Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

Gaji UMP Mau Punya Rumah? Simak Caranya!

by Teti Purwanti on 2 Mei, 2019

Hari buruh baru saja lewat, sebagai pekerja kamu juga termasuk buruh lho. Nah, kalau kamu termasuk pekerja dengan gaji yang hanya sebatas Upah Minimum Provinsi (UMP), jangan jadikan halangan agar bisa punya rumah!

biaya rumah bekas_KPR - CekAja.com

Setiap orang tentu ingin memiliki rumah sendiri, apalagi kalau selama ini masih mengontrak dan mengalokasikan dana yang tidak sedikit untuk tempat tinggal. Agar kamu tidak berlarut-larut dan terjebak di rumah kontrakan yang harganya naik terus setiap tahun, ini dia tips agar kamu bisa punya rumah meski gaji hanya UMP!

  • Berhemat dan menabung untuk DP

Masalah banyak orang untuk mendapatkan rumah adalah uang muka (down payment/DP), apalagi kalau gaji kamu minimum. Kalau kamu memang sudah sangat berniat memiliki rumah sendiri, cobalah berhemat dan mulailah menabung untuk uang muka.

Sisihkan gajimu untuk mengumpulkan uang muka. Hal ini sekaligus menjadi simulasi kala kamu harus menyicil rumah dalam jangka waktu yang panjang nantinya. Selain itu, carilah info sebanyak-banyaknya soal rumah yang ingin kamu ambil. Cari tahu pula berapa banyak uang muka yang harus kamu kumpulkan.

Sekarang ini Bank Indonesia sudah memperbolehkan bank untuk memberikan uang muka hingga 0 persen atau setidaknya 10 persen untuk rumah pertama. Jadi, dengan gaji kamu yang UMP, kesempatan untuk punya rumah sangat terbuka. 

(Baca juga: Milenial Pengen Punya Rumah? Cek Tipe Hunian Paling Pas!)
  • Carilah rumah subsidi

Tahukah kalau pemerintah memiliki Program Sejuta Rumah? Kalau kamu belum tahu, semenjak adanya program tersebut banyak pengembang yang menawarkan rumah murah serta cicilan ringan karena adanya bantuan subsidi dari pemerintah. Meski begitu, tidak semua daerah memiliki rumah subsidi. Misalnya saja di Jakarta, kamu tentu tidak dapat menemukan rumah subsidi karena harga lahan di Jakarta yang sudah sangat mahal.

Kalau kamu bekerja di Jakarta cobalah cari rumah di daerah penyangga Jakarta. Kamu bisa berburu rumah di Parung Panjang dan Maja, selain itu ada pula Bekasi dan Bogor. Meskipun agak jauh, beberapa daerah yang dibangun rumah subsidi biasanya terbantu dengan transportasi massal.

Selain itu, dengan mengambil rumah subsidi kamu bisa mendapatkan DP dan bunga lebih ringan, serta tenor yang lebih panjang. Usahakan rumah yang kamu pilih, walaupun subsidi dikembangkan oleh pengembang terpercaya. 

Pemerintah juga tengah melakukan sertifikasi kepada pengembang, jadi kamu bisa riset terlebih dahulu secara matang tentang pengembang yang kamu pilih.

Saat ini banyak sekali pengembang abal-abal yang memberikan janji manis di awal. Ternyata, saat kamu sudah membayar uang muka, dana milikmu malah dibawa kabur. Hati-hati!

  • Ikuti lelang rumah

Selain membeli KPR subsidi, kamu punya pilihan lain untuk mendapatkan rumah dengan harga miring. Kamu bisa mengikuti lelang rumah yang biasanya harganya lebih murah dari harga pasaran.

Hal tersebut disebabkan karena rumah yang ikut dilelang merupakan rumah sitaan yang gagal dilunasi debitur KPR bank. Sebelum ikut lelang rumah, sebaiknya lebih dulu mengecek kondisi rumah dan akses menuju ke sana. Pastikan juga kondisi rumah dalam keadaan baik dan bebas banjir.

Selain itu, pastikan kamu mengerti tahapan dalam membeli rumah lelang. Sebab, ada beberapa aspek legal yang lebih rumit yang wajib kamu ikuti sebelum bisa mengikuti membeli rumah lelang.

Kalaupun sedikit lebih rumit, membeli rumah lelang apalagi di pusat kota dengan harga miring tentu sangat menguntungkan bukan?

(Baca juga: Mau Bangun Rumah Ramah Lansia? Simak Tipsnya!)
  • Usahakan jangan lagi mengontrak rumah

Sadarkah kamu kalau mengontrak rumah ternyata membutuhkan banyak biaya dan membuat boros karena uang tersebut menguap begitu saja. Dibandingkan untuk mengontrak uang tersebut lebih baik digunakan untuk tabungan uang muka atau dana darurat.

Apalagi kalau kontrakan tersebut harus ditambah dana-dana seperti listrik dan air, serta kebutuhan zaman sekarang internet, tentu dana tersebut terasa besar bukan?

Kalau kamu sudah membayar uang muka, lebih baik kamu segera tinggal di rumah barumu. Saat kamu mulai tinggal di rumah sendiri, kamu juga akan diuji dengan komitmen kamu membayar angsuran yang seolah-olah tidak juga selesai.

Usahakan mencari pekerjaan tambahan atau bisnis kecil-kecilan untuk membantu keuangan kamu. Jangan sampai kamu gagal mencicil rumahmu di tengah jalan, hal itu akan sangat merugikan kamu.

Apakah kamu berencana membeli rumah tahun ini? Selamat mengumpulkan uang dan tetap semangat ya! Cek pilihan KPR di CekAja.com!

Tentang Penulis

Ibu penuh waktu. Penulis setengah waktu. Jurnalis di sisa waktu.