9 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Diabetes

Makanan yang harus dihindari penderita diabetes memang perlu diperhatikan, agar tidak memunculkan komplikasi penyakit lainnya yang bisa memperburuk kondisi kesehatan.

Pariwara

Perlu diketahui bahwa diabetes merupakan salah satu penyakit kronis yang ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi.

Walaupun tidak dapat disembuhkan, namun penyakit ini bisa diatasi atau dikendalikan, diantaranya adalah dengan menjaga pola makan.

(Baca Juga: 9 Buah Rendah Gula)

Nah, cara yang bisa dilakukan adalah dengan tidak mengkonsumsi makanan yang sekiranya mampu meningkatkan kadar gula darah.

Oleh karena itu, di dalam kesempatan kali ini kita akan membahas tentang beberapa makanan yang harus dihindari penderita diabetes. Apa sajakah itu? Yuk kita simak bersama!

Makanan yang Harus Dihindari Penderita Diabetes

Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa makanan yang harus dihindari oleh penderita diabetes, yaitu adalah:

1. Nasi Putih

Sebagai masyarakat Indonesia, memang mungkin akan sedikit sulit untuk tidak mengkonsumsi nasi. Bahkan, sampai ada pepatah yang mengatakan “bukan makan jika tidak menggunakan nasi”.

Akan tetapi, sangat disayangkan bahwa nasi itu sendiri merupakan salah satu makanan yang harus dihindari oleh penderita diabetes.

Dilansir dari situs hellosehat.com yang turut mengutip dari UK Diabetes Association, nasi merupakan sumber dari karbohidrat sederhana, dimana karbohidrat sederhana ini nyatanya yang paling cepat untuk dicerna dan diserap oleh tubuh menjadi glukosa atau gula darah.

Meskipun merupakan makanan yang harus dihindari penderita diabetes, bukan berarti kamu sama sekali tidak boleh mengkonsumsinya lho.

Kamu tetap bisa mengkonsumsi nasi, asalkan dengan porsi yang dibatasi. Selain itu, kamu juga bisa menggantinya dengan makanan yang kaya serat dan protein. Tak hanya itu, nasi putih juga bisa diganti dengan nasi merah, jagung, atau ubi jalar.

2. Roti dan Pasta

Makanan yang harus dihindari penderita diabetes selanjutnya adalah roti dan pasta. Sama halnya dengan nasi, roti dan pasta merupakan makanan berkarbohidrat tinggi yang bahkan telah terbukti mampu meningkatkan kadar gula darah secara signifikan, khususnya bagi penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Dilansir dari kompas.com, sebuah penelitian menunjukan bahwa pasta bebas gluten tidak menjamin makanan tersebut bebas gula.

Studi lainnya juga mengungkapkan bahwa makanan tinggi karbohidrat tidak hanya mampu meningkatkan gula darah saja, melainkan juga mampu menurunkan fungsi otak pada penderita diabetes tipe 2.

Tak hanya itu, makanan ini juga mengandung sedikit serat dan dapat memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah.

Untuk mengatasinya, kamu bisa mengkonsumsi makanan yang mengandung serat tinggi untuk memperlambat penyerapan gula dalam darah.

3. Makanan Kaya Lemak Trans

Makanan yang harus dihindari penderita diabetes selanjutnya adalah makanan yang mengandung lemak trans.

Perlu diketahui bahwa lemak trans ini bukan hanya dapat meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh, melainkan juga meningkatkan angka kolesterol jahat yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Hal tersebut dikarenakan makanan ini merupakan kombinasi dari minyak goreng dan karbohidrat tinggi, sehingga sangat tidak baik bagi kesehatan.

Beberapa jenis lemak trans adalah seperti keripik kentang kemasan, kentang goreng, dan berbagai jenis gorengan.

Tak hanya itu, lemak trans juga bisa kamu jumpai di margarin, selai, dan makanan-makanan yang diawetkan.

Walaupun tidak benar-benar langsung menaikkan kadar gula darah, namun makanan yang mengandung lemak trans ini dapat memicu resistensi insulin dan sindrom metabolik, yang merupakan penyebab dari penyakit diabetes.

4. Yogurt Rasa Buah

Mengkonsumsi yogurt memang dinilai mampu membantu dalam menurunkan berat badan, sehingga seringkali dijadikan sebagai salah satu menu diet.

Akan tetapi, hal tersebut sepertinya tidak berlaku dengan yogurt yang memiliki rasa buah. Sebab, yogurt rasa buah umumnya dibuat dari susu tanpa lemak atau rendah lemak yang sarat akan karbohidrat dan gula.

Konon, di dalam satu cangkir atau 245 gram yogurt rasa buah berkemungkinan mengandung hampir 31 gram gula, yang berarti hampir 61 persen kalorinya berasal dari gula tersebut.

5. Buah Kering

Makanan yang harus dihindari penderita diabetes selanjutnya adalah buah-buahan kering. Buah itu sendiri memang sangat baik dijadikan camilan bagi penderita diabetes.

Namun, sepertinya buah kering harus dijadikan pengecualian. Karena, buah kering telah melalui berbagai proses untuk menghilangkan sebagian kadar airnya, sehingga yang tersisa hanyalah kandungan gula alaminya.

Nah, selama melalui proses pengeringan tersebut, sebagian besar kandungan gizi, vitamin, dan mineral yang terdapat di dalam buah bisa menghilang.

Belum lagi jika para produsen turut menambahkan lebih banyak gula untuk mengawetkan sekaligus menambah citarasa.

Jelas, hal tersebut sangat berkemungkinan untuk meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh.

Memang biasanya buah mengandung gula alami. Namun, tentu saja gula yang terdapat pada buah segar jauh lebih rendah dan sehat apabila dibandingkan dengan buah kering.

6. Sereal

Di luar dugaan, ternyata sereal juga masuk ke dalam daftar makanan yang harus dihindari penderita diabetes.

Hal tersebut dikarenakan sereal itu sendiri nyatanya mengandung lebih banyak karbohidrat tanpa disadari oleh banyak orang.

Tak hanya itu, makanan yang seringkali dijadikan sebagai menu sarapan ini juga memiliki kandungan protein yang sangat rendah.

Padahal, untuk penderita diabetes lebih disarankan untuk memilih makanan yang mengandung tinggi protein dan rendah karbohidrat.

7. Madu, Sirup Agave, dan Sirup Maple

Makanan yang harus dihindari penderita diabetes selanjutnya adalah madu, sirup agave, dan sirup maple.

Semua orang mungkin sudah mengetahui bahwa madu merupakan salah satu sumber pemanis alami yang baik untuk mengatasi penyakit kencing manis.

Akan tetapi, nyatanya ketiga “gula alami” yang seringkali dijadikan sebagai pengganti pasir ini pantang dikonsumsi untuk penderita diabetes.

Karena, ketiga makanan ini mengandung gula yang begitu tinggi. Bahkan, total karbohidratnya bisa jauh lebih tinggi dibandingkan perkiraan kita.

Perlu diketahui bahwa satu sendok makan madu memiliki kadar glukosa sebesar 17 gr, yang disertai dengan sirup agave sebesar 16 gr, dan sirup maple sebesar 13 gr.

Sementara itu, satu sendok gula putih justru hanya memiliki kadar glukosa sebesar 12,6 gr, yang membuatnya jauh lebih rendah dibandingkan ketiga bahan sebelumnya.

Oleh karena itu, dibandingkan kamu mencari pengganti gula pasir, akan lebih baik jika kamu mengurangi makanan yang mengandung tinggi gula.

8. Makanan Ringan dalam Kemasan

Siapa disini yang suka ngemil? Ternyata, biskuit dan jenis makanan ringan yang dijual dalam bentuk kemasan ini bukanlah jenis camilan yang baik lho.

Pasalnya, makanan-makanan ini umumnya dibuat dengan tepung olahan dan memberikan sedikit nutrisi.

Tak hanya itu, beberapa jenis makanan ringan bahkan bisa mengandung lebih banyak karbohidrat dibandingkan apa yang terdapat di label nutrisinya lho. Jadi, hati-hati ya!

9. Saus Salad

Semangkuk sayur-sayuran segar memang bukanlah makanan pantangan bagi penderita diabetes. Bahkan, dapat dikatakan ini merupakan makanan yang disarankan, karena mengandung serat yang tinggi.

Akan tetapi, beda cerita jika kamu menyirami sayuran tersebut dengan saus dressing, yang seringkali disajikan bersama menu salad pada umumnya.

Saus dressing seperti mayonnaise, tidak hanya mengandung gula tambahkan, melainkan juga garam dan lemak.

Maka dari itu, jika kamu ingin mengkonsumsi salad, alangkah lebih baiknya jika mengganti saus dressing menjadi minyak zaitun atau minyak kelapa asli.

Jadi, itulah beberapa makanan yang harus dihindari penderita diabetes, agar kadar gula darah tidak meningkat dan memperburuk kondisi kesehatan.

Nah, agar kamu tetap terlindungi di tengah kondisi ekonomi yang sedang tidak stabil dari biaya pengobatan yang mahal, jangan lupa untuk segera ajukan asuransi kesehatan.

(Baca Juga: 10 Jenis Sayuran Tinggi Protein)

Mengapa? Karena dengan adanya asuransi kesehatan, kamu bisa tetap menikmati fasilitas kesehatan secara maksimal dengan biaya yang lebih hemat.

Sebab, pada nantinya pihak asuransi terkait akan mengcover sebagian biaya pengobatan kamu, yang tentunya disesuaikan dengan program dan premi yang dibayarkan.

Meski begitu, tak dapat dipungkiri bahwa hadirnya asuransi kesehatan memang bisa memberikan keringanan perihal biaya ketika suatu saat kamu diharuskan untuk mendapatkan tindakan di rumah sakit.

Belum punya asuransi kesehatan? Segera bandingkan dan ajukan saja di CekAja.com! Dengan seluruh proses yang dapat dilakukan secara online, tentu hal tersebut bisa mempermudah dan mempercepat proses pengajuan, bukan? Jadi, tunggu apa lagi? Yuk Segera ajukan asuransi kesehatan pilihanmu hanya di CekAja.com!

Pariwara