Mengenal Apa itu Pasar Uang dan Keuntungannya

Akhir-akhir ini, kata pasar uang marak digunakan dalam berita finansial. Dikaitkan dengan tabungan dan reksadana, pasar uang menjadi instrumen investasi yan banyak diminati terutama pemula.

Mengenal Apa Itu Pasar Uang dan Keuntungannya

Agar dapat mendapatkan keuntungan dari pasar uang, kamu perlu mengenal apa itu pasar uang lebih dalam. Simak penjelasannya yuk!

Apa Itu Pasar Uang?

Pasar uang merupakan pasar yang menyediakan sarana pengalokasian dan pinjaman dana jangka pendek. Kegiatan transaksi perdagangan dilakukan dengan jangka waktu singkat.

Jangka waktu dari transaksi dimulai dari satu hari hingga satu tahun. Transaksi yang dilakukan di pasar uang sendiri bisa dilakukan secara sendiri atau juga bisa dilakukan melalui perantara atau broker.

Pelaku utama sendiri dalam pasar uang adalah lembaga-lembaga keuangan seperti bank, dana pension, dan perusahan asuransi.

Selain itu, perusahaan-perusahaan besar juga ikut andil dalam pergerakan pasar uang seperti perusahaan yang telah menerbitkan commercial paper atau Surat Berharga Komersial.

Lembaga lain yang masuk ke dalam pasar uang adalah lembaga pemerintah seperti Bank Indonesia yang menerbitkan Sertifikat Bank Indonesia (SBI).

Terakhir, pelaku utama dalam pasar uang adalah pembeli Sertifikat Bank Indonesia, dalam hal ini individu atau perorangan dalam rumah tangga.

Keuntungan pasar segar adalah pergerakan nilai uang yang stabil, tingkat likuiditasnya tinggi, serta dapat berinvestasi di mana saja. Pasar uang juga lebih ramah pemula karena risikonya rendah.

Karakteristik pasar uang antara lain menyediakan fasilitas transaksi jual beli aset finansial, mempertemukan pihak yang memiliki surplus atau kelebihan dana dengan pihak yang mengalami defisit dana.

Karakteristik lain untuk mengenali apa itu pasar uang adalah transaksinya bersifat jangka pendek, serta dapat memenuhi kebutuhan dana jangka pendek perusahaan, lembaga keuangan, dan pemerintah.

Pasar uang juga menyediakan outlet investasi bagi pihak dengan dana berlebih untuk memperoleh keuntungan dalam jangka pendek dengan risiko rendah.

(Baca Juga: 4 Instrumen Pasar Modal yang Wajib Diketahui)

Instrumen Pasar Uang

Dalam mengenal apa itu pasar uang, penting untuk mengetahui instrument yang dapat diperjualbelikan sebagai bentuk transaksi. Simak penjelasannya berikut ini!

1. Sertifikat Bank Indonesia (SBI)

Instrumen pertama dalam mengenal apa itu pasar modal adalah Sertifikat Bank Indonesia atau SBI. Instrumen ini disebut juga sebagai Treasury Bills sebagai instrument yang diterbitkan pemerintah atau bank sentral.

Instrumen ini tidak memiliki risiko karena diterbitkan oleh lembaga pemerintah. Sertifikat Bank Indonesia pun mudah diperjualbelikan karena memiliki pasar sekunder.

Kelebihan Sertifikat Bank Indonesia yang terakhir adalah memiliki kemungkinan kerugian yang sangat kecil apabila dijual oleh investor untuk memenuhi kebutuhan likuiditasnya.

Dalam praktiknya, lembaga yang menjadi investor utama adalah bank umum, BUMN, lembaga keuangan non-bank, serta perusahaan swasta.

2. Surat Berharga Pasar Uang

Instrumen selanjutnya yang penting untuk mempelajari apa itu pasar modal adalah Surat Berharga Pasar Uang (SBPU). Surat berharga ini diterbitkan oleh bank yang ditandatangani nasabah.

Surat ini berperan sebagai surat jaminan pelunasan hutang. Umumnya, perdagangan SBPU ini melibatkan bank komersial dengan Bank Indonesia dengan menerapkan sistem diskonto.

Diskonto adalah suatu potongan atau bunga yang wajib dibayar oleh nasabah yang menjual surat berharga pasar uang yang dicairkan sebelum jatuh tempo.

3. Surat Berharga Komersial (CPs)

Berikutnya, Surat Berharga Komersial masuk ke dalam daftar instrumen yang bisa diketahui untuk mempelajari apa itu pasar modal.

Instrumen ini adalah surat hutang jangka pendek yang jangka pendek yang diterbitkan oleh pihak perusahaan dengan tujuan untuk membayar kewajiban jangka pendeknya, seperti utang datang.

Surat berharga ini biasanya diterbitkan tanpa jaminan. Karena itu, perusahaan yang mampu mengambil keuntungan dari jenis instrumen ini adalah perusahaan dengan keuangan yang baik.

4. Sertifikat Deposito

Instrumen lain yang krusial dibahas untuk mengenal apa itu pasar uang adalah sertifikat deposito yag digunakan oleh pihak bank untuk meningkatkan modalnya.

Sertifikat deposito juga memiliki fungsi yang sama seperti rekening tabungan. Namun, sertifikat deposito umumnya menwarkan bunga yang lebih tinggi dibandingkan dengan rekening tabungan.

Berbeda dengan instrument lain, likuiditas sertifikat deposito tidak terlalu tinggi. Kamu tidak bisa menarik dana sewaktu-waktu.

Perbedaan Pasar Uang dengan Pasar Modal

Setelah mengenal apa itu pasar uang, selanjutnya yang perlu diketahui adalah perbedaan pasar uang dengan pasar modal. Perbedaan terbesar berada pada jangka waktu transaksi perdagangan.

Pasar uang, surat berharga yang diperdagangkan berjangka waktu pendek sementara pasar modal diperdagangkan surat berharga dengan jangka waktu panjang.

Perbedaan lain yang menonjol adalah pilihan instrumen yang digunakan. Pasar uang menggunakan instrumen seperti SBI, Surat Berharga Pasar Uang (SPBU), Surat Berharga Komersial dan lain-lain.

Sementara itu, pasar modal menggunakan instrumen antara lain surat utang (obligasi), saham (ekuiti), instrument turunan, dan instrumen lainnya.

Institusi pengawas tertingginya pun berbeda. Untuk pasar uang, pengawas tertinggi pada tiap kegiatannya adalah Bank Indonesia. Berbeda dengan pasar modal yang diawasi oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Karena jangka waktunya yang singkat, likuiditas pasar uang lebih cepat cair dibandingkan dengan instrumen pasar modal yang membutuhkan proses dan waktu yang lebih lama untuk cair.

Pasar uang memiliki risiko yang lebih rendah dibandingkan dengan pasar modal. Karena pasar modal memiliki instrumen saham, risiko yang dimiliki lebih fluktuatif sementara pasar uang cenderung lebih stabil.

Tentu jika kamu ingin mengenal apa itu pasar uang, pasti kamu ingin mengetahui return yang dimilikinya. Return yang didapatkan dari pasar uang berupa bunga bank, sementara dari pasar modal adalah dividen.

Kelebihan Pasar Uang

1. Pergerakan nilai uang cukup stabil

Pasar uang memiliki pergerekan nilai aset yang stabil sehingga kamu dapat memperhitungkan waktu yang tepat untuk menarik keuntungan.

Investasi di pasar uang cocok karena nilai uang yang stabil memastikan keamanan dana nasabah lebih aman dengan risiko yang lebih rendah.

2. Tingkat likuiditas tinggi

Skema penanaman modalnya yang jangka pendek, pasar uang meawarkan tingkat likuiditas yang tinggi. Dimulai dari 1 hari hingga 1 tahun, nasabah tidak perlu menunggu lama untuk mencairkan dananya.

Nasabah dapat dengan mudah mencairkan modal dan keuntungan yang sudah ditanam kapan saja sesuai dengan kebutuhan dan persyaratan yang berlaku.

3. Dapat berinvestasi di mana saja

Pasar uang menawarkan akses investasi tanpa harus ke luar rumah, fitur yang berbeda dengan pasar modal di mana transaksi harus dilakukan di Bursa Efek.

Investasi pasar uang umumnya dikelola oleh bank sehingga nasabah dapat menghubungi bank untuk melakukan transaksi. Investasi pasar uang juga dapat diakses lewat internet dan ponsel pintar.

4. Investasi awal dimulai dari Rp10 ribu

Dalam mengenal apa itu pasar uang, modal investasi menjadi salah satu faktor penting. Tenang saja, untuk berinvestasi di pasar uang tidak memerlukan modal besar.

Dengan Rp10 ribu, nasabah dapat berinvestasi di pasar uang. Keuntungan yang didapatkan juga tidak bergantung pada besaran modal awal.

(Baca Juga: 5 Pilihan Investasi Terbaik di Masa Depan untuk Milenial)

Berikut penjelasan mengenai apa itu pasar uang dan keuntungannya. Bagi kamu yang masih memulai perjalanan finansial, kamu dapat memulai dengan memilih tabungan yang tepat.

CekAja.com menyediakan informasi berbagai produk tabungan dari bank-bank terkemuka di Indonesia agar kamu dapat memilih sesuai kebutuhanmu.

Selain itu, CekAja.com juga menawarkan layanan pengajuan tabungan yang cepat dengan proses online. Proses berjalan aman, cepat, dan mudah.

Segera buka tabungan di CekAja.com untuk kemudahan pengajuan dalam mencapai tujuan finansialmu.