7 Tips Menyewakan Rumah yang Penting untuk Diperhatikan

Tips menyewakan rumah itu penting, terlebih di perkotaan yang padat penduduk, mengecewakan rumah sudah menjadi satu bisnis tersendiri yang pastinya penuh persaingan.

Banyak orang memikirkan ide untuk menyewakan rumah mereka. Mereka mungkin menginginkan keuntungan dari pendapatan tambahan untuk menghemat uang atau membayar hutang.

Bahkan mereka mungkin melihatnya sebagai alternatif lain daripada menjualnya di saat harga perumahan anjlok dan juga sebagai cara untuk menunggu sampai ekonomi membaik.

Motif menyewakan rumah memang banyak, tetapi mungkin saja rencana ini menjadi lebih merepotkan, jika tidak ada pertimbangan yang tepat.

Berikut adalah beberapa tips menyewakan rumah yang akan memberikan keuntungan, baik bagi penyewa atau pun pemilik.

Misalnya saja jika rumah kita cukup beruntung untuk ditinggali di daerah yang ramah turis, seperti di dekat pantai atau kota besar, menyewakan rumah sebagai sewaan jangka pendek atau musiman juga bisa menjadi pilihan.

Tapi tetap harus tahu tips menyewakan rumah agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan ya! Simak terus artikel tentang tips menyewakan rumah ini ya!

(Baca Juga: Perbedaan Biaya Tinggal di Rumah Biasa dan Apartemen)

Tips Menyewakan Rumah yang Penting untuk Diperhatikan

Pertimbangan yang tepat diperlukan saat kita memutuskan untuk menyewakan rumah kita kepada orang lain.

Dengan begitu kita juga bisa meminimalisir resiko-resiko yang mungkin akan terjadi nanti. Lalu apa saja tips menyewakan rumah? Simak penjelasannya dibawah ini.

1. Siapkan Rumah untuk Penyewa

Di pasar sewa menyewa rumah, kita mungkin tidak akan bisa lolos dengan menyewakan rumah apa adanya. Penyewa tentu memiliki ekspektasi sendiri terhadap rumah yang akan disewanya nanti.

Dan karena itulah penyewa menjadi lebih pemilih dalam urusan menyewa rumah. Persiapkan penyewa baru dengan membersihkan rumah secara menyeluruh dan memastikan peralatan berfungsi dan dalam kondisi baik.

Tips menyewakan rumah yang pertama ini harus segera dilakukan jika ingin segera mendapatkan penyewa.

2. Memasarkan Rumah 

Setelah rumah dirapikan, buatlah daftar yang menjelaskan apa yang membuatnya menarik sehingga kita bisa memasarkannya.

Berikan juga daftar fasilitas yang kita tawarkan misalnya garasi, AC, mesin cuci dan lainnya. Memakai istilah sewa bisa menjadi alternatif daripada menjualnya.

Selanjutnya, pasang iklan rumah di situs web terkemuka, di surat kabar lokal atau di media sosial. Selain itu, beberapa agen real estate mungkin akan bekerja sama dengan pemilik untuk membantu menyewakan rumah mereka.

Meskipun agen tersebut akan mengambil komisi jika mereka menemukan penyewa.

3. Menyeleksi Calon Penyewa

Tingkat kejahatan yang semakin hari semakin tinggi harus membuat kita semakin waspada saat akan menyewakan rumah. Saat akan ada yang menyewa rumah selalu tanyakan identitas lengkap serta latar belakang calon penyewa agar rumah yang disewakan tidak untuk tempat kejahatan.

Membuat kriteria penyewa juga bisa membantu siapa saja yang boleh tinggal di rumah sewa itu. Apakah hanya perempuan saja, atau laki-laki, atau satu keluarga.

Kita juga harus yakin bahwa orang ini tidak hanya untuk membayar sewa tepat waktu tetapi juga untuk menjaga rumah kita dalam kondisi baik.

Selain itu, jika orang tersebut adalah seseorang yang mungkin tinggal bersama kita, pelajari kebiasaannya sehingga kita tidak akan mengalami kejutan yang tidak menyenangkan.

Tips menyewakan rumah ini sangat penting untuk diperhatikan. Jangan sampai rumah kita menjadi markas teroris atau rumah kita dirampok seperti kejadian belum lama ini, dimana sebuah rumah mewah disewa dan dicuri seisinya oleh penyewa.

4. Perhatikan Perjanjian Dalam Menyewakan Rumah

Tips menyewakan rumah selanjutnya adala perhatikan tentang perjanjian sewa rumah. Perjanjian ini memuat kewajiban dan hak dari penyewa maupun yang menyewakan rumah yang harus ditaati.

Dalam perjanjian ini harus memuat paling tidak jangka waktu sewa, hak dan kewajiban serta besaran harga sewanya.

Penambahan aturan juga bisa dilakukan oleh kita sebagai pemilik rumah seperti pembayaran listrik dan air, perawatan rumah, dan lainnya.

5. Perhatikan Batasan

Tips menyewakan rumah selanjutnya adalah memberi batasan untuk penyewa. Banyak batasan biasanya disertakan dalam perjanjian sewa, mulai dari apakah penyewa diperbolehkan memiliki hewan peliharaan hingga batasan jumlah mobil yang dapat diparkir di lokasi.

Hal-hal seperti ini juga penting untuk menjaga rumah selalu dalam kondisi yang baik. Begitu juga untuk menjaga hubungan dengan tetangga sekitarnya. Karena tak semua orang menyukai hewan, dan tak semua orang yang memelihara hewan dapat merawatnya dengan baik.

6. Beri Harga Sewa yang Masuk Akal

Untuk menyewakan rumah pertama kali, kita harus menetapkan harga sewa rumah dengan benar. Kita tidak boleh memberi harga pada rumah sewaan sesuai dengan nilai yang dirasakan atau pengeluaran kita.

Jika kita menilai terlalu tinggi rumah sewaan kita, mungkin rumah sewa itu akan kosong untuk waktu yang lama. Untuk menentukan harga rumah sewa dengan benar, kita bisa menemukan nilai pasarnya dengan melihat perusahaan persewaan atau melihatnya di media sosial.

7. Bersikaplah Responsif

Terkadang hubungan antara penyewa dan pemilik rumah bisa lepas kendali karena masalah kecil yang tidak diselesaikan secara efektif oleh pemilik rumah. Untuk membuat penyewa senang, pastikan kita menangani masalah yang muncul secepat dan seefektif mungkin.

Bisnis rumah sewaan bisa menjadi sumber pendapatan yang baik yang dapat membawa kita menuju kemandirian secara finansial.

Namun, jika kita baru pertama kali menyewakan rumah, kita harus terus belajar dan beradaptasi agar bisa sukses serta tahu tips menyewakan rumah dengan baik.

Kita perlu tahu cara menyewakan rumah dan menghindari jebakan. Semoga tips menyewakan rumah ini bisa membantu ya!

(Baca Juga: Tips Pengajuan KPR untuk Kaum Milenial yang Ingin Punya Rumah Sendiri)

Memiliki rumah memang mendorong kita untuk melakukan perawatan, namun alangkah baiknya jika rumah kita juga dilengkapi dengan asuransi.  

Karena rumah yang dilengkapi dengan asuransi tentu akan membuat pemiliknya lebih tenang, jika terjadi suatu hal yang tak diinginkan. Misalnya saja kebakaran, atau terkena bencana alam.

Namun jika bencana sudah terjadi dan rumahmu belum dilengkapi dengan asuransi, maka kamu.bisa mengajukan pinjaman untuk melakukan perbaikan rumah.

Misalnya saja dengan pinjaman online atau unsecured loans yang merupakan pinjaman tanpa jaminan aset apapun yang disediakan oleh lembaga keuangan yang berbasis online atau perusahaan P2P Lending.

Dana pinjaman ini bisa digunakan untuk kebutuhan apa saja, termasuk untuk memperbaiki atau renovasi rumah.Proses pengajuannya melibatkan sistem online pada situs resmi atau aplikasi, dengan syarat yang mudah dan cara pengajuan yang praktis.

Kamu juga bisa mengajukan melalui CekAja.com. Dengan proses yang aman, cepat, dan mudah, pinjaman bisa sehera cair dan masuk rekeningmu.

Tak perlu khawatir, karena CekAja.com adalah partner resmi, dan sudah terdaftar di OJK, sehingga tunduk dan patuh pada peraturan OJK.

Jadi tunggu apalagi? Ajukan pinjaman online untuk pastikan kondisi rumahmu dalam keadaan baik melalui CekAja.com.