10 Jenis Sayuran Tinggi Protein yang Dibutuhkan oleh Tubuh

5 min. membaca Oleh Ayunindya Annistri on

Sudahkah kamu mengonsumsi sayuran tinggi protein hari ini? Sebab, jenis-jenis sayuran tinggi protein sendiri sangat dianjurkan, guna memberikan energi tambahan bagi tubuh.

Bukan hanya itu saja, sayuran tinggi protein juga dibutuhkan agar tubuh terhindar dari berbagai masalah kesehatan.

Apalagi di masa pandemi sekarang. Rasanya, mengonsumsi makanan sehat disertai dengan gaya hidup yang benar, adalah kunci utama untuk terhindar dari virus Covid-19 alias Corona.

Nah, lewat artikel ini, CekAja bakal mencoba untuk mengulas lebih dalam mengenai jenis sayuran tinggi protein, sekaligus dampaknya jika kekurangan ataupun kelebihan asupan protein. Jadi, keep scrolling ya!

Jenis-jenis Sayuran Tinggi Protein

Pada poin pertama ini, CekAja akan terlebih dulu memberikan informasi seputar jenis-jenis sayuran tinggi protein.

Aneka sayuran ini tentunya mudah ditemukan di pasar, dan bahkan beberapa diantaranya pasti sudah sering kali kamu konsumsi. Penasaran apa sajakah itu?

1. Bayam

Sebagai informasi, setiap orang biasanya membutuhkan asupan protein sekitar 12 hingga 65 gr per hari, jika didasarkan dari perhitungan usia.

Protein ini tentunya bisa didapat dari mengonsumsi sayuran. Salah satu jenis sayuran tinggi protein sendiri adalah bayam.

Dalam 100 gr bayam, biasanya sudah terkandung 2,9 gr protein. 50 persen protein pada tiap kalori dalam bayam, berperan cukup penting untuk mengurangi peradangan hingga mencegah kanker.

Bukan cuma kaya protein, bayam pun diketahui mengandung folat, vitamin C, kalium dan kalsium, vitamin A, magnesium, sampai zat besi.

2. Sawi

Sama seperti bayam, sawi juga termasuk jenis sayuran tinggi protein, yakni sekitar 2,9 gram.

Sayuran hijau ini paling direkomendasikan untuk melindungi tubuh dari radikal bebas, karena adanya zat antioksidan di dalamnya.

Sawi juga paling bagus untuk menurunkan kadar kolestrol hingga menjaga sistem imun tubuh lho.

Dalam satu ikat sawi biasanya sudah dilengkapi dengan zat besi, magnesium, folat, serta serat, yang dinilai baik untuk menjaga dan melancarkan sistem pencernaan.

3. Selada air

Kalau seringnya kamu mengonsumsi sawi ataupun bayam, coba deh sekali-kali mengganti menu tersebut dengan selada air.

Sayuran yang satu “keluarga” dengan kubis dan brokoli ini, juga termasuk jenis sayuran tinggi protein lho.

Bahkan paling dianjurkan untuk mengontrol diabetes, kadar kolestrol, hingga menyehatkan fungsi jantung dan mata.

Kandungan betakaroten, kalsium, fosfor, zat besi, protein, sampai vitamin K, bisa ditemukan pada sayuran ini. Sehingga tak hanya kaya nutrisi saja, selada air pun tentu menyehatkan tubuh.

(Baca Juga: 18 Buah dan Sayur Penambah Darah)

4. Brokoli

Masih “saudaraan” dengan selada air, berikutnya jenis sayuran tinggi protein yang bisa kamu konsumsi adalah brokoli.

Sayuran bernama ilmiah Brassica oleracea var italica ini sudah mengandung 2,8 gram protein.

Selain itu, brokoli juga dilengkapi dengan kandungan vitamin C dan K, yang bagus untuk detoksifikasi tubuh sekaligus mencegah kanker.

Kamu bisa mengolah brokoli dengan cara direbus, ditumis, dikukus, hingga menggunakan microwave.

Semuanya aman untuk dicoba, dan dijamin enggak akan ada protein yang berkurang.

5. Bokcoy

Sawi sendok atau bokcoy/pakcoy adalah jenis sayuran tinggi protein, yang seringnya digunakan dalam masakan Cina.

Daunnya yang oval dengan batang cenderung tebal, membuat bokcoy memiliki tampilan bentuk yang berbeda dari kebanyakan sayur sawi.

Dalam 100 gram bokcoy biasanya sudah terkandung 1,5 gr protein atau sekitar 46 persen kalori. Sayuran ini juga termasuk sumber vitamin A dan C, asam folat, serta kalsium.

Untuk manfaatnya sendiri, bokcoy tak jauh berbeda dengan sawi, yaitu untuk meningkatkan sistem imun, memelihara kesehatan jantung dan mata, hingga menjaga massa tulang agar terhindar dari osteoporosis.

6. Kembang kol

Banyak yang beranggapan bahwa penderita asam lambung harus menghindari makan kembang kol. Padahal, kembang kol justru sangat dianjurkan bagi penderita asam lambung.

Kandungan kalium, asam folat, antioksidan, serat, sampai protein yang cukup tinggi pada kembang kol, membuat sayuran ini enggak cuma bagus untuk menurunkan risiko asam lambung atau GERD saja.

Melainkan, pula untuk detoksifikasi tubuh, menurunkan berat badan, serta menurunkan risiko penyakit kanker.

7. Asparagus

Walaupun namanya enggak se-familiar jenis sayuran tinggi protein yang lain, namun sesekali mengonsumsi asparagus rasanya perlu kamu cobai.

Sayuran yang dijuluki “makanan elite” ini mengandung 2,4 gr protein untuk perhitungan 100 gramnya. Asparagus juga kaya akan antioksidan dan kalium.

Sehingga manfaatnya untuk kesehatan tubuh enggak perlu diragukan lagi.

Bayangkan saja, dalam satu kali mengonsumsi asparagus, kamu sudah bisa merasakan dampaknya, yaitu untuk menjaga kesehatan pencernaan hingga mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil.

8. Kale

Kale jadi salah satu jenis sayuran tinggi protein dan rendah kalori. Sayuran ini juga termasuk yang padat nutrisi, karena mengandung kalsium dan kalium, vitamin A, B, K, C, serta magnesium.

Karena rendah kalori, kale sangat tepat buat dikonsumsi oleh mereka yang sedang menjalankan program diet.

Hanya saja memang harus dipadukan dengan sayuran ataupun makanan lainnya.

9. Jagung

Jagung merupakan sayuran yang cocok disantap kapanpun saat kamu lapar.

Selain dipadukan dengan sayuran lainnya seperti sayur asam, jagung pun sering diolah menjadi jagung rebus ataupun bakar.

Rasanya yang manis, membuat sayuran yang satu ini disukai oleh semua kalangan usia.

Bukan hanya menyoal cita rasa, jagung juga termasuk jenis sayuran tinggi protein, bahkan dalam satu bonggolnya bisa mengandung 4,68 gr protein.

10. Edamame

Terakhir, jenis sayuran tinggi protein yang juga seringnya dijadikan cemilan sehat untuk diet adalah edamame.

Sayuran yang kerap kali disajikan di restoran bergaya Jepang ini, mengandung 18,46 gram protein untuk takaran satu cangkir penuh.

Tidak berhenti disitu saja, edamame juga kaya akan karbohidrat, folat, serat, mineral, vitamin A, B, C dan vitamin K.

Dengan kandungan nutrisinya yang tinggi, sayuran ini menjadi sangat bermanfaat untuk meluruhkan kadar kolesterol jahat, mencegah osteoporosis, dan memelihara kesehatan jantung maupun pencernaan.

(Baca Juga: 5 Jenis Makan Diet untuk Penderita Maag)

Dampak Kekurangan dan Kelebihan Sayuran Tinggi Protein

Barusan sudah kita bahas mengenai jenis-jenis sayuran tinggi protein.

Nah, di poin terakhir ini CekAja coba memberikan ulasan lebih jelas mengenai dampak kekurangan maupun kelebihan protein.

Dampak Kekurangan Protein

Bisa dibilang protein adalah salah satu nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Tanpanya, tubuh bisa mengalami beberapa efek buruk, diantaranya:

  • Menyebabkan edema atau pembengkakan pada jaringan tubuh
  • Kegagalan fungsi hati, akibat lemak bertumbuk di organ tersebut
  • Pertumbuhan terhambat, terutama pada anak-anak
  • Rentan terhadap infeksi dan peradangan
  • Kehilangan massa otot tubuh

Dampak Kelebihan Protein

Terlalu banyak mengonsumsi jenis sayur tinggi protein atau makanan lainnya pun, bisa memicu berbagai masalah pada kesehatan lho. Berikut diantaranya:

  • Bikin aropa napas jadi tak sedap
  • Penumpukan keton, yang berakibat pada ginjal
  • Menambah berat badan
  • Berisiko terkena penyakit kardiovaskular
  • Tubuh kekurangan kalsium

Nah itu tadi informasi mengenai jenis sayur tinggi protein hingga dampaknya bagi tubuh.

Jalanilah pola makan yang sehat dan seimbang, agar tidak kekurangan ataupun kelebihan asupan protein.

Selain memberikan proteksi dari dalam, setidaknya kamu juga harus memiliki asuransi kesehatan sebagai tambahan perlindungan dari luar.

Asuransi ini bakal memberikan manfaat menyeluruh untuk tubuh maupun finansialmu.

Lalu, Dimana Bisa Beli Polis Asuransi Kesehatan?

Tentu saja di CekAja.com! Selesai membaca artikel ini, kamu bisa langsung mengakses laman utama CekAja dan pilih fitur “Jelajahi Produk” kemudian klik “Asuransi Kesehatan”.

Di sana sudah tersedia lengkap informasi mengenai asuransi kesehatan, manfaatnya, sampai produk-produk yang ditawarkan.

Selain membeli polis, kamu pun bisa membandingkan dulu semua produk asuransi kesehatan terbaik yang dimiliki CekAja.

Sehingga nantinya, manfaat yang diberikan oleh asuransi kesehatan CekAja bakal lebih maksimal.

Yuk, cek dan bandingkan produk asuransi kesehatan di CekAja sekarang juga, serta dapatkan beragam manfaat terbaik untuk kehidupanmu di masa mendatang.

Tentang kami

Ayunindya Annistri

Ayunindya Annistri