain itu, menu makanan orang tua juga lebih dijaga, adapun kamu harus mengkonsumsi makanan sehat yang harganya, pasti lebih mahal daripada makanan cepat saji.

Tidak hanya dua hal tersebut, intinya dengan tabungan dana pensiun, apapun kebutuhanmu nanti, pastikan sudah terjamin.

Tidak mau bukan, kamu harus terus bekerja di masa tua, atau bahkan hingga akhir hayat karena tidak memiliki tabungan?

Nah, sebelum terlambat, yuk mulai menyadari dan menabung sejak dini, untuk masa tua yang terjamin.

Tidak perlu minder dengan pendapatmu! Berapapun gajimu, kamu pasti bisa mengumpulkannya, dengan tips menabung dana pensiun berikut yang dilansir dari berbagai sumber.

Tips Menabung Dana Pensiun Meski Gaji Pas-pasan

1. Cari Tahu dan Perhitungankan Kebutuhan Pengeluaran di Masa Tua

Tips menabung dana pensiun yang pertama adalah mencari tahu kebutuhan atau pengeluaran apa saja, yang akan kamu keluarkan di masa tua nanti.

Misalnya, untuk biaya kehidupan sehari-hari, biaya pengobatan (penyakit tua), bantu pendidikan anak, modal usaha di hari tua, da lain-lain.

Nah, jika kamu saat ini masih muda, misalnya usia 30 tahun, mungkin kamu masih memiliki banyak waktu untuk mulai menabung.

Namun, inflasi di Indonesia tentu akan semakin naik. Sehingga, sebisa mungkin, kamu menurunkan standar biaya hidup, kira-kira 30 persen.

  • Usia kamu saat ini: 30 tahun
  • Usia pensiun: 58 tahun
  • Jangka waktu mengumpulkan dana pensiun: 56-30= 28 tahun
  • Asumsi harapan hidup: 70 tahun
  • Pengeluaran untuk biaya hidup per bulan: Rp4 juta
  • Biaya hidup satu tahun: Rp4 juta x 12 bulan=Rp 48 juta
  • Pengeluaran di masa pensiun (turunkan standarnya 30%): Rp48 juta x 70%= Rp33,6 juta

Sekiranya akan ada hal-hal (pengeluaran) yang menurun ketika kamu semakin tua. Maka dari itu, ada perhitungan penurunan biaya hidup di masa pensiun.

Misalnya, di usia tua mungkin kamu sudah tidak ada beban membiayai pendidikan anak, hingga banyaknya bantuan pemasukan untuk pengeluaran di masa tua dari anak, yang sudah bekerja.

2. Membuat Target Dana Pensiun Setiap Usia

Tips menabung dana pensiun yang berikutnya ini adalah dengan membuat target dana pensiun di setiap usia.

Pasalnya, jika kamu langsung menargetkan dana pensiun yang besar, di akhir hari kerjamu, mungkin memang agak sedikit berat.

Bagaimana cara menargetkannya? Nah, di sini kamu bisa menabung dengan jumlah yang setara dengan beberapa kali gaji, di tiap usia tertentu.

Misalnya, ketika kamu sudah menginjak usia 40 tahun, maka kamu harus memiliki tabungan dana pensiun, sebesar 3 kali gaji bulanan, dan seterusnya.

Berikut uraian target-target tabungan dana pensiun, yang mungkin bisa jadi patokan untuk kamu:

  • Usia 30: 1 kali gaji di tabungan pensiun
  • Usia 40: 3 kali gaji di tabungan pensiun
  • Usia 50: 6 kali gaji di tabungan pensiun
  • Usia 60: 8 kali gaji di tabungan pensiun

3. Berinvestasi dengan Metode Cost Averaging

Tips menabung dana pensiun selanjutnya adalah dengan menabung atau investasi lah dengan metode cost averaging.

Apa itu? Seperti yang diketahui bahwa ketika kamu berinvestasi dengan cara lump sum atau sekali bayar, tentu cukup berisiko.

Nah, di sini kamu bisa melakukan investasi berkala dengan metode cost averaging setiap bulannya, untuk mengumpulkan dana pensiun kamu.

Caranya, kamu cukup menyisihkan 50% penapatanmu, ke instrumen investasi yang bisa menghasilkan, sekitar 10% per tahun.

4. Kurangi Instrumen Investasi yang Volatilitasnya Tinggi

Tidak hanya metodenya, tips menabung dana pensiun juga harus memperhatikan volatilitas pada sebuah instrumen investasi.

Pasalnya, semakin tinggi imbal hasil investasi, maka akan cepat pula dana pensiun terkumpul.

Tapi, perlu diketahui juga, bahwa semakin tinggi imbal hasil, maka semakin tinggi pula risiko investasinya.

5. Berinvestasi Ketika Bebas Hutang dan Telah Memiliki Dana Darurat

Bagaimana kamu bisa menabung, jika masih ada utang? Nah, tips menabung dana pensiun ini juga tak kalah penting. Adapun kamu, harus memprioritaskan utang sebagai hal yang utama untuk diselesaikan.

Pasalnya, jika kamu belum melunasi hutang dan ingin menabung atau investasi untuk dana pensiun, hal tersebut tidak boleh terjadi,

Ha tersebut dikarenakan, utang akan memiliki bunga atau denda pinalti, yang dikeluarkan pihak kredit.

Sehingga, jika kamu biarkan, utang tersebut akan terus membengkak. Nah, setelah masalah hutang selesai, jangan senang dulu.

Sebelum kamu lanjut menabung dan investasi, kamu juga harus memiliki dana darurat yang bisa mencukupi kebutuhan, minimal selama 6 bulan ke depan.

Hal ini sangat penting, agar kamu bisa memiliki simpanan uang, ketika kamu kehilangan pendapatan.

6. Menabung atau Berinvestasi Setelah Memiliki Proteksi

Selain memiliki dana darurat untuk 6 bulan ke depan, tips menabung dana pensiun adalah dengan menabung ketika kamu sudah memiliki proteksi.

Pasalnya percuma kamu menabung banyak-banyak, tapi kamu tidak terlindungi dengan produk perlindungan finansial.

Pasalnya, hidup ini penuh dengan banyak risiko yang tak terduga. Jadi, sebaiknya miliki asuransi kesehatan atau jiwa terlebih dahulu sebelum menabung dana pensiun.

(Baca Juga: Ini Batas Usia Maksimum Mengajukan Asuransi)

Pasalnya, jika kamu tak terlindungi asuransi, ketika kamu sakit atau kecelakaan, kamu pasti akan menggunakan uang tabungan pensiun, untuk membiayai pengobatan tersebut. Sia-sia bukan?

Nah, itu dia beberapa informasi terkait tips menabung dana pensiun, agar kamu tergerak untuk segera mulai menabung.

Pilih Produk Tabungan yang Tepat, Lewat CekAja.com!

Mumpung masih muda juga, yuk menabung dana pensiun dengan produk tabungan yang disediakan CekAja.com!

Di CekAja.com, kamu bisa pilih segala produk finansial, yang bisa membantumu untuk menabung, mulai dari produk asuransi hingga tabungan.

Produk finansialnya juga bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi finansial kamu. Terlebih, produk tabungan yang tepat untuk pensiun, juga akan memudahkanmu untuk mengumpulkan dananya.

Yuk, yang belum punya tabungan untuk dana pensiun, segera ajukan produk tabungan pilihanmu, hanya di CekAja.com!