5 Cara Aman Membawa Power Bank Di Pesawat Beserta Aturan Kapasitasnya

Meski menjadi salah satu peralatan yang wajib dibawa, namun ada baiknya kamu ketahui terlebih dahulu cara aman membawa power bank di pesawat sebelum melakukan keberangkatan. Karena, ada beberapa hal dalam power bank, yang membuatnya tidak bisa dibawa masuk ke dalam kabin pesawat.

Nah jika kamu ingin tahu apa saja cara aman membawa power bank di pesawat, pada artikel kali ini CekAja.com akan memberikan beberapa cara tersebut, dan mengulasnya secara lengkap khusus untuk kamu. Simak bersama-sama, yuk!

Aturan Terkait Membawa Power Bank Di Pesawat

Hal pertama yang harus kamu ketahui, sebelum membahas lebih jauh tentang cara aman membawa power bank di pesawat, yaitu aturan terkait membawa power bank di pesawat itu sendiri.

Sebagai salah satu alat pengisi daya portabel, power bank tentu dirancang dan dibuat menggunakan beberapa bahan metal, yang dapat menimbulkan bahaya apabila tidak digunakan dengan benar dan sesuai aturannya.

Maka dari itu, untuk mencegah terjadinya sesuatu yang berbahaya, pemerintah membuat suatu aturan khusus, terkait membawa dan menggunakan power bank saat traveling, khususnya ketika naik pesawat.

Adapun peraturan yang dibuat tersebut, tercantum dalam Surat Edaran Direktorat Jenderal Penerbangan Udara, Kementerian Perhubungan Nomor 15 Tahun 2018, tentang Ketentuan Membawa Baterai Portabel (Power Bank) dan Baterai Lithium Cadangan pada Pesawat Udara.

Surat Edaran yang disahkan pada 9 Maret 2018 lalu oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Agus Santoso tentunya ditujukan untuk para maskapai penerbangan dalam dan luar negeri, yang terbang di wilayah Indonesia maupun dari wilayah Indonesia ke luar negeri.

Tujuan dibentuknya surat edaran ini pun, sebenarnya untuk mencegah terjadinya kembali kasus power bank terbakar yang pernah terjadi.

Sehingga, atas dasar kejadian tersebut, pemerintah mengeluarkan aturan mengenai ketentuan membawa power bank di pesawat, yang kemudian diterapkan dalam bentuk pengecekan kepada setiap penumpang pada saat check in.

(Baca Juga: Barang yang Dilarang Masuk Kabin Pesawat)

Kapasitas Power Bank yang Boleh Dibawa

Berbicara tentang kapasitas, secara umum sebenarnya ada dua jenis kategori untuk power bank yang tidak boleh dibawa ke kabin.

Pertama, adalah kategori untuk power bank yang memiliki kapasitas lebih dari 32 ribu mAh atau sekitar 160 Wh, dan power bank yang kapasitasnya tidak teridentifikasi, baik itu karena tulisan dayanya yang terhapus, buram, maupun yang tidak memiliki keterangan sama sekali.

Kedua kategori tersebut merupakan kategori power bank, yang tidak boleh dibawa masuk ke dalam kabin.

Sementara yang boleh dibawa masuk adalah power bank dengan kapasitas kurang dari 20 ribu mAh, atau sekitar 100 Wh.

Tetapi, apabila kamu sudah terlanjur membawa power bank berkapasitas sekitar 20 ribu – 32 ribu mAh, atau sekitar 100 – 160 Wh, maka kamu perlu mendapatkan persetujuan maskapai.

Dan apabila disetujui, kamu pun hanya diperbolehkan membawa maksimal dua unit power bank saja.

Cara Aman Membawa Power Bank Di Pesawat

Nah, setelah mengetahui aturan dan kapasitas power bank yang bisa dibawa masuk ke kabin pesawat, maka kini saatnya untuk kamu mengetahui cara aman membawa power bank di pesawat.

Yang mana, di bawah ini CekAja.com telah merangkum lima cara terbaik yang bisa dilakukan, yang di antaranya akan diulas sebagai berikut.

1. Mengetahui aturan dan ketentuan membawa power bank

Mengetahui aturan dan ketentuan membawa power bank, merupakan hal pertama yang harus dilakukan dalam cara aman membawa power bank di pesawat.

Bagaimana tidak, pasalnya hal itu menjadi panduan yang harus diterapkan oleh setiap penumpang, untuk mencegah risiko terjadinya power bank terbakar, yang akan sangat membahayakan diri semua penumpang maskapai penerbangan.

Maka dari itu, mengetahui semua aturan dan ketentuan membawa power bank sangat penting.

Terlebih, jika kamu adalah penumpang yang baru pertama kali menggunakan transportasi pesawat terbang.

2. Bawa masuk power bank ke dalam kabin pesawat

Cara aman membawa power bank di pesawat yang selanjutnya, yaitu membawa masuk power bank ke dalam kabin pesawat.

Sebenarnya, cara ini bisa dilakukan apabila power bank sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, atau sudah mendapat persetujuan dari pihak maskapai.

Membawa masuk power bank ke dalam bagasi kabin juga merupakan cara terbaik, karena dapat memperkecil risiko power bank terbakar.

Ketentuan terkait penempatan power bank ini juga sudah tercatat pada Surat Edaran Direktorat Jenderal Penerbangan Udara, Kementerian Perhubungan Nomor 15 Tahun 2018, tentang Ketentuan Membawa Baterai Portabel (Power Bank) dan Baterai Lithium Cadangan pada Pesawat Udara.

Di mana, power bank dengan kapasitas yang sudah sesuai ketentuan, harus ditempatkan di bagasi kabin dan dilarang ditempatkan pada bagasi tercatat.

3. Power bank yang boleh dibawa hanya yang sesuai dengan ketentuan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kalau power bank yang boleh dibawa masuk ke dalam kabin pesawat adalah power bank yang sudah sesuai ketentuan.

Power bank yang disebut sudah memenuhi ketentuan, yaitu power bank dengan kapasitas kurang dari 20 ribu mAh, atau sekitar 100 Wh.

Tetapi, jika kamu tidak tahu berapa kapasitas yang dimiliki power bank-mu, karena tidak tercantum keterangan jumlah Wh-nya, maka bisa dihitung dengan rumus E (Wh) = V(v) X I (Ah).

Keterangan:

  • E = daya jam, dengan satuan watthour (Wh)
  • V = tegangan, dengan satuan volt (V)
  • I = arus, dengan satuan ampere (Ah)

Sebagai contoh, suatu power bank diketahui memiliki jumlah voltase 5 V dan jumlah kapasitas 6000 mAh, atau sekitar 6 Ah (6000 mAh : 1000 = 6 Ah), maka berapa daya yang dimiliki power bank tersebut?

Untuk bisa mendapatkan daya tersebut, kamu bisa menghitungnya dengan rumus E (Wh) = V(v) X I (Ah). Jadi, 5 V X 6 Ah = 30 Wh.

Dengan begitu, maka daya yang dimiliki suatu power bank, yaitu 30 Wh dan power bank pun sudah dipastikan bisa masuk ke dalam bagasi kabin pesawat.

4. Hindari penggunaan power bank saat penerbangan

Cara keempat yang perlu kamu lakukan, yaitu dengan tidak menggunakan power bank saat penerbangan.

Cara aman membawa power bank di pesawat yang satu ini, mengikuti peraturan yang diberikan melalui Surat Edaran, yang berisi anjuran kepada para penumpang dan personel pesawat, untuk memastikan kalau power bank yang dibawa tidak terhubung ke perangkat elektronik lain, dan juga tidak melakukan pengisian baterai.

5. Sebaiknya isi penuh baterai gadget terlebih dahulu

Cara aman membawa power bank di pesawat yang terakhir, yaitu dengan terlebih dahulu mengisi penuh baterai semua gadget yang dibawa, termasuk power bank.

Hal itu penting dilakukan sebelum naik pesawat, untuk mencegah baterai ponsel dan gadget lainnya habis ketika ingin digunakan di dalam pesawat, yang mengharuskanmu menggunakan power bank yang sebenarnya dilarang.

(Baca Juga: 10 Tips Aman Naik Pesawat saat Pandemi)

Itulah beberapa informasi yang sudah kamu ketahui di pembahasan sebelumnya, mengenai cara aman membawa power bank di pesawat.

Semua informasi tersebut tentunya sangat berguna, terlebih untuk kamu yang baru pertama kali menggunakan pesawat terbang, agar tidak membawa dan melakukan hal-hal yang tidak diperbolehkan.

Namun selain memperhatikan apa saja hal-hal yang boleh dibawa dan tidak, kamu juga perlu memperhatikan kesehatan tubuhmu sebelum keberangkatan.

Pastikan tubuh kamu selalu berada dalam keadaan sehat, dan terlindungi dari berbagai jenis penyakit berbahaya.

Jika kamu ingin menambah proteksi diri, maka tidak ada salahnya jika kamu menggunakan asuransi kesehatan.

Sebab, asuransi kesehatan akan menjamin semua biaya pengobatan dan perawatan selama sakit.

Sehingga, nantinya apabila terjadi sesuatu pada kesehatanmu, maka kamu bisa langsung memeriksanya ke dokter, tanpa khawatir dengan besarnya biaya yang harus dibayarkan, karena semuanya sudah ditanggung oleh asuransi kesehatan.

Maka dari itu, buat kamu yang belum memiliki asuransi kesehatan, bisa segera mengajukannya secara online melalui CekAja.com.

Di sana, tersedia banyak produk asuransi kesehatan dari perusahaan ternama dan terpercaya, yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Tidak hanya itu, proses pengajuannya pun sangat mudah dan cepat, karena CekAja.com sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, ajukan asuransi kesehatan terbaikmu sekarang juga, dan dapatkan perlindungan kesehatan yang optimal!